Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Keluarga Terhadap Kemandirian Activity Daily Living (ADL) Pada Pasien Pasca Stroke Chasanah, Syafaatul; Kholidah, Nurilla; Melizza, Nur; Masruroh, Nur Lailatul; Kurnia, Anggraini Dwi; Prasetyo, Yoyok Bekti
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2284

Abstract

Stroke merupakan gangguan fungsi neurologis akut akibat hambatan aliran darah ke otak yang dapat menurunkan kemampuan Activity of Daily Living (ADL) sehingga pasien mengalami ketergantungan dalam aktivitas sehari- hari. Kondisi ini menyebabkan pasien pasca stroke memerlukan dukungan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pemulihan dan peningkatan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dukungan keluarga terhadap kemandirian ADL pada pasien pasca stroke dengan pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan desain studi kasus yang berfokus pada pengkajian mendalam terhadap satu pasien pasca stroke yang menjalani perawatan di rumah. Partisipan terdiri atas satu pasien dan dua anggota keluarga sebagai pemberi perawatan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan menerapkan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil analisis mengidentifikasi empat tema utama, yaitu dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penghargaan yang diberikan keluarga selama proses perawatan. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga berperan signifikan dalam meningkatkan kemandirian pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Semakin optimal dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk motivasi, bantuan fisik, pemberian informasi, maupun apresiasi, semakin besar peluang pasien pasca stroke untuk mencapai kemandirian secara fisik dan emosional dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
CONCEPT MAPPING CARE PLAN (CMCP): AN APPROACH TO IMPROVING THE ACADEMIC PERFORMANCE AMONG NURSING STUDENTS IN THE CLINICAL SETTING Ab Latif, Rusnani; Ismail, Wan Ismahanisa; Prasetyo, Yoyok Bekti; Nasir, Abd; Shaari, Jamilah
The Indonesian Journal of Public Health Vol. 21 No. 1 (2026): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC HEALTH
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijph.v21i1.2026.113-125

Abstract

Introduction: Applying knowledge and skills taught in classrooms into practice is a crucial aspect of nursing education, known as clinical practice. The successful completion of this application procedure will allow them to effectively connect the disparities between theoretical knowledge and practical experience, thus enhancing their skills and expertise in clinical decision-making. Prior research indicated that 70.7% of the participants could apply their classroom learning to their clinical practice. Concept mapping is an advantageous instrument for creating a treatment plan for a patient that is both coherent and systematic. Aims: The main objective of this research study is to evaluate the effectiveness of the CMCP in clinical settings. Methods: This study employed a quasi-experimental design and included a sample of 218 second-year nursing students, with 109 participants in each group. Respondents were randomly recruited to either a control group, which received a lecture-based intervention, or an experimental group, which received a concept mapping intervention. The respondents were chosen from areas within four nursing colleges affiliated with Institut Latihan Kementerian Kesihatan Malaysia (ILKKM). A p-value less than 0.05 was considered to be significantly different. Result: In clinical practices, the experimental group scored a CMCP score of 65.23, while the control group scored 59.33. The paired t-test (p < 0.05) observed significant statistical differences between the experimental and control groups. Conclusions: Concept mapping is essential for educators in nursing seeking to enhance their students' comprehension, apply theoretical information in clinical rotations, and develop understanding through enhanced conceptual connections.