Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Suriswo; Sumartono
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 15 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v15i1.277

Abstract

In general , the purpose of this research is to apply a learning model that can improve student achievement . Specifically, the objectives of this study are to: (1). Know and analyze the learning conditions in SD Kagok before applying the CTL learning model. (2). Analyzing the effectiveness of the CTL learning model can improve student achievement which is higher than previous learning outcomes that are not using the CTL learning model at SD Negeri Kagok. Slawi District, Tegal Regency. Knowing the form of support from the principal, other teachers and facilities in the implementation of the CTL learning model. This research method uses a pre and post test experimental design. This phase includes several activities, namely; (a) conducting a pretest (pretest), (b) conducting an observation, interview/interview, (c) conducting a final test (posttest). Conducting a pretest (pretest) to one group/class before applying the CTL model. Conducting a final test (posttest) to the group/class after applying the CTL model. Perform analysis by comparing pre-test and post-test scores with t-test. From the results of calculations using the t-test, it is obtained that the empirical t-test is greater than the t-test in the table, so it can be concluded that the CTL learning model is more effective.
Hubungan Instrumental Conditioning dengan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP N 1 Lemahabang suriswo suriswo
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana penerapan instrumental conditioning, bagaimana motivasi belajar dan adakah hubungan antara instrumental conditioning dengan motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Lemahabangtahun pelajaran 2014/2015 Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan metode penelitian Penelitian Korelasional. Populasi penelitian berjumlah 170 peserta didik, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik acak (random). Ditetapkan sejumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dengan Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data dengan analisis deskriptif dan uji hipotesis dengan analisis Korelasi product moment angka kasar. Hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan instrumental conditioning pada peserta didik mencapai hasil 32,4% dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat motivasi belajar peserta didik mencapai hasil 35,3% dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil perhitungan analisis statistik korelasi diperoleh rhitung sebesar 0,346, , yang berarti hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima.
Studi Evaluatif Pada Pelaksanaan Kurikulum BK 2013 di Kota Tegal (Studi tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pada MGBKKota Tegal dalam Hal Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Kurikulum 2013) suriswo suriswo
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2019): JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v2i1.47

Abstract

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah mengevaluasi tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada MGBK Kota Tegal dalam Hal Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Kurikulum 2013. Pada setiap kurikulum, evaluasi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, mengingat evaluasi sebagai salah satu alat untuk menilai dan mengukur tingkat kemampuan peserta didik di samping memahami perubahan-perubahan yang terjadi pada keseharian siswa. Kurikulum 2013 mengisyaratkan penting sistem penilaian diri, dimana peserta didik dapat menilai kemampuannya sendiri. Sistem penilaian mengacu pada tiga (3) aspek penting, yakni: knowlidge, skill dan Attitude. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti untuk Pelaksanaan Kurikulum 2013 oleh Guru BK SMP pada MGBK Kota Tegal dalam Hal Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Kurikulum 2013. Desain kegiatan evaluasi program dalam bahasan ini menggunakan model CIPP dengan rancangan penelitian evaluasi kualitatif yang bersifat deskriptif, pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologik, yaitu memungkinkan untuk mengungkap realita yang mendeskripsikan situasi secara komprehensif dengan konteks yang sesungguhnya tentang efektifitas pelaksanaan kurikulum BK 2013 di Kota Tegal.
Kinerja Guru sebagai Pengembang Kurikulum 2013 Suriswo; fikri aulia
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.082 KB)

Abstract

The purpose of this study is to obtain empirical information about teacher competence, and teacher performance in planning, implementing and evaluating the curriculum 2013. The research is carried out using qualitative approach type case study. In accordance with the characteristics of the problem studied, this research activity is based on evaluative descriptive studies. Characteristics of qualitative research are characterized by activities to observe people in real situations both in the interacting environment, as well as to understand the behavior of the observed person. The location of this research is in SMP N 1 Kota Tegal Central Java Province and the subjects of this study are the principal of 1 person, 10 teachers, 1 student, vice head of curriculum 1 person in junior high school N 1 Tegal City Central Java Province From the results of this study it can be concluded that the performance of teachers as the developers of the 2013 curriculum is good but there are still many shortcomings about the understanding of the concept of learning contained in the curriculum 2013, the 2013 curriculum emphasizes the development of the character of learners, 2013 curriculum is very good for learners in developing the process of thinking and discussio.
The Functioning of The Differential Items on The Physics Learning Result Test Device at MAN Tegal City Tri Setiya Titi Utami; Purwo Susongko; Suriswo Suriswo
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 16 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v16i2.292

Abstract

This study aims to (1) analyze the characteristics of the physics questions tested at MAN Tegal City, (2) find out which questions were detected with DIF (3) analyze the confidence plot on the test items for the end of the 2020/2021 school year assessment test. at MAN Tegal City. The population in this study were all students of MAN Tegal City. As for the sample, all the answer sheets of students who took the final assessment test for the 2020/2021 school year on physics subjects consisting of 337 answer sheets. Data collection is by using the documentation method. The analysis technique uses Rasch modeling with Wald test. From the results of this study, it was concluded that (1) there were characteristics in the form of differences in the level of difficulty of the final assessment items for the 2020/2021 school year in physics subjects tested on class XI students at MAN Tegal City, (2) the results of the DIF detection analysis using the Wald test. shows empirical facts that in the final assessment test kit for the 2020/2021 school year physics class XI at MAN Tegal City there are no questions containing DIF, (3) the confidence plot can be used properly on the test kit.
Pengaruh Senam Aerobik terhadap Minat Belajar Siswi Putri Kelas X SMA Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal Sa’adah, Novi Nur; Maufur, Maufur; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.372

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya siswi yang belum mampu mengikuti gerakan-gerakan senam aerobik, pembelajaran tentang senam aerobik juga masih sangat rendah, kurangnya kebugaran jasmani yang baik sehingga mampu mempengaruhi aktivitas belajar siswi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh senam aerobik terhadap minat belejar siswi kelas X SMA Negeri satu Pagerbarang Kabupaten Tegal. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian ex post facto. Hasil penelitian menunjukan  bahwa terdapat pengaruh signifikan dari senam areobik terhadap minat belajar siswi kelas X SMA N satu Pagerbarang.
Strategi Sweet Love Membangun Kompetensi Pedagogi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Aenah, Siti; Hartinah, Sitti; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah strategi Sweet Love membangun kompetensi pedagogik guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dan mendeskripsikan strategi Sweet Love membangun kompetensi pedagogik guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di lingkungan sekolah dasar Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan untuk strategi Sweet Love Membangun Kompetensi Pedagogi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Kab.Tegal. Pada rancangan penelitian pengembangan instrumen menggunakan model prosedural ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Uji Coba instrumen melibatkan tujuh puluh responden yang terdiri dari enam puluh guru kelas dan sepuluh Kepala Sekolah Dasar di lingkungan Kabupaten Tegal. Strategi Sweet Love membangun kompetensi pedagogik guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di lingkungan sekolah dasar Kabupaten Tegal pada indikator membangun kolaborasi lintas generasi dengan kategori baik, pada indikator memotivasi penerapan sweet learning  dengan kategori baik, pada indikator menciptakan student wellbeing  dengan kategori baik, pada indikator membangun kerjasama dalam kekuatan cinta memperoleh kategori baik, dan pada indikator menciptakan iklim sekolah yang kondusif memperoleh kategori baik. Sedangkan rata-rata strategi sweet love membangun kompetensi pedagogik guru dalam implementasi kurikulum merdeka di lingkungan sekolah dasar Kabupaten Tegal memperoleh kategori baik.
Evaluasi Model CIPP ( Context, Input, Proces, Product ) Kurikulum 2013 Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Indriyati, Indriyati; Basukiyatno, Basukiyatno; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka Program Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah Aliyah Subulul Ikhsan Kersana Tahun Pelajaran dua ribu dua puluh dua hingga dua ribu dua puluh tiga yang dievaluasi dengan model CIPP atau Coteks, Input, Proces, Product . Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data subjek dari penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru, dan tata usaha dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan ketekunan pengamatan, disertai triangulasi yaitu sumber, metode dan teori. Analisis menggunakan tehnik analisis data kualitatif. Hasil penelitian pertama Evaluasi konteks pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa lingkungan dan keadaan madrasah yang cukup mendukung, dan guru dapat memahami tentang Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka. Kedua evaluasi input pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa dokumen dan buku pedoman guru dan pegangan siswa masih belum lengkap juga sumber daya manusia atau tenaga pendidik masih lemah kualitasnya, serta sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah ini belum terpenuhi standarisasinya, Ketiga Evaluasi proses pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka berupa persiapan pembelajaran Kurikulumdua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka guru masih belum maksimal. Keempat Evalusi produk pelaksanaan Kurikulum dua ribu tiga belas Spirit Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu berupa hasil belajar siswa telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan
Evaluasi Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah Pacul Model CIPP (Contex, Input, Process, Product) Krisnawati, Erna; Susongko, Purwo; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.801

Abstract

Program Penguatan Pendidikan Karakter adalah Program pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental Adapun urgensi Program Penguatan Pendidikan Karakter adalah Pembangunan SDM merupakan pondasi pembangunan bangsa, Keterampilan abad dua puluh satu yang dibutuhkan siswa: Kualitas Karakter, Literasi Dasar, dan Kompetensi empat C, guna mewujudkan keunggulan bersaing Generasi Emas dua ribu empat puluh lima, Kecenderungan kondisi degradasi moralitas, etika, dan budi pekerti. Tujuan program Penguatan Pendidikan Karakter adalah menanamkan nilai-nilai pembentukan karakter bangsa ke peserta didik secara masif dan efektif melalui lembaga pendidikan dengan prioritas nilai-nilai tertentu yang akan menjadi fokus pembelajaran, pemahaman, pengertian, dan praktik, sehingga pendidikan karakter sungguh dapat mengubah perilaku, cara berpikir, dan cara bertindak seluruh bangsa Indonesia menjadi lebih baik dan berintegritas. Penguatan Pendidikan Karakter dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini, dilanjutkan dengan prioritas pada jenjang pendidikan dasar, yaitu Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Gerakan PPK pada usia dini dan jenjang pendidikan dasar ini akan diintegrasikan dengan prioritas nilai dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental sehingga terjadi perubahan yang masif dan serentak di seluruh Indonesia
Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 2 Slawi Ropiyah, Ropiyah; Suriswo, Suriswo; Mulyono, Tri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.838

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan memakai pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif ialah suatu pendekatan penelitian yang pada hakikatnya itu penafsiran yang memakai angka mulai dari penyatuan data, perhitungan pada data, beserta penampilan dan hasilnya. Adapun teknik penelitian yang peneliti gunakan adalah survey. Survey ialah penelitian yang diambil dari sampel suatu populasi dan memakai kuesioner sebagai akumulasi data utama. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri dua Slawi, Mengetahui seberapa besar kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri Dua Slawi, dan Mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri Dua Slawi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua di SMK Negeri Dua Slawi yang berjumlah seratus enam orang guru. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah guru kelas XII yang menajar mata pelajaran umum dan kejuruan yang berjumlah lima puluh dua responden. Berdasarkan hasil analisis data yang telah didapatkan, maka dapat ditarik suatu kesimpulan kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri dua Slawi  diperoleh hasil sebagai berikut:  pemahaman struktur kurikulum sangat tinggi, kesiapan modul ajar tinggi atau baik, kesiapan proses pembelajaran sangat tinggi, kesiapan penilaian pembelajaran tinggi atau baik, dan kesiapan sarana dan prasarana tinggi atau baik. Sedangkan Faktor-faktor yang mendukung implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri dua Slawi antara lain: Komitmen kepala sekolah dan guru untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Dukungan orang tua siswa di SMK Negeri dua Slawi terhadap implementasi kurikulum Merdeka. Fasilitas dan prasarana yang memadai untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka. Karakteristik siswa yang sesuai dengan kurikulum Merdeka. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambat implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri dua Slawi antara lain: Kurangnya pemahaman guru tentang kurikulum Merdeka. Kurangnya pelatihan dan pendampingan, Tekanan waktu yang tinggi. Ketersediaan anggaran yang terbatas