Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Utilization Study of Halimeda macroloba Extract as Natural Preservative Materials in Cakalang Fish Meat (Katsuwonus pelamis) Dewinta, Astrid Fauzia; Hutajulu, Valencia; Siregar, Rizky Febriansyah; Yusni, Eri
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.11297

Abstract

The purpose of this study was to characterize the secondary metabolites in Halimeda macroloba by means of phytochemical screening tests, and to determine the use of the best concentration of Halimeda macroloba extract to maintain the freshness quality of skipjack tuna physically, chemically and microbiologically. The results of the phytochemical screening test showed that the green macroalgae Halimeda macroloba contains alkaloids, steroids and triterpenoids, saponins, flavanoids, tannins and glucosides. The organoleptic physical test results for the best parameters of meat appearance, aroma and texture were in the A5 concentration treatment (600 ppm) with a value of 8.43, then the chemical test results found that the best protein content and TVB values ​​were found in treatment A5 (600 ppm) with a value of 22.9% and in the A4 treatment (400 ppm) with a value of 9.24 mgN/100g. Meanwhile, the microbiological test results showed that the best TPC value was found in treatment A5 (600 ppm) with a value of 0.5×105 col/gram.
PEMBUATAN SILASE TUNGGAL BERBASIS RUMPUT GAMA UMAMI (PENNISETUM PURPUREUM CV.GAMA UMAMI) SEBAGAI PAKAN TERNAK YUNILAS, YUNILAS; HARAHAP, MHD. SYAFRIL; ISMAN, MHD.; TRISNA, ADE; YUSNI, ERI; SIREGAR, GALIH ARI WIRAWAN
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v4i1.3031

Abstract

Silage is one of the products of anaerobic fermentation feed processing. The purpose of anaerobic fermentation feed processing is to extend the shelf life (preservation), maintain nutritional content (feed quality), improve palatability and digestibility. Activities were carried out on sheep farms in Tambak Bayan Village, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Regency. The methods used include socialization / counseling, training / practice of making silage and mentoring. Evaluation is done by assessing the performance of farmers in practicing silage making. Indicators of the success rate of socialization, training activities can be assessed from the ability of farmers to make silage feed independently and assess the quality of silage physically (qualitative). The outputs obtained include: a) increased knowledge of farmers in feed processing, b) produced silage feed products, c) able to assess the quality of silage feed physically (organoleptic). ABSTRAKSilase merupakan salah satu produk pengolahan pakan fermentasi secara anaerob. Tujuan pengolahan pakan fermentasi secara anaerob adalah memperpanjang masa simpan (pengawetan), mempertahankan kandungan nutrisi (kualitas pakan), meningkatkan palatabilitas dan kecernaan. Kegiatan dilakukan pada peternakan domba di Desa Tambak Bayan, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi/penyuluhan, pelatihan/praktek pembuatan silase dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan menilai kinerja peternak dalam melakukan praktek pembuatan silase. Indikator tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi, pelatihan dapat dinilai dari kemampuan peternak dalam pembuatan pakan silase secara mandiri dan menilai kualitas silase secara fisik (kualitatif). Luaran yang diperoleh antara lain: a) peningkatan pengetahuaan peternak dalam pengolahan pakan, b) dihasilkan produk pakan silase, c) mampu menilai kualitas pakan silase secara fisik (organoleptik).
Keanekaragaman Ikan di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan Leidonald, Rusdi; Manullang, Kristina Natalia; Yusni, Eri; Siregar, Rizky Febriansyah; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i1.8614

Abstract

Sungai Mombang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kegiatan tersebut tentunya memberikan dampak dan tekanan terhadap perairan sungai sehingga dapat menjadi ancaman serius bagi kelestarian dan keanekaragaman hayati ikan di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengganbarkan keragaman ikan di Sungai Mombang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Titik lokasi pengamatan terdiir dari 4 lokasi. Ikan ditangkap dengan alat backpack electrofishing dengan kekuatan arus lisitrik sebesar 9 ampere. Kondisi habitat yang di surveiyaitu: suhu, DO, BOD, nitrat, fosfat, arus, kedalaman, dan kecerahan. Hasil penelitian di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan didapatkan 16 spesies ikan, yang termasuk ke dalam 6 ordo, 8 famili. Ikan Jurung dan Ikan Sidat merupakan ikan ekonomis yang terdapat di Sungai Mombang. Ikan-ikan yang ditemukan di Sungai Mombang merupakan ikan asli, kecuali Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Diversitas ikan di Sungai Mombang tergolong tinggi dibandingkan dengan sungai-sungai kecil lainnya di Sumatera. Secara umum kondisi habitat ikan di Sungai Mombang termasuk baik dan layak bagi kehidupan ikan.
Keanekaragaman Fitoplankton dan Hubungannya Dengan Kualitas Air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara Leidonald, Rusdi; Yusni, Eri; Siregar, Rizki Febriansyah; Rangkuti, Ahmad Muhtadi; Zulkifli, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i2.8753

Abstract

Fitoplankton merupakan organisme yang sangat dipengaruhi oleh perubahan kualitas air. Fitoplankton dapat dijadikan sebagai indikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat kesuburan suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman fitolankton dan hubungannya dengan kualitas air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan bulan Agustus-Oktober 2021 menggunaan metode purposive sampling dengan melihat pemanfaatan dan perbedaan kondisi lingkungan disekitar Sungai Aek Pohon pada 3 stasiun pengamatan. Kualitas Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal berdasarkan metode storet memenuhi baku mutu air sungai pada stasiun I dan III dengan nilai storet yaitu 0. Stasiun II dengan nilai storet yaitu -2 dikategorikan tercemar ringan. Berdasarkan indeks saprobik fitoplankton Sungai Aek Pohon dikelompokkan kedalam βMeso/Oligosaprobik dengan nilai saprobitas 1,1 dan termasuk kedalam perairan dengan kondisi tercemar ringan. Nilai keanekaragaman fitoplankton menunjukkan bahwa seluruh stasiun termasuk kedalam keanekaragaman sedang nilai keanekaragaman pada stasiun I yaitu 2,538, stasiun II yaitu 2,886 dan stasiun III yaitu 2,878. Hasil principal component analysis menunjukkan suhu, pH, DO, fosfat dan nitrat berkorelasi positif terhadap keanekaragaman fitoplankton dengan masing-masing nilai korelasi 0,417; 0,411; 0,081; 0,346 dan 0,433. Hubungan kecerahan dan kecepatan arus berkorelasi negatif (tidak searah) terhadap keanekaragaman fitoplankton dengan masing-masing nilai korelasi-0,052 dan -0,297.
Distribusi dan Karakteristik Kepiting Bakau (Scylla spp.) di Kawasan Rehabilitasi Mangrove Pantai Sei Tuan Indah Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang ahmad zulfani, ahmad zulfani; Fadhilah, Amanatul; Susetya, Ipanna Enggar; Yusni, Eri
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i2.8864

Abstract

Research on the distribution and characteristics of mangrove crabs (Scylla spp.) in the Sei Tuan Indah Beach, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency's mangrove rehabilitation area has been carried out from August to September 2021. This study aimed to determine the distribution and characteristics of mangrove crabs in the mangrove rehabilitation area of Sei Tuan Indah Beach, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. The method used in this research is the line transect method and the Line Transect point method for measuring mangrove data and catching mangrove crabs using traditional fishing gear, namely Bubu. The results of the study obtained a total sample of 80 crabs in 3 types, namely: Scylla olivacea, Scylla tranquebarica, and Scylla paramamosain with the most dominant sex being male. The study's results obtained a pattern of distribution of mangrove crabs with a value of Id = 2.5. Analysis of correlation between environment, water parameters, and distribution using Principal Component Analysis (PCA)
Utilization Study of Halimeda macroloba Extract as Natural Preservative Materials in Cakalang Fish Meat (Katsuwonus pelamis) Dewinta, Astrid Fauzia; Hutajulu, Valencia; Siregar, Rizky Febriansyah; Yusni, Eri
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.11297

Abstract

The purpose of this study was to characterize the secondary metabolites in Halimeda macroloba by means of phytochemical screening tests, and to determine the use of the best concentration of Halimeda macroloba extract to maintain the freshness quality of skipjack tuna physically, chemically and microbiologically. The results of the phytochemical screening test showed that the green macroalgae Halimeda macroloba contains alkaloids, steroids and triterpenoids, saponins, flavanoids, tannins and glucosides. The organoleptic physical test results for the best parameters of meat appearance, aroma and texture were in the A5 concentration treatment (600 ppm) with a value of 8.43, then the chemical test results found that the best protein content and TVB values ​​were found in treatment A5 (600 ppm) with a value of 22.9% and in the A4 treatment (400 ppm) with a value of 9.24 mgN/100g. Meanwhile, the microbiological test results showed that the best TPC value was found in treatment A5 (600 ppm) with a value of 0.5×105 col/gram.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Di Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai Nasution, Siti Khadijah Hidayati; Rahmanta`, Rahmanta; Yusni, Eri; Lindawati, Lindawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11269

Abstract

Budidaya ikan lele memberikan manfaat yang signifikan dari sisi ekonomi, sosial, dan gizi. Secara ekonomi, budidaya ikan lele dapat menjadi sumber pendapatan yang tetap bagi masyarakat. Peningkatan produksi ikan lele dapat meningkatkan daya beli masyarakat lokal, menciptakan peluang usaha mikro dan menengah, dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal di Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai memberikan peluang usaha kepada masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan tim dosen bersama mahasiswa dan kelompok tani Purnama Ikan adalah pembuatan kolam terpal sebagai inisasi budidaya ikan lele di Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Metode berupa persiapan kolam yang masih kosong, persiapan kolam merupakan tahap awal dan kunci dalam proses pembudidayaan ikan lele. Setelahnya untuk kebutuhan dalam tahap penebaran benih memerlukan pengamatan dalam pelaksanaan budidaya ikan lele berupa optimalisasi dalam perawatan. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berhasilnya budidaya ikan lele kolam terpal selain menambah penghasilan masyarakat juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Kegiatan pelatihan pemanfaatan kolam terpal dalam budidaya ikan lele ini berjalan dengan lanacar dan materi yang didemostrasikan dalam kegiatan ini diterima dengan baik oleh para peserta
Waste Animals Treatment Technology with All out System as an Effort to Improve Environmental Biosecurity, Livestock Health and Farmers Income in Activist Farm Trisna, Ade; Purba, Mhd Adanan; Yunilas; Yusni, Eri
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i1.10160

Abstract

"Activist Farm" is a sheep and goat farm that was established aimed at increasing the income of farmers and has the concept of integrating livestock whose target is to meet the protein needs of the community and the fulfillment of livestock seeds as a center for goat and sheep production in North Sumatra province. The limited knowledge and skills in raising livestock such us to procurement of feed ingredients, ration formulation and maintenance management encouraged coaching team from University of sumatera utara to provide assistance / coaches. Several technologies from research results of the university can be applied, so that they can motivated farmers to increase their business, increase farmer income and in order to support protein resilience during a pandemic. As a solution in overcoming this problem, it is necessary to increase knowledge and skills in the cultivation of goats, the introduction of alternative sources of feed ingredients (feed ingredients based on agricultural by-products, plantations, food processing industries) and livestock waste processing to support the productivity of goats to reduce production costs, making complete silage feed, making probiotics and formulating goat and sheep rations. The specific target of this activity is that farmers are able to determine potential alternative feed to be given for goats, are able to make probiotics for fermentation, complete fermentation and formulate rations, understand good farm management and efforts to improve biosecurity in supporting livestock health and the environment. The service method is packaged in the form of lectures, discussions, demonstrations, training and pilot projects. Service activities are summarized in a guidebook in the form of a Goat and Sheep Maintenance Management Module. From this activity, it is targeted that there will be cost efficiency (savings in animal feed costs because it can utilize alternative sources of feed ingredients), formulating and making independent concentrate feed, savings in the cost of purchasing probiotics and organic fertilizer fermentation methods.
THE IMPACT OF SILVOFISHERY CONDITIONS IN THE MANGROVE ECOSYSTEM ON THE SOCIO-ECONOMIC CONDITIONS OF THE COMMUNITY IN LUBUK KERTANG VILLAGE Hafiz Marasoki; Syahbudin Hasibuan; Eri Yusni
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v4i1.1424

Abstract

This research aims to determine the influence of silvofishery in the mangrove ecosystem on the socio-economic conditions of the community in Lubuk Kertang Village. The population was 1124 families, the sampling technique used slovin to obtain 100 people as research samples, the data analysis technique used path analysis with the SEM-PLS 4.0 measurement tool. The results of this research are that there is an influence between livelihoods and socio-economic conditions because the original sample value is 0.611 and p-values ​​are 0.000 < 0.05, there is an influence between income and socio-economic conditions because the original sample value is 0.354 and p-values ​​are equal to 0.000 < 0.05. Then there is no influence between education and socio-economic conditions with the original sample value of 0.041 and p-values ​​0.743 > 0.05. Livelihoods have no effect on socio-economic conditions mediated by silvofishery in the Lubuk Kertang Community, this is because the p-value is 0.182 > 0.05. In this research, income has no effect on socio-economic conditions mediated by silvofishery in the Lubuk Kertang Community, this is because the p-value is 0.214 > 0.05. Then education influences socio-economic conditions mediated by silvofishery in the Lubuk Kertang Community, this is because the p-value is 0.016 < 0.05.
Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Percut, Provinsi Sumatera Utara: Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Muhtadi, Ahmad; Varanth, Sree Viknes; Yusni, Eri; Susetya, Ipanna Enggar; Pulungan, Ahyar; Mukra, Rizal
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22397

Abstract

Makroinvertebrata dapat digunakan sebagai bioindikator karena hidup menempel pada substrat dan memiliki mobilitas yang rendah sehingga tidak mudah bergerak. Sebagian makroinvertebrata sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga spesies yang ditemukan di perairan dapat dianalisis untuk memberikan gambaran tentang keadaan perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan status kesehatan kualitas air sungai percut, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2024 di sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut, Sumatera Utara. Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada 21 stasiun, yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir serta anak-anak sungainya. Metode yang dapat digunakan untuk menilai kualitas perairan dengan menggunakan perhitungan indeks biotik yaitu SingScore. komunitas makroinvertebrata yang ada di Sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut ditemukan 41 spesies dan 30 famili. Keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun 11 dengan nilai 2,94 dan terendah terdapat pada stasiun 2 dengan nilai 0. Sebaran spasial makroinvertebrata yang terdapat di Daerah Aliran Sungai Percut pada bagian hulu yaitu terdapat 23 family dengan 31 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Tengah Sungai Percut ditemukan 8 family dengan 9 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Hilir ditemukan 10 family dengan 10 spesies makroinvertebrata. Status kualitas perairan di aliran Sungai Percut berdasarkan metode SingScore pada bagian hulu memiliki kategori Sangat Baik dan bagian tengah hingga hilir sungai Percut memiliki kategori kategori buruk