Articles
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP KADAR KOLESTEROL MENCIT (Mus musculus) DENGAN SALMONELLA TYPHI
Firda Ayuningsi Umamit;
Nadyah Haruna;
Darmawansyih Darmawansyih
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Pattimura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.949 KB)
|
DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i1.70
Senyawa antioksidan pada madu dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan menghambat ACAT2, mengaktifasi reseptor LDL, dan CYP7A1. Madu dapat mengontrol kadar glukosa darah melalui komponen melittin dan fosfolipasi A2, polipeptida dan enzim yang dapat meningkatkan sekresi insulin. Selain itu, madu juga dapat bertindak sebagai inihibitor enzim xantin oksidase sehingga menghambat aktivitas xantin oksidase pada produksi asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian madu pada kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat mencit (Mus musculus) yang terinfeksi Salmonella typhi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian pre test and post test control group. Hasil penelitian ini ditemukan nilai P < 0,05 (p= 0,000) yang menunjukkan terdapat penurunan rerata kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat pada mencit yang telah terinfeksi Salmonella typhi. Melalui penelitian ini dapat diketahui pengaruh pemberian madu terhadap kadar kolesterol, glukosa darah, dan asam urat pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi.
HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN PATALLASSANG KABUPATEN GOWA TAHUN 2016
Darmawansyih Darmawansyih
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 1 No 1 (2017): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.636 KB)
|
DOI: 10.24252/alami.v1i1.4221
Prevalence of iron deficiency anemia in pregnancy in the world about 35-75 %. The most common causes of anemia in pregnancy is iron deficiency. In Indonesia the rate of anemia in pregnant women was 37.1% and increases with increasing gestational age. To prevent anemia in pregnant women can doing by provision of iron tablets. In Indonesia the provision of iron tablets has been a government program. Although the government has launched the provision of iron tablets, but the rate of anemia among pregnant women is still quite high. In the district Of Gowa, especially in Patallassang the rates of anemia is still high and increased from year to year.This study aimed to examine the association between adherence iron tablet consumption with the incidence of anemia among pregnant women in the district. Pattallassang, Gowa. The type of research is observational analytic research with cross-sectional approach.Of the 57 samples were obtained as much as 86% adherent to drink tablets Fe and 14% non-compliant. Meanwhile there are 93% of respondents who experienced mild anemia, severe anemia 1.8% and 5.3% of respondents had a normal hemoglobin level. By Chi Square test P values obtained for the relationship between the consumption of tablet Fe compliance with the incidence of anemia among pregnant women 0.036 (P <0.05)Conclusion: There is a relationship between the consumption of iron tablet compliance with the incidence of anemia among pregnant women in the district. Patallassang, Gowa.
PENGARUH SUPLEMENTASI IKAN NILA TERHADAP ASUPAN ANAK DENGAN GIZI BURUK
Darmawansyih Syakir;
Andi Faradilah;
Nadyah Haruna
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 1 (2019): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.9 KB)
|
DOI: 10.24252/alami.v3i1.11091
Masalah kecukupan gizi yang merupakan masalah klasik yang masih ditemui di Indonesia adalah cakupan ASI eksklusif, stunting pada balita dua tahun (baduta), anemia pada ibu hamil, dan pemantauan pertumbuhan pada balita. Ikan nila merupakan salah satu pangan lokal yang berpotensi menjadi sumber makanan fungsional yang mengandung berbagai asam amino diantaranya gulatamat yang dapat menjadi stimulus peningkatan nafsu makan pada anak yang pada akhirnya dapat membantu perbaikan status gizinya. Asam amino glutamat dapat mempengaruhi kerja otak melalui gut-brain-axis merupakan mekanisme yang dapat mendasari manfaat ikan nila terhadap perbaikan status gizi anak dengan gizi kurang dan gizi buruk. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimentaldengan rancangan penelitian uji klinik randomisasi tersamar tunggal untuk mengetahui pengaruh suplementasi kapsul ikan nila terhadapasupan anak dengan gizi buruk.Subyek penelitian sebanyak 42 sampel yang dikelompokkan menjadi dua kelompok yakni kelompok pertama (kelompok intervensi) sebanyak 23 sampel dan kelompok kedua, kelompok kontrol sebanyak 19 sampel. Dari hasil penelitian Pengaruh Suplementasi Kapsul Ikan Nila Terhadap Asupan Anak Gizi Buruk didapatkan tidak ada perbedaan bermakna antara asupan energi dan protein Pre dan post dalam kelompok intervensi dan antar kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
GAMBARAN STATUS GIZI DAN ASUPAN REMAJA PESANTREN TAHFIDZ
Andi Faradilah;
Darmawansyih Syakir;
Akbar Akbar
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 2 (2018): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.787 KB)
|
DOI: 10.24252/alami.v2i2.13202
Gizi pesantren menjadi kajian yang menarik karena keunikan santri yang belajar di pesantren tersebut. Pesantren yang memiliki karakteristik persamaan dan kerjasama tanpa disadari dapat memberikan dampak terhadap pola makan dan status gizi santri. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran asupan dan status gizi remaja pada pesantren yang akan bermanfaat sebagai bahan referensi untuk menentukan sistem penyediaan makanan di pesantren. Penelitian ini dilaksanakan pada pesantren Tahfidz di Makassar dengan purposive sampling pada 30 santri pesantren yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Pada setiap sampel dilakukan wawancara rekam makan 24 jam selama 6 kali (3x seminggu) dengan lama penelitian 14 hari dan pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk memperoleh nilai indeks massa tubuh (IMT). Temuan penelitian ini adalah rerata asupan energi sebanyak 1417 ±177 kkal/hari, dengan komposisi makronutrien sebesar 46.55±6.17, 49.12 ±7.15, dan 194 ±26.80 gram/hari berturut-turut. Status gizi santri dalam penelitian ini tergolong normal sesuai dengan kriteria IMT berdasarkan umur yaitu 20.94 ±4.87 kg/m2. Penelitian ini menambah bukti baru bahwa kebutuhan nutrisi remaja pesantren belum sesuai dengan anjuran angka kecukupan gizi (AKG) dan memberikan rekomendasi perlunya sistem tata kelola makanan pesantren yang lebih baik untuk menjawab masalah ini. Kata kunci : gizi, status gizi, pesantren, asupan
THE EFFECT OF OLIVE OIL SUPPLEMENTATION IN ADOLESENCE
Andi Faradilah;
Darmawansyih;
Burhanuddin Darwis
IJCNP : INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL NUTRITION PHYSICIAN Vol 4 No 1 (2021): IJCNP (INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL NUTRITION PHYSICIAN)
Publisher : Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54773/ijcnp.v4i1.67
Background Olive oil has been shown to reduce the risk of atherosclerosis through its anti-inflammatory, antioxidant, and vasodilator effects. Olive oil contains polyphenols against the reaction of Reactive Oxygen Species. In Al Quran, Surah Al Mu'minin verse 20, it is stated that olive oil can be helpful as an appetite enhancer. This effect can occur through the role of MUFA as olive oil composition in the mechanism of the gut-brain axis where the hormone ghrelin produced by the intestine will enter the brain to induce appetite. The Adolescent period is a significant concern because this is a period of growth and development that requires adequate nutritional intake. The sustainability of appetite in adolescents is a good sign for fulfilling nutritional needs to support optimal growth and development. Objective This study aims to examine the effect of olive oil supplementation on the appetite score in adolescents. Methods The study was conducted at the Tahfizh Al Quran Zam-Zam Islamic Boarding School with 30 subjects divided into two groups: the treatment group (n = 15) and the control group (n = 15) who met the inclusion criteria. The study revealed that no difference was showed in the proportion of appetite scores in the two groups. Conclusion There is no difference of the appetite scores on the administration of olive oil in adolescents. Key words: Olive oil, food intake, appetite score, adolescents.
Hubungan Pelaksanaan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Dengan Kejadian Stunting
Ahmad Fari Arief Lopa;
Darmawansyih Darmawansyih;
Fhirastika Annisa Helvian
UMI Medical Journal Vol 7 No 1 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/umj.v7i1.143
Latar belakang:. Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, juga termasuk salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Metode: Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 86 orang anak dan orang tua yang melaksanakan STBM di wilayah Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Data diolah dan dianalisa sesuai yang diperlukan dan analisis data menggunakan uji Chi Square p<0,05. Hasil: Didapatkan niIai signifikansi (p) <0,05 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara kelima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene (0.000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian stunting. Kata kunci: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Stunting.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATTOMBONG
Apriani hanapi;
Andi Alifia Ayu Delima;
Darmawansyih Darmawansyih
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 5, No 2 (2022): ILMU KEDOKTERAN
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/aimj.v5i2.8525
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan pemberian ASI sejak lahir sampai usia 6 bulan dan makanan pendamping yang tepat, serta ASI tetap diberikan sampai usia dua tahun. Dalam 6 bulan pertamanya, bayi sangat memerlukan pemenuhan gizi yang baik dan di dalam ASI. Namun ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan lama pemberian ASI di wilayah kerja puskesmas mattombong. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data primer menggunakan data primer dan sekunder. Jumlah sampel yang di ambil sebanyak 81 responden yang menggunakan kontrasepsi hormonal dan atau sedang menyusui di Puskesmas mattombong Kabupaten Pinrang. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji Chi Square (p-value 0,05). Hasil analisis hubungan kontrasepsi hormonal menggunakan pil kombinasi (p-value 0,000), kontrasepsi hormonal pil progestin (p-value 0,13), dan kontrasepsi hormonal menggunakan suntik kombinasi (p-value 0,009), kontrasepsi hormonal menggunakan suntik progestin (p-value 0,007), serta kontrasepsi hormonal menggunakan implan (p-value 0,444). Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa kontrasepsi hormonal hanya satu yang tidak memiliki korelasi bermakna.
Gambaran Pola Aktivitas dan Kebiasaan Makan Remaja Selama Pandemi Covid-19
Darmawansyih Darmawansyih;
Andi Faradilah;
Andi Sitti Rahma
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 1 (2022): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.269 KB)
|
DOI: 10.20884/1.paju.2022.4.1.6090
Pandemi Covid-19 telah membawa dampak dalam sistem pendidikan yakni pemberlakukan Social distancing dan Work From Home sehingga proses pembelajaran dilakukan melalui metode daring. Pola aktivitas remaja berubah menjadi lebih pasif dan berkurang dengan belajar dari rumah. Sementara itu, penelitian membuktikan bahwa kurangnya pola aktivitas merupakan faktor penyebab obesitas dan penyakit-penyakit lain. Penelitian ini menggunakan 754 sampel remaja yang menjalani pembelajaran daring sekolah dari rumah. Sampel mengisi kuesioner tentang pola aktivitas fisik dan pola makan selama pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pola aktivitas fisik dan pola makan remaja selama pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan pola aktivitas selama pandemi Covid -19. Kegiatan yang paling panyak dilakukan adalah berjalan kaki (77,2%), jogging (40,9%), dan bersepeda (35, 9%). Selain itu, konsumsi minuman minuman bersoda dan minuman manis pada sampel remaja terbukti tinggi yakni masing-masing 36,5% dan 83 %. Melalui penelitian ini diharapkan adanya strategi dan upaya untuk meningkatkan pola aktivitas fisik remaja dan mengurangi konsumsi minuman kemasan selama pandemi Covid -19
Hubungan Berat Badan Lahir, Status Imunisasi, dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar
Tiara Putri Ramli;
Darmawansyih;
Andi Alifia Ayu Delima
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 7 No 2 (2023): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/alami.v7i2.36197
Stunting is a chronic condition in which measurement of the Body Length for Age (PB/A) or Height for Age (TB/A) with values in the anthropometric table <-2SD according to international references. The specific objective of this study was to determine the relationship between birth weight, immunization status, history of diarrheal infection and history of Acute Respiratory Disease with the incidence of stunting in toddlers in the Kassi-Kassi Health Center area. The research design used was analytic observational with a cross-sectional approach. The population in this study were toddlers within the scope of work of the Kassi-Kassi Health Center; using a purposive sampling technique according to the inclusive criteria, we obtained 251 toddlers. We found that there was a relationship between birth weight (p-value 0.000), immunization status (p-value 0.000), and history of infectious diarrheal disease with the incidence of stunting (p-value 0.023). Next, there was no relationship between a history of acute respiratory disease and the incidence of stunting (p-value 0.551) in toddlers at the Kassi-Kassi Health Center.
Relationship between Parity Status and Hyperemesis Gravidarum for Pregnant Women in Tinambung District in 2020: Hubungan Status Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Ibu Hamil di Kecamatan Tinambung Tahun 2020
Husnul Khatimah Sanusi;
Darmawansyih;
Nadyah;
Jelita Inayah Sari
Jurnal Midwifery Vol 5 No 2 (2023): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/jmw.v5i2.37348
Introduction. Nausea and vomiting are common in early pregnancy, and they are considered to be physiologically nature. The nausea and vomiting could be severe if they continue to occur which could cause a pregnancy disorder called as hyperemesis gravidarum. The major symptom of hyperemesis gravidarum in pregnant women is the excessive nausea and vomiting. This condition could even worsen the condition of a pregnant woman in which a dehydration could occur. Based on the data from Tinambung Health Center, the numbers of pregnant women to suffer from hyperemesis gravidarum complications in Tinambung amounted to 47 women in 2018 and 58 women in 2019. From the data, it could be seen that the there was an increase of hyperemesis gravidarum cases among the community in the working area of Tinambung Health Center. Furthermore, it was also apparent that most of the pregnant women have experienced the hyperemesis gravidarum. Therefore, with the high rate of hyperemesis gravidarum cases, the researcher was interested to conduct research related to the risks of hyperemesis gravidarum on pregnant women, particularly on the mothers’ parity status.Method. The methodological approach taken in this research was analytical survey by using cross sectional study design. The sampling method used was purposive random sampling where 78 patients were selected as the samples of this study. The research was conducted through Chi-Square tests where the data was processed and analysed by using SPSS computer application program.Findings. The results of univariate test of this study indicated that the majority of respondents (46 respondents or 59.0% of total samples) were evident to experience a parity status during their pregnany. In addition, the results of the chi square test showed that the p-value = 0.000* (<0.05). Therefore, the parity status variable had been considered to have a significant influence on hyperemesis gravidarum.Conclusion. This research concluded that there are significant relationships between the parity status of pregnant women and the high cases of hyperemesis gravidarum in Tinambung disctrict.