Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Nilai Sosial Siswa Sekolah Dasar Dalam Praktik Membuat Batik Sukapura Mohammad Pringgabaya; Aini Loita
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 3 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.354 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i3.53455

Abstract

Analisis Kebutuhan Pengembangan Aktivitas Finger Painting Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Aini Loita; S. Sumardi; Ririn Nur Afifah
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59904

Abstract

The background of this research is the importance of developing the socio-emotional aspects of early childhood and the development of early childhood learning programs to facilitate child development. The purpose of this study is to describe the basic needs of the importance of social emotional development of children through the design of activities in learning that can facilitate it. In this study, finger painting was chosen as one of the activities to facilitate the social and emotional development of early childhood. Overall this research uses the Educational Design Research (EDR) research method from Mc Kenny Reaves (2012) which includes research steps including: 1) Analysis and exploration; 2) Design and Construction; and 3) Evaluation and Reflection. But, in this article the researcher only presents the results of the research in stage 1, the analysis and exploration stage. The subjects of this study were the teachers and children of group B at SPS TAAM Nurul Amin. Data collection techniques used are literature studies and interviews. The results of the research in stage 1 is social emotional development is very important in the child's learning process so it is necessary to develop a learning activity program to facilitate it. Meanwhile, it was found that the development of learning programs through visual arts activities in schools was still lacking in variety, finger painting was rarely carried out due to media limitations and teacher unpreparedness, and finger painting activities using the group method had never been carried out in schools. Based on the description of this needs analysis, the researcher developed a finger painting activity design using the group method to facilitate the socio-emotional development of early childhood. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pengembangan aspek sosial emosional anak usia dini dan pengembangan program pembelajaran PAUD untuk memfasilitasi perkembangan anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pentingnya pengembangan sosial emosional anak melalui rancangan aktivitas dalam pembelajaran yang dapat memfasilitasinya. Dalam penelitian ini Finger painting dipilih sebagai salah satu aktivitas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia dini. Secara keseluruhan penelitian ini menggunakan metode penelitian Educational Design Research (EDR) dari Mc Kenny Reaves (2012) yang meliputi langkah-langkah penelitian diantaranya: 1) Analisis dan eksplorasi; 2) Desain dan Konstruksi; serta 3) Evaluasi dan Refleksi. Namun dalam artikel ini peneliti hanya menyajikan hasil penelitian pada tahap 1 yaitu tahap analisis dan eksplorasi. Subjek penelitian ini yaitu guru dan anak kelompok B di SPS TAAM Nurul Amin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara. Hasil dari penelitian pada tahap 1 yaitu perkembangan sosial emosional sangat penting dalam proses belajar anak sehingga perlu adanya pengembangan program aktivitas pembelajaran untuk memfasilitasinya. Sementara itu, ditemukan bahwa pengembangan program pembelajaran melalui aktivitas seni rupa di sekolah masih kurang beragam, finger painting jarang dilaksanakan karena keterbatasan media dan ketidaksiapan guru, dan aktivitas finger painting dengan metode kelompok juga belum pernah dilaksanakan di sekolah. Berdasarkan deskripsi analisis kebutuhan ini, peneliti mengembangkan rancangan aktivitas finger painting dengan metode kelompok untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis Anak Melalui Media Kotak Ceria Pada Kelompok A Paud Al-Fatan Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Hana Pandora; Aini Loita; Taopik Rahman
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59931

Abstract

Early childhood is a child with an age range of 0-6 years. At this time children are in the golden age or what we often call the golden age. Preschool education is education given to early childhood both formal and non-formal. Education can help in the process of growth and development of children. This resarch was conducted with the aim of improving logical thinking skills through Kotak Ceria learning media at the age of 4-5 years in group a in Al-Fatan kindergarden, Cisayong Village,, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. This study uses classroom action research in collaboration with group teachers. The subjects of this study were 10 chidren, namely two gilrs and eight boys. Data collection techniques used are observation and documentation. The research instrument is an observation sheet. This study uses data reduction analysis, data display and conclusions. The stages of this research are first there is pre-action, cycle I, cycle II and cycle III. The results of this study are increasing children’s logical thinkg skills through the use of Kotak Ceria, namely in pre-action only reaching 44% in cycle I increasing to 58%,, in cycle II 66% and in cycle III reaches 86%. Anak usia dini adalah anak dengan rentang usia 0-6 tahun. Pada masa ini anak berada pada masa emas atau sering kita sebut dengan masa golden age. Pendidikan prasekolah merupakan pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini baik formal maupun non formal, pendidikan dapat membantu dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis melalui media pembelajaran kotak ceria pada usia 4-5 tahun kelompok A di TK Al-Fatan Desa Cisayong Kecamatan Cisayong Kabupatem Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas berkolaborasi dengan guru kelompok A. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang, 2 orang anak perempuan dan 8 orang anak laki-laki. Teknik pengambilan data yang dilakuk,an yaitu observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian nya yaitu lembar observasi. Penelitian ini menggunakan analisis reduksi data, tampilan data dan kesimpulan. Tahapan Penelitian ini yaitu Pertama ada pra tindakan, siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berikir logis anak menggunakan media kotak ceria berhasil meningkat yaitu: pada pra tindakan hanya mencapai 44%, pada siklus I meningkat menjadi 58%, pada siklus II 66% dan pada siklus III mencapai 86%.
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bermain Peran Eva Amelia; Taopik Rahman; Aini Loita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2140

Abstract

Rendahnya kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun merupakan salah satu faktor masalah dalam pembelajaran. Ketika peserta didik tidak memenuhi standar tingkat pencapaian perkembangan maka dianggap menjadi masalah dalam proses pembelajaranyya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui belajar sosial emosional anak melalui metode bermain peran. Didalam penelitian ini menggunakan literatur review Systematic Literature Review (SLR). Hasil yang diperoleh menunjukkan 4 studi yang membahas mengenai metode bermain peran dalam meningkatkan sosial emosional anak usia 5-6 tahu. Metode bermain peran juga sangat mempengaruhi kemampuan sosial emosional karena metode yang sangat relevan dan pembelajarannya bersifat aktif dan efektif.
Overview of the State of Child Nutritional Status Based on Accreditation in TK Sejahtera 4 Tasikmalaya City Wilda Salmah; Heri Yusuf Muslihin; Aini Loita
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.759

Abstract

Pre-school children experience various nutritional problems, including malnutrition and excess nutrition where the number is increasing every year. This is also supported by the Monthly Report (LB) from the Tasikmalaya City Health Office, reporting that the number of toddlers suffering from malnutrition in 2021 was found to be 0.82% in Tasikmalaya City. An absolute prerequisite for development in all fields is the quality of human resources (HR). Several important factors influence the quality of human resources, especially factors related to intelligence, productivity and creativity, including nutritional status. PAUD school accreditation provides very important participation in improving the nutritional status of pre-school-age children through comprehensive education, nutrition services, child health and early detection of child growth and development. This research was conducted with the aim of seeing how the nutritional status of children is described based on accreditation at PAUD school institutions. Researchers used a qualitative approach with data collection techniques through observation and interviews. This research resulted in that there is an effect of the accreditation of an PAUD institution on the nutritional status of children in Kindergarten Sejahtera 4.
Maze Games in Improving Writing Ability in Early Children Yuniasih Yuniasih; Aini Loita; Nuraly Masum Aprily
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.774

Abstract

The goal of this study is to learn more about the role of maze games in boosting early childhood writing skills. This article uses a qualitative approach and the data collection technique used is observation and interviews. Based on the analysis it was found that Wijaya Kusumah Kindergarten in using maze game media can be an interesting learning alternative in improving children's writing skills, carried out with children assigned to follow a predetermined path. Teachers must be creative in making interesting and fun activities to develop children's writing skills.
Persepsi Guru terhadap Pembelajaran STEAM di TK Labschool UPI Kota Tasikmalaya Qonita Qonita; Edi Hendri Mulyana; Aini Loita; Indri Anggraeni; Serfa Az-Zahra Sakinah; N. Siti Sopiah
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 6 No. 1 (2023): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v6i1.3852

Abstract

Perubahan teknologi yang berkembang pesat saat ini menyebabkan perombakan kepada aspek bidang pendidikan salah satunya konsep pembelajaran. Konsep pembelajaran yang ada di sekolah seharusnya berkembang sesuai perubahan zaman berbasis pendekatan STEAM (science, technology, engineering, arts and mathematics). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan informasi terkait persepsi guru mengenai tantangan abad 21 dalam pembelajaran STEAM yang ada di TK Labschool UPI Tasikmalaya. Informasi persepsi guru mengenai tantangan abad 21 dalam pembelajaran STEAM menggunakan wawancara terstruktur dan studi dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari empat orang guru dan satu orang kepala sekolah TK Labschool UPI Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi STEAM masih belum sesuai dengan konsep STEAM yang mengintegrasikan semua aspek terutama pada abad 21 yang memuat; creativity, critical thinking, communication, collaboration, inovasi rancangan permainan masih sedikit, keterbatasan sarana dan prasarana, dan kurang maksimalnya pemahaman materi STEAM. Upaya mengatasi keterbatasan guru dalam hal tersebut yaitu dengan inovasi rancangan permaian STEAM yang dibuat peneliti seperti robotic for hand and foot, gelembung kicir angin, dan kardus tembakan.
Kegiatan Seni Finger Painting Dapat Meningkatkan Pemahaman Konsep Warna Anak Usia Dini Dhita Oktafiani; Heri Yusuf Muslihin; Aini Loita
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1106

Abstract

Memahami konsep warna termasuk dalam lingkup kognitif anak usia dini, warna ialah suatu keindahan serta desain yang dapat ditimbulkan akibat pantulan cahaya atau suatu zat dan serta menimbulkan kesan terhadap mata. Sayangnya kebanyakan anak masih bingung bahkan tidak mengetahui warna apa yang ia gunakan pada saat mewarnai atau ketika pendidik bertanya warna benda yang dipegang, anak hanya diam menunggu pendidik mengucapkannya terebih dahulu baru anak mengikutinya. Selain itu, terkadang anak merasa bosan ketika melakukan kegiatan mewarnai, karena biasanya mewarnai menjadi Langkah awal guru dalam mengenalkan warna kepada anak. Metode yang dilakukan pada peneliti ini adalah literatur review dengan meengumpulkan beberapa artikel, jurnal, dan buku dari berbagai sumber. Berdasarkan sumber- suber yang telah dikumpulkan, peneliti mendapatkan hasil bahwa kegiatan seni Finger Paniting dapat meningkatkan pemahamann anak usia dini dalam memahami konsep warna.
Pengembangan Media Permainan Sains Raining Rainbow Untuk Memfasilitasi Keterampilan Proses Sains pada Anak Usia 5-6 Tahun Gigin Famela; Aini Loita; Edi Hendri Mulyana
IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v1i2.1220

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan keterampilan proses sains yang belum optimal, keterbatasan guru dalam menggunakan media pembelajaran, dan terbatasnya media pembelajaran dilapangan khususnya dalam kegiatan eksperimen sains. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran untuk kegiatan eksperimen sains yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Berdasarkan temuan masalah dilapangan peneliti menyusun dan merancang media permainan sains Raining Rainbow untuk memfasilitasi keterampilan proses sains pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengembangan dengan desain Educational Design Research (EDR) karya McKenney dan Reeves. Prosedur penelitian EDR terdapat 4 tahap utama yaitu, tahap Analisis dan Eksplorasi (analysis and exploration); tahap Desain dan Konstruksi (Design and Conttruction); tahap Evaluasi dan Refleksi (Evaluation and Reflection); dan tahap kematangan intervensi (Maturing Intervention and Theoretical Understanding). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi, angket dan validasi ahli. Validasi ini dilakukan oleh ahli materi sains, ahli media dan ahli praktisi. Setelah melalui beberapa revisi sesuai saran validator kemudian dilakukan uji coba produk sebanyak tiga kali, dua kali uji coba di TK Kartika dan satu kali uji coba di TK Sejahtera 1. Secara umum, berdasarkan hasil analisis dari data uji coba, produk media Raining Rainbow untuk memfasilitasi keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun telah berhasil dikembangkan dan layak digunakan dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Permainan Maze dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Anak Usia Dini Yuniasih Yuniasih; Aini Loita; Nuraly Masum Aprily
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1205

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang peran permainan labirin (maze) dalam meningkatkan keterampilan menulis anak usia dini. Bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Teknik dokumentasi digunakan peneliti untuk memperoleh data. Metode analisis isi digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini untuk menganalisis data, yaitu analisis isi yang tidak dapat dilepaskan dari interpretasi sebuah karya. artikel ini dapat menjadi pilihan pembelajaran yang menarik dalam meningkatkan kemampuan menulis anak, dengan anak ditugaskan untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan dalam permainan maze. Guru harus inovatif dalam merancang pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk membantu anak dalam meningkatkan keterampilan menulis mereka.