Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENYULUHAN BUDIDAYA SPIRULINA PLATENSIS SEBAGAI SUPERFOOD DI DESA GUNUNGTUA, KECAMATAN CIJAMBE, KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT Dian Yuni Pratiwi; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i1.13104

Abstract

One source of highly nutritious food and a potential business alternative is Spirulina platensis. Most of the people of Gunung Tua Village, located in Cijambe District, Subang Regency, West Java, work as farm laborers and industrial workers. The people of Gunung Tua village are the right targets for counseling on Spirulina platensis cultivation. The purpose of this counseling is to provide information about the cultivation of Spirulina platensis which can be a business alternative as well as for personal consumption. This community service is carried out in 3 stages, namely the preparation stage, the extension phase, and the evaluation stage. The preparatory stage for the extension is carried out offline and online. The online implementation stage is carried out by presenting the material through the google-meet application. The success of counseling was evaluated based on the results of the pre test and post test. The pre-test mean score was 38.67% while the post-test mean score was 85.33%. From the survey results after counseling, 100% of participants stated that this extension was very useful and increased knowledge. --- Salah satu sumber makanan bergizi tinggi dan berpeluang sebagai alternatif usaha adalah Spirulina platensis. Sebagian besar masyarakat Desa Gunungtua yang terletak di Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat beprofesi sebagai buruh tani dan pekerja industri. Masyarakat desa Gunungtua merupakan sasaran yang tepat untuk dilakukan penyuluhan budidaya Spirulina platensis. Tujuan penyuluhan ini yaitu untuk memberikan informasi mengenai budidaya Spirulina platensis yang dapat menjadi alternatif usaha maupun untuk konsumsi pribadi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, tahap pelaksanaan penyuluhan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan penyuluhan dilakukan secara luring dan daring. Tahap pelaksanaan secara daring dilakukan dengan pemaparan materi melalui aplikasi google meet. Keberhasilan penyuluhan dievaluasi berdasarkan hasil pre test dan post test. Nilai rata-rata pre test yaitu 38,67% sedangkan nilai rata-rata post test yaitu 85,33%. Dari hasil survey setelah penyuluhan, 100% peserta menyatakan bahwa penyuluhan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan.
POTENSI DAN KESADARAN MASYARAKAT MENGOLAH LIMBAH ORGANIK DI KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN SUMEDANG Yuli Andriani; Muhammad Fatah Wiyatna; Kelvin Jonathan Pardede; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; In In Hamidah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.41179

Abstract

Pengolahan sampah merupakan wujud dari tindak lanjut dari permasalahan yang timbul dari sampah dan dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Produk yang dihasilkan ini dapat mempermudah pekerjaan manusia dan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan. Untuk pengolahan limbah organik sendiri dapat menghasilkan beberapa produk seperti biogas, pupuk organik, dan maggot. Dari hasil pengolahan limbah organik menjadi maggot dapat digunakan sebagai produk pakan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan pengaplikasian masyarakat Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari dalam mengolah limbah organik menjadi komoditas bermanfaat. Metode yang digunakan dalam mengolah data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berupa pengumpulan data dengan kuesioner. Berdasarkan data kuesioner yaitu sebanyak 30 responden yang telah berpartisipasi, mayoritas responden mengetahui apa itu limbah organik yang ditandai dengan diketahuinya pengertian, contoh, manfaat, dampak, pengolahan sampah, dan minat terhadap pengolahan sampah, tetapi pengolahan limbah organik yang dilakukan masyarakat Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari belum banyak dilakukan secara mandiri, dan lebih berminat untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos daripada produk lainnya karena dinilai lebih mudah dan lebih umum dibandingkan dengan produk lainnya.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ikan dan Produk Bernilai melalui Media Daring Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rusky I. Pratama; Muhammad Fatah Wiyatna
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.42463

Abstract

Penyebab umum dari pencemaran lingkungan ialah berbagai jenis sampah termasuk di dalamnya sampah organik rumah tangga. Jenis limbah rumah tangga ini terdiri dari benda-benda atau bahan-bahan hasil aktivitas harian manusia seperti dedaunan kering, sisa-sisa sayuran dan buah-buahan yang telah tidak dapat dimanfaatkan lagi. Permasalahan yang masih belum teratasi dengan baik dan benar hingga saat ini ialah limbah rumah tangga organik. Volume sampah rumah tangga yang semakin tinggi dan kondisinya yang semakin hari semakin menumpuk menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar yang tidak bisa dihindari. Berdasarkan hal tersebut, tindakan-tindakan lebih lanjut dalam menangani dan mengolah limbah organik rumah tangga sangat diperlukan. Diharapkan ke depannya sampah-sampah organik rumah tangga tersebut tidak akan menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar sehingga tingkat status kesehatan manusia dapat terjaga. Sosialisasi pengolahan sampah terutama sampah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna dan manfaat telah dilakukan melalui webinar “Pilah olah sampah jadi rupiah” dengan materi Pemanfaatan limbah organik sebagai alternatif bahan pakan dan Olah sampah organik jadi rupiah. Sosialisasi daring ini dihadiri dari berbagai latar belakang dan memiliki tingkat antusiasme peserta yang baik (Skor Likert: 85).
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI DALAM MENGOLAH PAKAN IKAN ALTERNATIF BERBASIS LIMBAH ORGANIK Yuli Andriani; Muhamad Fatah Wiyatna; Fittrie Meyllianawaty Pratiw; Rusky Intan Pratama
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i1.931

Abstract

Most of the waste generated by residents in Sumedang area is in the form of organic waste. The abundance of household waste such as rice, vegetable waste, animal waste can be utilized by the community as a solution to the household waste accumulation. The potential for organic waste from domestic activities is one source that can be applied as fish feed. The purpose of this activity is therefore that the community can utilize the potential of household waste originate around their area as a raw material for fish feed. The method applied in this activity was counseling containing information and demonstrations on the utilization of organic waste into fish feed with fermentation techniques provided by resource persons from academics. The target audience for this activity is the community in the location, namely Gudang Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency, especially the Freshwater Fisheries Group. The parties that support the implementation of this activity include the Biomethagreen Education House and community members in the location. Counseling on the manufacture of fish feed is very beneficial for people who have daily agricultural and fish and poultry farming activities in the hope of being able to reduce the amount of waste that pollutes the environment and utilize household waste as feed. The good response and enthusiasm given by the participants at the location was a factor that contributed to the smooth running of this activity. The Gudang Village community, which has high potential in carrying out fishery and livestock activities, makes it an opportunity to provide feed sourced from household waste raw materials, not only for fish feed but can also be used for animal feed.
Teknologi Akuaponik dengan Sistem Pasang Surut di Desa Panongan Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Herman Hamdani; Zahidah Zahidah; Yuli Andriani; Rusky Intan Pratama; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i2.33110

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Teknologi Akuaponik pada Kegiatan Budidaya Ikan dan Sayuran Sistem Pasang Surut di Desa Panonan Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon” memiliki sasaran masyarakat yang ada di Desa Panongan Kabupaten Cirebon. Akuaponik merupakan salah satu cara mengintegrasikan bididaya ikan dengan kegiatan bercocok tanam yang dapat diaplikasikan di perkotaan maupun di pedesaan. Teknologi ini merupakan teknologi yang hemat air, tempat, dan pemeliharaannya mudah serta dapat dipanen sepanjang tahun. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini  mengenalkan budidaya ikan sistem akuaponik yang merupakan perpaduan budidaya ikan dengan sayuran/tanaman. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi ikan dan sayuran organik melalui penerapan sistem Akuaponik. Penyuluhan secara langsung diikuti oleh 10 peserta. Setelah penyuluhan, sebesar 80% memahami teknik budidaya sistem Akuaponik dengan menggunakan instalasi sistem pasang surut. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian mengenai teknologi akuaponik pada kegiatan budidaya ikan dan sayur dengan sistem pasang surut berhasil digunakan dan bermanfaat bagi warga serta sesuai tujuan.
Penyuluhan Potensi Omega-3 untuk Meningkatkan Sistem Imun (Terutama Dalam Masa pandemic Covid-19) Secara Virtual Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Dian Yuni Pratiwi
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31191

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Potensi Omega-3 untuk Meningkatkan Sistem Imun (Terutama Dalam Masa Pandemi Covid19) Secara Virtual” memiliki sasaran khalayak umum khususnya para orang tua yang menyiapkan gizi terbaik untuk anak-anaknya dalam meningkatkan imunitas tubuh. Ikan memiliki kandungan asam lemak omega 3 tertinggi dibandingkan dengan protein lain, seperti berturut-turut tiram, udang, lobster, sapi, ayam dan kambing. Asam lemak omega-3 dapat menurunkan kadar trigliserida dan total kolesterol dalam darah serta dapat meningkatkan metabolisme lemak. Asam lemak yang berhubungan dengan kesehatan adalah EPA (Eicosa Pentaenoic Acid). Sedangkan asam lemak yang berhubungan dengan kecerdasan dikenal dengan DHA (Docosa Hexaenoic acid). Oleh karena itu, pengabdian masyarakat untuk mengenalkan potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya omega 3 ikan dalam meningkatkan imunitas tubuh dan sebagai agen anti inflamasi. Penyuluhan secara virtual ini diikuti oleh 85 peserta. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan 41,7% peserta belum mengetahui mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun, 33,3% sedikit mengetahui, dan 25% sudah mengetahui. Setelah penyuluhan, presentase kepuasan mencapai 80.28%. Hal ini menunjukan bahwa penyuluhan mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun telah berhasil sesuai tujuan.
Penyuluhan Pengembangan Integrated Farming dan Teknologi Pakan Kepada Kelompok Pembudidaya di Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Iskandar Iskandar; Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi; July A. Sinaga
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i1.37680

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Pengembangan Integrated Farming dan Teknologi Pakan Kepada Kelompok Pembudidaya di Kecamatan Cisayong Tasikmalaya” memiliki sasaran masyarakat kelompok pembudiaya di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Pakan merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan budidaya karena sebagai sumber energi utama yang menjaga pertumbuhan dan perkembangbiakan. Pakan yang berkualitas adalah pakan yang memenuhi kandungan protein, lemak, karbohidarat, mineral, dan vitamin yang seimbang. Pakan alternatif adalah pakan buatan yang dibuat dengan berbagai bahan-bahan alternatif yang ada disekitar wilayah kegiatan budidaya ikan yang cara pembuatan pakan dengan menggunakan peralatan serta teknik yang sederhana. Pembuatan pakan alternatif memanfaatkan bahan limbah yang sudah diperhitungkann nilai gizi yang dikandung serta bahan penyusun pakan memenuhi kebutuhan kandungan nutrisi pakan. Pelatihan ini bertujuan mengembangkan dan meningkatkan produksi pakan bagi pembudidaya ikan air tawar di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.   Pengabdian masyarakat ini  mengenalkan kepada pembudidaya ikan air tawar pemanfaatan limbah di sekitar wilayah menjadi bahan pembuatan pakan dengan menggunakan Teknologi Pakan sehingga produksi pakan sederhana semakin berkembang dan berkurangnya ketergantungan pembudidaya terhadap pakan komersil. Penyuluhan secara langsung diikuti oleh 11 peserta. Setelah penyuluhan, sebesar 80% memahami teknik Pembuatan pakan alternative dengan memanfaatkan  kepala udang dijadikan tepung sebagai bahan pembuatan pakan dan pembudidaya mendapatkan materi tentang Integreted Farming. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian mengenai pengembangan Integreted Farming dan Teknologi Pakan kepada pembudidaya berhasil digunakan dan bermanfaat bagi warga serta sesuai tujuan.
SEMINAR SOSIALISASI PEMANFAATAN LEMNA DALAM INTEGRATED FARMING DAN POTENSINYA SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF IKAN MELALUI MEDIA DARING Iskandar Iskandar; Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28861

Abstract

Budidaya ikan, terutama ikan herbivora dengan menggunakan tanaman air sebagai pakan dapat mengurangi biaya operasional dan juga meningkatkan pendapatan bagi pembudidaya ikan. Salah satu tanaman air yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya ikan adalah Lemna sp. Pemanfaatan Lemna sp. sebagai pakan dapat diterapkan pada ikan herbivora seperti ikan nilem (Osteochilus vittatus) dan ikan tawes (Barbonymus gonionotus).               Penggunaan pakan buatan sering menimbulkan permasalahan, baik masalah teknis, kesehatan, maupun ekonomis. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan buatan cukup besar. Lemna sp. dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif yang berbasis bahan nabati. Penggunaan Lemna sp. sebagai bahan pakan ikan dapat diberikan dalam bentuk segar, bentuk kering, ataupun melalui proses fermentasi. Selain itu, pemanfaatan Lemna sp. dapat diaplikasikan dalam kegiatan integrated farming antara pertanian, perikanan dan peternakan. Hal ini akan menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap kesinambungan produksi dan keuntungan yang diperoleh oleh petani/peternak dan pembudidaya ikan. Dalam penyuluhan kali ini, materi akan diberikan dalam bentuk Seminar daring mengenai pemanfaatan Lemna dalam integrated farming dan potensinya sebagai bahan pakan alternatif budidaya ikan.
Pemanfaatan Alga (Seaweed) dalam Pakan Budidaya Ikan di Kabupaten Pangandaran Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rosidah Rosidah; Dian Yuni Pratiwi; Waheedatul Husna; Juli A Sinaga
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.38597

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) di Indonesia merupakan jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan telah menjadi salah satu komoditas yang disukai, dan harga relatif terjangkau serta budidayanya yang cukup mudah. Ikan yang dibudidayakan sering mengalami penyakit yang menyebabkan kematian dan tentunya merugikan para petani ikan. Potensi yang ada di daerah Pangandaran tidak lepas dari darah lautnya yang yang sangat beragam, salah satunya adalah alga cokelat. Alga coklat (Sargassum cristaefolium) merupakan salah satu jenis rumput laut yang dapat dimanfaatkan sebagai feed suplement dalam pakan ikan dan memiliki zat imunostimulan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan dan meningkatkan nafsu makan ikan sehingga berpengaruh pada pertumbuhan ikan. 
Penyuluhan Daring Potensi Algae untuk Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid 19 Kepada Masyarakat Indonesia Dian Yuni Pratiwi; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v2i1.31057

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Daring Potensi Algae untuk Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid 19 Kepada Masyarakat Indonesia” memiliki sasaran khalayak umum khususnya para orang tua yang menyiapkan gizi terbaik untuk anak-anaknya dalam meningkatkan sistem imun. Algae mengandung polisakarida, karagenan, fucan dan berbagai kandungan lain yang telah terbukti dapat berpotensi sebagai antivirus, antibakteri, dan antikanker. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat untuk mengenalkan potensi algae pada ikan untuk meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan potensi algae dalam meningkatkan imunitas tubuh. Penyuluhan daring dihadiri oleh 85 peserta dari berbagai latar belakang. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan 58,3% peserta belum mengetahui, 33,3% sedikit tahu, dan 8,3% sudah tahu mengenai algae. Setelah penyuluhan, kondisi pengetahuan peserta sangat berubah.83,3% paham dan 16,7% sangat paham mengenai jenis-jenis algae dan potensi algae untuk meningkatkan sistem imun. Sebesar 66,7% juga berpendapat bahwa penyuluhan ini bermanfaat dan 33,3% merasa sangat bermanfaat.