Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Satuan Pendidikan (Studi Kasus pada SMP Negeri 5 Tagulandang) Tangkere, Patrik D.; Oroh, Rolly R.; Manggopa, Hiskia K.
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11932

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prilaku kepala sekolah sebagai pemimpin satuan pendidikan (studi kasus pada SMP Negeri 5 Tagulandang) dalam empat aspek berikut: kepemimpinan pendidikan yang melayani, kepemimpinan pendidikan yang memberdayakan, kepemimpinan pendidikan yang berorientasi kemanusiaan, dan kepemimpinan pendidikan yang berorientasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya sebagai pemimpin yang melayani dengan membangun pendekatan yang baik kepada warga sekolah, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta memberi teladan dalam kedisiplinan. Sebagai pemimpin yang memberdayakan, kepala sekolah melibatkan seluruh komponen sekolah secara aktif sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing tanpa tumpang tindih. Dalam orientasi kemanusiaan, kepala sekolah menunjukkan sikap saling menghargai, mempercayai bawahan, serta menghindari sikap otoriter dengan menggunakan bahasa yang santun dalam komunikasi. Adapun dalam orientasi masa depan, kepala sekolah responsif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, serta mendorong guru-guru untuk terus mengikuti perkembangan zaman demi peningkatan mutu pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang holistik sangat berpengaruh terhadap efektivitas manajemen sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan. ABSTRACT This study aims to describe the behavior of the principal as a leader of an educational unit (case study at SMP Negeri 5 Tagulandang) in the following four aspects: educational leadership that serves, educational leadership that empowers, educational leadership that is oriented towards humanity, and educational leadership that is oriented towards the future. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the principal carries it out as a leader who serves by building a good approach to the school community, providing adequate facilities and infrastructure, and setting an example in discipline. As an empowering leader, the principal actively involves all components of the school according to their respective duties and functions without overlapping. In the orientation of humanity, the principal shows an attitude of mutual respect, trusts subordinates, and avoids authoritarian attitudes by using polite language in communication. In the orientation of the future, the principal is responsive to developments in technology and information, and encourages teachers to continue to follow the times in order to improve the quality of education. This finding confirms that holistic principal leadership greatly influences the effectiveness of school management and the achievement of educational goals.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Dasar-dasar Teknik Otomotif Kelas X TKR SMK Negeri 1 Ratahan Tangkulung, Meiner Efrain; Angmalisang , Harrychoon; Manggopa, Hiskia K.; Rompas, Parabelem Tinno Dolf
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa kelas X TKR di SMK Negeri 1 Ratahan pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Otomotif (DDTO) setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah Quasi Experimental Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X TKR pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dengan pembagian menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen utama yang digunakan berupa tes pilihan ganda untuk mengukur capaian belajar, disertai dengan lembar observasi. Teknik pengumpulan data melibatkan tes tertulis, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif (statistik deskriptif dan uji n-gain) serta metode inferensial yang mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi K3LH dan Budaya Industri. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen tercatat sebesar 82,29 dengan rentang nilai antara 70 hingga 100, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 72,50 dengan nilai tertinggi 85 dan terendah 65.
Prototype of Laminer and Turbulent Flow Learning Tools in the Fluid Mechanics Course at the Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Manado Watuseke, Charles Benheart; Rompas, Parabelem Tinno Dolf; Manggopa, Hiskia Kamang
International Journal of Information Technology and Education Vol. 5 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : JR Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, the aim is to develop and analyze the performance of prototype laminar and turbulent flow learning tools in the Fluid Mechanics course in the Mechanical Engineering Study Program. The development of the tool was carried out to make it easier for students to understand the differences in flow characteristics through direct observation of changes in discharge, flow velocity, and Reynolds numbers. The research method used was an experiment by measuring discharge between 0.5–2 L/s on a transparent pipe with a diameter of 20 mm. Flow rate data is calculated based on actual discharge, while pressure is measured using differential manometers. Furthermore, the data were analyzed using the Reynolds number equation and the pressure loss theory (Darcy–Weisbach). Overall, the results show that the prototype is able to show the flow transition clearly, with the critical limit of the flow being at the average Reynolds number of about 2,200. At low discharge, the flow pattern indicates the stability of the laminar flow, while at high discharge vortex and velocity fluctuations are formed that mark turbulent flows. Pressure loss measurements also show a linear increase in laminar flow and a non-linear increase in turbulent flow, in line with fluid theory. These findings prove that the prototype developed is effective as a learning medium because it is able to visualize changes in flow regimes in real-time and provide a more interactive practicum experience.
Pengembangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Milik Negara di Bagian Perlengkapan Universitas Negeri Manado Elisabeth Sinaga; Hiskia Kamang Manggopa; Indra Rianto
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.354

Abstract

Proses Peminjaman Barang Milik Negara (BMN) di Bagian Perlengkapan Universitas Negeri Manado masih dilakukan pencatatan secara manual yang menyebabkan kurangnya data real-time dan tingginya resiko kesalahan. Ini berakibat pada kesulitan pelacakan aset dan akuntabilitas, yang pada akhirnya menurunkan efisiensi staf dan ketepatan data BMN. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Peminjaman Barang Milik Negara guna meningkatkan efisiensi dalam administrasi, serta meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan terhadap aset negara. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Extreme Programming (XP), meliputi tahap perencanaan, perancangan, pengkodean, pengujian dan rilis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi Pustaka. Pengujian fungsionalitas sistem menggunakan metode Blackbox testing, Validasi Ahli, User Accepptance Testing (UAT), Performance Testing, Reliability Testing. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang memiliki tiga hak akses (Super Admin, Admin, Staf) dengan fitur utama mencakup manajemen data stok barang dan manajemen peminjaman barang. Hasil pengujian UAT menunjukkan bahwa seluruh 45 butir pertanyaan mendapatkan respons 'diterima' dari pengguna, yang mengindikasikan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional pengguna.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar TIK Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Kabawo, Kabupaten Muna Andi Fadjil; Hiskia Kamang Manggopa; Christine Takarina Meitty Manoppo
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.357

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran TIK kelas 10c SMA Negeri 1 Kabawo tahun pelajaran 2026/2027. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa, terdiri dari 7 perempuan dan 20 laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi, kehadiran siswa meningkat dari 88,89% pada siklus I menjadi 91,67% pada siklus II. Keaktifan siswa dalam bertanya, menjawab, dan mengemukakan pendapat meningkat dari 32,10% menjadi 38,27%. Persentase siswa yang mengerjakan LKPD meningkat dari 85,19% menjadi 91,36%, sedangkan keterlibatan kerja kelompok meningkat dari 43,21% menjadi 70,37%. Aktivitas di luar pembelajaran menurun dari 37,04% menjadi 29,63%. Analisis kuantitatif menunjukkan ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 11,1% pada tes awal menjadi 44,4% pada siklus I dan mencapai 96,3% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pembelajaran TIK.
Development of Web-Based Digital System Learning Media Peggy V. Togas; Orbanus Naharia; Hiskia Manggopa; Parabelem D.T Rompas; Rolly Oroh
Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol 4, No 3 (2021): November 2021
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/apjme.v4i3.1263

Abstract

In classroom learning, students frequently face challenges to understand the material since the learning media deviates from the subject content. The media usage as an intermediary for delivering information makes it more varied, easy to understand, and interactive. Utilizing web-based learning media promises the independence of time and place and helps the learning process. This study aims to develop a web-based digital system learning media that is feasible and useful. The study uses the waterfall model software development method, namely the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). The findings indicate that the web-based digital system learning media is feasible and useful in the learning process.