Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Breaking Barriers: Advancing Inclusive Education Through Early Identification of Learning Challenges Yunitasari, Dukha; Lasmawan, I Wayan; Arnyana, Ida bagus Putu; Ardana, I Made
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v8i1.133

Abstract

This study aims to identify the profiles of students with functional learning disabilities in 30 schools (Elementary Schools/Madrasah Ibtidaiyah) in Lombok Timur, Indonesia, as well as to explore the challenges faced by teachers and principals in providing appropriate interventions. The research methodology employed data analysis from questionnaires, interviews, and Focus Group Discussions with 120 teachers from Elementary Schools/Madrasah Ibtidaiyah. The analysis results indicate that out of a total of 2763 registered students, 283 students experience functional learning disabilities, with the majority being female students (58%) and male students (42%). Cognitive and dyslexia-related disabilities are the most common types of disabilities, followed by behavioural and emotional disabilities. Teachers and principals encounter difficulties in providing appropriate and effective interventions for these students with special needs. Based on the results of the analysis, it is concluded that concerted efforts are required among schools, teachers, parents, and various stakeholders to develop more effective inclusive education strategies. Recommended steps include providing additional training for teachers, creating more structured student support programs, and enhancing communication between schools and parents.
Analisis Teori Eksisteisial Humanistik Terhadap Hubungan Sosio-Emosional Anak Dalam Keluarga Broken Home Di Lombok Timur Yunitasari, Dukha
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 4 No 1 (2020): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v4i1.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teori eksistensial humanistic terhadap hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home di Lombok timur. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian eksperimen pre-ksperimental dengan menggunakan One Group Pre-Test Post Test Design.Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan angket hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home dan dianalisis dengan menggunakan data kuantitatif berupa angka-angka yang diolah menggunakan statistik sederhana dan data kualitatif dideskripsikan dan diolah menggunakan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kondisi awal siswa sebelum diberikan perlakuan menggunakan wawancara dan angket hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga Broken Home termasuk kategori kurang baik, dengan katakteristik sebagai berikut: Subyek menolak aturan dan nasehat orang lain, 2) ingin terlepas dari pengawasan orang tua, 3) merasa tidak dihargai oleh teman sebaya, 4) merasa dianggap tidak berguna oleh orang lain, 5) merasa sedih karena banyak beban pikiran, 6) menggerutu/marah-marah sendiri ketika mempunyai masalah dengan orang lain. Setelah siswa di berikan tereatmen layanan siswang kelompok, terdapat perubahan tingkat hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home meningkat menjadi katagori baik dengan karakteristik 1) Subyek menerima aturan dan nasehat orang lain, 2) tidak ingin terlepas dari pengawasan orang tua, 3) merasa udihargai oleh teman sebaya, 4) merasa dianggap berguna oleh orang lain, 5) merasa biasa saja meskipun banyak beban pikiran, 6) bisa mengendalikan emosi ketika mempunyai masalah dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah analisis teori eksistensial humanistic terhadap hubungan social-emosional anak dalam keluarga broken home.
EFEKTIFITAS BELAJAR DI RUMAH ERA PANDEMI COVID -19 BAGI ANAK SEKOLAH DASAR Siregar, Muhammad Deni; YUnitasari, Dukha; Partha, I Dewa Putu; Jauhari, Safrudin
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 4 No 2 (2020): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v4i2.3079

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana efektivitas proses belajar di rumah era pendemi covid -19 bagi anak sekolah dasar di masyarakat Nyelak Kelayu Jorong. Pelaksanaan penelitian di lapangan daam bentuk kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah oran tua dan siswa, data di analisis dengan reduksi data yang tersaji untuk kemudian menarik kesimpulan. Pada saatnya pembahasannya di sampaikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses beljar siswa di rumah tidak efektif, karena tidak terkontrol oleh guru, orang tua, dan lebih banyak maen-maen. Diketahui masyarakat Nyelak banyak buruh tani dan walau di beritahu diam di rumah namun sebgaian besar masyarakat terus melakukan kerja demi menopang kelangsungan hidup anak-anak mereka. Kontrol pendidikan yang paling tepat untuk meningkatkan proses belajar adalah orang tua dan guru.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Siregar, Muhammad Deni; Yunitasari, Dukha; Suryawadi, Suryawadi
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 5 No 2 (2021): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v5i2.5076

Abstract

Tujuan di adakan kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini untuk mengetahui prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode demonstrasi pada kelas IV  SDN 3 Filial SDN 1 Sajang. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), meliputi: (1) Perencanaan (Planning), (2) Pelaksanaan dan Observasi (Acting and Observing), dan (3) Refleksi (Reflecting). Data di kumpulkan dengan tes tertulis, observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan yaitu : prestasi siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam  mengidentifikasi serta mendeskripsikan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya dan menyusun laporan hasil pengamatan dalam bentuk LKS yang terkait dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi, metode demonstrasi sebagai salah satu metode pembelajaran dapat  meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam pembelajaran IPA dengan Materi Makhluk Hidup dan lingkungannya, metode demonstrasi sebagai salah satu metode pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam menulis laporan hasil pengamatan dalam bentuk LKS pada pembelajaran IPA.
Reading Literacy of Elementary School Students Based upon PIRLS Framework Nahdi, Khirjan; Yunitasari, Dukha; Arianti, Baiq Desi Dwi; Atiaturrahmaniah, Atiaturrahmaniah; Usuluddin, Usuluddin
VELES Voices of English Language Education Society Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/veles.v8i1.25682

Abstract

The study focuses on three critical aspects of reading: content comprehension, reading speed, and reading effectiveness. The objective is to understand the literacy competence of these students based on PIRLS parameters and to propose recommendations for enhancing their reading literacy. Data was gathered through reading tests, observations, and interviews. The findings reveal that the student's ability to comprehend reading content falls into the low category, at 0.51%, compared to 15%, 19%, and 24% in IEA countries. Their reading speed is moderate, averaging 151.1 words per minute, within the national average range of 130-180 words per minute. However, according to PIRLS, their reading effectiveness is low, at 34.9%, compared to the 60-80% standard in IEA member countries; the low level of content comprehension, reading effectiveness, and moderate reading speed level can be attributed to external factors. These include the perception of teachers, parents, society, and the government that reading merely involves stringing words together in a broader grammatical context. Internally, students are encouraged to read fluently to gather factual information and to measure the number of words read within a specific timeframe. This study underscores the need for a comprehensive approach to improve reading literacy among fourth-grade students in East Lombok.
Menggali Nilai-Nilai Kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Sebagai Sumber Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS Yunitasari, Dukha; Lasmawan, I Wayan; Kertih, I Wayan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v7i1.15317

Abstract

The aims of this study were (1) to find out the life history of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid as National Hero from West Nusa Tenggara Province; (2) Analyze the character values contained in the heroism of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in social, da'wah, and education; (3) Analyze the integration of the heroic values of the TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid as a learning resource for social studies subjects at MTs. Mu'allimin NWDI Pancor. Literature research was used to explore the value of heroism TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. The results showed that TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid is one of the National Heroes from NTB who fought for independence in the fields of preaching and education. The values can be analyzed from the TGKH National Hero figures. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, namely: religious values, nationality, scholarship, brotherhood (cooperation, mutual cooperation), leadership, independence, innovation and creativity, entrepreneurship, and health. The implications of the values of his struggle in shaping the national character of students are the value of awareness of the nature of the struggle in life, the value of awareness in work, the value of awareness of space and time, the value of awareness of the relationship with God Almighty, fellow human beings, and the natural environment. Integrating heroic values TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid was carried out by adding the involvement of values in the indicators developed in the IPS learning syllabus and integrating it through lesson plans and teaching materials.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui riwayat hidup TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Nusa Tenggara Barat; (2)  Menganalisis nilai-nilai karakter yang terkandung dalam kepahlawanan tokoh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam bidang sosial, dakwah, dan pendidikan; (3) Menganalisis integrasi nilai-nilai kepahlawanan tokoh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS di MTs. Mu'allimin NWDI Pancor. Penelitian kepustakaan digunakan untuk menggali nilai kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah salah satu Pahlawan Nasional asal NTB yang memperjuangkan kemerdekaan di bidang dakwah dan pendidikan. Nilai-nilai tersebut dapat dianalisis dari tokoh-tokoh Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yaitu: nilai-nilai religius, kebangsaan, keilmuwan, ukhuwah (kerja sama, gotong royong), kepemimpinan, kemandirian, inovasi dan kreativitas, kewirausahaan, dan kesehatan. Implikasi nilai-nilai perjuangannya dalam membentuk karakter bangsa peserta didik adalah nilai kesadaran hakikat perjuangan dalam hidup, nilai kesadaran dalam berkarya, nilai kesadaran ruang dan waktu, nilai kesadaran akan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan alam lingkungan. Mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dilakukan dengan menambahkan keterlibatan nilai dalam indikator yang dikembangkan dalam silabus pembelajaran IPS dan mengintegrasikannya melalui RPP dan bahan ajar.