Claim Missing Document
Check
Articles

MOTIF DAN MAKNA PEREMPUAN SEBAGAI KOMUNIKATOR POLITIK (Studi Fenomenologi pada Anggota Dewan Perempuan DPRD Provinsi Riau Periode 2014-2019 Nova Yohana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v5i1.3645

Abstract

Salah satu wujud nyata dari tumbuhnya kesadaran kekuatan politik perempuan ditandai denganketerlibatan secara aktif perempuan dalam proses-proses politik yang dapat ditempuh melalui keterwakilanperempuan dalam politik. Pemenuhan kuota 30% keterwakilan perempuan dalam legislatif sebagaimanayang ditetapkan pemerintah merupakan wujud modal dasar kepemimpinan dan pengalamanorganisasi bagi perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Di DPRD Provinsi Riau periode 2014-2019 jumlah anggota legislatif perempuan adalah delapanbelas (18) orang dari 85 orang anggota legislatif.Hal ini menggambarkan adanya partisipasi atau kemauan para perempuan di Riau untuk melakukanpelibatan di arena politik yang lebih didominasi laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motifanggota legislatif perempuan dalam keterlibatannya pada dunia politik di tengah tradisi budaya patriakhidan pemaknaan mereka mengenai keterwakilan perempuan sebagai komunikator politik di lembagalegislatif. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informanpenelitian ini terdiri dari 5 orang anggota legsilatif perempuan, 2 orang ketua fraksi , dan wakil ketuaDPRD Provinsi Riau dengan teknik purposif. Data dikumpulkan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif yang melatarbelakangi anggota dewan perempuandalam keterlibatannya di ranah politik adalah motif karena (because motive) meliputi, dorongan keluarga,diusung partai, hobi organisasi, dan adanya jiwa aktivis. Motif tujuan/harapan (in order to motive) informanmeliputi menghilangkan intimidasi dari berbagai pihak kepada perempuan untuk pengambilankeputusan, memaksimalkan perjuangan dan fungsi perempuan dalam membuat kebijakan, dan semakinmenunjukkan kredibilitas perempuan dengan kinerja yg baik, professional dan percaya diri. Pemaknaananggota legislatif perempuan mengenai keterwakilan perempuan sebagai komunikator politik terdiri darikategori makna idealis sosial dan makna realistis sosial.
REPRESENTASI POLIGAMI DALAM FILM “BERBAGI SUAMI” Nova Yohana '
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v2i2.2552

Abstract

Representasi Poligami dalam Film “Berbagi Suami”. Penelitian ini bertujuan menganalisispraktek poligami yang direpresentasikan dalam film Berbagi Suami karya Nia Dinata. Penelitian ini meng-gunakan analisis wacana dari Sara Mills, yakni bagaimana wanita ditampilkan dalam teks, baik dalam novel,gambar, foto ataupun dalam berita sebagai perspektif feminis. Melalui analisis wacana Sara Mills yang me-musatkan perhatian pada gender (feminisme), peneliti mencoba menganalisis bagaimanakah posisi subjek-objek dan posisi penulis-pembaca (penonton) merepresentasikan poligami dalam film “Berbagi Suami”.Hasil peneltian menunjukkan bahwa film “Berbagi Suami” mencoba menggambarkan poligami dari sudutpandang perempuan meskipun dalam prakteknya perempuan adalah sebagai objek praktek poligami.Perempuan sebagai subjek dalam film ini mempunyai lebih banyak ruang untuk mendefinisikan poligamiyang mereka alami. Sebagai subjek mereka tidak menempatkan pihak laki-laki sebagai korban. Pada posisipenulis-pembaca (yang dalam penelitian ini berarti pembuat film dan penonton). Pembuat film lebih seringmenghadirkan cerita dari perspektif perempuan sehingga penonton pun akan memandang peristiwa darikacamata perempuan. Konflik yang terjadi dalam film “Berbagi Suami” ditampilkan dalam bentuk voiceover atau suara hati ketiga tokohnya, yang merupakan konflik batin para perempuan yang menjalani kehi-dupan dipoligami dari kalangan usia, sosial dan etnis yang berbeda. Tidak hanya cinta yang terbagi, tapi jugawaktu, perhatian, dan harta.Kata Kunci: film “Berbagi Suami”, representasi poligami, feminisme
Pemanfaatan Media Online Dalam Pembelajaran di Desa Kampung Baru Sentajo Yohana, Nova
JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES PUBLIC AFFAIRS Vol. 3 No. 3 (2023): JCSPA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jcspa.v3i3.78

Abstract

Media online menjadi salah satu alat bantuk yang dimanfaatkan guru atau tenaga pendidik dalam proses pembelajran yang efektif untuk menyampaikan materi atau ilmu kepada peserta didik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan wawasan kepada guru tentang jenis media online sebagai media pembelajaran yang praktis, serta cara penggunaan media online. Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) ini dilakukan di Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan Kunjungan ke SDN 001 Desa Kampung Baru Sentajo yaitu langkah awal terjalinnya kerjasama pelaksanaan pengabdian masyarakat Tim Kukerta Desa Kampung Baru Sentajo, melakukan Forum Group Discussion (FGD) yaitu membicarakan tentang apa saja kendala yang dirasakan oleh para guru dalam mengoperasikan media online, persiapan yaitu persiapan sosialisasi untuk 25 orang guru , sosialisasi media online kepada guru-guru di SDN 001 Desa Kampung Baru Sentajo. Kegiatan tentang sosialisasi cara pemanfaatan media online dalam mengoptimalkan proses pembelajaran di SD 001 Kampung Baru Sentajo berlangsung dengan baik. Sebagian besar guru belum belum memahami dengan baik tentang media online yang digunakan dalam pembelajaran sistem daring dan merasa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan guru tentang media online dalam pembelajaran.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DESA TELUK PAMBANG KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS MELALUI PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI EKOWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN EKONOMI KREATIF Nova Yohana; Anuar Rasyid; Yasir Jufri; Nurjanah Nurjanah; Evawani Elysa Lubis; Ahmad Rifqi
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 4 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i4.111

Abstract

The activity was carried out in Teluk Pambang Village, Bantan District, Bengkalis Regency. This activity is due to the local community's lack of awareness of the importance of managing and utilizing mangrove ecosystems that have ecological, social, and economic functions. The purpose of this activity is to provide a comprehensive understanding to the community about the importance of mangrove forest management and utilization to maintain environmental balance in coastal areas, the prospect of economically valuable mangrove ecotourism, providing knowledge of the importance of local wisdom values as a support for the attractiveness of mangrove ecotourism development, and the importance of forming a tourism awareness group as a form of active community contribution in utilizing the potential of sustainable community-based ecotourism. This activity's target is the community living in Teluk Pambang Village, especially the Mangrove Management Group and the Local Government. The implementation method starts with the survey and implementation in the field. This activity involved 12 Riau University students from various disciplines. The results obtained from this activity are the active participation of the community to participate in identifying potentials and ideas for developing Mangrove ecotourism and establishing partnerships with the Village Government and mangrove management groups in the context of community empowerment through the management and utilization of mangrove ecosystems as ecotourism based on local wisdom and creative economy in Teluk Pambang Village.
KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR BIDANG TATA KECANTIKAN KULIT DI SMK NEGERI 3 PEKANBARU ", Sakinah; Yohana, Nova
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vocational high school or called SMK with a variety of majors such as culinary, clothing, multimedia, machinery, not only that SMK also presents majors beauty. Different from time immemorial education that usually only provide formal subjects to students but now education also strives to provide expertise and creativity to students so that students are able to use these skills to become an independent society. The purpose of research thatb is 1. Know the credibility of teacher instruction communicator in the process of learning to teach the field of skin beuty in smk n 3 pekanbaru. 2. Knowing the instructional communication media of teacher in teacing in learning process in the field of skin beuty in smk n 3 pekanbaru. 3. Knowing the instructional communication method of teachers in the learning process teaching the field of skin beuty in smk n 3 pekanbaru. 4. Konowing the barriers of instructional communication of teachers in teaching and learning process the field of skin beuty in smk n 3 pekanbaru.This research uses qualitative research with descriptive approach. Research subjects consisted of 5 skin beauty teachers and 10 students using Purposive technique, that is based on predetermined criteria. Data collection techniques in this study with interviews, observation, and documentation. The technique of data validity in this study is extension of participation and triangulationThe results showed that the credibility of communicators can be seen from the expertise and belief. Competent, teachers must have a professional license certificate, have sufficient expertise and knowledge, experience and trained. In addition, trust that looks sincere in leading the activities, has the trust of the students, must be honest and moral well and have extensive knowledge. The instructional communication method used is the lecture method, explaining to the students about the lesson objectives and the issues that will be discussed. methods of assigning tasks, methods of presentation and demonstration discussions. Instructional communication media used is the media syllabus, RPP, textbooks beauty, laptop, infokus and cosmetic tools. Obstacles that exist in the learning process that is the psychological barriers and technical barriers, which comes from self, the lack of attention of students to the lessons, as well as interference friends. Technical barriers to lack of focus, lack of lessons and less effective class conditions.Key Word:Instructional communication, skin beuty, and teacher in learning
STRATEGI PUBLIC RELATIONS MELALUI SAFARI DAKWAH YBM HASUNA DALAM MEMBANGUN AWARNESS WAKIF Nova Yohana; Ardelia Ramadhani; Muhammad Nur Nabawi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan umat. Namun, pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif masih relatif terbatas sehingga diperlukan upaya edukasi yang mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap wakaf. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf melalui penyelenggaraan Safari Dakwah sebagai strategi Public relations. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi, dan pendampingan masyarakat yang dikemas dalam program Safari Dakwah YBM Hasuna. yang meliputi tahapan observasi, koordinasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama bulan Ramadan melalui penyampaian materi keagamaan yang dipadukan dengan sosialisasi wakaf produktif serta sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Safari Dakwah menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenai wakaf kepada masyarakat. Kegiatan ini membantu memperluas pemahaman masyarakat mengenai konsep dan manfaat wakaf produktif serta memperkuat interaksi antara lembaga pengelola wakaf dan masyarakat. Dengan demikian, Safari Dakwah dapat menjadi salah satu alternatif strategi komunikasi yang efektif dalam mendukung peningkatan awareness wakif dan pengembangan filantropi Islam di masyarakat.  
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI PEMBUATAN ECOBRICK BAGI PESERTA DIDIK SDN 006 TELUK BINJAI Feby Febriani; Nova Yohana; Yuannei Rosi; Tera Azzahra; Muhammad Latif; Muhammad Arif Syafitra; Dhiya Sutrina; Elsa Andini Purba; Valintino Rosi Sirait; Siti Naila Putri Ayu; Ardelia Citra Dewi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, mendorong perlunya edukasi pengelolaan sampah sejak lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai sampah plastik dan ecobrick kepada peserta didik kelas VI SDN 006 Teluk Binjai serta memberikan pengalaman praktik pemanfaatan sampah plastik. Metode kegiatan meliputi pengumpulan dan persiapan sampah plastik, penyampaian materi, kuis, demonstrasi, praktik, dan pendampingan yang dilaksanakan pada 14–16 Juli 2026. Hasil kegiatan menunjukkan peserta didik terlibat dalam pengumpulan sampah plastik, mengikuti edukasi, serta mempraktikkan pembuatan ecobrick dengan pendampingan mahasiswa Kukerta. Ecobrick yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai bahan penyusun meja di lingkungan sekolah. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengolah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bernilai guna. Keberlanjutan kegiatan diperlukan melalui pengelolaan sampah plastik secara rutin dan edukasi lingkungan secara berkala di sekolah.
Pemberdayaan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Kelurahan Jaya Mukti Melalui Inovasi Literasi, Edukasi Karakter, Digitalisasi dan Pelestarian Lingkungan Nova Yohana; Nasywa Azizah; Nuralif Putri Fahri; Miranda Sinaga; Maryam Hanifah; Akhlaqul Muhammad Fadwa; T.S Zharif Tengku Pasha Wanda Putra; Yemima Priskila Philip; Marthin Lumban Tobing; Ceci Elia Putri; Rifa Zahira
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22010091

Abstract

Jaya Mukti is one of the administrative areas in East Dumai District, Dumai City, with potential in the agricultural, plantation, livestock, arts, and home-based industry sectors. These potentials represent local resources that can be developed to improve community well-being. However, Jaya Mukti Urban Village continues to face challenges related to environmental management, literacy, education, and technology utilization. Therefore, this community service program aimed to improve human resource capacity, environmental awareness, technology utilization, and the development of local potential through educational, participatory, and sustainable programs in Jaya Mukti Urban Village. The community service activities employed a descriptive qualitative approach based on Participatory Action Research (PAR), involving the UNRI KUKERTA Team and the local community. The results indicated improvements in children's educational outcomes, environmental awareness, and public service efficiency. The achievements included increased reading interest and language skills among children, as well as improved community knowledge and practical skills in processing organic waste into eco-enzyme and optimizing home gardens through hydroponic cultivation. The implementation of a desktop-based correspondence management application and a mosque QRIS payment system also supported the modernization of administrative and financial management, promoting greater transparency and accountability.
Pemberdayaan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Kelurahan Jaya Mukti Melalui Inovasi Literasi, Edukasi Karakter, Digitalisasi dan Pelestarian Lingkungan Nova Yohana; Nasywa Azizah; Nuralif Putri Fahri; Miranda Sinaga; Maryam Hanifah; Akhlaqul Muhammad Fadwa; T.S Zharif Tengku Pasha Wanda Putra; Yemima Priskila Philip; Marthin Lumban Tobing; Ceci Elia Putri; Rifa Zahira
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 5 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22010091

Abstract

Jaya Mukti is one of the administrative areas in East Dumai District, Dumai City, with potential in the agricultural, plantation, livestock, arts, and home-based industry sectors. These potentials represent local resources that can be developed to improve community well-being. However, Jaya Mukti Urban Village continues to face challenges related to environmental management, literacy, education, and technology utilization. Therefore, this community service program aimed to improve human resource capacity, environmental awareness, technology utilization, and the development of local potential through educational, participatory, and sustainable programs in Jaya Mukti Urban Village. The community service activities employed a descriptive qualitative approach based on Participatory Action Research (PAR), involving the UNRI KUKERTA Team and the local community. The results indicated improvements in children's educational outcomes, environmental awareness, and public service efficiency. The achievements included increased reading interest and language skills among children, as well as improved community knowledge and practical skills in processing organic waste into eco-enzyme and optimizing home gardens through hydroponic cultivation. The implementation of a desktop-based correspondence management application and a mosque QRIS payment system also supported the modernization of administrative and financial management, promoting greater transparency and accountability.
Co-Authors ", Sakinah Achmad Noerkhaerin Putra Ade Syaputra Adhella Kasmita Adhitya Putra Ruli Ahmad Rifqi Aidil Emmil Adliandri Akhlaqul Muhammad Fadwa Alfath Fortunately Andi Arivai Andre Riandy F, Andre Andri Yosua Kosasih Sinambela Annisa " Annisa Nurjannah Annisa Prishelly Anuar Rasyid Apriyani Caroline Ardelia Citra Dewi Ardelia Ramadhani Armayanti, Wita Arum Wulan Sari Awalia, Gusmiarti Bulmei Always Bunga Moeleca Ceci Elia Putri Cici Ramadhanty Cicilia Margarettha S Denny Aprianto Vijay Lubis Deri Ibrahim Deri Kalianda Devi Arie Shandy Dhiya Sutrina Dika Assyifa Polani Dyana Utamy Ebroyn.T, Jansen Efni Noor Salam Ekasiv Prajnagaja eko purnomo Elsa Andini Purba Erliansyah, Beni Evawani Elysa Lubis Faizal Muhardiansah Feby Febriani Fichry Abdillah Fitri Hardianti Fitri Hardianti Fitri Insani Fitri Lestiara Sani Gatot Dirgantoro Gilang Satya Gunadharma Giva Arissya, Giva Hevi Susanti Hiro Armando Kamaetoe, Hiro Armando I Gusti Ngurah Antaryama Indah Rezqy Sanriza Ines Asaladiba Intan Fakhriah Elfafriani Irvan, Mohammad Juheri " Kurnia Husmiwati Laila Yunita Laora, Jumiati Liany Wulan Asih M Nor MARLIANA RAMADANI A Marthin Lumban Tobing Maryam Hanifah Mega Anggriani Meiliza Eka Putri Merlika Sari Mia Rafi Irma Mira Asmara Miranda Sinaga Mita Lestari Muhammad Arif Syafitra Muhammad Hanafi Muhammad Latif Muhammad Nur Nabawi Muhammad Ridho Mukhtasyar Zulfajri Mutiara Sukma Novri Nasywa Azizah Natalina Pakpahan Nita Ria Liliana Nita Rimayanti NUR HASANAH Nuralif Putri Fahri Nurjanah Nurjanah Purnama Cicilia Rafi Syas Gapita Raissa F. Elsakina, Raissa F. Ramadhan, Firas Surya Ramos Roshima Resti Herfinda Reza Listiawan Ria Risviana Ridn " Rifa Zahira Rina Mardiyanti Rina Mardiyanti, Rina Ringgo Eldapi Yozani Rizqa Hidayati Roby Juliasmara Rum yeni Rumyeni, Rumyeni Ruth Dikta Novriska, Ruth Dikta Sakinah " Salsa bila Sari, Mustika Mala Siregar, Nadiah Siti Naila Putri Ayu Sofiyyah " Sri Maryati Suci Aulya, Suci T.S Zharif Tengku Pasha Wanda Putra Tantri Puspita Yazid Tera Azzahra Tika Wulandari Trilis Marwuri Tuti Khairani Harahap Umi Dasiroh Valentini, Nurisya Valintino Rosi Sirait Vivi Aprilia Wahyu Wananda Putra Wahyuda, Tegar Yasir Yasir Yasir Yasir Yemima Priskila Philip Yoasta, Mentari Endrilla Yogo Pratama Putra, Yogo Pratama Yola Malinda Yosi Eka Nofrima Yuannei Rosi Yuditia Winanda Yulisa Asvisari Zalaila Sudarningsih