Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

LITERASI GREEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU EKONOMI KERAKYATAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI Sandi Sandi; Muhammad Rakib; Agussalim Agussalim; Adam Rahman Suradi; Yusuf Yusuf
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi ekonomi hijau terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksploratif. Populasi terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di salah satu universitas di Indonesia, dengan sampel sebanyak 120 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi ekonomi hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat mahasiswa, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi 0,643. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa yang lebih tinggi tentang prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan cenderung meningkatkan dukungan terhadap produk lokal, memperkuat solidaritas ekonomi, dan mendorong partisipasi dalam kegiatan ekonomi berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan keberlanjutan ke dalam kurikulum Pendidikan Ekonomi untuk mengembangkan generasi yang memiliki kesadaran sosial, ekologis, dan ekonomi berkelanjutan.
TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND WORK INNOVATION ON JOB SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE Yusuf Yusuf
Mega Aktiva Vol 14, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32833/majem.v14i1.653

Abstract

Analisis Sistem Sosial dan Ekologi pada Wisata Hutan Mangrove (Nanga Sira Island Mangrove Tracking) Desa Penyaring, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Hikmahyanti Hikmahyanti; Haqqy Rerian Erlangga; Neri Kautsari; Nadratun Nikmah; Budi Uzaman; Alamsyah Alamsyah; Yusuf Yusuf
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 3: Desember (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i3.28224

Abstract

Desa Penyaring terletak di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, memiliki kawasan mangrove yang dikembangkan menjadi ekowisata bahari berbasis masyarakat. Kawasan ini berperan dalam melindungi pantai dari abrasi, tempat hidup biota laut, dan penyerap karbon. Namun, masih ditemui keterbatasan dalam pemahaman masyarakat terhadap fungsi ekologis mangrove serta pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Sistem Sosial-Ekologi (SES) pada kawasan wisata hutan mangrove Desa Penyaring. Metode penelitian mencakup pengumpulandata primer dan sekunder. Data primer meliputi pengamatan aspek ekologi dan sosial. Aspek ekologi dikumpulkan melalui observasi partisipatif serta pengukuran parameter kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas) pada tiga stasiun pengamatan. Aspek sosial diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh 80 responden dan wawancara dengan pemerintah desa serta pengelola wisata mangrove. Datasekunder diperoleh dari studi literatur (buku, laporan, artikel jurnal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekowisata mangrove Desa Penyaring berada pada kondisi ekologis yang stabil. Resource Systems (RS) yang meliputi kualitas air perairan sesuai baku mutu, dengan Stasiun II sebagai terbaik(DO 10,8 mg/L, kekeruhan 3,7 NTU). Resource Units (RU) juga optimal, terlihat dari kejernihan air, fauna khas, dan persepsi pengunjung yang tinggi terutama pada aspek keindahan vegetasi dan kenyamanan tracking. Actors mencakup wisatawan, masyarakat, dan pemerintah desa terlibat aktif dalam pemanfaatan dan pengelolaan kawasan wisata mangrove. Aspek Governance Systems dinilaiefektif dalam menjaga fasilitas dan stabilitas ekologi, namun edukasi lingkungan masih terbatas. Secara keseluruhan, integrasi RSRUAGS menunjukkan potensi keberlanjutan yang kuat, dengan prioritas peningkatan pada edukasi dan pengelolaan perilaku pengunjung.