Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Telemetri Pemantauan Kekeruhan, Keasaman dan Temperatur Air Danau Maninjau Sumatera Barat Rahmazia Rahmazia; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.772 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.1.70-75.2021

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem telemetri yang bertujuan untuk melihat kekeruhan, keasaman dan temperatur udara. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mengukur nilai kekeruhan, keasaman dan temperatur udara yang terdeteksi oleh setiap sensor. Sensor kekeruhanSEN0189 digunakan untuk mengukur kekeruhan, sensor pH E201-C digunakan untuk mengukur pH atau keasaman dan sensor DS18B20 digunakan untuk mengukur temperatur udara. Data kekeruhan, keasaman dan temperatur udara yang terdeteksi oleh sensor akan diteruskan ke mikrokontroler. Data yang diterima oleh mikrokontroler permintaan dan di kirim oleh modul pemancar SIM900A melalui SMS dan juga kode pada LCD. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu sebuah alat yang dapat diterima secara relatif kekeruhan , keasaman dan temperatur udara dengan proporsi kesalahan rata-rata pada sensor turbiditasSEN0189 sebesar 12,96% sedangkan sensor pH E201-C dengan kesalahan kesalahan relatif rata-rata sebesar 2,97% dan proporsi kelasahan relatif rata-rata sensor DS18B20 0,80%. Nilai yang didapatkan dari setiap sensor yang bergantung pada LCD dan SMS dengan tulisan “NORMAL” jika nilai kekeruhan atau NTU <= 5, nilai pH> = 6 dan pH = 9, dan juga nilai temperatur> 28 ℃. Jika nilai kekeruhan, keasaman dan suhu yang ditemukan tidak pada rentang nilai yang ditentukan maka tampilan pada LCD dan SMS yaitu “ALERT”. A telemetry system design has been carried out, aiming to monitor the water's turbidity, acidity, and temperature. The method used in this study is to measure the value of turbidity, acidity, and water temperature detected by each sensor. The sensor used is the turbidity sensor SEN0189 which is used to measure turbidity, the pH sensor E201-C is used to measure pH or acidity, and the DS18B20 sensor is used to measure water temperature.Data on turbidity, acidity and water temperature detected by the sensor are forwarded to the microcontrollerThe microcontroller's data is processed and sent by the SIM900A transmitter module via SMS and displayed on the LCD. The results obtained in this study are a tool that can monitor turbidity, acidity, and water temperature with an average error percentage of 12.96%, 2.97%, and 0.80%. The value obtained from each sensor is displayed on the LCD and SMS with the words "NORMAL" if the turbidity value or NTU ≤ 5 NTU, the pH value ≥ 6, and the temperature value> 28 ℃. If the value of turbidity, acidity, and temperature is not within the specified value range, the LCD and SMS display will be "ALERT."
Rancang Bangun Sistem Telemetri Pengukur Konsentrasi Gas Amonia Menggunakan Sensor MQ-137 dan Transceiver nRF24L01+ Eriyaldi Eriyaldi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.088 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.247-254.2017

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem telemetri untuk mengukur konsentrasi gas amonia. Rancangan perangkat keras sistem terdiri dari satu unit transmitter dan receiver. Semua unit dikontrol oleh microcontroler Atmega328. Data konsentrasi gas dikirim oleh unit transmitter ke unit receiver menggunakan transceiver nRF24L01+ yang memanfaatkan gelombang radio sebagai media pengirim. Sensitivitas sensor yang didapatkan dari pengujian sensor MQ-137 yaitu sebesar 0,0208 V/ppm. Pengujian transceiver nRF24L01+ pada kondisi tanpa penghalang atau Line of Sight (LOS) diperoleh jarak maksimum sebesar 599 m. Intensitas gelombang pada kondisi dengan penghalang atau Non Line of Sight (NLOS) mengalami atenuasi sehingga jangkauan transmisi nRF24L01+ berkurang.Kata kunci: gas amonia, sensor MQ-137, telemetri, tranceiver nRF24L01+, LOS dan NLOS
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Agregat Halus Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Metode Kapasitif untuk Pengujian Material Dasar Beton Annisa Yuniasti; Wildian Wildian; Rahmat Rasyid
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.709 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.14-20.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun alat ukur kadar air agregat halus dengan sensor kapasitif dan mikrokontroler ATmega8535. Sensor kapasitif dibuat dari kotak akrilik berukuran 10 cm x 5 cm x 10 cm yang pada kedua sisi dalamnya dipasang dua buah plat tembaga yang terhubung ke rangkaian multivibrator. Perubahan kapasitansi akibat perubahan kadar air diubah menjadi nilai frekuensi dan ditampilkan pada LCD. Perubahan frekuensi kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui kadar air agregat. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat mengukur kadar air agregat dari 1% sampai 3% dengan rata-rata kesalahan sebesar 4,82%. Alat yang dibuat juga dilengkapi dengan alarm yang akan berbunyi jika kadar air agregat melebihi 3%.Kata kunci: kadar air, mikrokontroler, sensor kapasitif.
Sistem Telemetri Pendeteksi dan Identifikasi Lokasi Jatuh Lansia Berbasis Sensor Getar ADXL345 Elsa Refni; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.138 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.2.225-231.2021

Abstract

Lanjut usia memiliki keterbatasan fisik sehingga potensi jatuh yang dialami cukup tinggi. Ketika lansia jatuh dan tidak segera mendapat pertolongan dalam jangka waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan cacat, lumpuh hingga kematian. Penanggulangan hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pengawasan sehingga lansia yang mengalami jatuh segera mendapat pertolongan. Pengawasan secara tidak langsung dapat dilakukan dengan memanfaatkan smartphone. Pada penelitian ini, besaran akselerasi pada sumbu x,y z dari sensor ADXL345 digunakan untuk mengetahui besarnya percepatan dari gerakan yang dihasilkan oleh objek. Saat sensor mendeteksi nilai akselerasi mencapai nilai ambang batas sebesar z ≤ -0,20 yang diperoleh melalui eksperimen maka Arduino Uno akan memproses informasi tersebut sehingga koordinat lokasi jatuh dapat dikirimkan melalui SMS menggunakan modul SIM900A. Hasil penelitian ini menunjukkan sistem memiliki keakuratan hingga 80%  Eldery is people who are more than 60 years old. Eldery have a physical limitation, so that eldery have the hight risk of slipping. When eldery person slips and doesn’t get help immediately get help for a long periode of time can lead to disability, paralysis to death. Overcoming this can be done by monitoring. This monitoring can help eldery get help immediately. Indirect surveilance can be done using a smartphone. On this research, amount of acceleration on x, y, z axis of ADXL345 sensor is used to determine the magnitude of acceleration of motion generated by the object. When the sensor detects the acceleration value reaches a threshold value of z ≤ -2,00 G which is obtained through eperiments, Arduino Uno will process the information so that the coordinates of the slips location indentified by GPS NEO-6M can be sent via SMS using the SIM900A module. The result of this research indicate the system has an accurancy of up to 80%.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Berdasarkan Tingkat Kekeruhan Air Hulu Sungai dengan Turbidity Sensor SEN0189 dan Transceiver nRF24L01+ Syafiq Ammari; Wildian Wildian; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.428 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.240-244.2019

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem peringatan dini banjir berdasarkan tingkat kekeruhan air hulu sungai dengan turbidity sensor SEN0189 dan transceiver nRF24L01+.   Alat yang dirancang terbagi menjadi unit transmitter dan unit receiver. Unit transmitter terdiri dari turbidity sensor SEN0189, modul Arduino UNO R3 dan transceiver nRF24L01+. Unit receiver terdiri dari LCD, transceiver nRF24L01+, modul Arduino UNO R3 dan buzzer. Sensor mengindra tingkat kekeruhan air kemudian nilainya ditransmisikan dari transmitter ke receiver oleh transceiver nRF24L01+. Data kekeruhan air diproses oleh mikrokontroler pada modul Arduino UNO R3 untuk ditampilkan pada LCD dan mengaktifkan peringatan melalui buzzer. Jarak maksimum transmisi data sejauh 500 m tanpa penghalang dan 300 m dengan penghalang berupa pepohonan. Hasil pengukuran oleh alat yang dirancang memiliki persentase kesalahan rata-rata sebesar 29,48% dibanding alat standar turbidimeter HACH 2100N. Nilai akurasi tertinggi diperoleh pada tingkat kekeruhan air di atas 390 NTU dengan persentase kesalahan kurang dari 5%. Peringatan dini banjir diaktifkan ketika kekeruhan air di atas 467 NTU berupa nyala buzzer dan tulisan “BERPOTENSI BANJIR” pada LCD. Buzzer mati secara otomatis dan LCD menampilkan tulisan “NORMAL” ketika kekeruhan air kurang dari 467 NTU. Alat yang dirancang mampu menampilkan nilai kekeruhan air secara realtime dan memberi peringatan sesuai dengan tingkat kekeruhan air.Kata kunci: nRF24L01+, peringatan dini, tingkat kekeruhan air, transmisi data, turbidity sensor
Rancang Bangun Sistem Otomasi Penyalaan Lampu Ruang Kuliah Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Detektor PIR Paradox-465 Nanda Rahman Rangkuti; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 3: Juli 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.096 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.3.184-190.2014

Abstract

ABSTRAKRancang bangun sistem otomasi penyalaan lampu ruang kuliah berbasis mikrokontroler ATmega8535 telah dilakukan dengan menggunakan detektor PIR Paradox-465. Sistem otomasi penyalaan lampu dapat menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis, lampu menyala selama ada orang di dalam ruangan, dan lampu mati ketika orang meninggalkan ruangan. Ketika sensor terhubung ke catudaya, sensor PIR tidak langsung dapat mendeteksi melainkan memerlukan waktu sekitar 25,5 detik untuk pemanasan. Jarak maksimum yang dapat dideteksi sensor adalah 6,3 meter pada sudut 0o lurus dari depan sensor, satu meter pada sudut 70o kekiri dan kekanan sumbu horizontal dan vertikal sensor. Tegangan keluaran sensor 2,72 V  ketika obyek terdeteksi dan 0 V ketika obyek tak terdeteksi.Kata kunci : kontrol lampu, PIR Paradox-465, mikrokontroler ATmega8535.AbstractA design of an automatization system to control the electric light switch in a class room based on microcontroller ATmega8535 with PIR Paradox-465 detector has been done. Automatization to control the electric light system will turn on and turn off lights automatically, the electric lights will be turn on during the people are in the room, and it will turn off when they leave the room. When the sensor is connected to a power supply, it needs about 25.5 seconds to warm up before detecting objects. The maximum distance that can be detected by the sensor is 6.3 meter at an angle of 0° straight ahead of the sensor, and 1 meter at an angle of 70° left and right vertical and horizontal axis. The output voltage of the sensor is 2.72 V when an object is detected and 0 V when the object is not detected.Keywords : Electric Light Control, PIR Paradox-465, microcontroller ATmega8535.
Rancang Bangun Alat Pembersih Kotoran dan Pembersih Pakan Kucing Berbasis Modul Arduino Uno R3 Menggunakan Sensor Load Cell dan Sensor Inframerah Murwani Farda Rianti; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.167 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.221-227.2022

Abstract

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang populer sebagai hewan peliharaan. Perawatan yang baik dibutuhkan agar kucing tetap sehat dan tidak menjadi sumber penyakit. Pemberian pakan dan pembersihan kotoran kucing merupakan dua kegiatan rutin yang semestinya menjadi perhatian, namun sering terabaikan karena kesibukan pemiliknya. Dalam studi ini telah dirancang suatu prototipe  kandang kucing yang dilengkapi alat pembersih kotoran dan pemberi pakan kucing secara otomatis. Kotoran kucing dibuang menggunakan penyapu (yang digerakkan oleh motor servo) setelah mencapai berat tertentu (yang dideteksi menggunakan sensor load cell). Pakan kucing diberikan melalui saluran yang akan terbuka dan tertutup secara otomatis (yang digerakkan oleh motor servo) berdasarkan pendeteksian ada-tidaknya pakan oleh sensor inframerah. Rentang jarak pengindraan sensor infrared terhadap adanya penghalang pada penelitian ini adalah antara 3 cm hingga 43 cm. Load cell yang digunakan memiliki batas kemampuan penginderaan hingga 5 kg dengan keakuratan hingga 99,73%. Sistem secara keseluruan dikendalikan berdasarkan program yang ditanamkan di mikrokontroler ATMega328p pada modul Arduino Uno R3
RANCANG BANGUN AMMETER DC TIPE NON-DESTRUCTIVE BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 DENGAN SENSOR EFEK HALL ACS712 Dwi Cahyorini Wulandari; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 2: April 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.816 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.2.121-127.2014

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang-bangun sistem alat ammeter DC tipe non-destructive berbasis mikrokontroler ATmega8535 dengan sensor efek Hall ACS712.  Ammeter DC tipe non-destructive ini dapat mengindera medan magnetik yang ditimbulkan  oleh PCB dan kawat berarus listrik, tanpa harus memutus jalur konduktor yang akan diukur arusnya.  Sensor yang digunakan memiliki sensitivitas sebesar 0,175 volt/ampere dan tegangan offset sebesar 2,482 V.  Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa sensor efek Hall ACS712 lebih cocok digunakan untuk pengukuran arus tipe destructive,  meskipun sensor ini dapat juga digunakan untuk pengukuran arus tipe non-destructive.Kata kunci: Sensor efek Hall ACS712, sensitivitas, ammeter tipe non-destructiveAbstractA nondestructive dc ammeter based on microcontroller ATmega8535 using ACS712 effect Hall sensor has been designed. This ammeter can sense a magnetic field produced by a PCB and current carrying wire, without destructing or cutting-off the wire.  The sensor used in this research has a sensitivity of  0,1759 volt/ampere, and an offset of 2.4825 V. The linear correlation coefficient of the destructive dc ammeter is better than of the  non-destructive dc ammeter. It indicates that the Hall ACS712 sensor is more compatible for destructive dc ammeter.Key words: ACS712 effect Hall sensor, sensitivity, nondestructive dc ammeter
Prototipe Konveyor Sistem Pemisah Barang Menggunakan Sensor Ultrasonik dan Sensor Load Cell Ira Puspa Indah; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.754 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.153-159.2022

Abstract

Telah dilakukan perancangan prototipe konveyor sistem pemisah barang berdasarkan tinggi dan massa yang menggunakan sensor ultrasonik dan sensor load cell.  Perancangan konveyor dibuat sebagai pembawa dari barang yang akan dipisah. Konveyor terdiri dari motor DC yang dihubung pada driver L298N agar belt konveyor berputar dan motor servo-2 dan 3 sebagai pemisah barang. Pemisahan berdasarkan tinggi dan massa dari barang memanfaatkan teknologi Arduino Uno sebagai mikrokontroler, sensor ultrasonik, sensor load cell, modul HX711 dan LCD. Ketika barang di atas tempat penimbnag dan di bawah sensor ultrasonik maka tinggi dan massa barang tampil pada layar LCD. Selanjutnya, motor servo-1 akan mendorong barang keatas belt konveyor sehingga barang dapat dipisahkan oleh motor servo-2 dan 3. Hasil pengujian dengan barang menunjukkan motor servo-2 berputar 150o untuk barang yang dikategorikan kecil dengan tinggi ≤ 8 cm dan massa ≤ 45 g, sedangkan motor servo-3 berputar 150o untuk barang yang dikategorikan sedang dengan tinggi (9-12) cm dan massa dari (46-80) g. Apabila motor servo-2 dan 3 tidak bergerak maka barang akan dikategorikan besar dengan tinggi (13-20) cm dan massa (81-105) g.
Rancang Bangun Sistem Pegontrolan Temperatur dan Waktu untuk Proses Heat Treatment Sari Widya Fitri; Harmadi Harmadi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.271 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.283-289.2017

Abstract

Telah dirancang sistem pengontrolan temperatur dan waktu otomatis menggunakan sensor termokopel tipe-k untuk proses heat treatment. Proses heat treatment dipengaruhi oleh beberapa parameter diantaranya temperatur, laju pemanasan, dan waktu tahan (holding time). Pengaturan temperatur dan laju pemanasan dilakukan dengan mengatur daya elemen pemanas menggunakan rangkaian driver optotriac (TRIAC BT139 dan optocoupler MOC3021). Pengontrolan waktu tahan dilakukan dengan menggunakan  timer sebagai pencacah waktu digital. Temperatur dan waktu sistem diatur user melalui keypad 4x4 sebagai setpoint kemudian data ditampilkan pada LCD karakter 2x16. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sensitivitas sensor, pengujian temperatur maksimum dan waktu tahan maksimum sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan keluaran sensor termokopel tipe-k sebanding dengan temperatur dengan sensitivitas 0.041 mV/oC. Temperatur maksimum sistem pengontrolan heat treatment adalah sebesar 188 oC dengan waktu tahan maksimum 5 jam. Kata kunci: heat treatment, holding time, optotriac, termokopel tipe-k
Co-Authors Ade Vikri Satria Ade Vikri Satria Adrial, Rico Adwar, Eka Fajhari Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afridanil - Afridanil -, Afridanil Ahmad Fauzi Pohan Aidhia Rahmi Al-Farzaq, Ayu Afifah Ali Irvan Alimin Mahyudin Alisman Alisman Alisman, Alisman Alkhairunas Riyuska Alkhairunas Riyuska, Alkhairunas Amalia Tiffany Ammari, Syafiq Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andesfa, Jovanda Andre Rizki Naldi Anggreini, Olivia Puspita Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Annisa Yuniasti Annisa Yuniasti, Annisa Arrafat, Supindo As Shiddiq, Muhammad Astuti Astuti - Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Azura Azura, Ayu Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Cahyani, Harum Chairunnisa, Indah Dahyunir Dahlan Dedi Mardiansyah Dian Milvita Diana, Gita Okta Dodon Yendri Dwi Cahyorini Wulandari Dwi Cahyorini Wulandari, Dwi Cahyorini Dwi Puryanti Efendi, Lilian Ega Albert Ega Albert Eka Fajhari Adwar Eko Satria Eko Satria Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elsa Refni Elvaswer Elvaswer Elvira Mardhatillah Eriyaldi Eriyaldi Eriyaldi, Eriyaldi Fadhila Umami Fadhreane, Reza Faizatul Fitri, Faizatul Fajar Guntara Fajar Guntara, Fajar Farokhi, Gentha Febi Dwi Wahyuni Femilia Putri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fernanda, M Ilham Festi Utami Festi Utami Firmansyah Firmansyah Fitri Rahma Yanti Fitri, Sari Widya Galoeh Otomo Galoeh Otomo Gina Yulia Sari Gita Okta Diana Gusrizam Danel Gusrizam Danel Hafizur Rizki Hafizur Rizki, Hafizur Harmadi Harmadi Harum Cahyani Hawariyi Ola Yuzria Husna, Wildatul Husni, Khairiati Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Chairunnisa Indah, Ira Puspa Indrianti, Mei Suci Ira Puspa Indah Irfandi Prayogi Irvan, Ali Jihan Novelliani Jovanda Andesfa Khairiati Husni Lilian Efendi M Ilham Fernanda Mahdi Wahab Bintoro Mahdi Wahab Bintoro, Mahdi Wahab Mardhatillah, Elvira Mardian Peslinof Mardiansah Mardiansah Mardiansah, Mardiansah Marzuki Marzuki Mayangsari, Tania Mei Suci Indrianti Meqorry Yusfi Mila Eka Putri Mildawati Mildawati Mildawati, Meli Mita Anggraini Mita Anggraini Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Moresa Devega Moresa Devega, Moresa Muhammad As Shiddiq Muhammad Shadri Muldarisnur, Mulda Murwani Farda Rianti Nadia Yudia Putri Naldi, Andre Rizki Nanda Rahman Rangkuti Nanda Rahman Rangkuti, Nanda Rahman Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nola Sari Rahayu Novelliani, Jihan Novia Ulfa Oktavianty Novia Ulfa Oktavianty, Novia Ulfa Nurul Fajri Nurul Fajri Olivia Puspita Anggreini Oqely Wahyudi Prayogi, Irfandi Premadi, Premana W. Premana W. Premadi Putri, Femilia Putri, Mila Eka Putri, Nadia Yudia Putri, Rahmi Riya Putri, Ramadani Fiza Rahayu, Nola Sari Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmazia Rahmazia Rahmazia, Rahmazia Rahmi Riya Putri Ramacos Fardela Ramadani Fiza Putri Rani Delvihardini Refni, Elsa Reza Fadhreane Rhahmi Adni Pesma Rianti, Murwani Farda Ridha Khairani, Ridha Rima Suhartinah Rima, Riry Djule Riry Djule Rima Rizky, Aulia Rabiyu Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Sari Widya Fitri Sari, Gina Yulia Shadri, Muhammad Shadri, Muhammad Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhartinah, Rima Suhendri Saputra Suhendri Saputra, Suhendri Sumariadi - Sumariadi - Supindo Arrafat Syafiq Ammari Tandini Ulfa Urbach Tania Mayangsari Trengginas Eka Putra Sutantyo Umami, Fadhila Urbach, Tandini Ulfa Usna, Sri Rahayu Alfitri Wahyudi, Oqely Wahyuni, Febi Dwi Wendi Era Sonata Wendi Era Sonata, Wendi Era Wildatul Husna Wirdaliza - Wirdaliza - Yanti, Fitri Rahma Yefri Hendrizon Yefri Hendrizon Yusfi, Meqqory Zamora, Ronaldi Zasvia Hendri Zasvia Hendri Zulfi Zulfi Abdullah Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi