Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PARTS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA DINI Sativa, Filsa; Buahana, Baiq Nada
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i2.1367

Abstract

Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dengan media loose parts menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. STEAM dengan loose parts mendorong anak untuk mengeksplorasi konsep sains, teknologi, dan seni melalui permainan yang terarah dan berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini melalui penerapan pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts di TKN Pembina Ampenan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEAM yang mengintegrasikan media loose parts secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak, terlihat dari peningkatan persentase pada pra-siklus (40,6%) ke siklus pertama (58,3%) dan akhirnya mencapai 79,4% pada siklus kedua. Media loose parts memungkinkan eksplorasi bebas, kreativitas, serta pengembangan keterampilan analisis dan pemecahan masalah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran STEAM dengan media loose parts efektif dalam mendukung pembentukan keterampilan berpikir kritis anak usia dini, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM UPAYA MENJAGA KESEHATAN ANAK USIA DINI Sativa, Filsa Era; Buahana, Baiq Nada
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan anak sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Salah satu upaya menjaga kesehatan anak adalah melalui penerapan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang dapat dilaksanakan baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Negeri Pembina Ampenan dan efektivitasnya dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara,dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seluruh warga sekolah TK Negeri Pembina Ampenan termasuk kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan PHBS sangat optimal, dengan keberhasilan kebersihan diri mencapai 95% dan kebersihan lingkungan 92%. Program mencakup mencuci tangan, kebersihan gigi, pemeriksaan kuku kaki dan tangan, makanan sehat dan bergizi, toilet training, deteksi dini tumbuh kembang anak, kegiatan olahraga secara rutin, membuang sampah pada tempatnya, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, serta merapikan barang sesudah berkegiatan. Keberhasilan program didukung oleh perencanaan sistematis, keterlibatan stakeholder, sarana prasarana yang memadai, dan evaluasi rutin. Peran aktif guru dan kerja sama dengan orang tua, puskesmas, serta dinas kesehatan turut memperkuat efektivitas program. Evaluasi menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku anak. Secara keseluruhan, program PHBS efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendukung perkembangan anak usia dini secara holistik.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match terhadap Keterampilan Sosial Emosional Anak Kelompok B KB Almadina Kecamatan Selaparang Mataram Adelia, Adelia; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap keterampilan sosial emosional anak pada kelompok B di KB Almadina Kecamatan Selaparang Mataram. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya keterampilan sosial emosional (KSE) dalam perkembangan anak usia dini, yang berfungsi sebagai fondasi untuk interaksi sosial yang positif dan pengelolaan emosi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain eksperimen pre-experimental, khususnya rancangan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 12 anak kelompok B yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran keterampilan sosial emosional menggunakan instrumen yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial emosional anak setelah penerapan model pembelajaran Make A Match, dengan nilai rata-rata skor pretest sebesar 49,83 dan posttest sebesar 70,83. Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002, yang berarti hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan sosial emosional anak.
Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Rahma, Forina Anisa; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppd.v12i1.86364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang bagaimana pola asuh orang tua terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di sekolah lingkungan kamasan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru dan peserta didik di sekolah lingkungan kamasan. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yaitu melalui pengumpulan data (data collection ), data condesation (kondensasi data), data display (penyajian data), dan verifikatif/kesimpulan (verifikasi/penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua otoritatif, yang menggabungkan sikap tegas dengan kehangatan dan komunikasi dua arah, mempunyai pengaruh paling positif terhadap perkembangan anak, terutama dalam hal kemampuan berkomunikasi secara efektif. Sementara itu, campuran pola asuh menghasilkan dampak yang bervariasi tergantung pada proporsi elemen pola asuh yang dominan. Dan hasil kemampuan berbicara anak cenderung memiliki kemampuan berbicara yang lebih optimal, karena orang tua memberikan kebebasan yang terarah, komunikasi dua arah, serta dihargai terhadap pendapat anak. Pola asuh campuran menunjukkan hasil yang bervariasi tergantung pada dominasi unsur pola asuh yang diterapkan. 
MODUL AJAR BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN P5 ANAK DI TK AL-AZIZIYAH GUNUNGSARI Arini, Nova Rena; Jaelani, Abdul Kadir; Buahana, Baiq Nada; Tahir, Muhammad
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6448

Abstract

This study aims to determine the teaching module based on Project Based Learning can improve P5 children in Al-Aziziyah Kindergarten Gunungsari. This research was conducted at Al-Aziziyah Kindergarten Gunungsari. The subjects in this study were 2 teachers and 20 students in group B3. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques use observation and documentation. Data analysis techniques are qualitative descriptive from the results of observation sheets. The results of this study indicate the implementation of project-based learning to improve P5 children aged 5-6 years in each stage with the percentage of Cycle I implementation of learning by teachers as much as (70.45%) categorized as developing according to expectations and P5 children obtained an average of (64.5%) categorized as still developing. While in Cycle II the implementation of project-based learning carried out by teachers was (93.18%) categorized as developing very well and P5 children in the implementation of project-based learning obtained an average of (86.62%) categorized as developing according to expectations. Based on the results of the study, it can be concluded that the product of PjBL-based teaching modules can improve P5 children aged 5-6 years. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul ajar berbasis Project Based Learning dapat meningkatkan P5 anak di TK Al-Aziziyah Gunungsari. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Aziziyah Gunungsari. Subjek pada penelitian ini adalah 2 guru dan 20 peserta didik kelompok B3. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa kualitatif deskriptif dari hasil lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan pembelajaran berbasis projek untuk meningkatkan P5 anak usia 5-6 tahun dalam setiap tahapannya dengan persentase Siklus I pelaksanaan pembelajaran oleh guru sebanyak (70,45%) di kategorikan berkembang sesuai harapan dan P5 anak memperoleh rata-rata sebanyak (64,5%) di kategorikan masih berkembang. Sedangkan pada Siklus II pelaksanaan pembelajaran berbasis projek yang dilaksanakan guru sejumlah (93,18%) dikategorikan berkembang sangat baik dan P5 anak dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis projek memperoleh rata-rata sebanyak (86,62%) dikategorikan berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa produk modul ajar berbasis PjBL dapat meningkatkan P5 anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Permainan Tradisional Benteng Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Prasekolah Buahana, Baiq Nada; Suparno, Suparno
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 03 (2022): Artikel Riset Edisi Desember 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i03.1912

Abstract

Kemampuan motorik kasar adalah prasyarat jika anak-anak mengalami kesuksesan dalam aktivitas gerakan dan menjadi aktif. Oleh karena itu, peningkatan aktivitas fisik memberi lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan keterampilan motorik dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan motorik kasar usia 5-6 tahun di PAUD Kabupaten Suralaga, NTB. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design dan melibatkan sampel sebanyak 139 peserta didik terpilih. Instrumen untuk mengukur keterampilan motorik kasar adalah lembar observasi. Kelompok Eksperimen melakukan permainan tradisional dan kelompok kontrol melakukan pembelajaran konvensional (senam, permainan bola). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional dengan perbedaan rerata perkembangan motorik kasar (0,00, P < 0,05), sehingga permainan tradisional benteng menunjukkan hasil signifikan dibanding pembelajaran konvensional (senam, permainan bola). Program permainan tradisional sesuai untuk motorik kasar perkembangan.
Implementasi Kegiatan Market Day untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional pada Kelompok B1 di TK DWP Dikpora Ampenan Salampessy, St. Nur Marhamah Z.; Astini, Baik Nilawati; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3983

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak untuk mengelola emosi, berinteraksi dengan lingkungan sosial, dan membangun karakter yang positif. Namun, hasil observasi awal di TK DWP Dikpora Ampenan menunjukkan bahwa sebagian anak kelompok B1 masih mengalami kesulitan dalam berinteraksi, bekerja sama, dan mengendalikan emosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan market day dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B1 di TK DWP Dikpora Ampenan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pelaksanaan kegiatan market day maupun perkembangan sosial emosional anak. Pada pra siklus, perkembangan sosial emosional anak hanya mencapai 53,33%. Setelah pelaksanaan siklus I, perkembangan meningkat menjadi 66,67% dengan keterlaksanaan kegiatan sebesar 74,37%. Pada siklus II, capaian perkembangan sosial emosional anak mencapai 86,67% dengan keterlaksanaan kegiatan sebesar 88,67%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan market day efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, serta pengendalian emosi anak. Dengan demikian, market day dapat dijadikan strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna dalam mengembangkan aspek sosial emosional anak usia dini.
Pengaruh Metode Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading Tahun Ajaran 2024/2025 Aolia, Milna; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap perkembangan bahasa anak kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group-Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan 21 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t sebesar 7,620 dengan probabilitas 0,001 < 0,005, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran PjBL terhadap perkembangan bahasa anak. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Two Indevendent Sampel Test dengan bantuan SPSS 26.0 For Windows mengonfirmasi  adanya pengaruh signifikan dari metode pembelajaran project based learning terhadap perkembangan bahasa anak, sehingga nilai thitung>ttabel dengan niai signifikasi 5% = hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima,  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran  Project Based Learning (PjBL) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading.
Pengenalan Keterampilan Literasi Digital Pada Kelompok B di TK Negeri Pembina Ampenan atun, Nurjahratun; Tahir, Muhammad; Jaelani, Abdul Kadir; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1345

Abstract

This study aims to examine how digital literacy skills are introduced to Group B children, the extent of their digital literacy proficiency, and the challenges educators face when teaching these skills. One teacher and thirty-one Group B students at Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Ampenan were selected as research subjects. A descriptive qualitative approach was employed to provide a factual and systematic description of the phenomena. Data were collected through structured interviews, documentation, and observation. The data analysis followed the interactive model by Miles and Huberman, which includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that children demonstrated high enthusiasm when digital literacy skills were introduced through engaging and dynamic digital media, such as instructional videos and interactive stories directly supervised by the teacher. However, some children still required additional guidance to understand digital instructions and to stay focused when using digital media. The study concludes that the introduction of digital literacy skills to Group B at TK Negeri Pembina Ampenan was carried out effectively with teacher support, although challenges persisted, including limited teacher digital competence and children’s difficulty maintaining focus when interacting with digital media.
PENGARUH METODE TOKEN EKONOMI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MUTIARA HATI Pratamaswari, Baiq Wike; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13968

Abstract

Discipline is a way to help children to develop self-control and can obtain a limit to improve their behavior. The cultivation of discipline must be done from an early age because discipline requires habituation that is done repeatedly or consistently. This study aims to determine the effect of the token economy method in improving the discipline of children aged 5-6 years at PAUD Mutiara Hati. The type of research used is a quasi experiment one group pre- test post-test design. The research subjects were treated with economic tokens. The entire population in the study was used as a sample namely all 15 students of group B2 PAUD Mutiara Hati. The data collection technique in the study used the observation method. The instrument used was an observation sheet. Data analysis techniques in this study using paired sample t test. The results showed that there was a difference between children's discipline before and after receiving treatment in the form of economic tokens. The results of the calculation of the average pre-test score of 28.6 and the average post-test score of 43. This shows a difference in the average score of the pre-test and the average post-test. The calculation results showed that the sig value. (2. tailed) of 0.00 which means <0.05 and it can be said that Ha is accepted, namely there is an effect of the token economy method in increasing the discipline of children aged 5-6 years at PAUD Mutiara Hati.