Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kelas Menulis Cahaya: Program Komunitas Literasi Berbasis Inovasi, Riset, dan Teknologi untuk Menjawab Tantangan Pendidikan Ika Cahya Adiebia; Hamdani Hamdani; Liana Rochmatul Wachidah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11741

Abstract

There are problems in education in Indonesia, especially in Pamekasan, which urgently need to be resolved immediately in order to create a generation that is qualified and ready to face current developments. The aim of this research is to describe a literacy community program based on innovation, research and technology in the form of the Kelas Menulis Cahaya (KMC) as a solution to answer educational challenges in Pamekasan district. The Kelas Menulis Cahaya is one of the annual programs of the Pamekasan branch of the Forum Lingkar Pena (FLP) in collaboration with the Taman Baca Masyarakat (TBM) Maos. FLP is a structured, systematic and global literacy community with branches in Indonesia and abroad. Meanwhile, TBM Maos is a literacy community in Pamekasan district. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data was obtained through observation, literature study, and interview transcripts. Based on this research, the Kelas Menulis Cahaya (KMC) program, based on innovation, research and technology, is considered capable of being a solution to educational problems in Pamekasan district, as well as producing a quality generation. The results of this research are that the writing class program in the Light Writing Light Class (KMC) program consists of several activity programs where the target of the program is to face the challenges of the times, namely the target of being able to read, liking reading, interest in reading, and reading culture.
Pemanfaatan Digitalisasi sebagai Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Era Society 5.0 Liana Rochmatul Wachidah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11753

Abstract

Di era society 5.0 ini, media digital dianggap sebagai hasil evolusi teknologi informasi dan komunikasi yang berdampak secara signifikan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya berpengaruh pada aspek pendidikan khususnya pada pembelajaran bahasa Indonesia dan pembentukan karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan digitalisasi sebagai penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Indonesia di era society 5.0. Jenis penelitian yang digunakan yakni kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan didukung dengan studi pustaka. Sumber data dalam penelitian ini yakni peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dan data penelitian ini berwujud hasil observasi dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data melalui penelusuran terhadap sumber-sumber pustaka seperti buku, jurnal, catatan, dan laporan yang relevan dengan topik atau isu yang sedang dibahas. Teknik analisis data penelitian ini melalui pengelompokan data, penyajian, verifikasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini yakni penguatan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan digitalisasi melalui aplikasi, platform pembelajaran, dan website pembelajaran. Digitalisasi melalui website pembelajaran Bahasa Indonesia yakni memiliki dua sistematika. Pertama, website pembelajaran peserta didik ini memiliki tujuh fitur: (1) home; (2) lesson; (3) training; (4) task; (5) report, (6) edit profile; dan (7) panduan. Kedua, website pembelajaran peserta didik memiliki enam fitur yaitu: (1) beranda; (2) halaman; (3) kuis; (4) media; (5) pengaturan; dan (6) pengguna. Website ini bisa digunakan untuk melakukan penilaian yang mengukur perkembangan karakter peserta didik, seperti kemampuan mereka untuk mendengarkan dengan empati atau berkomunikasi dengan kejujuran melalui kuis-kuis.
Menciptakan Generasi Peduli Lingkungan: Inovasi Ekokurikulum Berbasis Kearifan Lokal Madura di SMP Pamekasan Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; Liana Rochmatul Wachidah; Sifa Yunita Sari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17180

Abstract

The present curriculum emphasizes contextual learning, which can be used to shape a generation that appreciates the environment and develops character based on ecological principles. The purpose of this study is to describe the innovation of implementing Madurese local wisdom eco-curriculum at Pamekasan Middle School. This study uses a qualitative research method. The data sources for this study were 4 principals of Pamekasan Middle Schools, the deputy head of curriculum, teachers, and students. The research data were in the form of observation results, interviews, and documentation. The results of this study are (1) the preparation of an independent curriculum with Madurese local wisdom integrated with environmental values ​​at Palengaan 2 Middle School, Larangan 1 Middle School, Pameksan 4 Middle School, and Gro’om Middle School, which includes a series of systematic and planned steps, starting from learning planning to developing teaching modules. Awareness of the importance of protecting the environment can be instilled through a learning approach that is relevant to the local context. All activities are designed by considering the Learning Components, Learning Objectives, and Learning Tools. The challenges faced are very diverse and complex, covering various aspects that affect the effectiveness of curriculum implementation. The potential of the Merdeka Curriculum with Madura's local wisdom in creating a generation that cares about the environment is significant. This is reflected through cultural values, which are needed to become agents of change who are committed to environmental conservation.
Integrasi Pendidikan Karakter Bermuatan Lokal Madura sebagai Penguatan Kesadaran Ekologi pada Kurikulum Merdeka Liana Rochmatul Wachidah; Albaburrahim Albaburrahim; Novi Amilia Fitri
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17366

Abstract

This study aims to describe the implementation, success factors, and impacts of character education that influences Madurese local as an understanding of ecology in the Independent Curriculum. The research method used is qualitative with a collective case study approach. The locations are SMPN 1 Larangan, SMPN 4 Pamekasan, SMPN 2 Palengaan, and SMPN Satu Atap Pengantin Pria. Data sources are the principal, curriculum vice principal, teachers, and students. Data collection through observation, interviews, and document studies. Data analysis techniques are data collection, coding, organizing, verification, conclusions, and triangulation. The results of the study indicate that character education in the Independent Curriculum can be implemented through various subjects and extracurricular activities. Students can integrate Madurese cultural values ​​and have mutual symbiosis with the surrounding natural environment so as to foster awareness of the environment and recognize cultural identity. Success is influenced by teacher competence, sufficient resources, parental and community support, termination of doctrine, classroom management, utilization of the surrounding environment as a learning resource, and continuous evaluation. This innovation has an impact on increasing social values, creativity, cultural pride, environmental awareness, and students' ability to think in solutions to ecological and cultural issues.
Evaluasi Penggunaan Tes Praktik sebagai Instrumen Pembelajaran Cerpen pada Siswa Kelas VII MTs Nurul Yaqin Proppo Pamekasan Sahwa Desvita Diningrum; Liana Rochmatul Wachidah; Iswah Adriana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92149

Abstract

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, evaluasi merupakan proses penting yang melibatkan penilaian terhadap pencapaian siswa. Guru dapat menggunakan tes praktik untuk menguji ataupun mengevaluasi keterampilan membaca dan menulis siswa dalam pembelajaran cerpen. Keterampilan membaca dan menulis cerpen tidaklah mudah bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena beberapa kesulitan yang mungkin dihadapi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan serta tahapan evaluasi penggunaan tes praktik sebagai instrumen pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII MTs Nurul Yaqin Proppo Pamekasan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode dekskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Data akan dianalisis secara kualitatif dengan menyajikan data dalam bentuk narasi yang menggambarkan beberapa temuan penting serta menarik kesimpulan dari hasil analisis data. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan tes praktik dalam pembelajaran cerpen dilakukan melalui beberapa langkah strategis yang melibatkan penilaian kegiatan atau kinerja langsung siswa dalam membaca dan menulis cerpen. Sedangkan, pada tahapan evaluasi terdapat 5 kelebihan dan 4 kekurangan dalam penggunaan tes praktik sebagai instrumen pembelajaran cerpen. Penggunaan tes praktik ini dilakukan melalui beberapa langkah strategis dengan melibatkan penilaian kegiatan atau kinerja langsung siswa dalam membaca dan menulis cerpen.