Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

E-Booklet on Preparation Behavior for Exclusive Breastfeeding of Pregnant Women Fitri Prihatini; Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Elisa Elisa; Wagiyo Wagiyo
JENDELA NURSING JOURNAL Vol 8, No 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jnj.v8i1.11530

Abstract

Background: Factors that influence mothers in providing exclusive breastfeeding are lack of exposure to information about lactation management and lack of time for working mothers to provide breast feeding directly. One effort that can be made is providing counseling and demonstrations about lactation management using e-booklets to pregnant women to improve preparation for exclusive breastfeeding.Purpose: To understand the influence of lactation management efforts on behavior in preparation providing exclusive breastfeeding to pregnant women.Methods: This research uses a quasi-experimental research design with pre-test and post-test with control group. The number of samples in this study was all primigravida pregnant women in the second and third trimesters, totaling 56 people. Sampling used total sampling technique. Data analysis used the Man-Whitney test.Results: The results of the analysis of the intervention group obtained a p-value of 0.000, so there was a significant difference in the pre-test and post-test on the behavior of pregnant women regarding lactation management in the intervention group. The results of the control group analysis obtained a p-value of 0.272 so there was no significant difference in the pre-test and post-test on the behavior of pregnant women regarding lactation management in the control group. The research results obtained a p-value of 0.005, so there was a significant difference in the average behavior of pregnant women between the intervention and control groups.Conclusion: There is an influence of lactation management efforts on improving the behavior of pregnant women in preparation for exclusive breastfeeding.
APLIKASI HASIL PENELITIAN PELATIHAN DAN PENERAPAN AKUPRESUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH DAN MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DAN MENOPOUSE PADA ERA ADAPTASI COVID 19 Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Arwani, Arwani; Nina Indriyawati; Wien Soelistyo Adi; Mardiyono, Mardiyono
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1538.818 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.841

Abstract

Kasus positif Covid 19 pada perempuan ibu hamil. Melahirkan dan nifas di Indonesia terdapat puluhan sampai ratusan kasus. Meningkatnya kasus covid 19 menjadikan kebutuhan informasi dan pengetahuan yang baik bagi petugas dan keluarganya akan penatalaksanaan kasus maternal dan menapouse dengan covid 19. Dengan meningkatnya kembali kasus covid dengan klister baru membawa dampak tersendiri bagi masyarakat terutama ibu hamil dan lansia. Terutama rasa cemas menghadapi kondisi tersebut. Rasa cemas yang timbul akan berdampak pada turunnya imun seseorang sehingga akan rentan tertular virus. Salah satu cara untuk meningkatkan imun dan mengurangi kecemasan yaitu dengan penerapan acupressure. Akupresur adalah salah satu terapi komplementar merupakan perpaduan antara self healing dan akupresur, dimana proses pemijatan mempunyai 2 reaksi, yaitu reaksi menguatkan (yang) dan reaksi menurunkan (yin). Pijatan-pijatan pada titik tertentu dalam terapi akupresur dapat merangsang gelombang syaraf sehingga mampu melancarkan aliran darah, merelaksasikan spasme, dan meningkatkan imun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan hasil penelitian sebelumnya tentang Akupresur Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dan Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Hamil Dan Menopouse Pada Era Adaptasi Covid 19 ”. Metode pengabdian masyarakat ini dengan menyelenggarakan pelatihan cara acupressure mandiri secara langsung maupun media online dan demostrasi. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tetang cara acupressure untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan kecemasan di masa pandemic saat ini.
APLIKASI HASIL PENELITIAN: PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER DI KELURAHAN PLALANGAN KEC. GUNUNG PATI Mardiyono, Mardiyono; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah; widiyanto, Budi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4792

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) sejalan dengan program asuhan keperawatan keluarga dalam penyakit tidak menular, stop merokok dan kepesertaan BPJS. Masalah Indeks Keluarga Sehat kelurahan Plalangan 0,147 termasuk kategori rendah, jauh dari IKS kota Semarang 0,308. Masyarakat Plalangan banyak mengalami risiko tinggi dan menderita penyakit tidak menular termasuk penyakit jantung, diabetes, asthma, dan kanker payu dara, Rahim serta status Kesehatan gigi dan mulud masih rendah. Pendekatan keluarga mencakup upaya promotif dan preventif serta kuratif sederhana dilakukan dirumah dan program posbindu dan prolanis oleh petugas. Upaya kuratif paripurna dilakukan di Puskesmas dan program PANDU terpadu dan prolanis oleh tenaga medis bagi penderita pnyakit tidak menular. Pengendalaian penyakit tidak menular ke buku peserta posbindu holistik, sehingga data pasien penyakit  tidak menular dapat dimasukkan dalam SIMPUS.Metode:  The study is participatory action research kepada petugas puskesmas dan kader posbindu. Pospulasi kelurahan Plalangan 836 KK terbagi 3 RW 17 RT dengan kategori keluarga tidak sehat, pra sehat, sehat dan menderita penyakit hipertensi, penyakit hantung diabetes, astma dan kanker. Pemberi asuhan dibagi 3 tim RW 1, 2, dan 3.Hasil deteksi dini hiperkolesterolemia 13 pasien (11,3%), asam urat tinggi 5 pasien (4,3%), diabetes melitus 9 pasien (7,8%), hipertensi 25 pasien (21,7%). Pengendalian penyakit DM peserta posbindu holistic dengan case management minum obat, minum herbal, olah raga dan  diet DM. Pengendalian penyakit tidak menular dengan peserta posbindu holistic dengan case management minum obat, minum herbal, dan olah raga. 
APLIKASI HASIL PENELITIAN PELATIHAN DAN PENERAPAN AKUPRESUR UNTUK MENGURANGI RISIKO KOMPLIKASI HIPERTENSI DAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS SRONDOL Sulistyowati, Dina Indrati Dyah; Supriadi, Supriadi; Mardiyono, Mardiyono; Wagiyo, Wagiyo
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4713

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sekarang ini masih cukup tinggi. Salah satu penyebab kematian ibu hamil adalah hipertensi yang berlanjut ke eklamsia. Salah satu cara untuk mencegah komplikasi pada ibu hamil dan mengurangi kecemasan yaitu dengan penerapan acupressure. Akupresur adalah salah satu terapi komplementar merupakan perpaduan antara self healing dan akupresur, dimana  proses pemijatan mempunyai 2 reaksi, yaitu reaksi menguatkan (yang) dan reaksi menurunkan (yin). Pijatan-pijatan pada titik tertentu dalam terapi akupresur dapat merangsang gelombang syaraf sehingga mampu melancarkan aliran darah, merelaksasikan spasme, dan meningkatkan imun, sehingga diharapkan ibu akan menjadi rilexs, tekanan darah stabil dan kecemasan berkurang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan akupresur, sebagai kegiatan sehari-hari terhadap penurunan tekanan darah dan tingkat kecemasan  pada ibu hamil. Metode pengabdian  masyarakat  yaitu  dengan  menyelenggarakan  pelatihan  cara  melakukan pijat sederhana atau akupresur yang dapat diterapkan sehari-hari secara langsung maupun dan demonstrasi. Hasil pengabdian masyarakat adalah iabu hamil mampu menerapkan akupresur sederhana untuk mencegah peningkatkan tekanan darah dan  kecemasan pada ibu hamil dan standar operasional tentang acupresur sebagai panduan dan pengetahuan masyarakat tentang cara akupresur sederhana untuk ibu hamil untuk mencegah hipertensi lebih lanjut yang dapat diterapkan sehari-hari.
Latihan Aktivitas (NYHA) Meningkatkan Hemodinamik pada Klien dengan Chronic Heart Failure Apriliani, Dyah Tri; Yuswanto, Tri Johan Agus; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk203

Abstract

Heart disease is a non-communicable disease that is included in the category of diseases that cause many deaths in the world. One of the consequences that often arise from heart disease is dyspnea and also shortness of breath which will later be directly related to the occurrence of activity intolerance in patients, it is necessary to carry out nursing care based on the activity level that the patient is still able to carry out. This study was conducted to determine the effect of implementing activity training on hemodynamic changes in patients with Chronic Heart Failure. This study applied a pretest-posttest with control group design, which involved 60 respondents who were divided into 3 groups namely the NYHA 1 intervention group, the NYHA 2 intervention group, and the control group which was a combination of NYHA 1 and NYHA 2. The pretest was carried out by measuring hemodynamics (pressure blood pressure, pulse, respiratory rate, oxygen saturation). Intervention in the NYHA 1 group was given light walking activity for 23 minutes, in the NYHA 2 group for 18 minutes and the control group was given 6SMWT activity or walking with a duration of 6 minutes. Each group was given diving treatment 3 times in 1 week. Posttest was carried out by measuring hemodynamics (blood pressure, pulse, respiratory rate, oxygen saturation) which was carried out after the respondent had rested for 15 minutes. Data analysis was performed using the Wilcoxon test to compare the hemodynamics before and after each treatment. On systolic blood pressure measurements, the p values were: control = 0.049, NYHA 1 = 0.000, NYHA 2 = 0.007. On measuring diastolic blood pressure, the p values were: control = 0.020, NYHA 1 = 0.001, NYHA 2 = 0.004. On pulse measurement, the p values were: control = 0.015, NYHA 1 = 0.003, NYHA 2 = 0.004. In measuring the respiratory rate, the p values were: control = 0.015, NYHA 1 = 0.005, NYHA 2 = 0.005. On oxygen saturation measurements, the p values were: control = 0.034, NYHA 1 = 0.000, NYHA 2 = 0.001. The conclusion in this study is that giving exercise activities improves hemodynamics in clients with Chronic Heart Failure.Keywords: chronic heart failure; hemodynamics; physical training ABSTRAK Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masuk dalam kategori penyakit yang mengakibatkan banyak kematian di dunia. Salah satu akibat yang sering ditimbulkan dari penyakit jantung yakni dyspnea dan juga sesak nafas yang nantinya akan berhubungan langsung dengan terjadinya intoleran aktifitas pada pasien, maka perlu dilakukan asuhan keperawatan dengan berpedoman pada tingkat aktifitas yang masih mampu dilakukan oleh pasien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan latihan aktivitas terhadap perubahan hemodinamik pada pasien dengan Chronic Heart Failure. Penelitian ini menerapkan rancangan pretest-posttest with control group, yang melibatkan 60 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok intervensi NYHA 1, kelompok intervensi NYHA 2, dan kelompok kontrol yakni gabungan antara NYHA 1 dan NYHA 2. Pretest dilakukan dengan pengukuran hemodinamik (tekanan darah, nadi, respiratory rate, saturasi oksigen). Intervensi pada kelompok NYHA 1 diberikan aktifitas berjalan ringan selama 23 menit, pada kelompok NYHA 2 selama 18 menit dan pada kelompok kontrol diberikan aktifitas 6SMWT atau berjalan dengan durasi 6 menit. Masing-masing kelompok diberikan perlakuan selam 3 kali dalam 1 minggu. Posttest dilakukan dengan pengukuran hemodinamik (tekanan darah, nadi, respiratory rate, saturasi oksigen) yang dilakukan setelah responden beristirahat selama 15 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan hemodinamik masing-masing sebelum dan sesudah perlakuan. Pada pengukuran tekanan darah sistolik, nilai p adalah: kontrol = 0,049, NYHA 1 = 0,000, NYHA 2 = 0,007. Pada pengukuran tekanan darah diastolik, nilai p adalah: kontrol = 0,020, NYHA 1 = 0,001, NYHA 2 = 0,004. Pada pengukuran nadi, nilai p adalah: kontrol = 0,015, NYHA 1 = 0,003, NYHA 2 = 0,004. Pada pengukuran respiratory rate, nilai p adalah: kontrol = 0,015, NYHA 1 = 0,005, NYHA 2 = 0,005. Pada pengukuran saturasi oksigen, nilai p adalah: kontrol = 0,034, NYHA 1 = 0,000, NYHA 2 = 0,001. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian latihan aktivitas meningkatkan hemodinamik pada klien dengan Chronic Heart Failure.Kata kunci: chronic heart failure; hemodinamik; latihan fisik
The effectiveness of the combination of nature sound and foot massage against pain post-appendectomy patients Setyowati, Anita; Ta'adi, Ta'adi; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah
Media Keperawatan Indonesia Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.6.3.2023.224-233

Abstract

Appendectomy is done as soon as possible to reduce the risk of further perforation such as peritonitis or abscess. If not handled properly it can cause complications, slow down the recovery process, and increase the length of hospital stay. The purpose of the study is to analyze the effectiveness of the combination of nature sound and foot massage on pain in post-appendectomy patients. Method: True experiment with pre-post test control group design. The intervention group (n=21) was given nature sound therapy for 15 minutes, the combination group (n=21) was given a combination of nature sound therapy and foot massage for 15 minutes, and the control group (n=21) received routine nursing care. Data analysis used the Wilcoxon test. Results: The combination of nature sound and foot massage for 15 minutes/day is effective and significantly reduces pain on the average Numeric Rating Scale (NRS) score. There were differences in pain before and after the intervention in the three groups. Combination therapy of nature sound and foot massage has a greater value than the hospital SPO group and the nature sound group with a p-value of 0.004 and delta a mean of 0.70. In conclusion: The combination of nature sound and foot massage is effective in reducing pain in post-appendectomy patients.
Perbedaan Efektifitas Pemberian Jus Belimbing Wuluh dan Jus Mentimun terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Rahayu, Siti Suci; Martyastuti, Nonik Eka; Vianti, Remilda Armika; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol 13, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v13i2.12278

Abstract

Background: The most common diseases experienced by the elderly are Diabetes Mellitus and Hypertension. One of the non-pharmacological treatments for hypertension is by consuming starfruit juice and cucumber juice. Starfruit and cucumber both contain potassium and are diuretics that can lower blood pressure. Objective: This study aims to determine the difference in the effectiveness of giving star fruit juice and cucumber juice on blood pressure in elderly patients with hypertension. Methods: This study used a quasi-experiment method with a pretest and posttest control group design. This design involves 2 groups (two groups) with a sample of 32 people (16-star fruit juice and 16 cucumber juice group). Star fruit juice and cucumber juice were drunk in the morning before meals for 7 consecutive days with a dose of 100 grams of star fruit and 200 ml of water, 200 grams of cucumber, and 150 ml of water. Results: The results showed that a beverage of cucumber juice lowers significantly systolic blood pressure (p=0.000) and diastolic blood pressure compared with a beverage of star fruit juice (p=0.000). Conclusion: Giving a combination of star fruit juice and cucumber juice for 7 days at a dose of 100 grams of star fruit and 200 ml of water, 200 grams of cucumber, and 150 ml of water is more effective in reducing blood pressure compared to giving only cucumber juice.
PELATIHAN OLAHAN TELUR SEMUT RANGRANG ATAU KROTO SEBAGAI MAKANAN PENGGANTI UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK DAN STATUS GIZI BALITA (MENCEGAH STUTING) Mardiyono, Mardiyono Mardiyono; sulistyowati, Dina Indrati Dyah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5730

Abstract

ABSTRAKSalah satu program  SDGs atau tujuan  pembangunan berkelanjutan yang menjadi bahan sorotan tertinggi adalah setor kesehatan yaitu sebaran balita kurang gizi di Indoesia, proporsi balita pendek, status gizi anak, tingkat kematian ibu, pola konsumsi pangan pokok dan sebagainya. Salah satu budaya masyarakat Banyumas yang telah diterapkan untuk peningkatan gizi balita yaitu dengan memberikan Olahan kroto kepada balita. Hasil pemeriksaan laboratorium kandungan dalam 100gr kroto terdapat 23.48% kadar air, 2.71% abu, 24.71% protein, 39.22% lemak, 40 mg kalsium dan 9.97% karbohidrat. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Konsumsi makanan berpengaruh terhadap status gizi seseorang.  Pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk mejelaskan pada masyarakat terutama ibu yang memiliki balita untuk mengetahui efektifitas untuk mengaplikasikan hasil riset yaitu dengan memberikan pelatihan tentang Olahan Telur Semut Rangrang Atau Kroto Sebagai Makanan Pengganti Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik  Dan Status Gizi Balita  dengan  membandingkan pre dan post test setelah diberikan intervensi  selama satu bulan. Metode pengabdian masyarakat ini dengan menyelenggarakan pelatihan tentang asupan tambahan dengan kroto dan  demostrasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan dan perkembangan status gizi anak setelah diberikan pelatihan dan pendampingan selama 1 bulan. Pemberian olahan telur semut rangrang dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan motorik dan status gizi pada balita. Kata kunci : Kroto Atau Semut Rangrang, Status gizi, Perkembagan Motorik 
TERAPI KLOMPEMENTER PATCH AROMATERAPI BUNGA KENANGA (CANANGA ODORATA) TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI GRADE I : AROMATHERAPY PATCH THERAPY OF CANANGA FLOWERS (CANANGA ODORATA) ON BLOOD PRESSURE AND ANXIETY IN GRADE I HYPERTENSION PATIENTS Atiqah, Ayuni; Widiyanto, Budi; Indrati Dyah Sulistyowati, Dina
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i1.2351

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Pencegahan hipertensi dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis yaitu dengan menggunakan kearifan lokal salah satunya menggunakan patch aromaterapi bunga kenanga untuk mengupayakan stabilitas tekanan darah dan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas patch aromaterapi bunga kenanga (cananga odorata) terhadap tekanan darah dan kecemasan pada pasien hipertensi grade I. Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment dengan menggunakan rancangan pre-post test design with control group. Sampel pada penelitian ini adalah 60 responden yang mengikuti program PROLANIS dengan hipertensi grade I yang terbagi menjadi 2 kelompok dan diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar pada 25 September - 09 Oktober 2024. Uji beda pre – test post – test menggunakan uji beda Paired t- test dan uji Wilcoxon. Uji beda antar kelompok menggunakan Independent t – test dan uji Mann – Whitney. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermaksan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada semua kelompok (p = 0,001). Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa patch aromaterapi bunga kenanga (canaga odorata) menjadi perlakuan yang paling baik dalam menurukan tekanan darah dan kecemasan (p < 0,05) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Terapi komplementer berupa patch aromaterapi bunga kenanga (canaga odorata) menjadi perlakuan yang efektif dalam menurunkan tekanan darah dan kecemasan.
PENERAPAN HASIL PENELITIAN HEALING PRESSURETENSION UNTUK MENCEGAH HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DAN IBU MENOPOUSE Sulistyowati, Dina Indrati Dyah; Wagiyo, Wagiyo; Amalia, Lisa Rizky; Mardiyono, Mardiyono
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6576

Abstract

Abstrak Ibu hamil dan ibu menopuse dengan komplikasi di Indonesia selalu bertambah. Dengan berakhirnya masa pandemai covid masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama ibu hamil dan lansia. Mulainya aktifitas kembali akan memberikan dampak tersendiri bagi masyarakat, terutama pada gaya hidup serta pola makan. Salah satu penyakit yang muncul karena pola makan dan gaya hidup adalah hipertensi. Hipertensi dapat dicegah selain mengatur pola makan yaitu dengan malakukan Healing Pressuretension. Healing Pressuretension adalah salah satu terapi komplementar merupakan perpaduan antara self healing dan Healing Pressuretension, dimana proses pemijatan mempunyai 2 reaksi, yaitu reaksi menguatkan (yang) dan reaksi menurunkan (yin). Pijatan-pijatan pada titik tertentu dalam terapi Healing Pressuretension dapat merangsang gelombang syaraf sehingga mampu melancarkan aliran darah, merelaksasikan spasme, dan meningkatkan imun. Metode pengabdian masyarakat ini dengan menyelenggarakan pelatihan cara Healing Pressuretension mandiri baik langsung demostrasi dan media. Sasaran Pengabdian adalah ibu hamil, ibu pre/menopuse. Pengabdian di selenggarakan selama 2 hari dan pendampingan selama 2 minggu dan evaluasi melalui pemeriksaan tekanan darah pre post pengabdian. Hasil menunjukkan dari 45 jumlah responden ada perubahan tekanan darah pre post pengabdian yang signifikan p=0.001, selain itu hasil wawancara menyampaikan merasa nyaman dan kecemasan berkurang. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tetang cara Healing Pressuretension untuk mencegah hipertensi terutama pada ibu hamil dan ibu menopouse.Kata Kunci : Healing Pressuretension , hipertensi, ibu hamil, ibu menopause..