Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of E-Commerce Applications Using the System Usability Scale (SUS) Approach Tri Wahyudi; Gunawan Budi Sulistyo; Nani Purwati; Noor Hasan
Jurnal Teknoinfo Vol. 20 No. 1 (2026): Period January 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/teknoinfo.v20i1.820

Abstract

This study aims to measure the level of satisfaction and effectiveness of the application, as well as the obstacles encountered, using the System Usability Scale (SUS) approach. The research employs a quantitative method with a questionnaire based on the System Usability Scale (SUS) to assess application usability. The population consists of Generation Z, with a sample of 411 respondents selected using cluster disproportionate random sampling. Data were analyzed to calculate the SUS score (0–100) and interpreted using the adjective scale. This study compares the usability of three e-commerce applications: Shopee, Tokopedia, and Lazada. The results indicate that the usability scores of the three e-commerce applications are relatively close: Shopee (90.06), Tokopedia (91.98), and Lazada (88.42). Based on gender, females prefer Shopee, while males favor Tokopedia and Lazada. In terms of age, the 20–24 age group is more dominant than the 15–19 age group. Meanwhile, based on occupation, students tend to use Lazada, whereas private employees prefer Shopee and Tokopedia. Shopee and Tokopedia demonstrate optimal performance, while Lazada has development potential, particularly for private employees and users aged 15–19. Further research is recommended to deepen the analysis of Lazada and include other regions and age groups for broader results.
Tren NLP dalam Analisis Sentimen Media Sosial: Tinjauan Sistematis dan Bibliometrik Tri Wahyudi; Purwati, Nani; Hasan, Noor; Budi Sulistyo, Gunawan
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 25 No. 2 (2025): JICT-IKMI, December , 2025
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v25i2.341

Abstract

Penelitian ini menyajikan Systematic Literature Review (SLR) mengenai penerapan Natural Language Processing (NLP) untuk analisis sentimen pada media sosial dalam periode 2020 hingga 2025. Sebanyak 400 artikel awal diperoleh dari berbagai database bereputasi, termasuk IEEE Xplore, Scopus, SpringerLink, ACM Digital Library, ScienceDirect, dan Google Scholar. Setelah dilakukan filtrasi berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, serta quality assessment, sebanyak 201 artikel dinyatakan relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Proses SLR mengikuti pedoman Kitchenham yang terdiri atas tiga fase, yaitu planning, conducting, dan reporting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi meningkat signifikan dari tahun 2020 hingga 2024, kemudian menurun pada 2025 karena data hanya dihimpun sebagian. Twitter muncul sebagai platform yang paling sering diteliti, diikuti oleh Facebook, Instagram, dan ulasan e-commerce. Metode klasik seperti Naïve Bayes dan SVM masih digunakan untuk kasus sederhana, namun penelitian terkini menunjukkan dominasi metode deep learning dan transformer-based seperti CNN, LSTM, dan BERT yang secara konsisten mencapai tingkat akurasi di atas 90%. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi pemrosesan multibahasa, slang, sarkasme, code-mixing, serta keterbatasan dataset berlabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa arah penelitian ke depan perlu difokuskan pada pengembangan NLP multibahasa, analisis sentimen berbasis domain tertentu, serta pemanfaatan pre-trained transformer models untuk meningkatkan akurasi dan pemahaman kontekstual dalam analisis sentimen media sosial.
IMPLEMENTASI WEBSITE E-COMMERCE TANIBAHAGIA.WEB.ID UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PEMASARAN USAHA KELOMPOK TANI Purwati, Nani; Syukron, Akhmad; Yulianto, Atun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23172

Abstract

Abstrak: Kelompok tani menjadi organisasi yang beranggotakan para petani untuk saling bertukar pikiran serta berbagi pengalaman dan pengetahuan dibidang pertanian. Tidak hanya itu saja, Kelompok Tani Desa Pejengkolan juga menjadi wadah berkegiatan yang produktif dengan memiliki usaha dibidang budidaya dan penjualan bibit tanaman buah. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat skema PKM dengan pendanaan Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi melalui hibah BIMA tahun anggaran 2024. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam memahami dan memanfaatkan TIK serta website e-commerce dan membantu meningkatkan jangkauan pemasaran produk usaha Kelompok Tani Desa Pejengkolan sehingga dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani tersebut. Metode pengabdian masyarakat ini terdiri dari pendekatan terhadap mitra, pra pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Evaluasi terhadap pengurus kelompok tani yang berjumlah 10 peserta menggunakan quisioner pretest dan pos test menunjukkan hasil kemampuan mitra memanfaatkan e-commerce meningkat menjadi 90%, kemampuan mitra dibidang teknologi informasi meningkat 90, jangkauan pemasaran meningkat menjadi 85%.Abstract: Farmer groups are organizations whose members are farmers to exchange ideas and share experiences and knowledge in the field of agriculture. Not only that, the Pejengkolan Village Farmer Group also becomes a forum for productive activities by having a business in cultivating and selling fruit plant seeds. This community service is a community service under the PKM scheme with funding from the Academic Directorate of Vocational Higher Education through a BIMA grant for the 2024 fiscal year. The aim of this community service is to increase the ability of farmer groups to understand and utilize ICT and e-commerce websites and help increase the marketing reach of farmer group business products. Pejengkolan Village so that it can increase the income of the farmer group. This community service method consists of an approach to partners, pre-implementation, activity implementation, and evaluation. Evaluation of farmer group administrators totaling 10 participants using pre-test and post-test questionnaires showed that the partners' ability to utilize e-commerce increased to 90%, partners' ability in the field of information technology increased by 90, marketing reach increased to 85%.
DIGITALISASI PRODUK BUMDES BERBASIS E-KATALOG SEBAGAI STRATEGI PROMOSI YANG BERDAYA SAING Purwati, Nani; Wahyudi, Tri; Syukron, Akhmad; Muningsih, Elly
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26624

Abstract

Abstrak: BUMDes Usaha Sejahtera memiliki berbagai unit usaha diantaranya Pamsimas, Usaha Jasa Catering, Pengadaan ATK, Warung Sembako, Pengadaan Material Bangunan, Pemasaran hasil UMKM desa dan Peternakan. Permasalahannya BUMDes dari segi aspek sdm adalah kurangnya kemampuan dan keterampilan SDM pengelola BUMDes dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sedangkan dari aspek TIK belum memanfaatkan media digital sebagai bahan promosi dan Informasi berbagai produk yang dimiliki. Memiliki berbagai unit usaha dan produk akan tetapi masih kurang sosialisasi terhadap warga mengenai apa saja produk yang dimiliki BUMDes karena keterbatasan media promosi yang belum memanfaatkan digitalisasi marketing. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan aplikasi E-Katalog untuk membantu BUM Desa dalam meningkatkan media promosi dan Informasi. Metode pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode partisipasi mitra, mitra ikut terlibat aktif dalam kegiatan sosialisasi digitalisasi produk BUMDes berbasis e-katalog. Hasil evaluasi menggunakan quisioner pretest dan posttest menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola website berbasis e-katalog sebanyak 90%, dan sebanyak 100% dari peserta sepakat bahwa e-katalog sangat membantu sebagai media promosi produk BUMDes Usaha Sejahtera Desa Pejengkolan. Saran pengabdian selanjutnya adalah perlu diadakan pelatihan poto produk yang menarik.Abstract: BUM Desa Usaha Sejahtera has various business units including Pamsimas, Catering Services, Stationery Procurement, Grocery Stores, Building Material Procurement, Marketing of Village MSMEs and Animal Husbandry. The problem of BUMDes in terms of human resources is the lack of ability and skills of BUMDes management human resources in utilizing Information and Communication Technology. While from the ICT aspect, digital media has not been utilized as promotional material and information for various products owned. Having various business units and products, but there is still a lack of socialization to residents about what products BUMDes has due to limited promotional media that has not utilized digital marketing. This community service aims to develop an E-Catalog application to help BUM Desa in improving promotional media and information. This community service method uses the partner participation method, partners are actively involved in the socialization activities of BUMDes product digitalization based on e-catalog. The results of the evaluation using pre-test and post-test questionnaires showed an increase in participants' ability to manage e-catalog-based websites by 90%, and 100% of participants agreed that the e-catalog was very helpful as a promotional media for BUMDes Usaha Sejahtera products in Pejengkolan village. The next community service suggestion is that it is necessary to hold attractive product photo training.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI INOVASI TEKNOLOGI HIDROPONIK IOT UNTUK KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Purwati, Nani; Hasan, Noor; Sulistyo, Gunawan Budi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34443

Abstract

Abstrak: Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Asri menghadapi tantangan dalam budidaya pertanian lahan sempit akibat keterbatasan teknologi dan keterampilan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas anggota KWT melalui pelatihan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Metode yang digunakan mencakup FGD, penyuluhan, workshop, dan pelatihan praktik dengan 21 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta tentang hidroponik (dari 30% menjadi 95%) dan IoT (dari 15% menjadi 90%). Komitmen peserta untuk menerapkan teknologi meningkat dari 5% menjadi 80%. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan hardskill dan softskill peserta serta mendorong pemberdayaan perempuan dalam inovasi pertanian modern.Abstract: The Anggrek Asri Women Farmers Group (KWT) faces challenges in small-scale farming due to limited technology and skills. This community service aimed to enhance members' capacity through training in Internet of Things (IoT)-based hydroponic systems to support sustainable food security. The methods included FGD, education sessions, workshops, and hands-on training with 21 participants. Evaluation was conducted using pre- and post-tests. Results showed significant improvement in participants’ knowledge of hydroponics (from 30% to 95%) and IoT (from 15% to 90%). Commitment to applying the technology increased from 5% to 80%. This program effectively enhanced participants’ hard and soft skills while empowering rural women in modern agricultural innovation.