Fanny Lesmana
Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 80 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Komparatif: Analisis Isi Tema Pesan Komunikasi Pemasaran Melalui Instagram (Secondate Vs Madformakeup) Jessica Gunarta; Fanny Lesmana; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tema pesan pada dua akun Instagram Secondate dan Mad for Makeup di Indonesia. Media sosial Instagram merupakan salah satu media utama yang digunakan dalam memasarkan suatu produk. Untuk itu, melalui media sosial ini, peneliti dapat melihat perbandingan penggambaran tema pesan pada kedua Instagram brand produk kecantikan lokal. Dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif, hasil temuan menunjukkan bahwa kedua brand paling banyak menggunakan tema pesan Seasonal/Event Related. Perbedaan ada pada frekuensi kemunculan tema pesan pada unggahan. Seperti ketidakmunculan tema pesan David vs Goliath pada Instagram Mad for Makeup dan tema pesan Counterintuitive/Contrarian pada Instagram Secondate. Lalu, tema pesan Avalanche about to roll tidak ditemukan pada postingan Instagram Secondate dan Mad for Makeup. Pesan disajikan melalui media image (foto/video) dan juga caption. Diketahui pula bahwa Secondate cenderung lebih aktif dalam mengunggah konten dibandingkan dengan Mad for Makeup.
Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Rachel Vennya Pada Kasus Karantina COVID- 19 di Kompas.com dan Okezone.com Patrick Jonathan Lugito; Fanny Lesmana; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi realitas yang dibangun oleh Kompas.com dan Okezone.com dalam kasus karantina COVID-19 yang dialami Rachel Vennya. Rachel Vennya kabur dari karantina setelah pulang dari Amerika Serikat. Berita yang peneliti ambil yaitu berita mengenai kasus karantina Rachel Vennya mulai tanggal 13 Oktober - 12 Desember 2021. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis yaitu framing model Pan&Kosicki dengan empat elemen yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian ini yaitu Kompas.com mengkonstruksi pemberitaan Rachel Vennya dalam kasus ini adalah sebagai seorang selebgram yang kabur dari karantina. Informasi mengenai Rachel Vennya sebagai selebgram yang kabur menjadi dominan sehingga informasi mengenai oknum TNI yang terlibat menjadi samar. Okezone.com mengkonstruksi realitas pemberitaan Rachel Vennya sebagai tokoh utama yang bertanggung jawab dalam kasus ini.
Efektivitas Iklan Shopee COD Di Youtube Pada Pengguna Shopee Indonesia Grace Layrensius; Fanny Lesmana; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman membuat manusia semakin dihadapkan dengan era digital, dimana penggunaan teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang pesat. Salah satu dampak yang terjadi adalah meningkatnya angka penggunaan internet, salah satunya untuk berbelanja secara online. Shopee merupakan salah satu e-commerce yang ada di Indonesia dan menjadi top of mind brand di antara beberapa e-commerce lainnya pada tahun 2021. Bersaing dengan beberapa e-commerce lainnya membuat Shopee memerlukan strategi komunikasi yang baik untuk mempertahankan predikatnya. Salah satu strategi yang dilakukan Shopee yaitu membuat iklan untuk mengkomunikasikan metode pembayaran cash on delivery melalui Youtube. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah iklan Shopee COD di Youtube efektif pada pengguna Shopee yang berada di Indonesia, melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden dengan purposive sampling. Efektivitas iklan dalam penelitian ini diukur menggunakan metode Customer Response Index (CRI). Dari hasil penelitian menggunakan metode CRI dapat diketahui bahwa iklan Shopee COD pada Youtube sudah efektif. Seluruh tahapan pada CRI (awareness, comprehend, interest, intentions, dan action) mendapatkan angka di atas rentang interval yang sudah ditetapkan.
Representasi Patriarki dalam Film “Penyalin Cahaya (Photocopier)” Atha Nilakandi Oknadia; Fanny Lesmana; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tahun 2021, Komnas Perempuan menyebutkan patriarki sebagai salah satu faktor meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan. Patriarki merupakan sebuah sistem yang menempatkan kepentingan laki-laki di atas segala-galanya di berbagai aspek kehidupan, sedangkan perempuan ditempatkan sebagai sebagai kaum subordinat. Fenomena ini diangkat dalam sebuah film berjudul “Penyalin Cahaya (Photocopier)”. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana representasi patriarki di dalam film yang mengangkat isu terkait kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode semiotika dibantu dengan kode-kode televisi John Fiske yang terbagi menjadi level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa representasi patriarki di dalam film menunjukkan kepemimpinan dan kekuasaan laki-laki terhadap perempuan, terbentuknya identitas perempuan oleh laki-laki, dan kemampuan laki-laki dalam memanipulasi kesalahannya terhadap perempuan.
Analisis Isi Tweet ENHYPEN (@enhypen) Dalam Melakukan Social Media Branding Untuk Berkomunikasi Dengan Fans Nathania Jovita; Fanny Lesmana; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran social media branding yang dilakukan oleh ENHYPEN di Twitter. Twitter dipakai oleh ENHYPEN sebagai media komunikasi dengan penggemar. Unggahan yang digunakan dalam penelitian adalah kicauan yang dibagikan pada 1 Januari 2022 - 31 Januari 2022. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat social media branding yang ditampilkan oleh EHYPHEN pada media sosial Twitter. Pada penelitian yang sudah dilakukan, ENHYPEN menampilkan penggunaan media sosial ditemukan 4 dimensi dari social media branding. Peneliti menemukan temuan baru pada tweet ENHYPEN dominan menggunakan konsep tagar sebagai simbol untuk melakukan branding pada tweet.
Representasi Penyandang Disabilitas dalam film Sound of Metal Ida Bagus Ragadinjana; Fanny Lesmana; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok minoritas terbesar di dunia, dan mereka sering menjadi sasaran berbagai pelanggaran hak, seperti tindakan kekerasan, pelecehan. Di dunia perfilman, para penyandang disabilitas sudah lama menjadi salah satu kelompok yang paling tidak terepresentasi dalam film dan televisi, namun pada tahun 2020 muncul film yang mengangkat tema disabilitas dengan judul “Sound of Metal”. Film ini menceritakan tentang seorang drummer musik metal yang tiba-tiba kehilangan pendengarannya hingga tidak dapat mendengar sama sekali. Darius Marder, sang sutradara banyak melibatkan aktor penyandang disabilitas tuna rungu untuk memerankan peran di dalam filmnya, hal ini bertujuan untuk memberikan akting disabilitas yang lebih nyata dan memberikan aktor penyandang disabilitas kesempatan untuk tampil di film. Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok minoritas terbesar di dunia yang dimana kebanyakan berasal dari negara berkembang. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian desktriptif. Adapun metode yang digunakan adalah semiotika dengan kode televisi John Fiske dengan 3 level, yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil temuan dari penelitian ini berupa penerimaan seorang tuna rungu bagi dirinya & lingkungan, unsur bahasa isyarat sebagai instrumen komunikasi, dan ideologi egalitarianisme yang ingin memperlakukan penyandang disabilitas dengan hak dan derajat yang sama seperti manusia pada umumnya.
Komunikasi Sebagai Strategi Coping Anak Laki-Laki Pasca Perceraian Orang Tua Gideon Feriyanto; Fanny Lesmana; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia hingga saat ini. Salah satu hal yang berperan penting dalam tingginya jumlah penduduk dipengaruhi oleh pernikahan. Sayangnya, tingginya angka pernikahan di Indonesia juga diikuti dengan tingginya perceraian yang terjadi. Perceraian dalam suatu keluarga dampaknya akan berpengaruh bagi kehidupan anggota keluarga yang terlibat, terkhusus bagi sang anak. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk meneliti bagaimana seorang anak laki-laki yang menjadi korban perceraian mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialaminya. Dalam proses penggalian data pada penelitian ini, metode yang digunakan berupa metode studi kasus. Sehingga data yang diperlukan dan didapat dalam penelitian ini mampu menunjukkan hasil yang riil dan mendalam. Melalui penelitian ini, sekaligus menunjukkan bukti bahwa penggunaan komunikasi sebagai coping strategy juga dapat menjadi ancaman bagi penggunanya. Namun, ancaman yang muncul dapat diantisipasi dengan adanya faktor relasi yang kuat, penggunaan metode komunikasi yang tepat, serta adanya keterbukaan dari penggunanya bersama dengan rekannya. Sehingga pada akhir penelitian Ini dapat diketahui bahwa penggunaan komunikasi sebagai strategi coping dapat membantu seseorang untuk keluar dari masalah yang ia miliki.
Citra Food Vlogger Mgdalenaf Sepanjang Pandemi Covid-19 Tjan Jessica Geraldine Tjandra; Ido Prijana Hadi; Fanny Lesmana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mgdalenaf merupakan food vlogger asal Indonesia yang aktif di berbagai media sosial. Mgdalenaf memanfaatkan channel YouTube dengan nama MGDALENAF dan akun instagram @mgdalenaf untuk membangun citranya sebagai seorang food vlogger. Hal ini cukup efektif dilakukan, terutama pada saat terjadinya pandemi Covid-19. Melalui YouTube dan Instagramnya, Mgdalenaf menunjukkan inisiatif kepeduliannya terhadap UMKM khususnya di bidang kuliner untuk mendapat citra yang positif dengan membuat program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum. Penelitian ini menggunakan teori citra. Dalam teori ini Baskin dan Aronoff menunjukkan terdapat lima elemen citra yang dapat digunakan, yakni, primarry impression, familiarity, preference, perceptions, dan positions. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah channel YouTube MGDALENAF dan akun instagram @mgdalenaf. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Mgdalenaf memanfaatkan media sosialnya untuk pembentukan citranya dan citra yang ditampilkan oleh Mgdalenaf sebagai seorang food vlogger di Indonesia sepanjang pandemi Covid-19 berdasarkan lima elemen citra yaitu sosok yang inspiratif dan bertanggung jawab terhadap pelaku UMKM, humanis dan filantropi, reviewnya dapat dipercaya, Bar Bar, dan sosok food vlogger yang berkualitas.
Value Iklan Gojek “Jangan Sepelekan Kekuatan dari Sebuah Jempol” di Instagram Natasha Erlina Dewi; Fanny Lesmana; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gojek merupakan perusahaan karya anak bangsa yang berdiri sejak tahun 2010 dan bergerak di bidang layanan moda transportasi yang dikemas dalam sebuah aplikasi berbasis online. Sebagai perusahaan startup, Gojek melakukan aktivitas marketing public relations dengan memproduksi iklan sebagai sarana untuk memperkenalkan brandnya, trademark, kepada masyarakat sehingga peneliti tertarik untuk meneliti value iklan Gojek. Gojek memposting video iklan di Instagram yang mencakup enam dimensi value iklan, yaitu Simple, Unexpected, Persuasive, Entertaining, Relevant dan Acceptable. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui value iklan Gojek melalui iklan “Jangan Sepelekan Kekuatan Dari Sebuah Jempol” di Instagram yang diukur dari keenam dimensi iklan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei berbentuk kuesioner online atau menggunakan google form. Peneliti melakukan analisis dengan sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan dimensi acceptable memperoleh nilai tertinggi dalam value iklan Gojek.
Analisis Isi Brand Personality Media Sosial Boy Group K-pop TOMORROW X TOGETHER (TXT) Fiona Evangeline Onggodjojo; Fanny Lesmana; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui brand personality apa yang disampaikan oleh boy group K-pop TOMORROW X TOGETHER (TXT) pada empat media sosial yang mereka gunakan, yaitu Instagram (@txt_bighit), Twitter (@TXT_members dan @TXT_bighit), TikTok (@txt.bighitent), dan Weverse (“TXT”). Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 417 unggahan (posts). Peneliti memakai metode analisis isi kuantitatif untuk mencari tahu seperti apa brand personality yang disampaikan dalam pesan-pesan TXT di keempat media sosial yang mereka gunakan. Hasil penelitian memperlihatkan TXT sebagai merek yang menyampaikan pesan-pesan dengan brand personality dynamic, aggressive, dan simple di Instagram; brand personality active dan simple di Twitter @TXT_members; brand personality active di Twitter @TXT_bighit; brand personality dynamic dan aggressive di TikTok, dan brand personality active di Weverse. Selain itu, peneliti menemukan brand personality keempat media sosial ini cocok digunakan untuk menarik perhatian dan berkomunikasi dengan target audience dari kalangan Gen Z kecuali brand personality aggressive di media sosial Instagram yang lebih cocok untuk millennials.
Co-Authors Agatha Giovanny Puteri Radja Agatha Tiffany Manuhutu Agusly Irawan Agusly Irawan Aritonang Agusly Irawan Aritonang Agusly Irawan Aritonang Ambat, Yeremia Tulude Angelia Giovani Anggraeni, Cindy Asthararianty Asthararianty Astri Yogatama Astri Yogatama Atha Nilakandi Oknadia Aylanda Hidayati Dwi Nugroho Belinda, Leviana Brian Henry Cateline Marscha Celine Dian Lukartono Cherry Kimberly Chory Angela Wijayanti Chory Angela Wijayanti Christabel Cheryl Famdale Cristianingrum, Bihannovi Daniel Budiana Desi Yoanita Desi Yoanita Desi Yoanita Desi Yoanita Desi Yoanita Desi Yoanita Eka Wahyu Tama Eliana Ariesta Dewantari Elisabeth Glory Victory Elisha Kristian Putri Eryanto, Naomi Victoria Ester Handriani Eva Maria Gusta Francisca Fabrizio Revand Tannur Felicia Goenawan Felicia Luvena Feliks Hindrawan Fiona Evangeline Onggodjojo Gabrielle Julietta Pradika Gatut Priyowidodo Gideon Feriyanto Grace Gerungan Grace Layrensius Gunawan, Michelle Alda Halim Adiputra Setiawan Hariadi, Josselin Natasha Herodion Verdianto Hindrawan, Feliks Ida Bagus Ragadinjana Ido Prijana Hadi Ikwan, Melina Irawan, Agusly Jendry Johanis Sengkey Jessica Gunarta Jessica Tamariska C. Baware Johanna Alicia Gunawan Josselin Natasha Hariadi Jovita Rebecca Poluan Kartika B. Primasanti, Kartika B. Kezia Novelia Lady Joanne Tjahyana Laurencia, Valerie Audrey Lavenia Pili Roboh Madeleine Christabel Sudibyo Mamarimbing, Gabriella Valentina Mandiriani, Natalia Mandiriani, Natalia Marco Nugroho Megawati Wahjudianata Melisa Fransisca Liemantara Mingkid, Grasella Sofia Mingkid, Grasella Sofia Naomi Victoria Eryanto Natalia Mandiriani Natasha Erlina Dewi Nathania Jovita Netta Christine Tjahjono Nevan Gonza Nurul Amalina Yatim Paramuswari, Lentera Patrick Jonathan Lugito Pradika, Gabrielle Julietta Rhein Valdaw Kalangi rianty, Asthara Sintya Kumala Dewi Sukmarani, Reyna Arumanti Titi Nur Vidyarini Tjan Jessica Geraldine Tjandra Veronica Maureen Victorio Irlando Siswanto Vivien Wahyu Aprillian Yeremia Ambat Yeremia Tulude Ambat Yeremia Tulude Ambat Yuwono, Sherlynn