p-Index From 2021 - 2026
4.449
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Parole: Journal of Linguistics and Education Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Diglossia Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra International Journal of Local Economic Governance Jurnal Humanitas OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Journal of Language and Literature Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Journal of English Language, Literature, and Teaching (J-ELLiT) Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Madah KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Hasta Wiyata Linguistik Indonesia SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AlphabetAlphabet: A Biannual Academic Journal on Language, Literary, and Cultural Studies Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Syntax Transformation Kode : Jurnal Bahasa Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Knowledge Garden: International Journal of Library Studies Jurnal Budaya Journey: Journal of English Language and Pedagogy Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : kode jurnal bahasa

Fungsi Sintaksis Pronomina Penunjuk Tempat dalam Bahasa Jawa Mataraman di Kelurahan Kanigoro, Kabupaten Blitar Mufadila Fibiani; Ika Nurhayani; Nurul Chojimah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47326

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pronomina penunjuk tempat saja. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi sintaksis yang dimiliki pronomina penunjuk tempat dalam bahasa Jawa Mataraman. Berkaitan dengan tujuan tersebut, jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan elisitasi menggunakan gambar pada tanggal 26 Februari 2023 di Dusun Sumber, Kelurahan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Melalui dua informan dengan inisial NP dan S, peneliti menemukan data-data berupa klausa dan kalimat yang dituturkan berdasarkan gambar yang disediakan. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu-satunya fungsi yang dimiliki oleh pronomina penunjuk tempat adalah fungsi keterangan. Bentuk pronomina yang ditemukan adalah kene, kono, dan kɔnɔ. Adapun pronomina ‘rene’ sebagai variasi dari ‘kene’ tidak memerlukan preposisi dalam pengucapannya karena telah memiliki makna alamiah ‘ke sini’ menurut kamus Bausastra.
Kajian Sosiolinguistik pada “Nama Orang” di Jawa Timur Mochamad Faizal Mohtarom; Ika Nurhayani; Esti Junining
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.48344

Abstract

This study aims to analyze the changes in the meaning of "person's name" in East Java Society. The significance of people's "names" holds importance due to differences in naming practices and their meanings across generations, specifically the X, Y, Z, and Alpha generations. A sociolinguistic perspective is employed in this study, utilizing a descriptive qualitative research method. Primary data is collected through interviews and observations, while secondary data is obtained through relevant document searches. The findings reveal that the naming patterns differ for each generation, including X, Y, Z, and Alpha, depending on the parents' expectations for their child's name. These expectations are influenced by external factors such as religion, date and month of birth, and socio-cultural aspects, as well as internal factors such as parents' preferences for specific languages or characters from certain stories. In conclusion, Javanese names and their meanings have undergone shifts across generations, both in terms of the number of words and language choices. The X generation tends to have fewer words compared to the Y, Z, and Alpha generations. Similarly, the Y generation exhibits relatively fewer and shorter names compared to the Z and Alpha generations. Regarding language, the most recent generations, Z and Alpha (1997-present), incorporate a greater variety of foreign languages into their names compared to the previous generations (X and Y) of Javanese names. Kata Kunci: Pergeseran Nama, Makna, Sosiolingusitik