Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Potensi Retribusi Objek Wisata Pantai Base-G Di Kota Jayapura Damaris M. Youwe; Mesak Ick; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2041

Abstract

Papua memiliki potensi yang cukup besar dari sektor pariwisata untuk menyumbangkan PAD kepada pemerintah daerah. Potensi ini merupakan sumber pendapatan bagi Papua, khususnya bagi daerah-daerah yang memiliki objek wisata. Salah satu dari daerah tersebut ialah Jayapura sebagai ibukota provinsi. Objek wisata yang terdapat di Kota Jayapura salah satunya ialah objek wisata Pantai Pantai Base-G. Tujuan dari Penelitian ini yaitu mengetahui seberapa besar potensi retribusi yang dapat di hasilkan dari objek wisata Pantai Base-G Kota Jayapura serta Mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi pungutan retribusi di Pantai Base-G Kota Jayapura. Penelitian ini di analisis dengan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Dimana retribusi per tahun dihitung dengan cara: jumlah pengunjung x dengan tarif retribusi x dengan 365 hari dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kurang optimalnya pungutan Retribusi dalam pengelolaan objek wisata Pantai Base-G, peneliti menggunakan alat analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Dalam setahun pendapatan yang bisa di hasilkan dari loket masuk Objek  wisata Pantai Base-G saat ini yaitu Rp.96.000.000. Sedangkan perhitungan setelah adanya retribusi total pendapatan yang di hasilkan per tahun dari Objek wisata Pantai Base-G yaitu mencapai Rp.2.470.000.000. Masih kurangnya tingkat koordinasi antara pemerintah daerah setempat dan instansi pemerintahan yang terkait. Kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang. Tarif yang masih beragam sesuai dengan keinginan pemilik tempat objek wisata.Kata Kunci : Potensi Retribusi, Wisata Pantai, Pantai Base-G Jayapura
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) Di Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Mesak Ick; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keungan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom pada bidang infrastruktur lingkungan kampung, bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang ekonomi produktif. Penelitian ini di laksanakan di Kabupaten Keerom, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 7 Distrik dan 61 Kampung yang berada di Kabupaten Keerom, selanjutnya untuk menentukan sampel pada masyarakat, peneliti menggunakan teknik Eksidental Sampling. Untuk mengetahui persepsi masyarakat kampung terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom digunakan analisa data Skala Likert. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini bahwa pada umumnya persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom yang dialokasikan pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Lingkungan Kampung telah terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat, kecuali pada bidang Ekonomi Produktif yang secara keseluruhan belum terlaksana dan bermanfaat secara merata bagi masyarakat, Kurangnya tenaga-tenaga pendamping program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) yang benar-benar mampu dapat mendamping dan membantu masyarakat di setiap kampung dalam mengelola anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) sebesar Rp. 1 Miliar tersebut, dan Kinerja Pemerintah Aparatur kampung dalam mengelolah anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di dalam kampung belum dilakukan dengan baik dan benar, sehingga manfaat dari dana BK3 itu sendiri belum dinikmati / dirasakan oleh seluruh masyarakat di dalam kampung.Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Provinsi Papua Periode 2008-2013 Ary Anjani Denis; Mesak Ick; Robert M. WST. Marbun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i1.2057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pendapatan Provinsi Papua dan kinerja belanja Provinsi Papua tahun 2008-2013. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data runtun waktu selama enam tahun yaitu tahun 2008-2013. Objek yang diteliti adalah hasil laporan realisasi pendapatan daerah Provinsi Papua serta realisasi belanja Provinsi Papua selama enam tahun. Metode analisis data yang digunakan adalah efektivitas pendapatan dan daya serap belanja. Hasil penelitian ini menunjukkan secara deskriptif Kinerja Keuangan Pendapatan Daerah Provinsi Papua dilihat dari Efektivitas Pendapatan Pemerintah Provinsi Papua selama tahun 2008-2013, secara umum dikatakan baik. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata target realisasi Pendapatan yang diperoleh Provinsi Papua sebesar 100,66%. Sedangkan Kinerja Keuangan Belanja Daerah Provinsi Papua dilihat dari Daya serap Belanja, realisasi anggaran belanja Pemerintah Provinsi Papua tidak terdapat angka melebihi anggaran belanja. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua mampu melakukan daya serap dalam penggunaan anggarannya. Sehingga dalam hal ini daya serap belanja Provinsi Papua dapat dikatakan cukup baik. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Pendapatan Daerah, Belanja Daerah.
Analisa Pembangunan Manusia Dan Pengaruhnya Terhadap Kesejahteraan Penduduk Di Kabupaten Mimika Charley M. Bisai; Tonni Upuya; Mesak Ick
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2072

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : a) bagaimana korelasi IPM dengan komponen-komponen pembentuk IPM, b) faktor apa yang paling besar membentuk IPM, dan c). seberapa besar pengaruh IPM terhadap Pendapatan Per Kapita, dan Kemiskinan.Data yang digunakan dalam penelitian adalah Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Per Kapita dan Tingkat Kemiskinan Kabupaten Mimika kurun waktu tahun 2005-2013. Metode analisis yang digunakan dalam menjawab tujuan penelitian di atas adalah menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh komponen pembentuk IPM mempunyai korelasi yang sangat kuat dan signifikan terhadap IPM, dengan rata-rata angka koefisien korelasi lebih dari 0,90 atau 90% ke atas.Diantara keempat komponen tersebut, Angka Harapan Hidup (AHH) dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) keduanya mempunyai koefisien korelasi yang paling tinggi dan sama besar terhadap variabel IPM yakni 0,980 untuk AHH, dan 0,986 untuk PPP. Ini berarti kedua komponen tersebut dapat dikatakan sebagai pembentuk yang paling dominan terhadap IPM. Sehingga cepat lambatnya perkembangan IPM sangat tergantung kepada hasil pembangunan kesehatan dan pembangunan ekonomi daerah. Hasil analisis lainya menunjukkan bahwa kenaikan IPM Kabupaten Mimika sebesar 1 point akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 3,8225 persen atau 4 persen, selain itu kenaikan IPM akan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Kabupaten Mimika sebesar Rp. 717.414,40. Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Per kapita, Tingkat Kemiskinan
Kajian Alokasi Dana Otonomi Khusus Pada Empat Bidang Prioritas Di Kota Jayapura Marsi Adi Purwadi; Mesak Ick
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2075

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari kajian ini adalah: 1) mengidentifikasi dan mereview alokasi dan pemanfatan dana Otsus pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 2) mengidentifikasi dan mereview aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 3) mengukur keberhasilan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus Kota Jayapura untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Data yang diperoleh dianalisis melalui: 1) analisis statistik deskriptif kuantitatif; 2) analisis studi kasus; 3) Content Analysis; 4) Concept Mapping. Selama kurun waktu 2008-2014, pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan 810 kegiatan yang pembiayaannya dialokasikan melalui dana Otonomi Khusus. Bidang Pendidikan adalah bidang pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dibiayai oleh Dana Otonomi Khusus Kota Jayapura. Peningkatan Mutu, Pelayanan dan Non Formal adalah Sub Pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Pendidikan, yaitu sebanyak 115 kegiatan. Kesehatan dasar adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan, yaitu sebanyak 121 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Infrastruktur Dasar, yaitu sebanyak 13 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Ekonomi Kerakyatan, yaitu sebanyak 54 kegiatan. Bidang lainnya adalah bidang dengan pengalokasian dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura yang mencapai 30.30 persen selama kurun waktu 2008-2014. Selain bidang tersebut, bidang pendidikan adalah bidang yang juga menerima alokasi dana Otsus yang cukup besar, sedangkan bidang bidang ekonomi, kesehatan dan infrastruktur, hanya mendapat alokasi dana Otsus yang tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum adalah SKPD yang mengelola Dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura, yang digunakan untuk melakukan pembangunan OAP melalui Bidang Pendidikan, Kesehatan, Inftrastruktur dasar, dan ekonomi kerakyatan, selama kurun waktu 2008-2014. Kapasitas Aparatur pada SKPD Pengelola Dana OTSUS, perlu memperoleh perhatian serius terkait efektifitas pengelolaan Kebijakan OTSUS di Kota Jayapura. Hal tersebut terindikasi dari hasil jawaban responden yang menyatakan bahwa: 1) terdapat kegiatan yang pelaksanaannya telah sesuai dengan pedoman yang ada, yang pelaksanaanya masih terdapat kegiatan yang penggunaan dananya cukup kecil; 2) Masih terdapat kegiatan yang dilakukan oleh SKPD dengan sedikit melibatkan OAP, dan berkontribusi rendah terhadap penyelesaian masalah-masalah OAPKata kunci: dana otonomi khusus, transparansi, akuntabilitas, kinerja pembangunan
Analisis Peningkatan Infrastruktur Jalan Dalam Mengurangi Kepadatan Lalu lintas Di Kota Jayapura Mesak Iek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i1.2077

Abstract

The study analyses the contribution of road infrastructure development to the traffic congestion reduction on the main roads of Jayapura-Abepura-Heram as well as the influence of population and social economic infrastructure to the social interaction in Jayapura city. Besides the secondary data source from Statistics Board of Jayapura, this study surveyed the flows of two, four and six-wheeled vehicles during rush hours of 06.30-09.30 am and 15.00-18.00 pm on Monday, Wednesday, and Thursday, crossing the main road of Jayapura-Abepura and the alternative road of Jayapura-Kotaraja-Waena. The data is then analysed using the Spider Web and Newton Gravity Analysis, transformed into normal logistic (ln), and then using the Statistical Nonlinear Estimation Model. The first and second surveys showed the development of alternative road of Jayapura-Abepura-Heram able to reduce traffic congestion to all types of vehicles while major contributor is experienced to private, government vehicles and two-wheeled vehicles. This finding is as shown by Spider Web Analysis, moving away from the centre (zero) and closer to the blue line. While the total contribution of the alternative road to the traffic congestion reduction on the main road is 24 percent, the development of the road has no impact on public transportation on the main road. Newton Gravity Model shows both coefficients of distance constraint (km) and tariff constraint (Rupiah) inelastic to the change of attractiveness and thrust variables on the origin and destination districts while the coefficient of market-wide elastic to the attractiveness variable, i.e. Z5 = 3.027789. This indicates a sensitivity from the sellers and type of goods in the market to the change of vehicle flow among districts. The coefficient determination (R2) on the distance constraint model, 0.99736 is significantly able to explain factors, driving the flow of vehicles of Jayapura-Abepura while that on the tariff constraints model is only 0.523. The rest 0.477, therefore, can be explained by constraint outside the model. Keywords : Development of Road Infrastructure and reduction of traffic density on Highway
Potensi Dan Strategi Pengembangan Wisata Sekitar Danau Sentani Dan Pengaruhnya Terhadap Ekonomi Masyarakat Mesak Iek; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i2.2084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dalam pengembangan  wisata Danau Sentani, untuk menghasilkan strategi dalam mengembangkan potensi wisata Danau Sentani dan  menganalisis pengaruh wisata terhadap pendapatan masyarakat pesisir Danau Sentani di Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi untuk wisata Danau Sentani adalah strategi WO yaitu peluang adalah situasi penting yang menguntungkan dalam suatu lingkungan. Kecenderungan-kecenderungan penting merupakan salah satu sumber peluang. Terdapat  4 (empat) model atau potensi pengembangan kampung wisata, yaitu Kampung Wisata Asei sebagai alternatif model pengembangan kampung  wisata budaya dan olahraga, Kampung Wisata Serei sebagai alternatif model pengembangan kampung wisata alam, sejarah dan olahraga, Kampung Wisata Puai sebagai alternatif model pengembangan kampung wisata sejarah dan olah raga, Kampung Kalkote sebagai alternative model pengembangan kampung wisata budaya dan kuliner. Tingkat pendapatan masyarakat di sekitar Danau sentani yang berasal dari usaha sekitar lokasi wisata semakin meningkat dengan rata-rata penghasilan yaitu Rp.1.000.000 - 1.500.000. Rata-rata profesi mereka adalah pedagang seperti jualan makanan, jualan souvenir dan penyewaan jasa ( peminjaman perahu, dll). Kata Kunci: Potensi, Strategi, Sektor Wisata Danau, Pendapatan Masyarakat
Analisis Efisiensi Dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah Guna Menunjang Kemandirian Fiskal Kabupaten Mamberamo Tengah Yuliana Jitmau; Mesak Iek; Risky Novan Ngutra
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i1.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efisiensi dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah Guna Menunjang Kemandirian Fiskal Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Penelitian ini dilakukan di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah pada pengelolaan dana Kabupaten periode 2012 - 2016. Tekhnik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu melalui wawancara dan data sekunder menggunakan studi kepustakaan serta alat analisis Deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan dana pemerintah daerah dengan efisien dan efektif akan berguna untuk menunjang kemandirian fiskal Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Selain itu faktor pendukung dan penghambat pengelolaan dana pemerintah daerah dalam menunjang kemandirian fiskal daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Faktor pendukung yaitu lancarnya aliran dukungan dana yang mengalir ke pemerintah daerah Kabupaten dan penerapaan analisa standar belanja (ASB) serta faktor penghambat yaitu rendahnya SDM dan kurangnya infratruktur pendukung pengelolaan keuangan daerah Kesimpulan : Keuangan Daerah,  Kemandirian Fiskal Daerah
Analisis Potensi Dan Efektivitas Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura Andrew Philips Siagian; Mesak Iek; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i2.2107

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan dan efektivitas Pajak Penerangan Jalan di Kota Jayapura selama tahun 2013 hingga tahun 2020. Selain itu, dilakukan pula analisis kontribusi pajak dan Analisis Prospek (Trend Linear) Penerimaan Pajak Penerangan Jalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa tinjauan kepustakaan dan jenis data sekunder. Hasil perhitungan potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan menunjukkan bahwa potensi Pajak Penerangan Jalan di Kota Jayapura telah tercapai secara optimal. Efektifitas Pajak Penerangan Jalan menunjukkan bahwa pemungutan dan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan sangat efektif. Untuk tahun 2013 – 2020 kontribusi pajak Penerangan Jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah terus berfluktuatif dengan kecenderungan menurun. Analisis trend menunjukkan bahwa penerimaan Pajak Penerangan Jalan akan terus mengalami peningkatan.Kata Kunci : Pajak Penerangan Jalan, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Implementasi Pengelolaan Alokasi Dana Desa Di Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Antoneta M. Yoku; Mesak Iek; Rachmaeny Indahyani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i2.2117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengawasan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam keberhasilan implementasi ini.Penelitian ini dilakukan di Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 10 orang baik itu dari aparat kampung dan BAMUSKAM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan ADD di Kampung Sereh sudah berjalan secara optimal atau dapat dikatakan baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan, Implementasi Kebijakan, Alokasi Dana Desa
Co-Authors Agustin, Fitri Dyan Agustina Ester Antoh Agustina Sanggrangbano Alamtiur Hutauruk Andrew Philips Siagian Anna E. M. Tuwaidan Anselmus Pluto Iek Antoh, Agustina Antoneta M. Yoku Antonia Klara Ary Anjani Denis Balthazar Kreuta Bertha Parrangan Busiara, Abraham Charley M. Bisai Damaris M. Youwe Delvi Way, Jems Dince Dina Lakupais Efannoris Arwimbar Elsyan Rienette Marlissa Firdaus Failu Fitri Dyan Agustin Flora Yvonne de Quelyoe Hafiziandra, Yundy Hafizriandra, Yundy Halomoan Hutajulu Halomoan Hutajulu Halomoan Hutajulu Hans Z. Kaiwai Hasan Basri Umar I Komang Giya Pramardika Iek, Anselmus S. P. Ita Riana Jelita Jitmau Julio Yusua Iek Lakupais, Dince Dina Luis Z. Maray Maray, Luis Z. Maray, Luis Zadrak Maringga, Ferdi Marlin Reynke Hewada Marsi Adi Purwadi Muammar Rinaldi Muhammad Misbath Falah Nasrum Nasrum Nasrum Nasrum, Nasrum P. N. Patinggi Parrangan, Bertha Pisi Bethania Titalessy Puji Astuti Rachmaeny Indahyani Rahma Usman Reveline Octaviani Richard Patty Risdiyanto, Endro Risky Novan Ngutra Risky Novan Ngutra Robert A Steven Antoh Robert M. WST. Marbun Robert M.W.S.T Marbun Sarlota A. Ratang Sarlota Arrang Ratang Satria Pratama Selpi Siti Aminah Sorry, Maurid Sowe, Marthen Luther Stephani Inagama Timisela Surani Surani Thedorus Eli Magai Timisela, Stephani Inagama Tiodor Marpaung Tonni Upuya Transna Putra Urip Transna Putra Urip S Vivi Maniagasi Wenni febriana E. Sueni Yohanes Yanuarius Baru Yuliana Jitmau Yundy Hafizrianda Yundy Hafizrianda Yundy Hafizriandra