Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan literasi Sains dan High Thinking Skills Pembelajaran IPA SD Yunitasari, Dukha; Arnyana, Ida Bagus Putu; Suastra, I Wayan
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 7, No 4 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022526jpgi0005

Abstract

Scientific literacy and high order thinking skills are important characteristics of 21st century learning.  This study aims to find theoretical arguments for problem- based learning constructs in increasing scientific literacy and high order thinking skills in elementary natural science. The study uses the literature review by linking scientific views on problem based-learning theories with context of scientific literacy and high order thinking skills. Several arguments were obtained that problem-based learning was introduced in five phases, namely finding problem; formulating problem solutions, conducting studies, compiling reports and reflecting. Finding problems encourages characters to experience real context directly so that students have an appreciation of a problem. Formulating a problem will give birth to high order thinking skills, because students learn to connect the causality of problems and the causes the problems. Conducting studies to educate students to be scientific, and not to understand the problem unilaterally. Compiling reports to educate students to think systematically with a deductive or inductive ways of thinking. Reflecting  trains students to get used to re-checking scientific work steps before drawing conclusions.
Implementasi kebijakan pendidikan dasar (definisi, aktor pelaksana, arena/konteks, jenis, dan langkah kebijakan pendidikan dasar) Dukha Yunitasari; Ida Bagus Putu Arnyana; Nyoman Dantes
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 3 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232886

Abstract

Artikel ditulis dengan tujuan mendeskripsikan secara analitik hal-hal terkait implementasi kebijakan pendidikan dasar, terkait dengan definisi, pelaksana, konteks, jenis, dan langkahnya. Sebagai kajian literatur, artikel ini ditulis dengan metode policy riset, dengan analisis konten. Disimpulkan bahwa: a) kebijakan pendidikan dasar di Indonesia termasuk kebijakan publik dan menjadi otoritas pemerintah pada berbagai level. b) terjadi ambigu dalam implementasi kebijakan pendidikan dasar sebagai kebijakan publik, yang cenderung sebagai kebijakan kesejahteraan sosial. c) efektivitas implementasi kebijakan publik bidang pendidikan dasar ditentukan oleh aspek-aspek konseptual-metodologis, paradigma dan pola relasi pemerintah-masyarakat, yang cenderung diabaikan oleh pengampu kebijakan pada berbagai level
Critical discourse analysis in patriarchal society: Covid-19 and increased women workload Khirjan Nahdi; Muh. Taufiq; Dukha Yunitasari; Samsul Lutfi; Suhartiwi Suhartiwi; Usuludin Usuludin; Roni Amrulloh
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 1 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02021757

Abstract

By utilizing discursive theory, social actors, and sociosemantics, this study aims to find the increase in women's working hours, reasons, and causality between working hours, types of work, and their respective recognition in social relations. The study used a qualitative descriptive method, with research data focusing on the context before and during COVID-19. Data were collected through online surveys and interviews. Data analysis was carried out based on sociosemantic analysis in Critical Discourse Analysis (CDA), starting with calculating working time, reasons, and causality according to the CDA. The research findings show that women's working hours when COVID-19 has increased accumulatively. The accumulative increase relates to all types of work when COVID-19 requires women's access. Respondents admitted that everything was done as a custom for reasons of fate, obligations and traditions. It can be concluded that, there is a causality between working hours, type of work and respondents' reasons that prevalence occurs due to cognitive involvement, religion, and tradition. CDA views the context of this imbalance in this relationship as a social problem. Problem solving according to the CDA can be done through an educational process, with the assumption of solving problems for the future.
Pembelajaran Komunikatif Keterampilan Menyimak Sekolah Dasar Dengan Model Menerima, Menghadiri, Dan Menandai Makna (RAAM) Dukha Yunitasari; Yanuarius Bria Seran; I Nyoman Sudiana; Ida Bagus Putrayasa
Jurnal Golden Age Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v6i2.7604

Abstract

Keterampilan menyimak berkaitan dengan kesiapan menyimak secara fisik dan mental (audio dan visual), mengintegrasikan informasi yang disimak, dan memahami makna pesan dari bahan simakan atau teks dan non teks yang disimak. communicative language teaching merupakan sebuah proses pengembangan keterampilan berbahasa yang menitikberatkan terhadap semua kemampuan komunikatif. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan studi literature tentang Communicative Language Teaching (Clt) Model Receiving, Attending, And Assigning Meaning (Raam) Dengan Metode Test Component (Tc) Menyimak Di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Sampel yang digunakan adalah berbagai referensi tentang Communicative Language Teaching (Clt) Model Receiving, Attending, And Assigning Meaning (Raam) Dengan Metode Test Component (Tc) Menyimak Di Sekolah Dasar. kajian ini masih berbentuk rancangan tentang penggunaan model RAAM dalam pembelajaran keterampilan menyimak melalui teknik TC Menyimak. Model ini dirancang sebagai bentuk implementasi pendekatan komunikatif melalui pembelajaran bahasa komunikatif (CLT). Karena masih bersifat tawaran rancangan, makalah belum dilengkapi dengan metode penelitian (jenis kajian, metode, instrument, dan analisis data). Proses diskusi dalam tawaran ide kajian ini akan memperkaya dan memastikan rancangan ini menjadi model dalam proses kajian selanjutnya
Studi Dampak Kekerasan Verbal Di Lingkungan Keluarga Dan Sekolah Terhadap Perilaku Siswa Sekolah Dasar Aswasulasikin Aswasulasikin; Yul Alfian Hadi; Dukha Yunitasari; Doni Septu Marsa Ibrahim
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7144

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Dampak Kekerasan Verbal Terhadap Psikologis Anak dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah. penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 02 Sugian yang terdiri dari beberapa informan, yang terdiri dari wali kelas, keluarga dan siswa korban. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data didapat dengan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teknik analisia data dari konsep miles dan huberman yang terdiri dari data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil peneitian yang telah dilakukan pada siswa sekolah dasar menunjukkan bahwa kekerasan verbal berdampak negative dalam Perkembangan perilaku siswa sekolah dasar, dampaknya adalah hubungan sosial siswa lebih fasif dengan Lingkunganya, siswa menjadi pendiam, Takut Bertemu Dengan teman sebaya,  Menjadi Sangat Pemurung, bahkan siswa sebagai korban kekerasan verbal dapat Mengalami Gangguan Emosi
Mengoptimalkan Motivasi Belajar Bernyanyi Anak (Mengatasi Kecemasan Dengan Gerakan Tematis) Dukha Yunitasari; Hary Murcahyanto
Journal of Elementary School (JOES) Vol 6 No 2 (2023): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v6i2.6403

Abstract

This study aims to describe the relationship between anxiety levels and motivation to learn singing with thematic movements in early childhood. This type of research is ex post facto type causal research or correlation research with a quantitative approach. The population in this study were children aged 5-6 years as many as 30 children. The sampling technique used in this study was Simple Random Sampling with group A at NW Pancor Kindergarten as a research sample of 15 children. The data collection technique used a questionnaire. Data were analyzed using Pearson product-moment correlation. The results showed that there was a negative correlation between the level of anxiety and motivation to learn singing with thematic movements of students because r-count> r-table which is 0.85> 0.482, which means Ho is rejected. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between anxiety levels and motivation to learn singing with thematic movements in early childhood at NW Pancor Kindergarten, which indicates that the learning approach is effective in increasing learning motivation and reducing children's anxiety levels. Keywords: Early childhood, Singing, Anxiety, Motivation
WASIAT RENUNGAN MASA-PENGALAMAN BARU KARYA HAMZANWADI: PRAGMATISME PUISI LAMA PADA ERA MODERN MENURUT CULTURAL STUDIES Nahdi, Khirjan; Wijaya, Herman; Taufiq, Muh; Yunitasari, Dukha
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3 No 1 (2020): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v3i1.1920

Abstract

Pragmatism could be understood as an approach whose position is equal to the other approaches in literary studies. Pragmatism focussed discussion on the role and readers functin totally. Cultural studies has to do with the whole aspects of human’s life as a method to undertand cultural changes and its effect in social life. The Text of Wasiat Renungan Masa-Pengalaman Baru as literary objection this research was understood in cultural changes and the previous phenomenon was a prat of field discusiion of cultural studies wich could be done by decoding organic structure which shapes it (diction), function (das sein=reality), and the meaning (das sollen=idealisme). Research data ws collected trough transcription tehnique because the text of Renungan Masa-Pengalaman Baru is a lingual symbol (forms) to understand meaning and function. Analysis and data interpretation used phenomenology approach. It was conclued that the pragmatism of Wasiat Renungan Masa-Pengalaman Baru composed by Hamzanwadi was understood through pattern realtions function and meaning.  Culture decentring was someone’s emotion expression to keep expectation to one he loves, communication for a reality which have to be faced, satire toward unconciousness on life reality. Pragmatism constituted idea guidance and good deeds, direction and goal of noble strugle, warning to the unappropriate events, inspirations the new appropriate  one, basic and good behaviour standard in choosing and selecting life struggle instruments.  Key words: Wasiat Renungan Masa-Pengalaman Baru, Pragmatism, Culture Studies
Analisis Teori Eksisteisial Humanistik Terhadap Hubungan Sosio-Emosional Anak Dalam Keluarga Broken Home Di Lombok Timur Yunitasari, Dukha
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 4 No 1 (2020): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v4i1.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teori eksistensial humanistic terhadap hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home di Lombok timur. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian eksperimen pre-ksperimental dengan menggunakan One Group Pre-Test Post Test Design.Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan angket hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home dan dianalisis dengan menggunakan data kuantitatif berupa angka-angka yang diolah menggunakan statistik sederhana dan data kualitatif dideskripsikan dan diolah menggunakan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kondisi awal siswa sebelum diberikan perlakuan menggunakan wawancara dan angket hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga Broken Home termasuk kategori kurang baik, dengan katakteristik sebagai berikut: Subyek menolak aturan dan nasehat orang lain, 2) ingin terlepas dari pengawasan orang tua, 3) merasa tidak dihargai oleh teman sebaya, 4) merasa dianggap tidak berguna oleh orang lain, 5) merasa sedih karena banyak beban pikiran, 6) menggerutu/marah-marah sendiri ketika mempunyai masalah dengan orang lain. Setelah siswa di berikan tereatmen layanan siswang kelompok, terdapat perubahan tingkat hubungan sosio-emosional anak dalam keluarga broken home meningkat menjadi katagori baik dengan karakteristik 1) Subyek menerima aturan dan nasehat orang lain, 2) tidak ingin terlepas dari pengawasan orang tua, 3) merasa udihargai oleh teman sebaya, 4) merasa dianggap berguna oleh orang lain, 5) merasa biasa saja meskipun banyak beban pikiran, 6) bisa mengendalikan emosi ketika mempunyai masalah dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah analisis teori eksistensial humanistic terhadap hubungan social-emosional anak dalam keluarga broken home.
EFEKTIFITAS BELAJAR DI RUMAH ERA PANDEMI COVID -19 BAGI ANAK SEKOLAH DASAR Siregar, Muhammad Deni; YUnitasari, Dukha; Partha, I Dewa Putu; Jauhari, Safrudin
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 4 No 2 (2020): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v4i2.3079

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana efektivitas proses belajar di rumah era pendemi covid -19 bagi anak sekolah dasar di masyarakat Nyelak Kelayu Jorong. Pelaksanaan penelitian di lapangan daam bentuk kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah oran tua dan siswa, data di analisis dengan reduksi data yang tersaji untuk kemudian menarik kesimpulan. Pada saatnya pembahasannya di sampaikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses beljar siswa di rumah tidak efektif, karena tidak terkontrol oleh guru, orang tua, dan lebih banyak maen-maen. Diketahui masyarakat Nyelak banyak buruh tani dan walau di beritahu diam di rumah namun sebgaian besar masyarakat terus melakukan kerja demi menopang kelangsungan hidup anak-anak mereka. Kontrol pendidikan yang paling tepat untuk meningkatkan proses belajar adalah orang tua dan guru.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Siregar, Muhammad Deni; Yunitasari, Dukha; Suryawadi, Suryawadi
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 5 No 2 (2021): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v5i2.5076

Abstract

Tujuan di adakan kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini untuk mengetahui prestasi belajar siswa dengan menggunakan metode demonstrasi pada kelas IV  SDN 3 Filial SDN 1 Sajang. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), meliputi: (1) Perencanaan (Planning), (2) Pelaksanaan dan Observasi (Acting and Observing), dan (3) Refleksi (Reflecting). Data di kumpulkan dengan tes tertulis, observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan yaitu : prestasi siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam  mengidentifikasi serta mendeskripsikan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya dan menyusun laporan hasil pengamatan dalam bentuk LKS yang terkait dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi, metode demonstrasi sebagai salah satu metode pembelajaran dapat  meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam pembelajaran IPA dengan Materi Makhluk Hidup dan lingkungannya, metode demonstrasi sebagai salah satu metode pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SDN 3 Filial SDN 1 Sajang dalam menulis laporan hasil pengamatan dalam bentuk LKS pada pembelajaran IPA.