Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMETAAN KEBIASAAN SARAPAN ANAK TK DI KECAMATAN AMPENAN Septianingsih, Inda; Habibi, M. A. Muazar; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan kebiasaan sarapan anak TK di Kecamatan Ampenan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah 66 anak, sampel 4 lembaga. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi sarapan dengan jenis makanan yang benar (karbohidrat, protein, vitamin dan mineral). Persentase anak yang mengonsumsi karbohidrat sebesar 86,36%, dan persentase anak yang mengonsumsi protein, vitamin dan mineral yaitu sebesar 92,42%. Anak yang mengonsumsi sarapan berupa nasi (karbohidrat) dengan porsi yang belum tepat yaitu sebanyak 45,45%, kemudian anak dengan persentase 54,54% sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat. Lalu untuk porsi lauk dan pauk yaitu (protein, vitamin dan mineral). Untuk protein, anak yang sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat yaitu sebanyak 75,75%, dan yang masih belum mengonsumsi sarapan protein dengan porsi yang tepat sebanyak 24,24%. Lalu untuk porsi vitamin dan mineral, terdapat 60,06% anak yang mengonsumsi dengan porsi yang tepat dan terdapat 39,39% anak yang belum mengonsumsi dengan porsi yang tepat. Frekuensi sarapan anak di kecamatan Ampenan sudah sangat baik, anak yang terbiasa sarapan setiap hari yakni dengan persentase 89,39% dan 10,60% anak tidak terbiasa melakukan sarapan setiap hari. Untuk waktu sarapan terdapat 9,09% anak melakukan sarapan sebelum mandi, lalu 71,21% anak melakukan sarapan setelah mandi, dan 19,69% anak melakukan sarapan pada saat tiba di sekolah.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA 5 – 6 TAHUN MELALUI METODE CERITA BERANTAI DI TK IT AL-FAJAR MATARAM Berliani, Dwiki; Sukardi; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9176

Abstract

Permasalahan yang sering kali terjadi pada perkembangan sosial emosional anak usia dini yaitu anak kurang bersosialisasi dengan teman sebaya dan belum bisa mengontrol emosinya seperti sering menangis di kelas. Sangat penting bagi anak-anak untuk melatih keterampilan sosial dan emosional mereka di usia muda. Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini, di mana sosial emosional yaitu suatu proses perkembangan yang dilalui anak sejak kecil bahkan dari dalam kandungan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana anak bertingkah laku serta bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode cerita berantai anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK IT Al Fajar Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan Kemmis & Mc Taggart dan dilakukan tindakan sebanyak 2 siklus. Subyek dari penelitian ini yaitu anak-anak kelompok B TK IT Al Fajar Mataram berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil dan kesimpulan pada penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial emosional anak pada kelompok TK IT Al Fajar pada siklus I dengan persentase 63% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui metode cerita berantai dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak pada anak usia 5-6 tahun kelompok B TK IT Al Fajar Mataram.
Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Rahma, Forina Anisa; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppd.v12i1.86364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang bagaimana pola asuh orang tua terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di sekolah lingkungan kamasan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru dan peserta didik di sekolah lingkungan kamasan. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yaitu melalui pengumpulan data (data collection ), data condesation (kondensasi data), data display (penyajian data), dan verifikatif/kesimpulan (verifikasi/penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua otoritatif, yang menggabungkan sikap tegas dengan kehangatan dan komunikasi dua arah, mempunyai pengaruh paling positif terhadap perkembangan anak, terutama dalam hal kemampuan berkomunikasi secara efektif. Sementara itu, campuran pola asuh menghasilkan dampak yang bervariasi tergantung pada proporsi elemen pola asuh yang dominan. Dan hasil kemampuan berbicara anak cenderung memiliki kemampuan berbicara yang lebih optimal, karena orang tua memberikan kebebasan yang terarah, komunikasi dua arah, serta dihargai terhadap pendapat anak. Pola asuh campuran menunjukkan hasil yang bervariasi tergantung pada dominasi unsur pola asuh yang diterapkan. 
MODUL AJAR BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN P5 ANAK DI TK AL-AZIZIYAH GUNUNGSARI Arini, Nova Rena; Jaelani, Abdul Kadir; Buahana, Baiq Nada; Tahir, Muhammad
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6448

Abstract

This study aims to determine the teaching module based on Project Based Learning can improve P5 children in Al-Aziziyah Kindergarten Gunungsari. This research was conducted at Al-Aziziyah Kindergarten Gunungsari. The subjects in this study were 2 teachers and 20 students in group B3. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques use observation and documentation. Data analysis techniques are qualitative descriptive from the results of observation sheets. The results of this study indicate the implementation of project-based learning to improve P5 children aged 5-6 years in each stage with the percentage of Cycle I implementation of learning by teachers as much as (70.45%) categorized as developing according to expectations and P5 children obtained an average of (64.5%) categorized as still developing. While in Cycle II the implementation of project-based learning carried out by teachers was (93.18%) categorized as developing very well and P5 children in the implementation of project-based learning obtained an average of (86.62%) categorized as developing according to expectations. Based on the results of the study, it can be concluded that the product of PjBL-based teaching modules can improve P5 children aged 5-6 years. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul ajar berbasis Project Based Learning dapat meningkatkan P5 anak di TK Al-Aziziyah Gunungsari. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Aziziyah Gunungsari. Subjek pada penelitian ini adalah 2 guru dan 20 peserta didik kelompok B3. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa kualitatif deskriptif dari hasil lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan pembelajaran berbasis projek untuk meningkatkan P5 anak usia 5-6 tahun dalam setiap tahapannya dengan persentase Siklus I pelaksanaan pembelajaran oleh guru sebanyak (70,45%) di kategorikan berkembang sesuai harapan dan P5 anak memperoleh rata-rata sebanyak (64,5%) di kategorikan masih berkembang. Sedangkan pada Siklus II pelaksanaan pembelajaran berbasis projek yang dilaksanakan guru sejumlah (93,18%) dikategorikan berkembang sangat baik dan P5 anak dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis projek memperoleh rata-rata sebanyak (86,62%) dikategorikan berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa produk modul ajar berbasis PjBL dapat meningkatkan P5 anak usia 5-6 tahun.
PENGARUH POLA ASUH DAN JENIS PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK KELOMPOK B DI TK PERMATA HATI ISLAMIC PRESCHOOL TAHUN AJARAN 2024/2025 Jannah, Yulizul; Karta, I Wayan; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh pola asuh dan jenis pekerjaan orang tua terhadap perkembangan moral anak. Penelitian ini menerapkan pendekatan Expost-Facto dengan instrumen pedoman observasi tehnik checklist terhadap 15 orang anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Permata Hati Islamic Preschool tahun ajaran 2024/2025. Data yang diperoleh merupakan menggunakan teknik analisis regrensi linear berganda dan parsial, dengan taraf uji 0,05. Hasil analisis pengujian hipotesis dapat disimpulkan: 1) Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral anak; 2) Pengaruh jenis pekerjaan orang tua terhadap perkembangan moral; 3) Pengaruh pola asuh dan jenis pekerjaan orang tua terhadap perkembangan moral anak; 4) Ada pengaruh pola asuh terhadap perkembangan moral anak setelah di kontrol variabel jenis pekerjaan; dan 5) Ada pengaruh jenis pekerjaan orang tua terhadap perkembangan moral anak setelah di kontrol variabel pola asuh. Berdasarkan temuan-temuan penelitian ini dapat direkomendasikan: Masalahmasalah yang terjadi pada perkembangan moral anak usia dini dapat di tangani dengan mengimplementasikan/menerapkan pola asuh yang dapat menstimulus tumbuh kembang anak sesuai dengan tahapan-tahapan usianya serta jenis pekerjaan yang sesuai dengan level tingkat tinggi, sehingga bentuk pola asuh dan jenis pekerjaan orang tua terhadap perkembangan moral anak kelompok B ini dapat dijadikan sebagai metode pembelajaran disekolah serta dapat di implementasikan oleh guru dan peneliti selanjutnya.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Azizah, Mutia Nur; Astini, Baik Nilawati; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10439

Abstract

Sosial emosional merupakan aspek perkembangan yang selalu menjadi isu dalam keseharian anak di taman kanak-kanak yang paling terlihat selain perkembangan kognitif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok B tahun ajaran 2024 melalui metode bermain peran TK IT Al-Fajar di Kecamatan Ampenan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan model Kemmis & Mc Taggart dan dilakukan dengan tindakan sebanyak II siklus. Subyek penelitian ini yaitu anak-anak kelompok B berjumlah 20 orang anak dengan rasio 11 perempuan dan 9 laki-laki di TK IT Al-Fajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Adapun metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil dan juga kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap kemampuan sosial emosional anak dengan menerapkan metode bermain peran pada anak kelompok B TK IT Al-Fajar dari pra siklus yang mendapat 64,31%, meningkat pada siklus I menjadi 69,11%, dan meningkat pada siklus II menjadi 80,10%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak pada kelompok B TK IT AlFajar.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TUTUP BOTOL ANGKA UNTUK OPTIMALISASI NUMERASI ANAK KELOMPOK A Aprilia, Dea; Astini, Baik Nilawati; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10440

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan numerasi anak kelompok A dengan menggunakan alat permainan edukatif tutup botol angka untuk anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Mataram. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang melibatkan 13 anak dilakukan dalam III siklus dimulai dari perencanaan, pelaksaan, pengamatan dan refleksi/evaluasi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa permainan edukatif tutup botol angka yang semula pada prasiklus sebesar 67 % meningkat pada siklus I mencapai 72,3%, pada siklus II menjadi 73,9 % dan pada siklus III mencapai 89,2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Alat Permainan Edukatif Tutup Botol Angka dapat meningkatkan kemampuan numerasi anak kelompok A di TK Negeri Pembina Mataram.
Pengaruh Permainan Tradisional Benteng Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Prasekolah Buahana, Baiq Nada; Suparno, Suparno
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 03 (2022): Artikel Riset Edisi Desember 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i03.1912

Abstract

Kemampuan motorik kasar adalah prasyarat jika anak-anak mengalami kesuksesan dalam aktivitas gerakan dan menjadi aktif. Oleh karena itu, peningkatan aktivitas fisik memberi lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan keterampilan motorik dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap keterampilan motorik kasar usia 5-6 tahun di PAUD Kabupaten Suralaga, NTB. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design dan melibatkan sampel sebanyak 139 peserta didik terpilih. Instrumen untuk mengukur keterampilan motorik kasar adalah lembar observasi. Kelompok Eksperimen melakukan permainan tradisional dan kelompok kontrol melakukan pembelajaran konvensional (senam, permainan bola). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional dengan perbedaan rerata perkembangan motorik kasar (0,00, P < 0,05), sehingga permainan tradisional benteng menunjukkan hasil signifikan dibanding pembelajaran konvensional (senam, permainan bola). Program permainan tradisional sesuai untuk motorik kasar perkembangan.
Implementasi Kegiatan Market Day untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional pada Kelompok B1 di TK DWP Dikpora Ampenan Salampessy, St. Nur Marhamah Z.; Astini, Baik Nilawati; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3983

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak untuk mengelola emosi, berinteraksi dengan lingkungan sosial, dan membangun karakter yang positif. Namun, hasil observasi awal di TK DWP Dikpora Ampenan menunjukkan bahwa sebagian anak kelompok B1 masih mengalami kesulitan dalam berinteraksi, bekerja sama, dan mengendalikan emosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan market day dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B1 di TK DWP Dikpora Ampenan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pelaksanaan kegiatan market day maupun perkembangan sosial emosional anak. Pada pra siklus, perkembangan sosial emosional anak hanya mencapai 53,33%. Setelah pelaksanaan siklus I, perkembangan meningkat menjadi 66,67% dengan keterlaksanaan kegiatan sebesar 74,37%. Pada siklus II, capaian perkembangan sosial emosional anak mencapai 86,67% dengan keterlaksanaan kegiatan sebesar 88,67%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan market day efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, serta pengendalian emosi anak. Dengan demikian, market day dapat dijadikan strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna dalam mengembangkan aspek sosial emosional anak usia dini.
Pengaruh Metode Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading Tahun Ajaran 2024/2025 Aolia, Milna; Rachmayani, Ika; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap perkembangan bahasa anak kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group-Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan 21 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t sebesar 7,620 dengan probabilitas 0,001 < 0,005, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran PjBL terhadap perkembangan bahasa anak. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Two Indevendent Sampel Test dengan bantuan SPSS 26.0 For Windows mengonfirmasi  adanya pengaruh signifikan dari metode pembelajaran project based learning terhadap perkembangan bahasa anak, sehingga nilai thitung>ttabel dengan niai signifikasi 5% = hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima,  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran  Project Based Learning (PjBL) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak kelompok B di TK Negeri 01 Montong Gading.