Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi dan Pengembangan Jaringan Distibusi Air Bersih di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas; Haribowo, Riyanto; Siswoyo, Hari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.41

Abstract

A drinking water supply system (SPAM) Sekaran was located in Sekaran District, Lamongan Regency, had served 12 villages for their clean water needs by Perum Jasa Tirta I. In the development plan until 2040 there was an additional 1 service area, namely Taji Village. In this study, an evaluation of the existing conditions was carried out by carrying out simulations to see the hydraulic conditions in the existing network. This evaluation was used to a reference for carried out development planning in 2040 in the future. In planning the development will be simulated using the help of the WaterCAD V8i program. Based on the final results of the simulation with the help of the WaterCAD V8i program, development planning was carried out by adding components such as a booster pump, so that the hydraulic conditions of the clean water distribution network could meet the predetermined SNI criteria. The calculation of the Budget Plan (RAB) needed in the planning work of developing a clean water distribution network was Rp. 3,151,621,990.00. The calculation of the economic analysis with an interest rate of 3,50% and a development age of 20 years states that the Benefit Cost Ratio (BCR) is 1.48727, Net Present Value (NPV) is Rp. 130.382.543.01/year, Internal Rate Return (IRR) of 7,96%, and the selling price of water is Rp. 4,551.29/m3. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sekaran yang terletak di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan ini telah melayani 12 desa untuk kebutuhan air bersihnya oleh Perum Jasa Tirta I. Pada perencanaan pengembangan hingga tahun 2040 terdapat penambahan 1 daerah layanan yaitu Desa Taji. Dalam studi ini dilakukan suatu evaluasi kondisi eksisting dengan melaksanakan simulasi untuk melihat kondisi hidrolis yang ada pada jaringan eksisting. Evaluasi ini dijadikan sebagai acuan untuk melaksanakan perencanaan pengembangan tahun 2040 kedepan. Dalam perencanaan pengembangan akan disimulasikan menggunakan bantuan program WaterCAD V8i. Berdasarkan hasil akhir simulasi dengan bantuan program WaterCAD V8i perencanaan pengembangan dilakukan dengan penambahan komponen seperti pompa booster, sehingga pada kondisi hidrolis jaringan distribusi air bersih dapat memenuhi kriteria SNI yang telah ditentukan. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan dalam pekerjaan perencanaan pengembangan jaringan distribusi air bersih ini sebesar Rp 3.151.621.990,00. Perhitungan analisa ekonomi dengan tingkat suku bunga 3,50% dan usia guna pembangunan 20 tahun menyatakan bahwa nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,48727, Net Present Value (NPV) sebesar Rp 130.382.543,01/tahun, Internal Rate Return (IRR) sebesar 7,96%, dan harga jual airnya sebesar Rp 4.551,29/m3.
Studi Evaluasi dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Rahadjeng, Aira Azzahra; Haribowo, Riyanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.38

Abstract

Brondong District, Lamongan Regency has ten villages with one village has been served by Perum Jasa Tirta 1 for the clean water distribution which is Sedayulawas Village.  In the development plan until 2040, there are additional service areas in 2 other villages, namely Sendangharjo Village and Brengkok Village. In this study, an evaluation of the existing condition was carried out by taking into account the quantity and continuity of water in the existing network. This evaluation is used as a reference for carrying out development planning in 2040 in the future. The design of the clean water network did by WaterCAD V8i Software to simulate and model the clean water metwork hydraulics condition. Cost calculation and economic analysis did manually, referring to SNI 06-4829-2005, the result of the hydraulics analysis have suitable with existing standard criteria, wivh the velocity is about 0,10 – 1,60 m/s headloss gradient ranging from 0,00 – 14,79 m/km, pressure values ranging from 0,50 – 7,79 atm. The budget plan obtained is Rp. 14.933.759.000 and the price for the water is Rp. 4.594,21/m3.Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan memiliki sepuluh desa dengan satu desa telah dilayani oleh Perum Jasa Tirta 1 untuk kebutuhan air bersihnya yaitu Desa Sedayulawas. Dalam rencana pembangunan hingga tahun 2040 terdapat penambahan daerah pelayanan untuk 2 desa lainnya, yaitu Desa Sendangharjo dan Desa Brengkok. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting dengan memperhatikan kuantitas dan kontinuitas air pada jaringan eksisting. Hal ini digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan perencanaan pembangunan pada tahun 2040 di masa yang akan datang. Perencanaan jaringan air bersih menggunakan apliaksi WaterCAD V8i dimana gunanya untuk mensimulasikan juga memodelkan keadaan hidrolika jaringan air bersih. Menghitung biaya dan analisis ekonomi dilakukan secara manual, mengacu pada SNI 06-4829-2005, hasil analisis hidrolika telah sesuai dengan kriteria standar yang ada, dengan velocity berkisar antara 0,10 – 1,60 m/s gradien headloss mulai dari 0,00 – 14,79 m/km, nilai pressure berkisar antara 0,50 – 7,79 atm. Rencana anggaran biaya yang diperoleh sebesar Rp. 14.933.759.000 dan harga airnya Rp. 4.594,21/m3.
AnalisisKualitas Air berdasarkanTata Guna Lahan di Sungai Bango Fadhilah, Arriel; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.09

Abstract

Pencemaran sungai di Indonesia menjadi salah permasalahan terbesar dan bertendensi untuk mengalami peningkatan tegak lurus dengan perkembangan aktivitas manusia. Sebagaimana yang telah disepakati dalam Sustainable Development Goals(SDGs) nomor 6, air bersih dan sanitasi juga menjadi prioritas keberlanjutan internasional. Maka dari itu, pemahaman pola interaksi antara pencemaran kualitas air sungai dengan ragam aktivitas manusia di sekitar lokasi dapat menjadi pertimbangan untuk perumusan kebijakan mitigasi permasalahan pencemaran lingkungan, khususnya lingkungan perairan sungai. Studi ini menganalisis kualitas air serta pola interaksinya dengan ragam aktivitas manusia di sekitarnya pada segmen Sungai Bango, yang merupakan sungai dengan tipikal “urban river”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu air Sungai Bango diklasifikasikan sebagai "Tercemar Ringan" (Indeks Polusi = 1.3802; Storet = -4). Aktivitas permukiman dan agrikultur berhubungan secara signifikan dengan parameter pH dan ORP di Sungai Bango (p-value Korelasi Pearson>0.05). Temuan ini dapat digunakan untuk merancang strategi dan kebijakan yang tepat dalam menjaga kualitas air dan meminimalkan dampak negatif dari aktivitas manusia pada ekosistem sungai.
Studi Penanganan Genangan di Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar Rasyid, Feby Fetryanti; Asmaranto, Runi; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.054

Abstract

Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar salah satu kabupaten yang beradadi Provinsi Jawa Timur dansering mengalami genangan maupun banjir akibat perubahan tata guna lahan, dan penyempitan saluran drainase. Contoh penanganan genangan yang digunakan yaitu dengan penerapan sumur resapan yang bertujuan untuk mengurangi air limpasan permukaan di lokasi studi, selain itu juga dilakukan pelebaran dan memperdalam saluran yang memiliki dimensi kecil. Untuk menganalisanya, pemodelan genangan ini menggunakan data dari curah hujan selama 22 tahun dengan kala ulang 5 tahun serta10 tahun menggunakan aplikasi Storm Water Management Model(SWMM). Hasil kalibrasi menunjukkan nilai RootMean Square Error(RMSE) sebagaitemuankapasitas0,0028. Berdasarkan temuan simulasi, 9 dari 13 saluran drainase eksisting meluap ketika kemampuan sistem pembuangan air yang ada dengan interval pengujian 5 tahun dan 10 tahun telah terpenuhi.Denganpenerapan sumur resapanpada 7 daerah tangkapan air dengan jumlah 51 sumur.Nilai efektivitas penerapan sumur resapan pada EPA SWMM dengandurasiulang 5 tahun memperoleh sebesar 76%-96,23%, jugadurasiulang 10 tahun75,75%-96,21%.
Studi Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan.Tarakan Timur Kota Tarakan Saputra, Atha Ilham; Haribowo, Riyanto; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.5

Abstract

: Saat ini, Kelurahan Pantai Amal di Kota Tarakan belum memiliki sistem pendistribusian air dari SPAM secara terstruktur sehingga masyarakat masih mengandalkan air hujan dan juga air tanah dari sumur bor. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan sistem penyediaan air bersih di Kelurahan Pantai Amal guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pada studi ini, analisis hidrolik akan memanfaatkan software WaterCAD v8i agar sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Pertama-tama, dimulai dengan analisis kebutuhan air bersih berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk hingga.tahun.2044, setelah itu dapat dilakukan pemodelan menggunakan software WaterCAD v8i. Hasil pemodelan menunjukkan nilai kecepatan, headloss gradient, tekanan dan sisa klorin. Berdasarkan hasil pemodelan di jaringan transmisi, nilai kecepatannya berkisar 1,19 - 1,23 m/det dan headloss gradient 5,4 - 5,83 m/km, sedangkan pada jaringan distribusi kecepatan 0,156 - 1,18 m/det dan headloss gradient 0,971 - 14,7 m/km. Tekanan di titik junction sebesar 1,5 - 7,66 atm, sedangkan kadar sisa klor dalam pipa sebesar 0,32451 – 0,36043 mg/L. Estimasi anggaran untuk pembangunan sistem penyediaan air bersih ini mencapai Rp 20.152.941.000,00.  
Perencanaan Distribusi Air Bersih Di Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Sulistyo, Dani Febrian; Prasetyorini, Linda; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.15

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan akan air bersih semakin meningkat, termasuk di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Sebatik Utara, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara. Desa Lapri sebagai bagian dari kecamatan tersebut mengalami permasalahan distribusi air bersih, khususnya saat musim kemarau. Permasalahan ini diperparah dengan peningkatan jumlah penduduk yang menyebabkan tekanan terhadap kebutuhan air bersih semakin tinggi. Melihat permasalahan diatas diperlukan suatu perencanaan akan fasilitas air bersih yang efektif agar pemenuhan air bersih masyrakat dapat terpenuhi. Studi ini mengambil sumber yang berasal dari IPA Lapri dengan kapasitas total 40 lt/dt. Hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai kebutuhan air rerata untuk Masyarakat Desa Lapri adalah 3,53 lt/dt dengan total jumlah penduduk dari proyeksi pada tahun 2044 adalah 2458 jiwa. Kebutuhan air harian maksimum sebesar 5,3 lt/dt dan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 5,51 lt/dt. Analisa pada perencanaan sistem perpipaan menggunakan Software WaterCAD V8i dengan hasil yang sudah sesuai dengan parameter yang ada dan perhitungan untuk Rencana Anggaran Biaya mengacu pada Satuan Pekerjaan Kota Tarakan, didapatkan nilai biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini adalah sebesar Rp. 4.355.600.000.
penelitian Water Pollution Index and Microplastic Ecological Risk in The North Coastal Area of Situbondo Arisda Maryama Santikanuri; Riyanto Haribowo; Sri Wahyuni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10990

Abstract

Microplastic pollution in rivers can harm ecosystems and water quality. This study aims to assess water quality and the ecological risk of microplastics in 15 locations in the North Coastal Area of Situbondo, which include rivers and estuaries. Water samples were analyzed based on water quality parameters, such as pH, TDS, ammonia, salinity, turbidity, DO, and BOD. Microplastics were identified using binocular microscopes and FTIR, with characteristics (size, shape, color) recorded. The Water Pollution Index (IP) showed a mild level of pollution with values ranging from 1.322 to 3.897, where IP values 1-3 are considered "mildly polluted." Ecological risk analysis using the Pollution Load Index (PLI), Polymer Hazard Index (PHI), and Potential Ecological Risk Index (PERI) showed that industrial and residential areas had a higher risk of pollution. A significant correlation was found between microplastic color and water quality parameters based on CCA analysis. The results of this study indicate that despite moderate water quality, microplastics pose significant ecological risks, especially in areas with high human activity, emphasizing the need for better environmental management
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cair Peternakan Sapi Pada Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang Wardana, Bagas Kusdiyatno; Haribowo, Riyanto; Yuliani, Emma
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.02

Abstract

Di Malang raya khususnya Kabupaten Malang, belum terdapat satu pun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang secara spesifik mengolah limbah cair peternakan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mencari model IPAL yang paling efektif untuk mengolah limbah cair peternakan sapi. Berlokasi di Desa Petungsewu, sebuah peternakan dengan sapi berjumlah 14 ekor. Limbah cair yang dihasilkan mencapai 1,071 m3/hari. Kualitas air limbah menggunakan parameter yang mengacu ke Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen. LHK) Nomor 11 Tahun 2009 yakni BOD, COD, TSS, NH3-N, dan pH. Setelah uji laboratorium, masing-masing nilainya sebesar 64,27 mg/l; 201,4 mg/l; 100,1 mg/l; 66,02 mg/l; dan 8,35. Berdasarkan data kuantitas dan kualitas air limbah di atas, dilakukan pendekatan metode IPAL menggunakan 3 alternatif yakni filtrasi, biofilter anaerob, dan metode kombinasi. Masing-masing alternatif mencapai efisiensi pengurangan efluen hingga 92,26%. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk operasional dan bangunan IPAL adalah Rp13.702.933.
Analisa Kualitas Air Sungai Tukad Badung, Denpasar, Bali Menggunakan Program QUAL2Kw Nur A. A, Richarta Vichotama; Haribowo, Riyanto; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.04

Abstract

Sungai Tukad Badung secara fisik terbilang baik, namun memiliki kualitas air yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting kualitas air Tukad Badung dan mengetahui kondisi daya tampung pencemaran berdasarkan analisa program QUAL2Kw. Dari hasil analisa, kondisi kualitas air pada daerah studi menunjukkan dua dari delapan parameter (Fosfat dan BOD) tidak memenuhi baku mutu kelas II. Sedangkan Daya Tampung Pencemaran sungai Tukad Badung pada TSS yakni 17,77 ton/hari, pada BOD 27,49 ton/hari, pada COD 93,63 ton/hari, dan pada Fosfat 7,65 ton/hari. Pada prediksi kualitas air Tukad Badung tahun 2024, terjadi penurunan kualitas air pada sungai Tukad Badung, hal ini dapat diprediksi dari trend penurunan kualitas air yang dihitung grafik penurunanya secara polinomial. Beberapa parameter diprediksi tidak memenuhi baku mutu kelas II yakni pada parameter BOD dan  Fosfat, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. BOD memiliki penurunan sebesar -8,93% (konsentrasi BOD naik 8,93%) dan Fosfat memiliki penurunan sebesar -16,67% (konsentrasi fosfat naik 16,67%).
Studi Perbandingan Efisiensi Perbaikan Mutu Air Limbah Domestik melalui Filtrasi Horizontal dengan Beton Porous Recycled Aggregate Berlapis Hakim, Ariza Julian; Cahya, Evi Nur; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.10

Abstract

Domestic wastewater pollution is one of the reasons for the decline in the national Water Quality Index. The increasing number of people with inadequate sanitation facilities requires a solution. Porous concrete with RCA aggregate has the potential to improve domestic wastewater. Made of porous concrete, the filter is made with dimensions of 40×40×5 cm3 using RCA aggregate with 0.5-2.0 cm gradation. Two reactor models of the same size were prepared, containing 3 and 4 layers of filters. Domestic wastewater as a test object comes from Tlogomas Integrated Sewer System, flowed continuously into the model. The results of Test 1 show that the 3-Filters Reactor Model can improve the pH and COD values according to the quality standard, while the 4-Filters Reactor Model can only improve the pH value. The results of Test 2 show that the 3-Filters Reactor Model can improve the pH and TSS values according to the quality standard, while the 4-Filters Reactor Model can only improve the pH value. The average efficiency of the filtration against influent shows that the 3-Filters Reactor Model is better than the 4-Filters Reactor Model with the percentage of improvement in pH 11.54%, BOD 26.15%, COD 20.79%, and TSS 46.37%. However, in sediment trapping, the 4-Filters Reactor Model is superior with 112 mm compared to the 3-Filters Reactor Model which is 100.5 mm.
Co-Authors A Tefa, Marcorio Abriani, Aaron Petrova Abu Bakar Sambah Aditya Wibowo, Aditya Adjit, Farhana Tamara Dewi Venussitha Agung Prabowo Aji, Azra Lindu Aldi Ainun Habibi Amrul, Muhammad Alfarisy Anak Agung Gede Sugianthara Andika Zuhdi Ramdani Anggani, Tsabita Putri Arief, Amalia Mardhatillah Arisda Maryama Santikanuri Asprilian, Gio Fonseca Aulia Agustin Qurotulayun Awfiyaa, Husna Nadhira Awfiyaa, Husna Nadhira Bahrudin, Moh. Zainal Ball, James E. Berlian Gari Amrina Budiman, Farhan Putra Cahyani, Sylvia Regita Crhisti Riantika, Sonia Megah Damayanti, Alvine Cinta Daniswara, Demas Trihatma Daniswara, Demas Trihatma dewanti, valina ayu Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Diana, Eka Wahyu Donny Harisuseno dwi, hendrik Emiliawati, Sris Novita Emma Yuliani eriawan, suluh Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fadhilah, Arriel Fadhillah, Arriel Faqih, Abdurrachman Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Hafni, K.N. Hafsari, Vinda Hakim, Ariza Julian Halimathussa'diah, Siire hari siswoyo Hari Siswoyo Harisuseno, Donny Harisuseno, Donny Harso, Reni Meidha Hasibuan, Fachry Rizaldy Hezron, Yoel Dongan Ida Ayu Wayan S. J. Irawan, Sharon Kezya Java Ismoyo, Janu Ivan Dwi P Ivan, Hans Ivan, Hans Jadfan Sidqi Fidari Khoiri, Ahmad Hirson Kiki Windi Safitri Kurniawan, Joko Laksono Trisnantoro Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini M. Janu Ismoyo Made Dimas Permata Gupta Maulana, Firhand Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mukti, Galih Teja Muthi'ah Raudhatul Jannah Narariya, Ira Ni Luh Putri Prabandari Nugraha, Aldi Nur A. A, Richarta Vichotama Nuramalia, Rafika Nurdiansyah, Irfan Nurdiansyah, Irfan Nurwijayanti Octaviansyah, Yopie Dwi Permata, Veronika Yulia Pitojo Tri Juwono Prabandari, Ni Luh Putri Pradana, Ravi Prastya, Titah Andalan Norman Prayogo, T.B. Prihatino, Sandy Galang Putera, Mu'ammar Farhan Putra, Farhan Akbar Darma Putri, Aulia Dinniar Rahadjeng, Aira Azzahra Rahmah Dara Lufira Rasyid, Feby Fetryanti Richa, Vicky Ataki Rini Wahyu Sayekti Rizal Rizal Rohmaningsih, Elin Runi Asmaranto Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas Saputra, Atha Ilham Saragih, Nadhirah Nurul Saleha Sari Rahmawati, Sari sari, windy setyawan, satriyo ardhi Shaleha, N.N. Shiddik, Muchammad Ja'far Sholichin, Moch Sholichin, Moh Sihombing, Arion Frederick Sihombing, Hizkia Siswoyo, Hari Solichin, Moh. Solikin Solikin Sonia Megah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulistyo, Dani Febrian Sumiadi, Sumiadi Taufiq, Mohammad. Titah Andalan Norman Prastya Tri Budi Prayogo Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Vanadani Pranantya Very Dermawan Wafiya, Pradinska Nahda Wardana, Bagas Kusdiyatno Wiguna, Adam Wijaya, Devy Risky Panji Windy Rosita Wirawan Putra, Rizky Almarendra Yohana Vivit Yudha, Nevandria Satrya Yuliana Wardani Yunita Kusuma Bintang yuriski, ryan isra' Yusril Fatrah Yuwansa, Satria Ilman ‪L. Tri Wijaya Nata Kusuma