Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

E-Booklet on Preparation Behavior for Exclusive Breastfeeding of Pregnant Women Prihatini, Fitri; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah; Elisa, Elisa; Wagiyo, Wagiyo
JENDELA NURSING JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jnj.v8i1.11530

Abstract

Background: Factors that influence mothers in providing exclusive breastfeeding are lack of exposure to information about lactation management and lack of time for working mothers to provide breast feeding directly. One effort that can be made is providing counseling and demonstrations about lactation management using e-booklets to pregnant women to improve preparation for exclusive breastfeeding.Purpose: To understand the influence of lactation management efforts on behavior in preparation providing exclusive breastfeeding to pregnant women.Methods: This research uses a quasi-experimental research design with pre-test and post-test with control group. The number of samples in this study was all primigravida pregnant women in the second and third trimesters, totaling 56 people. Sampling used total sampling technique. Data analysis used the Man-Whitney test.Results: The results of the analysis of the intervention group obtained a p-value of 0.000, so there was a significant difference in the pre-test and post-test on the behavior of pregnant women regarding lactation management in the intervention group. The results of the control group analysis obtained a p-value of 0.272 so there was no significant difference in the pre-test and post-test on the behavior of pregnant women regarding lactation management in the control group. The research results obtained a p-value of 0.005, so there was a significant difference in the average behavior of pregnant women between the intervention and control groups.Conclusion: There is an influence of lactation management efforts on improving the behavior of pregnant women in preparation for exclusive breastfeeding.
Perbedaan Efektifitas Pemberian Jus Belimbing Wuluh dan Jus Mentimun terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Rahayu, Siti Suci; Martyastuti, Nonik Eka; Vianti, Remilda Armika; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v13i2.12278

Abstract

Background: The most common diseases experienced by the elderly are Diabetes Mellitus and Hypertension. One of the non-pharmacological treatments for hypertension is by consuming starfruit juice and cucumber juice. Starfruit and cucumber both contain potassium and are diuretics that can lower blood pressure. Objective: This study aims to determine the difference in the effectiveness of giving star fruit juice and cucumber juice on blood pressure in elderly patients with hypertension. Methods: This study used a quasi-experiment method with a pretest and posttest control group design. This design involves 2 groups (two groups) with a sample of 32 people (16-star fruit juice and 16 cucumber juice group). Star fruit juice and cucumber juice were drunk in the morning before meals for 7 consecutive days with a dose of 100 grams of star fruit and 200 ml of water, 200 grams of cucumber, and 150 ml of water. Results: The results showed that a beverage of cucumber juice lowers significantly systolic blood pressure (p=0.000) and diastolic blood pressure compared with a beverage of star fruit juice (p=0.000). Conclusion: Giving a combination of star fruit juice and cucumber juice for 7 days at a dose of 100 grams of star fruit and 200 ml of water, 200 grams of cucumber, and 150 ml of water is more effective in reducing blood pressure compared to giving only cucumber juice.
APLIKASI HASIL PENELITIAN PELATIHAN DAN PENERAPAN AKUPRESUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH DAN MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DAN MENOPOUSE PADA ERA ADAPTASI COVID 19 Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Arwani Arwani; Nina Indriyawati; Wien Soelistyo Adi; Mardiyono Mardiyono
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.841

Abstract

Kasus positif Covid 19 pada perempuan ibu hamil. Melahirkan dan nifas di Indonesia terdapat puluhan sampai ratusan kasus. Meningkatnya kasus covid 19 menjadikan kebutuhan informasi dan pengetahuan yang baik bagi petugas dan keluarganya akan penatalaksanaan kasus maternal dan menapouse dengan covid 19. Dengan meningkatnya kembali kasus covid dengan klister baru membawa dampak tersendiri bagi masyarakat terutama ibu hamil dan lansia. Terutama rasa cemas menghadapi kondisi tersebut. Rasa cemas yang timbul akan berdampak pada turunnya imun seseorang sehingga akan rentan tertular virus. Salah satu cara untuk meningkatkan imun dan mengurangi kecemasan yaitu dengan penerapan acupressure. Akupresur adalah salah satu terapi komplementar merupakan perpaduan antara self healing dan akupresur, dimana proses pemijatan mempunyai 2 reaksi, yaitu reaksi menguatkan (yang) dan reaksi menurunkan (yin). Pijatan-pijatan pada titik tertentu dalam terapi akupresur dapat merangsang gelombang syaraf sehingga mampu melancarkan aliran darah, merelaksasikan spasme, dan meningkatkan imun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan hasil penelitian sebelumnya tentang Akupresur Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dan Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Hamil Dan Menopouse Pada Era Adaptasi Covid 19 ”. Metode pengabdian masyarakat ini dengan menyelenggarakan pelatihan cara acupressure mandiri secara langsung maupun media online dan demostrasi. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tetang cara acupressure untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan kecemasan di masa pandemic saat ini.
Implementasi Pelvic Rocking Exercise Dalam Menurunkan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Anita Widiastuti; Fitria Zuhriyatun; Riza Amalia; Siti Mulidah; Dina Indrati Dyah Sulistyowati
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14957

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum selama kehamilan yang dapat mengganggu aktivitas, kualitas tidur, dan kualitas hidup. Pelvic rocking exercise merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan stabilitas otot panggul dan memperbaiki postur tubuh sehingga berpotensi mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelvic rocking exercise pada ibu hamil dengan nyeri punggung bawah. Desain penelitian menggunakan studi kuasi-eksperimental dengan rancangan pretest-posttest. Sampel dalam penelitian adalah 10 ibu hamil trimester dua dan tiga yang mengalami nyeri punggung. Intervensi berupa edukasi, demonstrasi, dan latihan 10 menit selama 4 hari. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian mayoritas responden mengalami penurunan skala nyeri, disertai peningkatan kenyamanan, kualitas tidur, dan kemampuan aktivitas harian. Secara statistik, terdapat perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,004). Dapat disimpulkan bahwa pelvic rocking exercise merupakan intervensi sederhana, aman, dan berpotensi sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil.
Efektivitas Patch Transdermal Ekstrak Kayu Manis Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Postpartum Tri Karsiti; Mardiyono Mardiyono; Dina Indrati Dyah Sulistyowati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.24110

Abstract

ABSTRACT Perineal wounds are a common condition resulting from vaginal delivery, either due to episiotomy or spontaneus perineal tears. If not properly managed, perineal wounds may reduce maternal health and quality of life. Cinnamon ( Cinnamommun burmanii ) contains active compounds such as flavonoid, tannins and saponins that possess antibacterial and antimicrobial properties, thereby having potential to accelerate wound healing. This study involved two groups, an intervention group and a control group, each consisting of 23 respondents. REEDA scores were measured on days 1, 3, 5, and 7 postpartum. Normality testing showed that the data were not normally distributed (p 0.05), therefore the Mann-Whitney and Friedman tests were used for analysis. Respondent characteristics (age, nutritional status, vulva hygiene) were analyzed using the Chi-Square test. The baseline characteristics of both groups were comparable (age p = 1.000, parity p = 0.351, vulva hygiene p = 1.000). The Friedman test showed significant changes in REEDA scores across the observation days (p = 0.000). The Mann-Whitney test indicated no significant difference in REEDA scores on day 1 (p = 0.121), but significant differences were observed on day 3 (p = 0.000), day 5 (p = 0.000), and day 7 (p = 0.000), with the intervention group demonstrating lower REEDA scores and faster wound healing. The intervention was proven to be effective in accelerating perineal wound healing, indicated by significantly faster reductions in REEDA scores starting from day 3. Keywords: Perineal Wound, Postpartum, Wound Healing, REEDA, Vulva Hygiene.  ABSTRAK Luka perineum merupakan kondisi yang umum terjadi akibat proses persalinan pervaginam baik karena episiotomi maupun robekan spontan.  Apabila tidak  ditangani dengan baik luka perineum dapat menurunkan kualitas kesehatan ibu. Kayu manis (cinnamommun burmanii) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin dan saponin yang memiliki sifat antibakteri dan antimikroba sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas patch transdermal ekstrak kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan desain true experimenal dengan rancangan group pretest- posttest with control group. Pengambilan sampel dlakukan secara acak dengan jumlah sampel sampel 46 orang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Subjek penelitian ini adalah ibu postpartum dengan ruptur perineum derajat II yang telah dilakukan penjahitan. Kelompok intervensi diberikan   patch transdermal ekstrak kayu manis dengan dosis 300 mg ekstrak kayu manis dengan kandungan flavonoid 0,84 mg ,dua kali sehari selama 7 hari sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar. Penilaian penyembuhan luka perineum dengan skala REEDA pada hari ke-1, 3, 5, dan 7. Analisis menggunakan uji Mann-Whitney dan Friedman karena data berdistribusi tidak normal.  Karakteristik responden dianalisis menggunakan Chi-Square.Karakteristik dasar responden pada  kedua kelompok setara (usia p = 1,000, paritas p = 0,351, vulva hygiene p = 1,000). Uji Friedman menunjukkan perubahan skor REEDA yang signifikan selama periode pengamatan (p = 0,000). Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan skor REEDA pada hari ke-1 (p = 0,121), namun perbedaan signifikan mulai terlihat pada hari ke-3 (p = 0,000), hari ke-5 (p = 0,000), dan hari ke-7 (p = 0,000), dengan skor REEDA kelompok intervensi lebih rendah. Hasil penelitian patch transdermal eksrak kayu manis dengan dosis 300 mg dengan kandungan 0.84 mg flavonoid terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka perineum yang ditunjukkan denganpenurunan skor REEDA yang lebih cepat dan berbeda signifikan sejak hari ke-3. Kata Kunci: Luka Perineum, Post Partum, Penyembuhan Luka, REEDA, Vulva Hygiene.
Pengaruh Alat Muscle Relaxer Massage dan Kombinasinya dengan Relaksasi Otot Progresif Pada Stres dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Nabila Salsabila; Arwani Arwani; Dina Indrati Dyah Sulistyowati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 7 (2026): Volume 8 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i7.26657

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels due to impairedinsulin secretion or insulin resistance. In addition to physiological factors, psychological conditions such as stress canalso contribute to increased blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. One approach toreducing stress and controlling blood glucose levels is through relaxation therapy. The innovation of a Muscle Relaxer Massage (MRM)device equipped with a blood glucose sensor was developed as a relaxation therapy that provides a massage effect while simultaneously monitoring blood glucose levels in real time. This study aimed to determine the effect of using the Muscle Relaxer Massage device and the combination of Muscle Relaxer Massage with Progressive Muscle Relaxation on reducing stress levels and blood glucose levels in patients with type 2diabetes mellitus. This study used a Research and Development (RD) method with a Pre-Post Test with Control Group Design. The sample consisted of 66 respondents who were divided into three groups: the Muscle Relaxer Massage (MRM) group, the Progressive Muscle Relaxation (PMR) group, and the combination group of MRM and PMR. The intervention was conducted for two weeks with a frequency of three sessions per week, each lasting 30 minutes.Stress levels were measured using the DASS-42 questionnaire, while blood glucose levels were measured using the Easy Touch GCU glucometer. The results showed that all groups experienced a decrease in stress levels and bloodglucose levels after the intervention with p  0.05, indicating a significant difference between pre-test and post-test values. The most optimal reduction occurred in the group receiving the combination of Muscle Relaxer Massage and Progressive Muscle Relaxation. In conclusion, the sensor-based Muscle Relaxer Massage is effective in reducing stress levels and blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus and has the potential to be used as a complementary therapy in the management of the disease. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Muscle Relaxer Massage, Progressive Muscle Relaxation, Stress, Blood Glucose Level. ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Selain faktor fisiologis, stres juga dapat memengaruhi peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Salah satu upaya untuk menurunkan stres dan mengontrol kadar gula darah adalah melalui terapi relaksasi. Inovasi alat Muscle Relaxer Massage (MRM) berbasis sensor kadar gula darahdikembangkan sebagai terapi relaksasi yang dapat memberikan efek pijat sekaligus memantau kadar glukosa darah secara real- time. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat Muscle Relaxer Massage serta kombinasi Muscle Relaxer Massage dengan Progressive Muscle Relaxation terhadap penurunan tingkat stres dan kadargula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode penelitian menggunakan Research and Development (RD) dengan desain Pre-Post Test with Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 66 responden yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok Muscle Relaxer Massage (MRM), kelompok relaksasi otot progresif (ROP), dan kelompok kombinasi MRM dan ROP. Intervensi diberikan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu selama 30 menit per sesi. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner DASS- 42 dan kadar gula darah diukur menggunakan glukometer Easy Touch GCU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok mengalami penurunan tingkat stres dan kadar gula darah setelah intervensi dengan nilai p  0,05, yang menunjukkan adanyaperbedaan signifikan antara pre- test dan post-test. Penurunan paling optimal terjadi pada kelompok kombinasi Muscle Relaxer Massage dan relaksasi otot progresif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Muscle Relaxer Massage berbasis sensor efektif menurunkan tingkat stres dan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitustipe 2, serta berpotensi menjadi terapi komplementer dalam pengelolaan penyakit tersebut. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Muscle Relaxer Massage, Progressive Muscle Relaxation, Stres, Kadar Gula Darah.
PENGEMBANGAN KREATIFITAS DAN PELATIHAN WIRAUSAHA TOKO ONLINE HERBAL DAN KOMPLEMENTER (TOLEBALTER) DI PRODI KEPERAWATAN PURWOKERTO DAN KELURAHAN MERSI Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Mardiyono Mardiyono; Subandiyo Subandiyo
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.7604

Abstract

Abstrak Permasalahan: Di era digital saat ini, penggunaan toko online menjadi salah satu strategi bisnis yang efektif. Dengan potensi besar penggunaan herbal dalam masyarakat, pengembangan toko online herbal dan komplementer dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hampir semua mahasiswa memiliki gawai dan setiap hari menfaatkan baik sebagai media hiburan, pengetahauan maupun belanja online. Mahasiswa keperawatan banyak mengahasilkan produk atau inovasi terkait kesehatan hasil penelitian yang banyak diminati dan dibutuhkan masyarakat. Toko online herbal dan komplementer merupakan peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi dan kreatifitas penggunaan gawai yang menghasilkan. Melalui toko online tersebut mahasiswa dapat memasarkan hasil inovasi penelitian yang terkait produk untuk kesehatan masyarakat.Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan sebelum lulus kuliah sehingga mereka mempunyai jiwa kewirausahaan untuk memberikan layanan kesehatan melalui penjualan pruduk hasil penelitian yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dengan membuka toko online.Metode dan Solusi: Memberikan pelatihan cara membuka toko online herbal dan komplementer serta cara mengembangkan. Pelatihan diberikan kepada mahasiswa keperawatan agar dapat dijadikan salah satu solusi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mereka. Pelatihan diberikan baik secara teori maupun praktek. dibawah pendampingan narasumber dan pelatih yang telah berpengalaman. Selain itu juga pelatihan kepada mahasiswa dan masyarakat Mersi cara pengolahan produk herbal dan pengemasan yang kekinian.Target Luaran: Adapun luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian skim PPK ini adalah publikasi pada jurnal nasional terakreditasi, video kegiatan pengabdian, dan modul pelatihan toko online herbal  komlementer (Tolebalter), publikasi koran. Luaran tambahan berupa HKI modul pelatihan.Kata kunci: Kewirausahaan, pelatihan, tolebalter , mahasiswa, keperawatan.