Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Laboratorium Bagi Guru-Guru Fisika dan Perancangan Laboratorium Percontohan di SMAN 2 Harau Dedi Mardiansyah; Afdhal Muttaqin; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Astuti; Sri Handani; Harmadi; Dahyunir Dahlan; Zulfi; Rahmad Rasyid; Marzuki; Mohammad Ali Shafii; Arif Budiman; Elvaswer; Mora; Wildian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.253 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3632

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana pembelajaran fisika di sekolah untuk menarik pembelajaran dan mendorong motivasi siswa dalam belajar fisika. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium biasanya dalam bentuk praktikum atau demonstrasi. Laboratorium harus dikelola dan direncanakan dengan baik agar fungsinya optimal sebagai sarana pembelajaran fisika. Hasil observasi di beberapa SMA yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota ditemukan permasalahan bahwa laboratorium tidak dikelola dengan baik sehingga keberadaanya tidak efektif. Siswa jarang diajak praktikum di laboratorium. Alat-alat praktikum yang sudah diperoleh dari Dinas Pendidikan jarang digunakan untuk kegiatan praktikum, sehingga banyak alat yang sudah rusak karena jarang dipakai. Penataan alat dan fasilitas di laboratorium cukup memprihatinkan, tidak tertata dengan rapi dan tidak di inventaris dengan baik. Guru fisika kesulitan dalam mengadakan praktikum karena tidak adanya modul praktikum/buku petunjuk praktikum. Oleh karena itu kegiatan praktikum yang biasanya dilaksanakan di laboratorium kini dilaksanakan di ruang kelas dengan peralatan yang seadanya. Ini menyebabkan keberadaan laboratorium fisika tidak dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar permasalahan-permasalahan tersebut, maka kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pembinaan pengelolaan laboratorium fisika bagi guru-guru MGMP fisika yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota agar para guru fisika mampu mengelola laboratorium dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum maupun proses pembelajaran. Rencana kegiatan PKM antara lain 1) Memberikan sosialisasi pengelolaan laboratorium, 2) Melakukan pengembangan Laboratorium Percontohan Implementasi Merdeka Belajar, 3) Melakukan diskusi pembuatan alat-alat praktikum dari peralatan sederhana, 4) Melakukan diskusi pembuatan modul praktikum/ buku petunjuk praktikum, dan 5) Melakukan monitoring awal dan lanjutan terhadap laboratorium dibeberapa sekolah yang berada di Kebupaten Lima Puluh Kota.
Penghambatan Korosi Melalui Adsorpsi Ekstrak Kulit Kakao (Theobroma cacao) pada Permukaan Baja: Metode Eksperimen dan DFT Apriska Prameswari; Dahyunir Dahlan; Yuli Yetri; Imelda
Jurnal Ilmu Fisika Vol 15 No 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.15.1.56-65.2023

Abstract

Steel surface coating has been carried out using the immersion method in an inhibitor of cacao (Theobroma cacao) peel extract for 24, 72, 120, and 168 hours. The corrosion treatment was performed using HCl with different immersion time of 48, 96, and 144 hours after coating process with the inhibitor. Corrosion testing with the weight loss method gave the best results with the lowest corrosion rate of 0.2972 mg.cm2/hour and inhibition efficiency of 74.7128% for steel samples with the longest immersion time in inhibitor. Optical microscopy and SEM images indicated that the longer the immersion time in the inhibitor, the better (i.e., fewer holes and cracks) the surface morphology of the steel. The appearance of four sharp peaks in the XRD diffractogram indicated that the samples with the lowest corrosion rate produced Fe and C crystalline phases due to the reaction between the steel surface and the inhibitor. A quantum chemical analysis using the DFT (Density Functional Theory) method also produced a fairly high inhibition efficiency and was close to the experimental results of 80.2098%.
Ekstrak Daun Jambu Bol (Syzygium Malaccense) sebagai Inhibitor Korosi pada Kawat Ortodontik M. Fajmi Zulkaham; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.494 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.322-327.2023

Abstract

Telah dilakukan pengujian inhibitor dari ekstrak daun jambu bol untuk menghambat laju korosi pada kawat ortodontik stainless steel. Penelitian dilakukan dengan merendam kawat menggunakan inhibitor yang bertujuan untuk mendapatkan lapisan pelindung pada permukaan kawat. Pengujian sampel dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan lama perendaman dengan inhibitor yaitu 18 jam, 24 jam, dan 48 jam. Setiap kelompok diberi variasi konsentrasi ekstrak daun jambu bol yaitu 0 g/L, 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, 8 g/L, dan 10 g/L untuk direndam dengan kawat ortodontik stainless steel. Media korosif berupa air liur buatan atau saliva buatan yang dibuat menggunakan komposisi saliva dari Fusayama Meyer. Pengukuran laju korosi dilakukan menggunakan metode weight loss yang juga menghasilkan nilai efisiensi inhibisi. Nilai laju korosi dan efisiensi inhibisi maksimal adalah pada sampel dengan konsentrasi 10 g/L dan lama perendaman 48 jam yaitu sebesar 1,19 mils per year (mpy), dan efisiensi inhibisinya sebesar 91,71%. Morfologi untuk mengamati permukaan menggunakan mikroskop optik dan menentukan fasa yang terbentuk menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Semakin lama perendaman sampel dengan inhibitor, maka inhibitor teradsorpsi lebih baik dan nilai laju korosi semakin kecil. Konsentrasi yang semakin meningkat akan menghasilkan laju korosi yang semakin kecil jika konsentrasi inhibitor yang diberikan tepat.
SOSIALISASI DAN PEMETAAN POTENSI TANAH LONGSOR MENGGUNAKAN METODE MIKROSEISMIK DAN GEOLISTRIK DI KAWASAN OBJEK WISATA BUKIT NOBITA Marzuki Marzuki; Mutya Vonnisa; Ahmad Fauzi Pohan; Arif Budiman; Imam Taufiq; Trengginas Eka Putra Sutantyo; Elistia Liza Namigo; Dian Milvita; Alimin Mahyudin; Nini Firmawati; Muldarisnur Muldarisnur; Afdal Afdal; Dahyunir Dahlan; M. Ali Shafii; Afdhal Muttaqin; Rico Adrial; Dedi Mardiansyah; Harmadi Harmadi; Zulfi Zulfi; Geby Sri Ayu Oktavia; Fani Anjelina; Nurul Annisa
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v6i2.655

Abstract

Nobita Hill is one of the areas being developed as a tourist attraction in the city of Padang. Above Nobita Hill is a beautiful view, and you can see the picture of Padang City. However, the hilly topography with steep slopes makes this area prone to landslides. This activity aims to map the potential for landslides on Novita Hill. Activities start from preparation, implementation in the field, and evaluation. Field activities are carried out in two stages. The first stage is an experiment to map the landslide potential. The second stage is socialization. The target audience for this activity is the Village Head of Jua Nan XX Village and its officials and the community around Nobita Hill. The results of the study and mapping were disseminated to the village administration and community leaders involved in the development of the Bukit Nobita tourism area, which was carried out on November 16, 2022. The result of tourist objects often changes land use and cover. However, mitigation of the potential for landslides in this area has never been done. Therefore, the Andalas University Physics Department team mapped the potential for landslides on Novita Hill for six months, using microseismic and geoelectric methods. This activity obtained a map of the distribution of dominant frequencies, a map of the distribution of amplification, and an identification of slip planes concerning the potential for landslides on Nobita Hill. Furthermore, the results of the mapping and mitigation efforts have been disseminated to the village administration and community leaders involved in the development of the Bukit Nobita tourism area. This activity was carried out well. The landslide potential distribution map obtained from this activity is input for the community and stakeholders in developing the Buki Nobita tourist attraction that is safe from disasters.
PENGAYAAN MATERI FISIKA : INDUKSI ELEKTROMAGNETIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ramacos Fardela; Zulfi Zulfi; Afdhal Muttaqin; Marzuki Marzuki; Dedi Mardiansyah; Mora Mora; Muldarisnur Muldarisnur; Harmadi Harmadi; Rahmad Rasyid; Dahyunir Dahlan; Elvaswer Elvaswer; Imam Taufiq; Wildian Wildian; Trengginas Eka Putra Sutantyo; Feriska Handayani Irka; Dwi Puryanti; Rani Delvihardini
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i2.2992

Abstract

The concept of electromagnetic induction is very important in understanding and developing modern electrical technology. Some factors cause students to often find it difficult to understand electromagnetic induction material in school is that this material involves abstract concepts such as magnetic flux, magnetic field changes, and emf. For some students, understanding these concepts may be difficult due to a lack of direct experience or concrete representations. Enrichment of physics material on electromagnetic induction has been implemented at SMA N 1 Gunung Talang. This service activity aims to improve students' understanding of the basic concepts of Electromagnetic Induction in Class XII. This service consists of three stages including: preparation, implementation and evaluation. The evaluation of this activity was carried out by comparing the pre-test results before enrichment and the post-test scores of students after being given enrichment material by the lecturer (service team). The results obtained show an increase in student knowledge towards understanding the concept of electromagnetic induction. This service activity can be an effort for school and university cooperation to support student success in understanding physics concepts that are considered complicated
Pengelolaan Laboratorium Bagi Guru-Guru Fisika dan Perancangan Laboratorium Percontohan di SMAN 2 Harau Dedi Mardiansyah; Afdhal Muttaqin; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Astuti; Sri Handani; Harmadi; Dahyunir Dahlan; Zulfi; Rahmad Rasyid; Marzuki; Mohammad Ali Shafii; Arif Budiman; Elvaswer; Mora; Wildian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3632

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana pembelajaran fisika di sekolah untuk menarik pembelajaran dan mendorong motivasi siswa dalam belajar fisika. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium biasanya dalam bentuk praktikum atau demonstrasi. Laboratorium harus dikelola dan direncanakan dengan baik agar fungsinya optimal sebagai sarana pembelajaran fisika. Hasil observasi di beberapa SMA yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota ditemukan permasalahan bahwa laboratorium tidak dikelola dengan baik sehingga keberadaanya tidak efektif. Siswa jarang diajak praktikum di laboratorium. Alat-alat praktikum yang sudah diperoleh dari Dinas Pendidikan jarang digunakan untuk kegiatan praktikum, sehingga banyak alat yang sudah rusak karena jarang dipakai. Penataan alat dan fasilitas di laboratorium cukup memprihatinkan, tidak tertata dengan rapi dan tidak di inventaris dengan baik. Guru fisika kesulitan dalam mengadakan praktikum karena tidak adanya modul praktikum/buku petunjuk praktikum. Oleh karena itu kegiatan praktikum yang biasanya dilaksanakan di laboratorium kini dilaksanakan di ruang kelas dengan peralatan yang seadanya. Ini menyebabkan keberadaan laboratorium fisika tidak dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar permasalahan-permasalahan tersebut, maka kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pembinaan pengelolaan laboratorium fisika bagi guru-guru MGMP fisika yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota agar para guru fisika mampu mengelola laboratorium dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum maupun proses pembelajaran. Rencana kegiatan PKM antara lain 1) Memberikan sosialisasi pengelolaan laboratorium, 2) Melakukan pengembangan Laboratorium Percontohan Implementasi Merdeka Belajar, 3) Melakukan diskusi pembuatan alat-alat praktikum dari peralatan sederhana, 4) Melakukan diskusi pembuatan modul praktikum/ buku petunjuk praktikum, dan 5) Melakukan monitoring awal dan lanjutan terhadap laboratorium dibeberapa sekolah yang berada di Kebupaten Lima Puluh Kota.
Pengayaan Materi Pemanasan Global di SMA Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok Mutya Vonnisa; Dedi Mardiansyah; Marzuki Marzuki; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Harmadi Harmadi; Arif Budiman; Dwi Puryanti; Dwi Pujiastuti; Sri Handani; Rahmat Rasyid; Imam Taufik; Astuti Astuti; Meqorry Yusfi; Mohammad Ali Shafii; Elvaswer Elvaswer; Mora Mora; Dahyunir Dahlan; Dian Fitriyani; Afdhal Muttaqin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9386

Abstract

Materi Pemanasan Global merupakan salah satu bagian dari Mata Pelajaran Fisika di SMA. Materi Pemanasan Global ini merupakan ilmu yang penting dan harus di kuasai oleh siswa-siswi jurusan IPA. Kegiatan pengabdian adalah memberikan pengayaan materi pemanasan global pada siswa-siswi kelas X SMA N 2 Gunung Talang. Tujuan kegiatan ini memberikan tambahan ilmu terkait dengan materi pemanasan global dan efek rumah kaca. Metode yang dilakukan adalah persiapan pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring evaluasi, pembuatan laporan akhir dan pembuatan luaran pengabdian. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Masyarakat mengenai pengayaan mata Pelajaran Fisika di SMA N 2 Gunung Talang yang dilaksanakan mulai dari bulan Oktober-Desember 2023. Dari hasil kegiatan ini dapat dilihat adanya peningkatan persentase penguasaan materi dari rata-rata 33,8% menjadi 68,4%.
Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) sebagai Inhibitor Korosi Baja Karbon SS-304 Renny Fitria; Dahyunir Dahlan; Syukri Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.49-53.2024

Abstract

Research has been carried out on inhibitors from matoa leaf extract to inhibit the corrosion rate of SS-304 carbon steel. The Matao leaf extract used as an inhibitor was immersed in a 1 M H2SO4 corrosive medium. To determine the effect of inhibitor concentration and immersion temperature on steel corrosion, various inhibitor concentrations were varied, namely 0%, 1%, 2%, and 3% bt, and temperature variations, namely samples also in XRD and SEM characterization. 35°C and 40°C. The corrosion rate test was carried out using the weight loss method. The increase in the corrosion rate is in line with the increase in sample weight loss. The most efficient inhibitor of matoa leaf extract was obtained at a concentration of 3% with an immersion temperature of 35°C, namely 0.09 mmpy. The XRD results showed that the maximum peaks produced FeC and FeNi crystals, followed by FeO crystals. SEM characterization also showed that samples without inhibitors were more corroded, and samples using 3% inhibitor concentrations were slightly corroded.
Elektodeposisi Lapisan Tembaga pada Baja SS-304 dengan Larutan Elektrolit Mengandung Ekstrak Daun Binahong sebagai Inhibitor Korosi Niken Oktavia; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.413-419.2024

Abstract

Penelitian tentang pengaruh esktrak daun binahong sebagai inhibitor korosi baja SS-304 telah dilakukan. Pada penelitian ini, lapisan tembaga dan inhibitor ekstrak daun binahong dilapisi pada permukaan baja menggunakan metode elektrodeposisi. Pelapisan baja dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan lama elektrodeposisi yaitu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Media korosif dibuat dengan melarutkan 14,2 g Na2SO4 ke dalam 100 mL aquades. Pengujian laju korosi sampel dilakukan selama 21 hari pada suhu ruang. Pengukuran laju korosi dilakukan dengan metode weight loss, sementara efisiensi inhibisi diperoleh dari selisih laju korosi tanpa inhibitor dan dengan inhibitor. Laju korosi yang paling rendah didapatkan pada penambahan konsentrasi inhibitor 3% dan lama elektrodeposisi 30 menit yaitu sebesar 0,291 mils per year (mpy) dan efisiensi inhibisi tertinggi diperoleh sebesar 89,20%. Karakterisasi untuk mengamati permukaan baja setelah elektrodeposisi dan perendaman dilakukan menggunakan mikroskop optik dan menganalisis fasa yang terbentuk menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Semakin lama elektrodeposisi sampel maka inhibitor teradsorpsi lebih baik dan nilai laju korosi semakin kecil.
PEMBERDAYAAN EKONOMI RAMAH LINGKUNGAN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KELAPA: MENUJU NAGARI SUNUA BARAT YANG ECOGREEN Muttaqin, Afdhal; Meqorry Yusfi; Arif Budiman; Dwi Pujiastuti; Sri Handani; Dahyunir Dahlan; Imam Taufiq; M. Ali Shafii; Dwi Puryanti; Zulfi; Elvaswer; Feriska Handayani; Rico Adrial; Trengginas Eka Putra; Ahmad Fauzi Pohan; Dedi Mardiansyah; Ramacos Fardela; Alimin Mahyudin; Nini Firmawati; Astuti; Dian Fitriyani; Della Amelia; Haldis Alvaro; Fiqi Diyona; A. Fadhil Desafa; Zozy Aneloi Noli; Olly Norita Tetra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.12869

Abstract

Nagari Sunua Barat memiliki potensi limbah sabut kelapa hasil perkebunan kelapa yang melimpah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani di Nagari Sunua Barat melalui pelatihan pengolahan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber, yang lebih memiliki nilai ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dimulai dengan tahap perencanaan yang melibatkan mitra kelompok tani untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang ada pada mitra. Kegiatan ini diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari kelompok tani dan masyarakat yang ada di Nagari Sunua Barat. Peserta diajarkan tentang pengelolaan sampah limbah sabut kelapa, yang dimanfaatkan menjadi cocopeat dan cocofiber. Metode yang digunakan meliputi demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta. Sebagian besar mampu memahami dan mempraktikkan teknik yang diajarkan, dengan beberapa peserta mulai memproduksi cocopeat dan cocofiber untuk keperluan pribadi maupun komersial. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta memberikan peluang ekonomi baru bagi kelompok tani. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan Nagari Sunua Barat sebagai sentra pengolahan limbah sabut kelapa, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih peduli lingkungan dan mandiri secara ekonomi
Co-Authors A. Fadhil Desafa A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdil Bajili Ade Usra Berli Adrial, Rico Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afifah Zahra Hakimin Agus Rozani Ahmad Fauzi Pohan Aini, Tantri Marelita Akrajas Ali Umar Akrajas Ali Umar Akrajas Ali Umar Alimin Mahyudin Andhika Dwipanur Anggi Pravita R Anggi Pravita R Anggia Arista Anla Fet Hardi Apriska Prameswari Apriska Prameswari Ardi Riski Saputra Arif Budiman Arista, Anggia Arsis, Asi Noflanda Asi Noflanda Arsis Astuti Astuti Astuti - Astuti Astuti Astuti Astuti Aulia Rabiyu Rizky Bajili, Abdil Debby Herianto Wijaya Debby Herianto Wijaya, Debby Herianto Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Disgie Ulfika Loveanda Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwipanur P.U, Andhika Dwipanur, Andhika Elistia Liza Namigo, Elistia Elsa Agustina Elsa Agustina Elvaswer Elvaswer Elvaswer F Febrielviyanti Fani Anjelina Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Fiqrian, Khudbatul Fitria, Renny Geby Sri Ayu Oktavia Genta El Haqqi Yozu Hakimin, Afifah Zahra Haldis Alvaro Hardi, Anla Fet Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Helga Dwi Fahyuan Helga Dwi Fahyuan Helga Dwi Fahyuan Hermansyah Aziz Imam Taufik Imam Taufiq Imam Taufiq Jijim Fadilla Warman Karim, Afdal Khudbatul Fiqrian Leng, Tjiauw Siaw Loveanda, Disgie Ulfika Lubis, Muhammad Frassetia M. Ali Shafii M. Fajmi Zulkaham Manda, Poni Dwi Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Meqorry Yusfi Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Moresa Devega Moresa Devega, Moresa Muchlian, Meli Muhammad Frassetia Lubis Muhammad Shadri Muharmen Suari Muldarisnur, Mulda Murdiman, Imelda Mutya Vonnisa Niken Oktavia Nini Firmawati Nurfaisal Anuar Nurul Annisa Nurwijayanti Oktavia, Niken Oktaviani Zairawati Olly Norita Tetra Prameswari, Apriska Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Ramadhani Perdana Ramadhani Perdana, Ramadhani Rani Delvihardini Renny Fitria Rhahmi Adni Pesma Rizky, Aulia Rabiyu Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Sadiqin, Siti Naqiyah Shadri, Muhammad Silva Azaria Mahaputri Siti Chadijah Solly Aryza Sri Handani Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Oktamuliani Suari, Muharmen Sylvina Tebriani Syukri - Syukri Syukri Syukri Syukri Tantri Marelita Aini Tjiauw Siaw Leng Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Warman, Jijim Fadilla Wildian Wildian Wildian Wildian Yetria Rilda Yozu, Genta El Haqqi Yuli Yetri Yuli Yetri Yusfi, Meqqory Zairawati, Oktaviani Zaki, Shakahuddin Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi Zulkaham, M. Fajmi