Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Alkohol Pada Cairan Menggunakan Sensor MQ-3 Berbasis Ade Vikri Satria; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.471 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan perancangan alat ukur kadar alkohol dengan menggunakan sensor MQ-3 berbasis mikrokontroler AT89S51 menggunakan bahasa pemograman Bahasa C. Sensor alkohol mendeteksi keberadaan gas alkohol. Kadar alkohol pada cairan diukur dengan sensor gas alkohol MQ-3. Tegangan keluaran dari sensor dikonversi oleh ADC 0804 kemudian diolah mikrokontroler untuk diproses. Kadar alakohol didapatkan hanya dalam bentuk data digital dari ADC 0804 dan belum dalam bentuk tampilan LCD. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kesalahan perakitan komponen LCD. Dari hasil rancang bangun alat ukur kadar alkohol dalam cairan ini didapatkan hasil pengujian yang menunjukkan adanya kenaikan nilai tegangan keluaran sensor saat sensor mendeteksi adanya alkohol. Nilai kesalahan pengukuran yang terjadi pada alat ini adalah sebesar 3,25%.
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Agregat Halus dalam Pengujian Material Dasar Beton Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Metode Resistif Festi Utami; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 4: Oktober 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.874 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.4.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun sistem alat ukur kadar air agregat halus berbasis mikrokontroler ATmega8535 dalam pengujian material dasar beton menggunakan metode resistif.  Selama ini, penentuan kadar air tersebut dilakukan secara manual yaitu dengan cara menimbang berat awal dan berat akhir agregat.  Selisih kedua berat tersebut dibagi dengan berat akhir, hasilnya dikali 100% untuk mendapatkan kadar air agregat.  Berat awal agregat adalah berat sebelum agregat dikeringkan, dan berat akhir adalah berat pada saat agregat tidak mengandung air.  Agregat kering (kondisi akhir agregat) didapatkan dengan cara memanaskan agregat di dalam oven dengan temperatur 100oC±5oC. Agregat halus ditempatkan di dalam sebuah kotak dengan ukuran 10  x 10  x 5 cm3, dimana kedua sisi bagian dalam kotak adalah material konduktor yang terbuat dari logam (plat PCB). Berdasarkan pengujian awal, resistansi agregat bervariasi terhadap kadar airnya. Berdasarkan hasil ini, perubahan resistansi dikonversi menjadi perubahan tegangan menggunakan rangkaian pembagi tegangan.  Keluaran rangkaian ini kemudian dikondisikan agar bisa diproses oleh mikrokontroler ATmega8535. Berat sampel yang digunakan adalah 500 g, dan variasi waktu pemanasan sampel adalah 15 jam, 18 jam, 21 jam, 24 jam dan 27 jam.  Pengujian akhir menunjukkan bahwa alat yang dirancang ini dapat digunakan untuk mengukur kadar air agregat halus. Alat ini mempunyai sensitivitas 4,6 V/% kadar air, akurasi sebesar 93%, dan kesalahan sebesar 5,1%.
Rancang Bangun Sistem Berbasis Sensor Passive Infrared untuk Mendeteksi Manusia yang Terkubur di Bawah Reruntuhan Pasca Gempabumi Rima Suhartinah; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.638 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.1.45-52.2020

Abstract

Telah dirancang suatu alat pendeteksi keberadaan manusia dalam reruntuhan bangunan akibat gempabumi dengan menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) HC-SR501. Sistem bekerja berdasarkan prinsip penginderaan radiasi infrared yang dipancarkan objek. Radiasi infrared yang dindera sensor PIR HC-SR501 diubah menjadi sinyal listrik. Sinyal kemudian diolah mikrokontroler yang ada di modul Arduino Uno R3 dengan bahasa pemrograman IDE Arduino. Hasilnya berupa pengaktifan buzzer sebagai alarm dan peringatan berupa tulisan “Infrared detected Any Human” pada LCD (liquid crystal display) ketika ada manusia dideteksi. Alat berupa tongkat akan dimasukkan pada celah-celah bangunan yang runtuh untuk mengetahui posisi korban dalam reruntuhan. Hal ini dapat mengurangi risiko korban meninggal akibat evakuasi korban dengan alat berat. Berdasarkan pengujian terhadap alat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa alat dapat mendeteksi korban yang bergerak dengan rentang jarak manusia ke sensor adalah 1 m hingga 7 m. Pendeteksi manusia yang tidak bergerak hanya bisa sejauh 30 cm, besar sudut deteksinya 60°, lebar celah minimum yang dapat dideteksi adalah 1,5 cm. Sensor juga tidak dapat mendeteksi manusia apabila ada material yang menghalangi sensor, hal ini dipengaruhi oleh ketebalan dan jenis penghalang. Selain itu, sensor juga dapat mendeteksi objek selain manusia tapi dalam jangkauan jarak yang lebih pendek. It has been designed a detection tool of human existence in ruins of building due to earthquake by using sensor PIR (Passive Infrared) HC-SR501. The system works based on the principle of sensing infrared radiation emitted by the object. The infrared radiation of the HC-SR501 PIR sensor is converted into an electrical signal. The signal is processed by the microcontroller in the Arduino Uno R3 module with the Arduino IDE programming language. The result is the activation of the buzzer as an alarm and notifying by writing “Infrared Detected Any Human” on LCD (liquid crystal Display) when human detected by sensor. The form of a stick, it will be inserted in the gaps of the collapsed building to determine the victim's position in the ruins. This is hopefully be able redusing the risk of death victims due to victim evacuation with heavy equipment. Based on the testing of the equipment, it can be concluded that the tool can detect a moving victim with a human distance range to the sensor is 1 m to 7 m.Detecting a man who does not move is only 30 cm, the large of detection angle is 600, the minimum slit width that can be detected is 1.5 cm. It can’t detect human when sensor is cover by thing, it is influenced by thickness and type of barrier. It can also detect other object than human but within a shorter range of distances. 
RANCANG BANGUN SISTEM TELEMETRI NIRKABEL UNTUK PERINGATAN DINI BANJIR DENGAN MODULASI DIGITAL FSK-MODULASI FREKUENSI Suhendri Saputra; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.223 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang bangun sistem telemetri nirkabel untuk peringatan dini banjir dengan modulasi digital FSK-modulasi frekuensi. Sistem terdiri dua unit perangkat keras yaitu unit pamancar dan unit penerima. Unit pemancar terdiri dari sensor, rangkaian ADC, rangkaian PSC, rangkaian modulator digital FSK dan modul pemancar FM. Sensor yang digunakan adalah sensor ketinggian berupa potensiometer tipe rotary dengan nilai koefisien determinasinyaadalah 0,9996. Unit penerima terdiri dari modul penerima FM, rangkaian demodulator FSK, dan sistem minimum. Keluaran dari sistem ini adalah status ketinggian permukaan sungai yang ditampilkan pada LCD dan bunyi alarm jika ketinggian air pada status waspada. Hasil pengujian dan pengukuran perangkat menunjukkan bahwa unit penerima dapat menampilkan ketinggian permukaan air pada LCD dan mengaktifkan alarm jika ketinggian air pada status waspada pada kecepatan transfer data sebesar 1190,5 bps. Data dapat diterima oleh unit penerima dalam jangkauan hingga 10 meter pada frekuensi kerja 99 MHz. Pengujian dilakukan pada skala laboratorium.Kata kunci : sistem telemetri nirkabel, modulasi digital FSK, modulasi frekuensi.AbstractA design of wireless telemetry system for flood early warning with FSK digital modulation- frequency modulation has been conducted. System consists of  transmitter and receiver unit. Transmitter unit consists of sensor, ADC circuit, PSC circuit, digital FSK modulator circuit and FM transmitter module. The sensor used is rotary type potentiometer with determination coeficient value is 0.9996. The receiver unit consists of a FM receiver module, FSK demodulator circuit, and the minimum system. The output are water level that are displayed on  LCD and alarm sound if the water level in emergencies level.Results of test and measurement device indicates that the receiver is able to show the height of the water level on the LCD and activate an alarm if the water level in emergencies at  data rate transfer 1190,5 bps. Data can be received by the receiver in the range up to 10 meters at the working frequency of 99 MHz. Testing was conducted at the laboratory scale.Keywords : wireless telemetry systems, digital FSK modulation, frequency modulation
Rancang Bangun Alat Ukur dan Indikator Kadar Air Gabah Siap Giling Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor Fotodioda Novia Ulfa Oktavianty; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.082 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.94-100.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun alat ukur dan indikator kadar air gabah siap giling berbasis mikrokontroler dengan sensor fotodioda.  Alat ini menggunakan sensor fotodioda dan LED yang dipasangkan pada timbangan yang memiliki pegas. Perubahan nilai tegangan keluaran akibat perubahan berat dikuatkan dengan penguat non-inverting dan dirubah menjadi nilai kadar air padi dan ditampilkan pada layar LCD. Kadar air acuan gabah siap giling adalah 14%. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat mengukur kadar air gabah siap giling untuk dua sampel pada proses penjemuran dari keadaaan basah 19,56% dan 21,7% sampai 14% dengan rata-rata kesalahan sebesar 3,04%  dan 4,35% . Alat yang dibuat merupakan acuan untuk semua gabah yang dijemur langsung di bawah sinar matahari dan dilengkapi dengan alarm sebagai indikator ketika kadar air gabah bernilai 14%.Kata kunci: kadar air, mikrokontroler, sensor fotodioda.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT ARUS PULSA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 UNTUK PROSES ELEKTRODEPOSISI Moresa Devega; Wildian -; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 3: Juli 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.76 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.3.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang-bangun alat pembangkit arus pulsa berbasis mikrokontroler ATmega8535 untuk proses elektrodeposisi. Alat ini dapat membangkitkan arus pulsa dengan rentang waktu on dan off selama 1 ms (satu milidetik). Pada sistem elektrodeposisi yang diuji dengan menggunakan tegangan catu 5 V, resistor (10 Ω, 50 Ω, dan 100 Ω), dan larutan CuSO4 dapat diperoleh rentang nilai arus yang mengalir antara 0,76 mA (minimum) dan 1,32 mA (maksimum). Penambahan program untuk menampilkan tegangan terminal pada LCD menyebabkan nilai Ton yang terbaca pada osiloskop menyimpang (error)  sebesar 21 ms cukup signifikan dan bersifat sistematik.Kata Kunci : pembangkit arus pulsa, mikrokontroler, relay, keypad, dan LCDAbstractA design of pulse current generator device based on microcontroller ATmega8535 for electro-deposition process has been conducted. The device can generate pulse current with the on and off periods as long as 1 ms (one millisecond) each. At the system of electrodeposition with using a power supply of 5 V, resistors (10 Ω, 50 Ω, and 100 Ω), and  a CuSO4 solution, then the current flowing in the electro-deposition system is between 0.76 mA (minimum) and 1.32 mA (maximum). The program added to display terminal voltage of the power supply on LCD causes the value of Ton read on the oscilloscope to become error as big as 21 ms (twenty millisecond) significantly and systematically.Keywords : pulse current generator, microcontroller, relay, keypad, and LCD
Rancang Bangun Alat Ukur Getaran Mesin Sepeda Motor Menggunakan Sensor Serat Optik Nadia Yudia Putri; Harmadi Harmadi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.274 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.270-276.2017

Abstract

Telah dirancang alat ukur getaran mesin sepeda motor menggunakan sensor serat optik dengan metode ekstrinsik. Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi getaran dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran fotodioda OPT101. Sumber getaran berasal dari mesin sepeda motor yang divariasikan kecepatan speedometernya. Sistem pengukuran getaran mesin sepeda motor ini terdiri dari sumber cahaya berupa laser dioda, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT 101, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses sinyal, dan LCD sebagai penampil hasil pengukuran. Berdasarkan data pengujian dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa alat ukur getaran mesin sepeda motor memiliki keakuratan 90% dengan variasi kelajuan speedometer 0 km/jam – 20 km/jam. Kata Kunci: frekuensi, getaran, laser dioda, serat optik
Analisis Pengaruh Penambahan Parameter Medan Magnetik Terhadap Jumlah Dark Matter pada Kurva Rotasi Galaksi Bimasakti Oqely Wahyudi; Zulfi Zulfi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.151 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.202-210.2017

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh medan magnetik terhadap jumlah dark matter pada kurva rotasi dan dinamika rotasi galaksi Bimasakti. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan kurva rotasi dari model Sofue dkk (2008) dengan model Sofue (2014). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh medan magnetik terhadap jumlah dark matter di galaksi Bimasakti. Jumlah dark matter dianalisis melalui pencocokan kurva rotasi dari model dengan hasil pengamatan. Kurva rotasi model dikatakan cocok apabila memiliki nilai error yang paling kecil. Jumlah dark matter akhir yang dihasilkan adalah 33,1% lebih sedikit dari model Sofue (2014). Nilai ini berasal dari pengkoreksian parameter yang digunakan oleh Sofue (2014) sebesar 31,03% dan penambahan medan magnetik sebesar 2,07%. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa dark matter berpengaruh besar dalam menjaga kestabilan rotasi galaksi. Kehilangan medan magnetik tidak terlalu mempengaruhi rotasi galaksi. Simulasi menunjukkan bahwa penambahan medan magnetik menyebabkan revolusi matahari berubah dari 241 juta tahun menjadi 242 juta tahun.Kata kunci: dark matter, kurva rotasi galaksi Bimasakti, medan magnetik
Sistem Otomatisasi Perekaman Video dengan Kamera CMOS 12 LED Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Menggunakan Sensor PIR (Passive Infrared) Ega Albert; Wildian -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.321 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun sistem otomatisasi pencuplikan video (video capture) berbasis mikrokontroler AT89S51 untuk obyek bergerak (manusia) dengan menggunakan kamera CCTV tipe 12 LED dan sensor PIR (passive infrared) tipe KC7783R. Kamera CCTV dihubungkanke PC (personal computer) untuk mendapatkan gambar ruangan yang dipantau pada layar monitor. Ketika obyek memasuki ruangan, radiasi inframerah dari obyek akan terdeteksi oleh sensor PIR dan sinyal keluaran sensor ini digunakan untuk meng-klik mouse melalui rangkaian relay. Gambar obyek di layar monitor akan terekam dan tersimpan di memori computer selama 5 menit setelah mendeteksi obyek. Jarak maksimum deteksi sensor adalah 4 meter pada sudut 0o dan 2 meter pada sudut 30o. Waktu pemanasan sensor untuk dapat mulai mendeteksi secara sempurna rata-rata adalah 26,72 detik dan lama waktu deteksi sensor ketika obyek tidak bergerak rata-rata adalah 2,34 detik. Sistem otomatisasi ini juga dilengkapi system pensaklaran (switching system) yang akan mengaktifkan penggunaan catudaya alternatif (akumulator 18 V) ketikacatudari PLN terputus.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Physical Distancing Sebagai Salah Satu Upaya Mencegah Penyebaran COVID-19 Jovanda Andesfa; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.348 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.453-460.2021

Abstract

Telah dirancang  suatu sistem peringatan yang dapat membantu orang menerapkan physical distancing. Sistem ini berbasis Arduino UNO R3 dengan sistem kontrol yang terdiri dari 3 sensor passive infrared receiver (PIR) dan 3 sensor ultrasonik HC-SR04. Sensor PIR memilkiki kemampuan mendeteksi radiasi inframerah pada panjang gelombang  8-14 mikrometer. Manusia sebagai objek deteksi sistem memancarkan radaiasi inframerah pasif pada panjang gelombang  9-10 mikrometer. Jarak 0-500 cm adalah rentang jarak kemampuan sensor PIR mendeteksi keberadaan manusia ketika sensitivity adjust diatur dalam kondisi minimum. Jarak yang diperlukan sistem mendeteksi objek adalah ≤ 150 cm. Jarak deteksi sensor PIR tidak dapat diatur karena sensor PIR merupakan detektor yang memilki logika digital. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan sebagai sakelar untuk mengaktifkan dan mematikan sensor PIR. Hasil pengujian kempuan pengukuran jarak sensor ultrasonik HC-SR04 didapatkan kesalahan pengukursn sebesar 0,33 % pada rentang jarak 0-200 cm terhadap objek. Ketika sensor ultrasonik HC-SR04 mengukur jarak ≤ 150 cm terhadap objek, sensor PIR akan aktif. Jika sensor PIR dalam kondisi aktif dan mendeteksi manusia  sistem akan memberikan notifikasi berupa tapilan pada OLED dan suara pada handsfree melalui modul MP3 YX 5300. Notifikasi pada output sistem berupa perintah “geser ke kanan” jika ada manusia di sebalah kiri, “geser ke kiri” jika ada manusia di seblah kanan, dan “mundur” jika ada manusia di depan pengguna. 
Co-Authors Ade Vikri Satria Ade Vikri Satria Adrial, Rico Adwar, Eka Fajhari Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afridanil - Afridanil -, Afridanil Ahmad Fauzi Pohan Aidhia Rahmi Al-Farzaq, Ayu Afifah Ali Irvan Alimin Mahyudin Alisman Alisman Alisman, Alisman Alkhairunas Riyuska Alkhairunas Riyuska, Alkhairunas Amalia Tiffany Ammari, Syafiq Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andesfa, Jovanda Andre Rizki Naldi Anggreini, Olivia Puspita Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Annisa Yuniasti Annisa Yuniasti, Annisa Arrafat, Supindo As Shiddiq, Muhammad Astuti Astuti - Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Azura Azura, Ayu Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Cahyani, Harum Chairunnisa, Indah Dahyunir Dahlan Dedi Mardiansyah Dian Milvita Diana, Gita Okta Dodon Yendri Dwi Cahyorini Wulandari Dwi Cahyorini Wulandari, Dwi Cahyorini Dwi Puryanti Efendi, Lilian Ega Albert Ega Albert Eka Fajhari Adwar Eko Satria Eko Satria Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elsa Refni Elvaswer Elvaswer Elvira Mardhatillah Eriyaldi Eriyaldi Eriyaldi, Eriyaldi Fadhila Umami Fadhreane, Reza Faizatul Fitri, Faizatul Fajar Guntara Fajar Guntara, Fajar Farokhi, Gentha Febi Dwi Wahyuni Femilia Putri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fernanda, M Ilham Festi Utami Festi Utami Firmansyah Firmansyah Fitri Rahma Yanti Fitri, Sari Widya Galoeh Otomo Galoeh Otomo Gina Yulia Sari Gita Okta Diana Gusrizam Danel Gusrizam Danel Hafizur Rizki Hafizur Rizki, Hafizur Harmadi Harmadi Harum Cahyani Hawariyi Ola Yuzria Husna, Wildatul Husni, Khairiati Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Chairunnisa Indah, Ira Puspa Indrianti, Mei Suci Ira Puspa Indah Irfandi Prayogi Irvan, Ali Jihan Novelliani Jovanda Andesfa Khairiati Husni Lilian Efendi M Ilham Fernanda Mahdi Wahab Bintoro Mahdi Wahab Bintoro, Mahdi Wahab Mardhatillah, Elvira Mardian Peslinof Mardiansah Mardiansah Mardiansah, Mardiansah Marzuki Marzuki Mayangsari, Tania Mei Suci Indrianti Meqorry Yusfi Mila Eka Putri Mildawati Mildawati Mildawati, Meli Mita Anggraini Mita Anggraini Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Moresa Devega Moresa Devega, Moresa Muhammad As Shiddiq Muhammad Shadri Muldarisnur, Mulda Murwani Farda Rianti Nadia Yudia Putri Naldi, Andre Rizki Nanda Rahman Rangkuti Nanda Rahman Rangkuti, Nanda Rahman Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nola Sari Rahayu Novelliani, Jihan Novia Ulfa Oktavianty Novia Ulfa Oktavianty, Novia Ulfa Nurul Fajri Nurul Fajri Olivia Puspita Anggreini Oqely Wahyudi Prayogi, Irfandi Premadi, Premana W. Premana W. Premadi Putri, Femilia Putri, Mila Eka Putri, Nadia Yudia Putri, Rahmi Riya Putri, Ramadani Fiza Rahayu, Nola Sari Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmazia Rahmazia Rahmazia, Rahmazia Rahmi Riya Putri Ramacos Fardela Ramadani Fiza Putri Rani Delvihardini Refni, Elsa Reza Fadhreane Rhahmi Adni Pesma Rianti, Murwani Farda Ridha Khairani, Ridha Rima Suhartinah Rima, Riry Djule Riry Djule Rima Rizky, Aulia Rabiyu Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Sari Widya Fitri Sari, Gina Yulia Shadri, Muhammad Shadri, Muhammad Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhartinah, Rima Suhendri Saputra Suhendri Saputra, Suhendri Sumariadi - Sumariadi - Supindo Arrafat Syafiq Ammari Tandini Ulfa Urbach Tania Mayangsari Trengginas Eka Putra Sutantyo Umami, Fadhila Urbach, Tandini Ulfa Usna, Sri Rahayu Alfitri Wahyudi, Oqely Wahyuni, Febi Dwi Wendi Era Sonata Wendi Era Sonata, Wendi Era Wildatul Husna Wirdaliza - Wirdaliza - Yanti, Fitri Rahma Yefri Hendrizon Yefri Hendrizon Yusfi, Meqqory Zamora, Ronaldi Zasvia Hendri Zasvia Hendri Zulfi Zulfi Abdullah Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi