Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Iklan Instagram @calvinklein dan Brand Ambassador Jung Kook BTS Terhadap Brand Image Calvin Klein Vindashafiya, Azyza Reihan; Nugrahani, Rah Utami; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak 2002, fenomena Hallyu atau gelombang Korea telah menjadi sangat populer di Indonesia, terutama di kalanganremaja dan milenial, mencakup musik K-pop, drama, film, fashion, dan makanan Korea. BTS, salah satu grup K-popterkemuka, memiliki anggota bernama Jung Kook yang berperan sebagai brand ambassador untuk merek sepertiCalvin Klein. Penelitian ini menganalisis pengaruh iklan Instagram @calvinklein dan Jung Kook terhadap citra merekCalvin Klein, menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkanbahwa iklan Instagram berpengaruh 3,2% terhadap citra merek, sedangkan Jung Kook memberikan pengaruh yanglebih besar, yaitu 59%. Secara keseluruhan, keduanya berkontribusi 67,1% terhadap citra merek Calvin Klein. Temuanini menegaskan bahwa selebriti K-pop dapat secara signifikan meningkatkan citra dan penjualan merek, menunjukkankekuatan Hallyu dalam memengaruhi tren serta preferensi konsumen di Indonesia. Kata Kunci-iklan Instagram, brand ambassador, brand image, Jung Kook, Calvin Klein.
Perencanaan Content Marketing Media Sosial Instagram Perusahaan Nex Parabola dalam Meningkatkan Brand Awareness Maksudi, Ghadhidha Azahra; Nugrahani, Rah Utami; Priastuty, Chairunnisa Widya
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang meratanya siaran televisi digital semenjak diberlakukannya Analog Digital Switch-off yang tercantum dalamPeraturan Menteri No. 11/2021 mengenai perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021mengenai Penyelenggaraan Penyiaran (Kominfo, 2021) tentunya memerlukan informasi yang dikemas dalam berbagaibentuk salah satunya melalui content marketing yang disalurkan melalui media sosial dalam hal ini Instagram agarmenjangkau khalayak yang lebih luas. Nex Parabola selaku perusahaan televisi satelit masih belum banyak diketahuioleh masyarakat, oleh karena itu penulis melakukan sebuah perancangan karya yang berjudul <Perencanaan ContentMarketing Perusahaan Nex Parabola dalam Meningkatkan Brand Awareness=. Teori yang digunakan penulis dalammelakukan perancangan karya kali ini adalah The Circular Model of Some dengan konsep Empat Pilar Strategi MediaSosial untuk dapat meningkatkan kesadaran audiens akan merek Nex Parabola. Untuk dapat memperoleh data sebagailandasan dalam perancangan karya kali ini penulis melakukan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Karyaakhir dari perancangan karya ini adalah penulis membuat dan mengunggah 470 konten dengan mengaplikasikankonsep dan teori dengan tujuan untuk meningkatkan brand awareness dari perusahaan Nex Parabola. Kata Kunci-content marketing, brand awareness, Nex Parabola
Representasi Femininitas Shasa Zhania Di Media Sosial Tiktok Putri, Aprilia Permata; Nugrahani, Rah Utami; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Femininitas merupakan kata yang identik dengan perempuan, sering kali diartikan sebagai kondisi menjadiperempuan. Media sosial TikTok dengan pengguna yang didominasi oleh perempuan kini menjadi wadahmengekspresikan femininitas cenderung dikonstruksi oleh Influencer. Metode yang digunakan adalah SemiotikaRoland Barthes dengan data primer yaitu lima konten paling popular dan menunjukkan ketiga aspek femininitasBartky yaitu bentuk tubuh, sikap, dan penampilan. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dan menganalisis tandatandadan simbol dalam konten Media Sosial TikTok Shasa Zhania yang merepresentasikan femininitas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa konten Shasa Zhania merepresentasikan ketiga praktik femininitas Bartky. Pada aspekbentuk tubuh, Shasa menunjukkan tubuh ramping dan proporsional. Aspek sikap ditunjukkan melalui ekspresiemosional, keceriaan, keibuan, dan penerimaan terhadap peran gender tradisional. Dalam aspek penampilan, ShasaZhania memperlihatkan proses riasan wajah dan styling rambut yang detail, menciptakan standar kecantikan bagipengikutnya. Lalu aspek hubungan asmara juga konsisten hadir dalam kontennya, mencerminkan materi femininitasdi media sosial melalui keterlibatan pasangan. Penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Shasa Zhaniamenampilkan praktik disiplin tubuh dan objektifikasi perempuan, mengungkap pencapaian femininitas yang disengajadan dikonstruksi sesuai praktik femininitas menurut Bartky. Kata Kunci-femininitas, influencer, Shasa Zhania, norma gender, media sosial, standar kecantikan, representasifemininitas
Strategi Komunikasi Pemasaran Brand Skintific Melalui Media Sosial Tiktok @Skintific_Id Gifty, Halfa Pramudya; Nugrahani, Rah Utami
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap komunikasi, terutama di era digital. Dalamlingkungan bisnis yang kompetitif saat ini, produsen dan distributor harus lebih kritis dan fleksibel dalammenerapkan strategi perubahan. Salah satu strategi tersebut adalah memanfaatkan platform media sosial sepertiTikTok, yang memungkinkan konsumen untuk berinteraksi dengan audiens mereka melalui konten yang kreatif daninteraktif. Skintific, merek perawatan kulit asal Kanada, menggunakan TikTok untuk mempromosikan produkmereka dan memberikan informasi yang komprehensif di situsnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenerapan strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial TikTok @skintific_id. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah pendekatan secara kualitatif. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalahParadigma Non-Positivistik. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kampanye pemasaran melalui TikTok yang digunakan oleh @skintific_id tidak hanyameningkatkan brand awareness tetapi juga mendorong interaksi yang lebih aktif antara merek dan konsumen. Kata Kunci-TikTok, media sosial, komunikasi pemasaran, Skintific
Pengaruh Aespa Sebagai Brand Ambassador Dan Social Media Marketing Terhadap Impulse Buying Dengan Brand Awareness Sebagai Mediator Pada Produk Nabati Richoco Masrurah H.A, Ince Layali Bau; Nugrahani, Rah Utami
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Aespa sebagai brand ambassador dan strategi social media marketing terhadapimpulse buying konsumen produk Nabati Richoco, dengan brand awareness sebagai variabel mediator. Urgensipenelitian ini didasarkan pada tren pembelian impulsif yang semakin meningkat, terutama di kalangan penggemaryang terdorong oleh promosi berbasis idola. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif denganpengumpulan data melalui penyebaran kuesioner secara online dan diperoleh sebanyak 400 responden. Penelitian inimenggunakan SmartPLS 4 dalam pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador, socialmedia marketing berpengaruh terhadap impulse buying melalui brand awareness. Hasil penelitian ini diharapkan dapatmemberikan wawasan baru dalam bidang pemasaran, khususnya mengenai bagaimana kolaborasi antara brandambassador dan social media marketing dapat membangun brand awareness yang efektif untuk mendorong perilakuimpulse buying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brand ambassador dan social media marketing berpengaruhpositif dan signifikan dalam meningkatkan brand awareness. Selanjutnya, brand awareness terbukti berpengaruhpositif signifikan terhadap impulse buying. Selain itu, social media marketing juga memiliki pengaruh langsung yangpositif dan signifikan terhadap impulse buying. Brand awareness berperan sebagai mediator yang memperkuathubungan antara brand ambassador maupun social media marketing dengan impulse buying. Temuan ini menegaskanbahwa pengelolaan brand ambassador dan media sosial yang efektif mampu mendorong peningkatan pembelianimpulsif melalui penguatan brand awareness.Kata Kunci: Brand Ambassador, Brand Awareness, Social Media Marketing, Impulse Buying
Pengaruh Social Media Marketing Tiktok Terhadap Purchase Intention Dengan Brand Image Sebagai Variabel Intervening Pada Produk N’pure Febrian, Rifki; Nugrahani, Rah Utami
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecantikan dalam beberapa tahun terakhir memiliki peningkatan secara cepat dan signifikan denganmelahirkan banyak merek skincare lokal di Indonesia. N’Pure sebagai skincare lokal memanfaatkan platform TikToksebagai alat untuk interaksi konsumen dengan brand. Strategi pemasaran melalui media sosial saat ini telah menjadipendekatan yang paling efektif untuk menjangkau dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen. N’Pure sebagaiskincare lokal menghadapi tantangan besar dalam persaingan harga dengan produk-produk impor. Permasalahan inidiperparah dengan kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun. Kondisi ini mendorong konsumen menjadilebih berhati-hati dalam menentukan pilihan produk perawatan kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuibagaimana marketing melalui platform media sosial dapat memengaruhi minat beli secara tidak langsung melaluibrand image untuk variabel mediasi pada produk N’Pure. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif bertipe kausal.Sampel dalam studi ini melibatkan 400 responden yang dipilih menggunakan metode sampling non-probabilitydengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data berbasis kuesioner dilakukan secara digital melalui GoogleForms. Analisis data dilaksanakan secara statistik dengan menggunakan metode SEM-PLS melalui SmartPLS 4.0.Temuan menunjukkan bahwa penggunaan pemasaran media sosial berperan secara positif dan signifikan dalammendorong intensi beli dari pihak konsumen. Selain itu, strategi pemasaran di media sosial juga terbukti memberikandampak yang positif dan signifikan bagi brand image. Brand image memainkan peran penting dalam mempengaruhiminat pembelian konsumen secara positif dan signifikan. Di samping pengaruh langsungnya, strategi pemasaranmedia sosial turut memberikan pengaruh tidak langsung mempengaruhi niat pembelian dengan memengaruhi brandimage dalam peran mediasi.Kata Kunci: Pemasaran Media Sosial, Citra Merek, Minat Beli, N’Pure
Pengaruh Time Pressure terhadap Impulsive Buying Konsumen Pada Tiktok Live Di Kalangan Generasi Z dengan Peran Persepsi Sebagai Mediator Putra, Rifky Andwika; Nugrahani, Rah Utami
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku belanja konsumen telah berubah karena kemajuan teknologi digital, terutama Gen Z, yang sangat aktifdi media sosial. TikTok Live dapat mendorong orang untuk membeli sesuatu karena tekanan waktu. Tujuanpenelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tekanan waktu berdampak pada pembelian impulsif, dengan nilaipersepsi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan surveiterhadap 110 orang Indonesia dari Generasi Z yang menggunakan TikTok Live. Data dianalisis menggunakanmodel equation struktural (SEM) menggunakan metode PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan waktumemengaruhi nilai persepsian dan pembelian impulsif secara positif dan signifikan. Selain itu, nilai persepsianmengendalikan hubungan antara tekanan waktu dan keputusan impulsif untuk membeli sesuatu. Hasil ini dapatdigunakan oleh pelaku bisnis saat mereka membuat strategi.Kata kunci: tekanan waktu, pembelian impulsif, nilai persepsian, Live TikTok, Generasi Z
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Kecemasan Sosial Pada Generasi Z di Kota Denpasar Dewi, Anak Agung Ayu Meisya; Nugrahani, Rah Utami
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i2.4084

Abstract

This study was conducted to determine the effect of social media use on social anxiety in generation Z. According to the Central Statistics Agency (BPS), internet usage in Bali in 2022 reached 70.59% and Denpasar City became the highest area in internet usage in Bali (Including Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Whatsapp) reaching 84.51%. This research uses quantitative research methods. The sampling technique used in this research is non probability sampling with purposive sampling technique. The questionnaire was distributed online with the help of Google Form which was then distributed to 383 respondents who are social media users and are generation Z with an age range of 15-24 years who live in Denpasar City. The results of the data obtained were processed using SPSS version 25.0. This study uses data analysis, namely descriptive analysis, normality test, heteroscedasticity test, simple linear regression test, correlation coefficient, coefficient of determination and hypothesis testing (T test). The results showed that the use of social media has an influence on social anxiety in generation Z in Denpasar City.
The Impact of TikTok Marketing Strategy on Purchase Intention Through Brand Image: A Case Study of N’Pure Febrian, Rifki; Nugrahani, Rah Utami
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (November - De
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i5.5259

Abstract

The beauty industry in Indonesia has grown rapidly, driven by the increasing popularity of local skincare brands. One such brand, N’Pure, leverages TikTok to engage with consumers through interactive content, hashtags, live sessions, and campaigns. Social media marketing is now considered a highly effective approach to reach and influence consumer behavior. However, N’Pure faces challenges, including intense price competition from imported products and reduced consumer purchasing power, which leads to more selective buying decisions. This study investigates the influence of social media marketing on purchase intention, with brand image as a mediating variable. A quantitative, causal approach was employed using a sample of 400 respondents selected through purposive sampling. Data were collected via an online questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. Findings reveal that social media marketing has a positive and significant effect on purchase intention, both directly and indirectly through brand image. Social media marketing also significantly enhances brand image, and brand image itself has a positive impact on purchase intention. These results highlight the strategic role of TikTok-based marketing in shaping brand perception and driving consumer purchase behavior in the skincare industry.
Analisis Aktivitas Komunikasi Krisis TNI dalam Menyikapi Kasus Penyerangan Polsek Ciracas oleh Oknum TNI pada Tanggal 29 Agustus 2020 Chaerunisa, Fithri; Nugrahani, Rah Utami
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penerapannya, komunikasi yang efektif sekalipun tidak dapat menghindarkan suatu organisasi dari krisis.Krisis dapat terjadi akibat banyak hal, contohnya adalah timbul konflik antara dua pihak organisasi. Seperti halnyatelah terjadi penyerangan Polsek Ciracas oleh Oknum TNI pada tanggal 29 Agustus 2020. Studi ini menelititentang aktivitas komunikasi krisis TNI dalam menyikapi kasus tersebut dilihat dari teori Public Relations danManajemen Krisis menggunakan analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan olehTNI melalui tiga tahap manajemen krisis yaitu: (1) Tahap Pra Krisis, berpedoman pada Peraturan MenteriPertahanan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2013 tentang Pedoman Komunikasi Kehumasan di LingkunganKementrian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia dan Peraturan Menteri Pertahanan Republik IndonesiaNomor 41 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Komunikasi Krisis; (2) Tahap Krisis, menurut Combs(2010:28) melakukan strategi tactical advice, strategic advice, corporate apologia, dan image repair theory; (3)Tahap Pasca Krisis, evaluasi terhadap pengelolaan komunikasi krisis di lingkungan TNI. Aktifitas komunikasikrisis yang dilakukan oleh TNI dimulai pada tahap pre-crisis, menganalisis tanda-tanda krisis; tahap warning,melakukan rapat; tahap acute crisis, humas TNI mengklarifikasi berbagai pemberitaan menggunakan kegiatankonferensi pers; tahap clean up, TNI melakukan perminta maafan kepada pihak yang dirugikan; tahap postcrisis, dengan menindak tegas pelaku.Kata kunci- komunikasi krisis, manajemen krisis, public relations
Co-Authors Abdullah, Nisa ADRIO KUSMAREZA ADIM Aiza Nabilla Arifputri Alifia, Nabila Faza Alika, Keigo Dinal Almira Shabrina Aminia, Atala Annisa, Dennisa Teguh Astadi Pangarso Azzahra, Lizia Zytka Chaerunisa, Fithri Chairunnisa Widya Priastuty Dewi, Anak Agung Ayu Meisya Dianawati, Ervina Dimas Satrio Wijaksono Earlinda, Clarissa Delviana Fauzan, Muhammad Luthfi Febrian, Rifki Firdaus, Aulia Riffa Putri Freddy Yusanto Gifty, Halfa Pramudya Haris Annisari Indah Nur Rochimah Kartiko, Dhika Adrian Kinanthi, Alya Indah Rizki Kusuma, Martina Maharani, Syelfa Maksudi, Ghadhidha Azahra Marlian, Salva Lucretia Masrurah H.A, Ince Layali Bau Matulandi, Euzebia Regina Contanigfiesta Meilika, Syifa Radella Meitipiana, Erina Mohamad Syahriar Sugandi Mufida, Naufal Zamir Mulya, Muhamad Agam Mustofa, Nandi Nabillah, Syaidatun Nasywa, Shafina Naufal, Anggi Ahmad Arief Nisa Nurmauliddiana Abdullah Nurazka, Seruni Nurianputri, Awfa Azka Nurifa'i, Sinta Nurkhalisa, Nasyara Rizqa Nyoman Indy Tavipiana Wirata Pasaribu, Tarida Amalia Paskah, Christien Gabriella Permadi, Harits Satrio Pradipta Dirgantara Pratama, Rafli Andika Priyatna, Bunga Rahmawati Puspitasari, Dilla Putra, Rifky Andwika Putri, Aprilia Permata Putri, Nadia Aryani Putri, Nazma Rahisa Gumilang Putri, Septika Adinata Rachma Ayu Nadia Reni Nuraeni, Reni Rizca Haqqu Rochimah, Harris Annisari Indah Nur S, M Irfan Salsabila, Lutfiah Jannatul Sijabat, Astriyani Syahputra Sylvie Nurfebiaraning Utami, Anggy Putri Vianto, Nadhif Rabbani Vindashafiya, Azyza Reihan Wedantha, Ida Bagus Aditya Giri Wirabumi, Arya Wibowo Yoka Pradana Yosephine Clarisa Tasya Kusuma Putri Zatiya, Ken Zahra