Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Rekayasa Sipil

Perancangan Telemetri Aktivitas Gunung Berapi Menggunakan Sensor Seismik 3C Dengan Gelombang Wifi 2.4GHz Alwan, Chotib; Zacoeb, Achfas; H. Santjojo, D. J Djoko; R. Santoso, Didik
Rekayasa Sipil Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.897 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2017.011.01.3

Abstract

Remote monitoring using high-frequency Wifi telemetry communications media is a solution that enables to benefits from data transfer speed, remote communication, data security system and uses less energy. This study aims to establish a telemetry communication system of integrated sensor networks for the volcanic geographic area with some advantages such as the physical parameters of a volcano conditions accurately in real-time and online, the higher transmission speed, easily duplicated, and the flexibility for additional high sensors as a part of the decision making to determine the volcano status. Wifi telemetry 2.4GHz offers a high data transfer speed, the current supported equipment or modules have been reached a speed of 100Mbps. Range coverage’s performed on this test reached a maximum distance of 2 km line of sight, the data in the form of sensor data and moving images. The visual data expected is not in fully real-time, because there are 5 seconds delays from the production time. To use a shorter delay in order to the image goes faster, the main processor of raspberry experienced some over heat, and then it is not suitable for a long-term continuous use. 
Pemanfaatan Limbah Bottom Ash Sebagai Pengganti Semen Pada Genteng Beton Ditinjau Dari Segi Kuat Lentur Dan Perembesan Air Zacoeb, Achfas; Dewi, Sri Murni; Jamaran, Imran
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.68 KB)

Abstract

Produksi semen dunia telah menyumbang tujuh persen gas rumah kaca (CO2) atau sekitar 1,5 miliar ton pada tahun 1995 (International World Energy Outlook). Jumlah ini akan terus bertambah seiring berkembangnya industri semen di dunia. Bottom ash merupakan limbah padat yang dihasilkan oleh PLTU. Limbah ini mempunyai komposisi kimia yang hampir sama dengan semen. Menindak lanjuti hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah bottom ash bisa digunakan sebagai bahan pengganti semen sehingga bisa berperan serta mengurangi pemanasan global dan pencemaran lingkungan secara tidak langsung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan bottom ash sebagai bahan pengganti semen terhadap kuat lentur dan impermeabilitas dari sebuah produk yang dalam hal ini adalah genteng beton. Proporsi bottom ash yang digunakan adalah 0%,10%,20%,30%,40%, dan 50% dari berat semen, dengan jumlah masing-masing perlakuan benda uji adalah 10 buah untuk uji kuat lentur dan 3 buah untuk uji impermeabilitas (sesuai SNI 0096:2007). Jenis genteng beton yang digunakan adalah tipe rata (flat) dengan dimensi 420 mm x 330 mm.Dari hasil penelitian dan uji statistik dapat disimpulkan bahwa kuat lentur rata-rata yang dihasilkan genteng beton tidak mengalami penurunan pada proporsi bottom ash 0%-30%, sementara pada proporsi 30%-50% terjadi penurunan yang signifikan. Adapun karakteristik beban lentur yang dihasilkan baik genteng beton normal maupun dengan bottom ash masih berada di bawah yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI 0096:2007) yaitu 1200 N. Proporsi optimum dari uji lentur diperoleh pada proporsi bottom ash 19,60%. Untuk pengujian impermeabilitas genteng beton, semua perlakuan genteng beton baik yang normal maupun dengan bottom ash tahan terhadap rembesan (tidak ada air yang menetes). 
Pengaruh Penggunaan Bottom Ash Sebagai Pengganti Semen Pada campuran Batako Terhadap Kuat Tekan Batako Ristinah, Ristinah; Zacoeb, Achfas; M. D., Agoes Soehardjono; Setyowulan, Desy
Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.197 KB)

Abstract

Batu bara yang digunakan sebagai sumber energi akan menghasilkan residu berupa fly ash dan bottom ash. Di Indonesia banyak dijumpai bottom ash dimana volumenya akan terus bertambah tiap tahun. Keberadaan bottom ash ini dianggap sebagai limbah yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat sekitar. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan pengkajian untuk memanfaatkan material bottom ash. Salah satu cara memanfaatkan bottom ash adalah dengan menggunakan material tersebut sebagai bahan pengganti semen pada campuran batako. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian tentang pengaruh bottom ash sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan batako. Batako merupakan salah satu alternatif bahan dinding yang murah dan relatif kuat yang terbuat dari campuran pasir, semen dan air. Pengujian dilakukan dengan membuat benda uji batako dengan campuran pasir, semen dan bottom ash dengan variasi prosentase semen dan bottom ash. Kemudian dilakukan uji tekan untuk mengetahui kekuatan tekan batako serta pengaruh dari pemakaian bottom ash. Hasil pengujian dianalisis secara teoritis, sehingga dapat diketahui hubungan antara kuat tekan dengan prosentase semen terhadap bottom ash. Dari hasil pengujian kuat tekan, besar prosentase bottom ash yang dapat dimanfaatkan berkisar antara 5%-55% dari total berat semen. Prosentasetersebut menghasilkan batako yang termasuk ke dalam mutu II, III dan IV sesuai syarat SNI 03-0349. Berdasarkan uji penyerapan air, seluruh varisi masuk ke dalam mutu 1. 
Inspection of Internal Defects In Concrete Structures by Scanning Image Analysis Zacoeb, Achfas
Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.89 KB)

Abstract

This paper describes one of visual inspection devices that developed with small borehole and to be named as Stick Scanner (SS) for internal concrete structure by using scanning technique. The advantage of SS is making the possibility for effective and secure working with a good precision to obtain plural information from one inspection mark such as crack width, crack depth, carbonation depth, corrosion etc in rapid way (about 30 minutes for one inspection mark). The use of small inspection borehole also gives a faster restoration and no significance damage effect towards the integrity of existing structures. The measurement and assessment process are conducted by analyzing of captured image in photograph stage. 
Perbandingan Kuat Tekan Dan Tegangan-Regangan Bata Beton Ringan Dengan Penambahan Mineral Alami Zeolit Alam Tertahan Saringan No.80 (0,180mm) Dan Tertahan Saringan No.200 (0,075mm) Willy Aryansah Pratama P.; Retno Anggraini; Achfas Zacoeb; Edhi Wahyuni Setyowati
Rekayasa Sipil Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.212 KB)

Abstract

Inovasi pembuatan bata beton ringan dengan menambahkan mineral tertentu ke dalam campuran bata beton ringan perlu dilakukan. Zeolit adalah salah satu mineral yang mengandung banyak alumina silika (SiO 2 ) didalamnya. SiO2 akan mengisi rongga-rongga yang masih ada di dalam campuran beton yang tidak dapat diisi oleh semen biasa sehingga penambahan zeolit diharapkan mampu meningkatkan kuat tekan dari bata beton ringan. Benda uji dibuat dengan menambahkan 0%, 10%, dan 20% zeolit dari berat semen ke dalam bata beton ringan dengan variasi ukuran butir zeolit yang digunakan adalah zeolit tertahan saringan no.80 dan zeolit tertahan saringan no.200. Terdapat 3 buah sampel untuk tiap variasi dengan ukuran benda uji 60 x 20 x 10 cm. Benda uji diuji tekan pada hari ke 7, 14, 21, dan 28 hari, selanjutnya dilakukan uji anova 1 arah terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat peningkatan nilai kuat tekan pada bata beton ringan dengan penambahan zeolit. Bata beton ringan dengan penambahan 20% zeolit no 80 memiliki kekuatan 40% lebih besar daripada bata beton ringan normal. Semakin besar jumlah zeolit yang ditambahkan maka grafik tegangan-regangan yang terjadi akan semakin tegak. Hal ini mengindikasikan bahwa bata beton ringan dengan zeolit yang lebih banyak akan bersifat kebih getas. Jumlah silika yang cukup banyak di dalam zeolit merupakan salah satu penyebab meningkatnya kuat tekan bata ringan karena silika mempunyai nilai kuat tekan yang tinggi. Semakin kecil ukuran butir zeolit yang ditambahkan maka semakin banyak celah kecil yang ada di dalam bata beton ringan yang dapat diisi sehingga kepadatan dan kuat tekan bata beton ringan semakin meningkat. 
Evaluation Of Reinforced Concrete’s Beam’s Capacity With Open Crack And Variation of Cover Thickness Using UPV And Hammer Test Saifoe El Unas; Sugeng P. Budio; M. Taufik Hidayat; Achfas Zacoeb; Ristinah Ristinah; Roland Martin S.; Christin Remayanti N.; Ahmad Rizqol Mahbub
Rekayasa Sipil Vol 7, No 3 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.407 KB)

Abstract

Defect in building’s structure can be analyzed by non-destructive method or NDT, such as UPV Test and hammer test. Furthermore the UPV, hammer test, compressive strength test, flexural test and statistical analysis show the accuration of quality test result with the NDT method. The specimen used is brick-formed with the dimension of 15x20x140 cm and the variation of cover thickness. Average relative error of hammer test of cylinder test is about 2,83% - 7,32%. While UPV’s average relative error of cylinder sample is 4,74% - 55,05%. Based on statistical analysis, hammer test shows there is no significant difference, while UPV test shows that there is significant difference. Calculation of compressive strength before and after flexural loading obtains a number of relative error, in hammer test 5,58% - 10,53% and UPV test 7,35% - 13,05%. 
In-Situ Concrete Compressive Strength Assessment by Point Load Test Achfas Zacoeb
Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.143 KB)

Abstract

The field application of point load test (PLT) for assessing a compressive strength of RC structures isdescribed in this paper. This method is relatively new in concrete testing, and use a smaller corespecimen in order to reduce and minimize the level of destruction. The structure that will be evaluatedby this method is a 53 years old RC bridge deck. The value of compressive strength (f’cc) is calculatedfrom in-direct relationship with point load index (Is). In this paper, the deterioration in RC bridge deckalso will be evaluated by visual inspection. 
The Effect Of Variation of Pyrophyllite Addition To Compressive Strength, Porosity, And Diagram of Stress Strain In Burnt Lightweight Concrete Brick Ristinah Ristinah; Retno Anggraini; Achfas Zacoeb; Prastumi Prastumi; Krisna Febrian Anugerahputra; I Dewa Nyoman Yoga Prawira
Rekayasa Sipil Vol 7, No 3 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.036 KB)

Abstract

Lightweight brick is a material widely used in civil engineering as a substitute alternative material and brick walls of the building material. The aim of this study is to determine the behavior of burnt light brick, and behavior of piropilit additions in the mix proportion of the light brick. Specimens were tested by compressive strength, porosity, and modulus of elasticity. To test the compressive strength, plates were set at the top and bottom of the test specimen; a dial gauge was used to determine the deformation. To test the porosity, the specimen was cut into a size of 15 x 20 x 10 cm 3 and tested in accordance with porosity testing procedures. Data for the elastic modulus was obtained from stress and strain testing in conjunction with the compressive strength test. After the age of 28 days, specimens undergo combustion process before tested in the laboratory. Results of this study show that the addition of amount of piropilit as filler as much as 10-25% by weight of cement will increase the strength of brick light post-combustion at 800 o C temperature along with the increasing number of additional piropilit in it, however the addition of 5% would reduce the value of compressive strength. The addition of piropilit in the burnt lightweight brick will decrease the value of the strength. Porosity and modulus of elasticity values indicate that the addition of a filler piropilit as much as 515% by weight of cement on the burnt brick would increase the value of its porosity, however the addition of 20% and 25% would reduce the value of porosity. The modulus of elasticity values obtained from the stress and strain diagram, an increase of 5% -25% variation pyrophyllite additions. However there are some fluctuation trends on a variation of 5% -20% due to piropilit characteristics that do not fit to undergo the process of combustion or due to the setting position of the specimen in the furnace when the combustion process which allows the specimen exposed to direct flame or not. 
Analisis Kapasitas Dan Keandalan Bangunan, Studi Kasus: SMA 1 Madiun Sugeng P. Budio; Retno Anggraini; Achfas Zacoeb; Edhi Wahyuni
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.583 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam perencanaan suatu gedung adalah keandalan bangunan. Berdasarkan UU RI No. 28 Tahun 2002 disebutkan bahwa setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung. Persyaratan teknis meliputi persyaratan tata bangunan dan persyaratan keandalan bangunan gedung, yaitu persyaratan kemampuan bangunan gedung untuk mendukung beban muatan, serta kemampuan bangunan gedung dalam mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan bahaya petir. Oleh karena itu, setiap bangunan yang akan dirancang maupun yang sudah beroperasi, terutama bangunan yang mempunyai fungsi vital serta merupakan bangunan dengan kepentingan orang banyak memerlukan pengawasan yang ketat terhadap kualitas bangunannya dan memiliki jaminan laik fungsi. Studi kasus yang dipakai dalam penelitian ini adalah bangunan sekolah SMA Madiun I. Dalam penelitian ini akan dibahas studi kasus mengenai keandalan struktur bangunan serta aspek-aspek yang mempengaruhi keandalan suatu bangunan. 
Monitoring Proyek Dengan Metode Monte Carlo Pada Durasi Pekerjaan (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang) Saifoe El Unas; Achfas Zacoeb; M. Hamzah Hasyim; M. Azharul Fikri
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.926 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.09

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survey pada pihak kontraktor Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang. Simulasi pada penelitian ini menggunakan software @Risk dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi triangular. Durasi pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian digunakan untuk melakukan penjadwalan menggunakan software Microsoft Project Professional. Sehingga di dapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo yang selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal dan kurva S dari proyek. Adapun analisis dilakukan dengan cara monitoring dan tracking dan membandingkan monitoring proyek dengan bobot biaya seperti pada umumnya dan monitoring dengan bobot durasi proyek. Hasil dari monitoring yang di lakukan pada penelitian kali ini terdapat perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi rencana proyek selama 192 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 216 hari. Berdasarkan simulasi Monte Carlo yang dilakukan diketahui probabilitas jadwal rencana proyek sebesar 30 % dan untuk jadwal hasil simulasi adalah sebesar 80 %. Dengan monitoring proyek menggunakan bobot durasi lebih mengetahui kemungkinan keterlambatan proyek dan dapat mengamati aktivitas kritis yang ada. 
Co-Authors ., Fachreza Abdurrahman, Yusril Adam, Ariel Adison Aditya, Arch Adventus Kristian Tambunan Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Rizqol Mahbub Alwan, Chotib Anwari, Oryza Azizul Ari Wibowo Ari Wibowo Arifi, Mohamad Fatchul Asenda, Dewa Chelievan, Aditya Christin Remayanti N. Christin Remayanti N. Danang Kurniawan, Danang Desy Setyowulan Diah Ayu Restuti Wulandari Edhi Wahyuni Edhi Wahyuni Setyowati Faradi, Dodi Fatkurotif Fatkurotif Fauzi, Ahmad H. Santjojo, D. J Djoko Hakam, Fikri Arifuddin Harimurti . Harimurti . Harriani, Novi Dwi Hasyim, M. Hamzah Hasyim I Dewa Nyoman Yoga Prawira Ika Wulan Utami Ikhsan, Dito Muhammad Imran Jamaran Indradi Widjatmiko Kartika Purwitasari Kartika Puspa Negara Krisna Febrian Anugerahputra Kusuma, Kavana Hafil Laksana, Fandy Setia Lilya Susanti Ludfi Djakfar M. Azharul Fikri M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Ikhsan Setiawan M. Taufik Hidayat MD, Agoes Soehardjono Minang, Bony Zulkarnaen Moch Sasmito Djati Mochammad Surya Budi Utomo Muhamad, Gunawan Munir, Muhammad Syahrul Nugraha, Putra Adi Nursyahbani, Hanif O.K.A.N., Paradita Bagus Oktavianita, Yetty Partogian, Rio Hotman Permana Komardi, Riyan Ilmi Permana, George Rasyid Poerwadi, Mahmud Rekarifin Pramana, I Putu Leo Prastumi Prastumi Prayogi, Arie Prima, Alex R. Santoso, Didik R., Nur Fatkhiyatur Rahardjo, Masaji Renhad Raharjo, Jovan Luke Rahman, Fuad Izzatur Rahman, Hilman Aulia Refandi, Ricky Retno Anggraini Retno Anggraini Rifa`i, Muhaimin Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Ristinah Syamsudin Robach, Choerur Roland Martin Roland Martin S Roland Martin S. Ronny Durrotun Nasihien, Ronny Durrotun Sagita, Filliyani Saifoe El Unas Saifoe El Unas Sinaga, William Swendy Siti Nurlina Soehardjono MD, Agoes Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi Sugeng P. Budio Turniningtyas Ayu Rachmawati Utomo, Mochammad Surya Budi Wibowo, Satrio Agung Willy Aryansah Pratama P. Wisnumurti Wisnumurti . Y L, Fajrina Zata Yohanes Kevin Yuyun Ika Christina