Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sinergi Larangan Sosial-Budaya dan Pendidikan Orang Tua dalam Pencegahan Pernikahan Dini: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah Amri, Lalu Amri Yasir; Salfarina, Anna Layla; Hamid Zubair, M. Abdul; Sulastri, Weni
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56681

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan signifikan di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki kearifan budaya yang kuat seperti Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara norma sosial budaya dan peran pola asuh orang tua sebagai strategi kesehatan berbasis komunitas dalam mencegah pernikahan dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sepuluh partisipan yang terdiri dari orang tua dan tokoh masyarakat dari komunitas Sasak yang tinggal di Kabupaten Lombok Tengah. Temuan penelitian mengungkapkan tiga tema utama: (1) pembatasan interaksi sosial anak melalui pengawasan intensif dan pengendalian akses terhadap media, (2) penerapan larangan budaya terhadap aktivitas yang dinilai berdampak negatif bagi anak, dan (3) peran orang tua sebagai pendidik utama dalam menanamkan nilai moral, agama, dan pentingnya pendidikan. Sinergi antara kontrol sosial berbasis adat dengan pola asuh komunikatif dan edukatif terbukti efektif dalam membentuk kesadaran remaja untuk menunda pernikahan. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif yang melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, dan institusi kesehatan dalam upaya berkelanjutan mencegah pernikahan dini. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan program lintas sektor yang adaptif terhadap konteks budaya lokal serta memperkuat perlindungan hak anak.
TAKAKURA UNTUK UDARA BERSIH: INOVASI PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA DI DESA LINGSAR Yasir, Lalu Amri; Rusiana, Harlina Putri; Salfarina, Anna Layla; Hidayati, Baiq Nurul; Syafitri, Rias Pratiwi; Lingsar, Kelompok KKG Ners
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48834

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita, terutama di wilayah dengan kondisi sanitasi yang buruk. Desa Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, merupakan salah satu daerah dengan prevalensi ISPA tinggi pada balita yang disebabkan oleh pengelolaan limbah organik yang tidak optimal dan pencemaran udara dari pembakaran sampah. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu balita, dalam mencegah ISPA melalui pendekatan edukatif dan penerapan metode pengomposan Takakura dengan memanfaatkan air cucian beras sebagai aktivator alami. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, FGD, pelatihan, hingga evaluasi pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari 90% kategori “kurang” pada pre-test menjadi 100% “baik” pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menerapkan teknik Takakura di rumah masing-masing dan berkomitmen untuk menyebarluaskan praktik ini. Intervensi berbasis kearifan lokal ini terbukti efektif dalam mendukung upaya pencegahan ISPA serta mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.
The Effectiveness of Baby Spa Education in Improving Mothers' Knowledge and Practices in Managing Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers in Lingsar Village YASIR, LALU; Aryani, Ni Putu; Zubair, M. Abdul Hamid; Salfarina, Anna Layla; Ningsih, Husma Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Acute Respiratory Infections (ARI) are a leading cause of morbidity and mortality in children under five in Indonesia, often exacerbated by low parental knowledge and unfavorable environmental conditions. This community service initiative aimed to address this issue in Lingsar Village, West Lombok, by introducing Baby Spa—a complementary therapy involving infant massage and hydrotherapy—as a measure to improve respiratory hygiene and overall infant health, thereby aiding in the management of ARI. Methods: The intervention was conducted through an educational session and a practical demonstration of Baby Spa techniques. A total of 20 mothers of toddlers with a history of ARI participated in the program. The participants' knowledge and practices regarding ARI management were assessed using a pre-test and post-test questionnaire. Results: The activity demonstrated a significant improvement in the mothers' knowledge and reported practices. The proportion of mothers with good knowledge increased from 10% (pre-test) to 85% (post-test). Similarly, the percentage of mothers demonstrating positive practices for managing ARI in their toddlers rose from 40% to 75% following the intervention. Conclusion: Educational intervention on Baby Spa proved to be highly effective in enhancing maternal knowledge and practices related to ARI management in this community. This approach presents a promising, relevant, and acceptable promotive and preventive strategy that can be integrated into broader public health efforts to reduce the burden of ARI in rural settings.
Pengaruh Storytelling (Audio Visual) terhadap Kepatuhan Mencuci Tangan pada Anak Pra Sekolah di RA Baiturrahman Rembiga Kota Mataram Baiq Nurul Hidayati; Fitri Romadhonika; Anna Layla Salfarina
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.480

Abstract

Menjaga tangan tetap bersih serta dapat membunuh kuman penyebab penyakit dapat dilakukan melalui kegiatan cuci tangan yang baik dan benar. Anak usia pra sekolah rentan mengalami penyakit infeksi akibat tidak mencuci tangan dengan baik dan benar. Tujuan peneliatian ini adalah untuk mengetahui pengaruh storrytelling (audio visual) terhadap kepatuhan mencuci tangan pada anak pra sekolah di RA Baiturrahman Rembiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen, adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yitu dengan desain 1 grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang anak pra sekolah dengan analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh storytelling (audio visual) terhadap kepatuhan cuci tangan pada anak usia pra sekolah. Diharapkan dengan hasil penelitian ini, anak-anak sejak dini dapat belajar mengenai langkah cuci tangan dengan baik dan benar sesuai dengan anjuran WHO.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Lingkungan Jempong di Wilayah Puskesmas Karang Pule Riskawaty, Heny Marlina; Jannah, Raudatul; Salfarina, Anna Layla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13521

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidakseimbangan antara ketersedian insulin dengan kebutuhan insulin. Manajemen diabetes mandiri merupakan hal yang penting bagi pasien diabetes. Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerima keluarga terhadap penderita yang sakit. Dukungan ini bisa berasal dari orang lain seperti orang tua, anak, suami, istri, atau saudara. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan dukungan keluargan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di lingkungan jempong di wilayah puskesmas karang pule. Metode Penelitian : Penelitian ini mengunakan cross sectional dengan metode penelitian korelasi Pengumpulan data menggunakan kuesioner apgar keluarga dan kuesioner pemeriksaan kadar gula darah. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : Ada Hubungan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus dilingkungan jempong wilayah puskesmas karang pule dilihat dari nilai p value sebesar 0,001 (p value <0,05) dengan kekuatan hubungan dan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang segnifikan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melletus di lingkungan jempong di wilayah puskesmas karang pule . Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa perlunya penguatan dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan kesehatannya.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Balita Sehat Ni Putu, Aryani; Afrida, Bq. Ricca; Annisa, Nurul Hikmah; Idyawati, Susilia; Salfarina, Anna Layla; Zulviana, Yesvi; Herlina, Siskha Maya
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.714 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.14

Abstract

The health and welfare of Indonesian children is far behind other countries. The Infant Mortality Rate has a downward trend, namely 97 per 1000 live births in the 1991 SKDI down to 40 per 1000 live births in the 2012 SKDI. The method of implementation in this activity includes the preparation, implementation and evaluation. In the preparatory stage, socialization is carried out to mothers of toddlers related to activities that will be carried out, namely counseling about healthy toddlers, asking for permission from related parties to prepare the place (village hall or meeting room) and preparing instruments and media for the implementation of activities. At the implementation stage, materials related to healthy toddlers are provided. At the evaluation stage, questions will be asked related to material about healthy toddlers. Counseling activities about healthy toddlers for mothers of toddlers in Batu Mekar Village, Lingsar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province in 2020, will be held for one month, from 23 November to 11 December 2020, at 09.00 to finish in Batu Mekar Village, Lingsar District West Lombok Regency. The target of this activity is 30 mothers of toddlers. The form of the activity is providing material about healthy toddlers. Giving material about healthy toddlers for 30 minutes followed by a discussion. This activity includes education about healthy toddlers. Counseling and demonstrations are proven to be effective in increasing knowledge and skills about healthy toddlers in an effort to prevent pain in toddlers
MENINGKATKAN PENGETAHUAN: PENGARUH BUDAYA PANTANGAN MAKANAN PADA IBU MENYUSUI TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI MASYARAKAT Amri Yasir, Lalu; Layla Salfarina, Anna; Nurul Hidayati, Baiq; Putri Rusiana, Harlina; Ilham, Ilham; Isnani Hertin, Putri; Dwi Arika Martiana, Bq.
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i2.392

Abstract

The culture of food taboos for breastfeeding mothers is still strong in society and limits nutritional intake for breastfeeding mothers, which causes nutritional deficiencies in babies and toddlers. This is the basis for the Stikes Yarsi Mataram Service Team to carry out community service in the form of health education. This activity aims to increase public knowledge regarding the importance of meeting nutritional needs of breastfeeding mothers as a measure to prevent stunting in toddlers. The methods applied include the development of counseling materials, program socialization, small group counseling, and individual counseling and evaluation. The results showed a significant increase from 16.7% to 66.7% of breastfeeding mothers' knowledge in the good category. There is an increase in public knowledge about the importance of nutritional intake and the negative impact of the culture of food taboos, as well as behavioural changes in nutrition and balanced nutrition for breastfeeding mothers. The importance of understanding the need for balanced nutrition for breastfeeding mothers in preventing stunting is a shared responsibility in realising a healthy and strong generation of the nation.
Hubungan antara Kualitas Tidur dan Tekanan Darah Lansia Jannah, Raudatul; Riskawati, Heni Marlina; Salfarina, Anna Layla
Jurnal Gema Keperawatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v16i2.3092

Abstract

The process of declining health in elderly people results in reduced effectiveness of sleep time, so that adequate sleep quality is difficult to achieve, causing various sleep problems to arise. When someone experiences sleep disturbances, their blood pressure will increase, putting them at risk of developing hypertension. The aim of this research is to determine the relationship between sleep quality and blood pressure in the elderly at Posbindu Mambalan, Mambalan Village, Gunung Sari District. This research is a type of quantitative research witha cross sectional approach. The sample in this study was all elderly people who actively participated in Posbindu activities in Mambalan Village, totaling 27 elderly people. The sampling technique used was total sampling. The instrumentsin this study used PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) and aneroid blood pressure monitor and stethoscope. Data analysis uses the Chi-Square Test. The results of the study showed that the majority of elderly people had poor sleep quality, 20 elderly people (74.1%), blood pressure with grade 1 hypertension, 10 elderly people (40.7%). Bivariate analysis showed a p-value of 0.013 0.05, which means there is a significant relationship between sleep quality and blood pressure in the elderly. The conclusion in this study is that there is a relationship between sleep quality and increased blood pressure in the elderly, the worse the sleep quality, the higher the risk of increasing blood pressure. It is hoped that seniors can improve their sleep quality by maintaining their eating and drinking patterns and scheduling their sleeping hours.
EDUKASI KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA Jannah, Raudatul; Salfarina, Anna Layla; Riskawaty, Heni Marlina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24342

Abstract

Diare adalah gangguan pada proses buang air besar yang ditandai dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan konsistensi tinja yang cair, dapat disertai dengan darah atau lendir. Menurut data World Health Organization, 2017 memperkirakan diare sebagai penyebab kematian kedua pada anak di bawah lima tahun dengan jumlah 525.000 anak setiap tahun. Secara global, diperkirakan ada 1,7 miliar kasus penyakit diare anak setiap tahun. Penyakit diare merupakan kondisi endemis di Indonesia dan merupakan salah satu potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang seringkali mengakibatkan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan informasi kepada keluarga tentang penyakit diare yang terdri dari pengertian, etiologi, Tanda dan gejala, Komplikasi, dan Pencegahan Diare. Dengan menggunakan metode ceramah, selanjutnya dilakukan Tanya jawab dengan peserta terkait materi yang diberikan. Peserta pengabdian sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini karena dari 30 ibu balita tersebut, 100% semuanya aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal sampai akhir. Dengan kegiatan ini diharapkan semua ibu balita dapat memahami cara pencegahan dan pengobatan penyakit diare.
MENINGKATKAN KAPASITAS ORANG TUA DALAM MENDIDIK REMAJA USIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2024 Yasir, Lalu Amri; Salfarina, Anna Layla; Hidayati, Baiq Nurul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41391

Abstract

Pernikahan dini merupakan masalah serius yang masih dihadapi masyarakat di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Data menunjukkan bahwa Lombok Tengah memiliki angka pernikahan anak tertinggi di Nusa Tenggara Barat, mencapai 48,64%. Di era teknologi informasi, remaja usia sekolah menengah pertama rentan terhadap pengaruh negatif media digital, yang dapat mendorong keputusan untuk menikah dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendidik remaja guna mencegah pernikahan dini, melalui pelatihan literasi digital, penguatan komunikasi keluarga, dan penerapan nilai-nilai budaya lokal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Pujut dengan melibatkan 60 peserta. Hasil survei pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua terkait dampak pernikahan dini (35% menjadi 85%), peran teknologi dalam pendidikan anak (50% menjadi 78%), dan strategi mendidik remaja di era digital (40% menjadi 80%). Metode interaktif seperti diskusi, simulasi, dan role-play terbukti efektif dalam mengubah pola pikir dan meningkatkan keterampilan orang tua. Program ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif berbasis budaya dan teknologi untuk mengatasi pernikahan dini. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk mendukung pemberdayaan keluarga dalam membangun generasi muda yang berkualitas.