Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Effect of the Implementation of POJK 34/2024, Top Management Support, and Organizational Culture on Company Performance Through Human Resource Quality at PT. Dekai Reinsurance Broker Angga Arifiyanto; I Made Indra P
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8035

Abstract

This study analyzed the influence of the implementation of Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 34 of 2024, top management support, and organizational culture on company performance through human resource quality as a mediating variable at PT Dekai Reinsurance Broker. The research background was based on regulatory changes in the Indonesian insurance and reinsurance industry that required adjustments in governance, professionalism, and employee competency development. The study employed a quantitative approach using a survey method and Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (PLS-SEM) analysis with SmartPLS 4 software. The research sample consisted of 43 internal respondents selected using a saturated sampling technique. The results showed that the implementation of POJK 34/2024 provided the largest substantive contribution to improving human resource quality, while human resource quality had a positive and significant effect on company performance, with a path coefficient of 0.508 (BCa 95% CI: 0.011–0.876). Top management support showed only a marginal positive effect on company performance, while organizational culture was not proven to have a significant effect on human resource quality or company performance. Furthermore, human resource quality was not proven to mediate the relationship between the three independent variables and company performance. These findings highlight the importance of effective regulatory implementation, continuous improvement of human resource quality, and sustained management commitment in supporting company performance. This research contributes theoretically to the development of human resource management and policy implementation studies, while also providing practical implications for reinsurance brokerage companies in designing integrated competency development and governance strategies.
Literasi Asuransi Melalui Lomba Membuat Video Kreatif I Made Indra Made Indra; Nike Septivani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14020

Abstract

Rendahnya literasi asuransi, terutama di kalangan generasi muda, menjadi tantangan dalam meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan risiko dan perencanaan keuangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, STMA Trisakti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Literasi Asuransi melalui Lomba Membuat Video Kreatif”. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan pendekatan edukasi partisipatif dan melibatkan 65 peserta. Peserta membuat video edukasi berdurasi 1–3 menit yang dipublikasikan melalui YouTube, Instagram, dan media sosial lainnya. Video dinilai oleh dewan juri dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia berdasarkan kesesuaian tema, penguasaan materi, kreativitas, kualitas penyajian, kualitas teknis, dan keterlibatan publik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan konten edukatif mengenai asuransi, dengan tiga karya terbaik berasal dari Kalimantan Selatan, Bondowoso, dan Jember. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara STMA Trisakti, AAJI, mahasiswa, dan masyarakat. Dengan demikian, lomba video kreatif dapat menjadi strategi edukasi digital yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi asuransi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan risiko.
Peningkatan Literasi Asuransi Melalui Kegiatan Insurance Goes To School Antonius Anton Lie; I Made Indra P; Benny Hadiwibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14229

Abstract

Rendahnya tingkat literasi asuransi di kalangan pelajar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manajemen risiko dan perencanaan keuangan sejak dini. Kondisi ini mendorong Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Insurance Goes to School. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA/SMK/MA mengenai konsep dasar asuransi, manajemen risiko, serta memperkenalkan peluang pendidikan dan karier di industri perasuransian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui roadshow ke sekolah mitra yang meliputi pameran pendidikan, presentasi di kelas, diskusi interaktif, tanya jawab, serta penyampaian materi literasi asuransi. Selain memberikan edukasi kepada siswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara STMA Trisakti dengan sekolah melalui pengembangan jaringan kemitraan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hingga Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 telah terjalin kerja sama dengan 58 sekolah mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan literasi yang dilakukan secara langsung di kelas memperoleh respons positif dari siswa dan guru, serta mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan risiko, manfaat asuransi, dan prospek karier di industri perasuransian. Program ini juga memperluas akses informasi mengenai pendidikan tinggi di bidang asuransi dan mendorong peningkatan minat siswa terhadap sektor jasa keuangan. Dengan demikian, Insurance Goes to School tidak hanya berfungsi sebagai media promosi institusi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata STMA Trisakti dalam mendukung peningkatan literasi asuransi dan pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri perasuransian di masa depan.