Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Kerentanan Seismik dan Ketebalan Sedimen di Zona Sesar dan Kaldera Bakauheni, Lampung Selatan Zaenudin, Ahmad; Rustadi; Erfani, S; Darmawan, I.G.B; Fajriyanto; Farduwin, A
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Strategis Nasional Selat Sunda, khususnya Pelabuhan Bakauheni. merupakan Kawasan Strategis sebagai pelabuhan Pulau Jawa-Sumatera yang rentan terhadap aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau (AGK), Sesar Krakatau, Sesar Pantai Timur dan sesar-sesar kecil di Bakauheni, dan keberadaan kaldera- kaldera purba. Kondisi batuan akibat ganguan gempa dan kaldera perlu dikarakterisasi dan dianalisis, terkait kerentanan seismik dan ketebalan sedimen tersebut, jika teraktifasi gempa. Uji kerentanan seismik diukur dan dianalisis dengan metode mikrotremor, yaitu metode HVSR (Horizontal-Vertical-Signal- Ratio). HVSR atau H/V dilakukan dengan cara menghitung rasio antara komponen horisontal (NS dan EW) dengan komponen vertikal dalam domain frekuensi (f). Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk karakterisasi dan korelasi keberadaan sesar, dan kaldera purba Bakauheni, lapisan sedimen, yang dianalisis dengan Frekuensi Alamiah (f0), nilai Vs30, Faktor Amplifikasi (A0), dan Indeks Kerentanan Seismik (Kg). Hasil perhitungan HVSR menghasilkan nilai f0 pada rentang <2,5 Hz (lapisan sangat tebal), 2,5 – 4 Hz (lapisan sedimen permukaan ketebalan 10 – 30 meter) dan 4 – 6,67 Hz (lapisan sedimen permukaan ketebalan 5 – 10 meter). Nilai f0 tersebut menunjukkan adanya sedimen yang relatif tebal di kaldera. Dari hasil inversi PSO HVSR, dapat di ekstraksi kecepatan gelombang geser (Vs) yang menghasilkan klasifikasi tanah sangat lunak (0 – 175 m/s), tanah lunak (175 – 350 m/s), tanah sedang dan batuan lunak (350 – 750 m/s), batuan sedang hingga keras (750 – 1500 m/s) dan batuan sangat keras (>1500 m/s). Nilai amplifikasi yang terbagi atas dua kategori, yakni <3 kali dan 3-6 kali. Indeks kerentanan seismik terbagi atas 3 kategori, yakni nilai Kg sebesar <3 1/cm s2 (rendah), 3 – 6 1/cm s2 (sedang) dan >6 1/cm s2 (tinggi). Hasil HVSR menunjukan bahwa ketebalan sedimen dan kerentatan seismik di Bakauheni tidak terkait langsung dengan sesar, tetapi terkait dengan keberadaan kaldera-kaldera purba. Sangat penting untuk merancang struktur bagunan yang adaptif terhadap aktivitas seismik dan keberadaan lapisan tebal di kaldera-kaldera purba tersebut.
Site Class dan Upaya Mitigasi Dampak Kegempaan Daerah Bandar Rananda, Eko; Suharno, Suharno; Zaenudin, Ahmad
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i2.21342

Abstract

Tanah lapisan dangkal di Bandar Lampung tersusun oleh material sedimen dan produk gunungapi berumur muda. Karakteristik material sedimen dapat menghasilkan getaran besar dan efek lainnya, sehingga dapat menimbulkan bahaya terhadap bangunan dan infrastruktur. Analisa site class batuan dan respon resistensi atas gangguan gempa di daerah penelitian dilakukan melalui  interpretasi kecepatan gelombang geser (Vs dan  VS30), amplifikasi dan frekuensi alamiah  berdasarkan nilai pengukuran SPT sejumlah 7 titik di dua formasi batuan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa daerah penelitian memiliki resiko kerusakan akibat gempa dalam skala rendah serta memiliki jenis tanah dari tanah sedang sampai tanah keras dan batuan lunak berupa site class D dan C. Daerah Rajabasa memiliki lapisan tanah keras di kedalaman 2 m, Garuntang di kedalaman lebih dari 6 m, Gunung Sulah di kedalaman lebih dari 2 m. Sedangkan Teluk Betung dan Teluk Betung Selatan, lapisan tanah keras relative dalam di 12 m dan 18 m. Kata Kunci: Jenis tanah, Site Class, SPT, VS30 DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v9.i2.21342Full Text:PDF ReferencesBowles, J.E. 1997. Foundation Analysis and Design, Fifth Edition. Washinton D.C. Library of Congress Cataloging-in-Publication Data.Haerudin, N. Rustadi, Fitriawan H.,, Siska D.,, and Farid M., (2019) ‘Earthquake Disaster Mitigation  Mapping By Modeling of Land Layer and Site Effect Zone in The Kota Baru of South Lampung', Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 8(1), pp. 53–67. doi: 10.24042/jipfalbiruni.v8i1.3705.Hunt, R.E. 1984. Geotechnical Engineering Investigation Manual. McGrawHill, NewYork.Luzi, L., Puglia R., Pacor F., Gallipoli M.R., Bindi D., and Mucciarelli M., (2011) ‘Proposal for a soil classification based on parameters alternative or complementary to Vs,30’, Bulletin of EarthquakeEngineering, 9(6), pp. 1877–1898. doi: 10.1007/s10518-011-9274-2.Kumar, R., Bhargava, K. dan Choudhury, D. 2016. Estimation of Engineering Properties of Soils from Field SPT Using Random Number Generation. Indian National Academy of Engineering.Mangga, S.A., Amirudin, T., Suwarti, S., Gafoer dan Sidarto. 1993. PetaGeologiLembarTanjungkarang,Sumatra. Bandung: Pusat Penelitian danPengembangan Geologi.Matasovic, N. dan Kavazanjian, E.Jr. 1998. Cyclic Characterisation Of OilLandfill Solid Waste. Journal Geotech Geoenviron Eng ASCE 124(3):197-210.Nakamura, Y. 2000. Clear Identification Of Fundamental Idea Of Nakamura’s Technique And Its Applications. Proc. of the 12th World Congresss on Earthquake Engineering. Aucklland. New Zealand.Peck, R.B., Hanson, W.E. dan Thornburn, T.H. 1974. Foundation Engineering,2nd edn. Wiley & Sons Inc.. New York.Terzaghi, K. dan Peck, R.B. 1967. Soil Mechanics In Engineering Practice, 2nd Edn. Wiley. New York.Usman, K.O. 2014. Analisis Sedimentasi pada Muara Sungai Komering Kota Palembang. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. 2 (2), hlm. 209 – 215.
Juridical Analysis of Deeds of Peace Made in the Presence of a Notary in Resolving Civil Disputes Outside of Court Zaenudin, Ahmad; Djunaedi, Djunaedi
Jurnal Konstatering Vol 2, No 3 (2023): July 2023
Publisher : Master of Notarial Law, Faculty of Law, Sultan Agung Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In resolving civil disputes, courts are often seen as the only way to achieve justice. However, in some cases, parties involved in a dispute can reach an amicable agreement outside of court through a mediation or negotiation process. One of the tools used to record this peace agreement is a peace deed made before a Notary. The reality that occurs in dispute resolution carried out by the courts is that it is considered slower and ineffective and is still felt to be detrimental by many parties. There are so many inherent weaknesses that it is considered necessary to have methods or institutions for resolving disputes outside of court even though the case has been tried in court. In this case the research focuses significantly and examines and discusses in order to be able to analyze so that one can find out about the Role and Responsibilities of Notaries in Settlement of Disputes Peacefully. In this case the responsibility of a Notary is not responsible for the contents of the deed made before him, but the Notary is only responsible for the formal form of an authentic deed as stipulated by law. This legal research also aims to determine the role of a notary in settlement with conciliation outside the court, the responsibility of a notary in resolving disputes against a deed of reconciliation made before a notary and to analyze research on the strength of law against a deed of reconciliation made before a notary. This type of research is sociological juridical research with an interview study approach, direct observation of several notaries who are experts in their field, as well as looking at the applicable laws and regulations (statute approach) which discuss the position of notary, and a case approach. The legal materials used in this legal research are primary legal materials with the data collection techniques used are interview studies and direct observation in the field.
Peningkatan Partisipasi Masayarakat pada Studi Pemetaan Partisipatif dalam Pembuatan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya Wibowo, Rahmat Catur; Karyanto, Karyanto; Zaenudin, Ahmad; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.172

Abstract

Desa wisata Pagar Jaya memiliki beberapa obyek geowisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti: Dinding Dasit, Pantai T. Indah, Pantai T. Hantu, dan Batu Wayang. Semua obyek geowisata tersebut berada di area pesisir dan sangat rentan terhadap ancaman bencana tsunami. Nilai penting dari proses partisipatif dalam kajian risiko bencana adalah mewadahi masyarakat dalam mengambil keputusan dan merumuskan tindakan prioritas pengurangan risiko bencana. Tujuan dari pengabdian ini adalah: memetakan kondisi eksisting obyek geowisata Dinding Dasit, Teluk Indah, Teluk Hantu, dan Batu Wayang berbasis geospasial, mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip mitigasi bencana tsunami, dan mengintegrasikan data geospasial dan nonspasial dari kelompok masyarakat dalam pembuatan jalur evakuasi bencana tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pagar Jaya merupakan subjek utama dalam proses pemetaan partisipatif. Proses pemetaan melalui tahap Focus Group Discussion dan in-depth interview berkaitan dengan risiko bencana dan jalur evakuasi. Sistem Informasi Geografis kemudian mentransformasikan hasil pemetaan partsipatif dalam bentuk digital. Hasil dari penelitian ini adalah peta partisipatif jalur evakuasi untuk bencana tsunami di Desa Pagar Jaya yang secara geografis berada di pesisir selatan Pulau Sumatera.
Identifikasi Awal Pergerakan Sesar Peterjajar Dengan Metode Pengamatan Survei GPS Tahun 2022 Dan Tahun 2023 Dwi Kusuma, Rinaldo; Fajriyanto; Rahmadi, Eko; Zaenudin, Ahmad
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Bakauheni terletak di ujung Pulau Sumatra di Provinsi Lampung. Daerah ini terdapat sesar minor yang bernama sesar Peterjajar. Hasil studi geologi dan geofisika, sesar ini tergolong sesar dengan pergerakan sinistral dan komponen vertikal naik, atau disebut oblique fault. Oleh karena itu, perlu penelitian lanjut melalui metode survei GPS untuk melihat pergerakan awal dari Sesar Peterjajar. Tujuan penelitian ini untuk melihat seberapa besar deformasi yang di aktibatkan oleh aktivitas sesar Peterjajar serta kaitannya dengan mekanisme pergerakan sesar. Pada penelitian ini menggunakan metode pengamatan survei GPS Geodetik selama dua tahun pengamatan dengan waktu pengamatan selama 20 jam sampai dengan 24 jam, dengan interval 15 detik dan mask angel 15° serta jumlah titik pengamatan yang digunakan berjumlah enam titik pengamatan yang tersebar di zona Sesar Peterjajar. Titik ikat yang digunakan adalah titik International GNSS Service (IGS) yang tersebar diseluruh wilayah penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah deformasi dari masing-masing titik pengamatan GPS selama dua tahun, yaitu tahun 2022 dan tahun 2023. Kecepatan pergeseran horizontal paling sedikit terjadi pada titik pengamatan GB09 sebesar 1,909 mm/tahun dan paling besar terjadi pada titik pengamatan GB08 sebesar 23,830 mm/tahun. Kemudian, pergeseran vertikal paling sedikit terjadi pada titik pengamatan GB09 sebesar -4,28 mm/tahun dan paling besar terjadi pada titik GB07 sebesar 73,30 mm/tahun. Berdasarkan hasil dari masing-masing titik pengamatan GPS metode geodetik, sesar ini memiliki deformasi dengan arah pergerakan mengiri atau sinistral dan komponen vertikal relatif turun. Akan tetapi, setelah hasil kecepatan pergeseran di uji statistik, titik pengamatan tidak mengalami pergeseran yang signifkan dilakukan uji T-student, titik pengamatan tidak mengalami pergeseran yang signifikan.   Kata kunci: Deformasi, GAMIT/GLOBK, Sesar Peterjajar, Survei GPS
Peran Partai Demokrat Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilihan Legislatif di Kabupaten Pandeglang Kafhaya, Hira; Zaenudin, Ahmad; Nabila, Putri; Milah Hamdalah, Ratu
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v3i1.52

Abstract

Partisipasi politik masyarakat merupakan indikator penting dalam keberlangsungan demokrasi lokal. Partai politik memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan sistem politik, terutama dalam mendorong keterlibatan warga dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Partai Demokrat dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus DPC Partai Demokrat, tokoh masyarakat, dan pemilih, disertai observasi serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat melalui strategi komunikasi politik yang berkelanjutan, pendekatan langsung kepada masyarakat, penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput, serta pelaksanaan pendidikan politik dan kegiatan sosial. Kegiatan roadshow, silaturahmi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi instrumen utama dalam membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik terhadap partai. Dalam perspektif ekologi pemerintahan, peran tersebut memperkuat relasi antara masyarakat, aktor politik, dan lingkungan sosial lokal. Meskipun demikian, partisipasi politik masyarakat masih cenderung bersifat elektoral-prosedural, ditandai dengan tingginya kehadiran pemilih di tempat pemungutan suara, namun rendahnya keterlibatan dalam aktivitas politik non-elektoral. Faktor literasi politik, kepercayaan publik, kondisi sosial-ekonomi, dan kejenuhan politik menjadi tantangan utama dalam mendorong partisipasi politik yang lebih substantif.
Implementasi Kebijakan E-Procurement dalam Mewujudkan Transparansi Pengadaan Barang/Jasa pada Pemerintah Kabupaten Magelang Zaenudin, Ahmad; Setyowati, Yuli
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 1 (2025): Special Issue
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i1.709

Abstract

Pengadaan barang/jasa termasuk sektor yang rentan terhadap praktik korupsi dan menjadi perhatian utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemerintah mendorong penguatan transparansi publik melalui pengembangan e-government, antara lain melalui penggunaan sistem pengadaan secara elektronik (e-procurement). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan e-procurement dalam mewujudkan transparansi pengadaan barang/jasa pada Pemerintah Kabupaten Magelang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis kebijakan didasarkan pada model implementasi Van Meter dan Van Horn yang meliputi: standar dan sasaran; sumber daya; komunikasi antar organisasi pelaksana; karakteristik lembaga pelaksana; kondisi ekonomi, sosial dan politik; dan disposisi atau sikap pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan e-procurement pada Pemerintah Kabupaten Magelang telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan transparansi. Faktor pendukung utama meliputi kejelasan regulasi, komitmen pimpinan, sinergi pihak terkait, serta pemanfaatan media digital yang memperluas akses informasi publik. Namun demikian, hambatan masih ditemui pada keterbatasan kapasitas sumber daya manusia pengelola pengadaan, belum optimalnya dukungan sarana dan prasarana, serta kendala teknis pada sistem terpusat. Untuk itu, diperlukan beberapa upaya guna mengoptimalkan implementasi kebijakan e-procurement, antara lain memenuhi jumlah kebutuhan sumber daya manusia pengelola pengadaan, mengoptimalkan dukungan sarana dan prasarana serta memperkuat tata kelola dan arsitektur sistem pengadaan.
Mamnu’ min al Sharf (Diptotes) in the Book al Mawa’idz al ‘Ushfuriyyah (Morphosyntax Analysis) Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad; Zaenudin, Ahmad; Fahmi, Muhammad Danial; Mudrofin, Mudrofin; Kamaluddin, Kamaluddin; Azam, Muhammad
Lughawiyah: Journal of Arabic Education and Linguistics Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/lughawiyah.v7i2.16041

Abstract

This study aims to know the types, patterns, cases and grammatical markers, and syntactic functions of mamnu’ min al sharf in the book al Mawa’idz al ‘Ushfuriyyah. This research employs a descriptive method with a library research design. The data were taken from the book al Mawa’idz al ‘Ushfuriyyah using reading and writing technique, with the researchers serving as the main research instrument. The results of this study show: based on types and patterns, there are eight types of mamnu’ min al sharf with varied patterns. Based on cases and grammatical markers, there are 21 nominative case data (marked with the vowel sound suffix /u/ and vowel sound suffix /u/ supposed), 7 accusative case data (marked with the vowel sound suffix /a/ and vowel sound suffix /a/ supposed), 31 genitive case data (marked with the vowel sound suffix /a/ and vowel sound suffix /a/ supposed), and 1 permanent datum in accusative case slot (marked with permanent with the vowel sound suffix /u/). Based on syntactic functions, there are data having syntactic functions such as topic, comment, agent, pro-agent, comment of indeed, noun of to be, object, comment of to be, noun of indeed, vocative noun, genitive case noun, genitive complement, conjunct, and attributive adjective. This study examines mamnu’ min al-sharf in Al-Mawa‘idz al-‘Ushfuriyyah to identify its types, patterns, cases and grammatical markers, and syntactic functions. The findings contribute to Arabic grammatical studies and practically support Arabic language teaching by clarifying the contextual use of mamnu’ min al-sharf.
From Project to Operations: Human Resource Strategies as Key Success Factors for Jakarta-Bandung High-Speed Railway Zaenudin, Ahmad; Pribadi, Ocky Soelistyo; Handayani, Sri
Journal of International Accounting, Taxation and Information Systems Vol. 2 No. 4 (2025): November
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/jiatis.v2i4.139

Abstract

The development of Indonesia’s first high-speed railway between Jakarta and Bandung marks a major transition from infrastructure delivery to full operational readiness, requiring not only physical assets but also competent human resources and an effective technology transfer process. This study examines human resource strategies for the Jakarta–Bandung High-Speed Railway, with a focus on workforce requirement planning, workforce fulfillment, and the localisation of operation and maintenance functions. A qualitative descriptive case study approach was employed, drawing on semi-structured interviews, field observations, and document analysis involving PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), Chinese railway experts, the national railway regulator, and Indonesian railway training institutions. The findings indicate that workforce preparation is implemented through three interrelated strategies. First, a structured workforce requirement planning process integrates service plans, demand forecasting, and asset-based workload analysis, resulting in a projected requirement of 1,483 personnel to support 68 daily train services. Second, workforce fulfillment is conducted in phases through recruitment and secondment schemes, with 513 personnel prepared by mid-2023, leaving 970 positions to be filled. Third, localisation and technology transfer are guided by a roadmap implemented through consortium-based arrangements, staged training programs, and the gradual replacement of 812 Chinese experts in critical operational roles. The study underscores the importance of coherent human resource planning and regulation-aligned localisation strategies in ensuring safe, efficient, and sustainable high-speed rail operations in Indonesia.
From Project to Operations: Human Resource Strategies as Key Success Factors for Jakarta-Bandung High-Speed Railway Zaenudin, Ahmad; Pribadi, Ocky Soelistyo; Handayani, Sri
Journal of International Accounting, Taxation and Information Systems Vol. 2 No. 4 (2025): November
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/jiatis.v2i4.139

Abstract

The development of Indonesia’s first high-speed railway between Jakarta and Bandung marks a major transition from infrastructure delivery to full operational readiness, requiring not only physical assets but also competent human resources and an effective technology transfer process. This study examines human resource strategies for the Jakarta–Bandung High-Speed Railway, with a focus on workforce requirement planning, workforce fulfillment, and the localisation of operation and maintenance functions. A qualitative descriptive case study approach was employed, drawing on semi-structured interviews, field observations, and document analysis involving PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), Chinese railway experts, the national railway regulator, and Indonesian railway training institutions. The findings indicate that workforce preparation is implemented through three interrelated strategies. First, a structured workforce requirement planning process integrates service plans, demand forecasting, and asset-based workload analysis, resulting in a projected requirement of 1,483 personnel to support 68 daily train services. Second, workforce fulfillment is conducted in phases through recruitment and secondment schemes, with 513 personnel prepared by mid-2023, leaving 970 positions to be filled. Third, localisation and technology transfer are guided by a roadmap implemented through consortium-based arrangements, staged training programs, and the gradual replacement of 812 Chinese experts in critical operational roles. The study underscores the importance of coherent human resource planning and regulation-aligned localisation strategies in ensuring safe, efficient, and sustainable high-speed rail operations in Indonesia.