Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT SOCFIN INDONESIA Arsika Arsika; Safrida Safrida; Neni Sri Wahyuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di PT Socfin Indonesia. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesejahteraan karyawan, sementaralingkungan kerja yang kondusif berperan dalam menciptakan atmosfer kerja yang mendukung produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei yang melibatkan karyawan PT Socfin Indonesia sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanregresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa baik keselamatan dan kesehatan kerja maupun lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Karyawan yang merasa aman dan sehat di tempat kerja cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi, demikian pula dengan mereka yang bekerja di lingkungan yang mendukung dan nyaman. Berdasarkan hasil uji F yang telah diperoleh maka didapatkan Fhitung>Ftabel 66.117 > 3.14 dan nilai sig 0.000 < 0.05 sehingga disimpulkan bahwa variabel X berpengaruh simultan terhadap variabel Y. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perusahaan untuk terus memperbaiki dan menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
ANALISIS PENGGUNAAN PLATFORM P3SPD UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN TANGGUNG JAWAB PEGAWAI PEREMPUAN DI ERA KEBIJAKAN EFISIENSI ANGGARAN Safrida Safrida; Supriadi Supriadi; Imamul Khaira; Evi Susilawati; Evi Syuriani Harahap
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i1.13725

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Platform Pelatihan Pengembangan SDM Perempuan Digital (P3SPD) terhadap peningkatan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, dalam konteks kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya indeks SPBE nasional yang hanya mencapai 2,72 dari skala 5 pada tahun 2022, serta kesenjangan digital berbasis gender yang masih signifikan di lingkungan birokrasi publik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruh populasi 28 pegawai perempuan yang mengikuti pelatihan melalui platform P3SPD menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert 5 poin yang telah divalidasi oleh tiga pakar di bidang teknologi pembelajaran dan manajemen birokrasi digital. Analisis data menggunakan IBM SPSS versi 25, mencakup uji asumsi klasik dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan P3SPD berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan (β = 0,652; p = 0,008), dengan kontribusi sebesar 23,9% terhadap variansi. Kompetensi yang meningkat meliputi manajemen dokumen digital, kolaborasi berbasis cloud, dan keamanan dokumen digital. Temuan ini mendukung argumen bahwa platform pelatihan digital seperti P3SPD berfungsi tidak hanya sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor publik.