Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN EKSTRAK ETANOL DAUN TORBANGUN (Plectrantus amboinicus L.) Hilmarni; Safitri, Bunga; Rahmayulis; Rahmi, Azimatur
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 4 No. 1 (2025): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v4i1.119

Abstract

Tanaman Torbangun (Plectrantus amboinicus L) merupakan salah satu tanaman yang ada di Indonesia. Daun torbangun diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder diantaranya flavonoid, tanin, fenolik, steroid, saponin, minyak atsiri, dan flavonol, dan tanaman tersebut memiliki aktifitas farmakologi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun torbangun dapat diformulasikan menjadi sabun padat transparan. Daun torbangun di ekstraksi menggunakan metode maserasi. Formulasi sediaan sabun padat transparan dibuat sebanyak 4 formula dengan F0 sebagai basis dan penambahan ekstrak etanol daun torbangun pada FI, FII, FIII masing-masing 0.5, 1 dan 2 %. Selanjutnya dilakukan uji evaluasi fisik sediaan sabun padat transparan meliputi pengamatan uji organoleptis, uji kadar air, uji pH, uji iritasi, dan uji tinggi busa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun torbangun dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat transparan dan telah memenuhi persyaratan terhadap uji organoleptis, uji kadar air, uji pH dan uji iritasi.
Aktivitas Antioksidan Nanopartikel dari Ekstrak Daun Sembung (Blumea balsamifera L.): Antioxidant Activity of Nanoparticle Modified from Sembung Leaf (Blumea balsamifera L.) Extract Saufani, Iza Ayu; Rahmi, Azimatur; Afriani, Tika; Zikirzi, Widi Urdatullah
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 3SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 4th Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i3SP.2024.362-371

Abstract

Background: Dietary antioxidants are essential to prevent free radical-induced cell damage and maintain the body’s physiological functions. Sembung leaves are rich in polyphenols, which are known to have substantial antioxidant activities. The antioxidant efficacy of Sembung leaves can be enhanced by nanoparticle size. Objectives: To examine the enhancement of antioxidant activity of Sembung leaf (Blumea balsamifera L.) extract modified into nanoparticles. Methods: The extract used was an ethyl acetate fraction extract. The fresh leaves of Sembung ware macerated in 96% ethanol for 24 hours. Ethanol, n-hexan, and ethyl acetate solvents were used to fractionate the ethanolic extract. The extract of the ethyl acetate fraction was modified into nanoparticles through the ionic gelation method. The nanoparticles comprised three formulations, F1 (0.25% chitosan and 10 ml NaTPP solution), F2 (0.50% chitosan and 20 ml NaTPP solution), and F3 (0.75% chitosan and 30 ml NaTPP solution). The antioxidant activity was assessed by lipid peroxidation using ferric thiocyanate (FTC) followed by the thiobarbiturat (TBA) method. A Spectrophotometer UV-Vis was used to analyse the % inhibition values of the samples. Results: The antioxidant activity assay on the sample of ethyl acetate fraction using the FTC method showed 31.25% inhibition, and using the TBA method indicated 17.34% inhibition. Meanwhile, the % inhibition was 23.77% and 40.43% in the nanoparticle sample with the FTC and TBA methods, respectively. Conclusions: This study revealed that nanoparticles of Sembung leaves  can increase antioxidant activities. These findings offer potential applications in the development of existing antioxidant products.
Sintesis Dan Karakterisasi Natrium Karboksimetil Selulosa Na-CMC Dari Sabut Kelapa Muda Sebagai Alternatif Bahan Baku Cangkang Kapsul Hevira, Linda; Rahmi, Azimatur; Lorenza, Cici
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 4 No. 1 (2025): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v4i1.123

Abstract

Sabut kelapa merupakan limbah yang sering kali tidak mengalami pengolahan sabut kelapa muda mengandung selulosa yaitu sebesar 78,48% yang bisa dimanafaatkan pembuatan Na-CMC sebagai bahan baku cangkang kapsul. Tujuan penelitian Untuk mengetahui apakah bisa Na-CMC dari sabut kelapa muda bisa dicetak sebagai cangkang kapsul. Na-CMC diperoleh dari proses sintesis selulosa yang sebelumnya telah diisolasi melalui proses hidrolisis, delignifikasi dan bleaching, proses tersebut menggunakan bahan HNO3 4%, NaOH 2 N H2O2 15%. Sintesis Na-CMC melalui dua tahapan yaitu alkalisasi menggunakan NaOH dan karbokesimetilisasi menggunakan natrium kloroasetat. Hasil sinstesis dilakukan beberapa uji karakterisasi, hasil yang didapatkan dari uji karaterisasi yaitu karekteristik organoleptis, kelarutan pH, swelling dan derajat substitusi memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pada pemeriksaan kadar air didapat kan hasil 15,8 % belum memenuhi syarat yang telah ditentukan. Berdasarkan hal ini Na-CMC sabut kelapa belum memenuhi syarat untuk dinyatakan sebagai Na-CMC yang baik. Kemudian di formulasi kan sebagai bahan baku cangkang kapsul dengan menambahkan Na-CMC sabut kelapa muda sebagai bahan baku dan keragenan yang berfungsi sebagai gelling agent dan aquadest sebagai pelarut, cangkang kapsul yang diperoleh yaitu berwarna kecoklatan, agak sedikit keras, dan tebal.
Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.
Durian Seed Flour (Durio zibethinus Murr) as an Alternative Medium for Fungal Growth Afriani, Tika; Rahmi, Azimatur; Ramadhani, Putri Agiel; Rahmadaniah, Rahmadaniah
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.141.435-441

Abstract

This study aimed to evaluate the potential of durian seed flour (Durio zibethinus Murr) as an alternative medium for the growth of Candida albicans and Aspergillus niger. The bleaching process utilized sodium metabisulfite at varying concentrations (600 ppm, 800 ppm, 1000 ppm) and immersion durations (15, 20, 25 minutes). The bleached samples were dried at 70℃ for 3 hours. Durian seed flour media were formulated into three variants and compared with Potato Dextrose Agar (PDA) as the control medium. The activity test for Candida albicans used the pour plate method with incubation for 48 hours at 37℃, while Aspergillus niger was tested using the agar block method and incubated for 72 hours under the same conditions. Immersion duration significantly affected the flour's color, with longer durations producing whiter flour. Higher drying temperatures enhanced water evaporation efficiency, resulting in an average moisture content of 10.56%, compliant with national standards. The best medium formulation was F1 (10 g durian seed flour, 2 g sugar, 1.5 g agar, 0.25 g micronutrients, 100 mL distilled water), yielding 3.6 × 10⁷ CFU/mL of Candida albicans colonies and an Aspergillus niger growth diameter of 28.5 mm after 72 hours of incubation. However, sporulation of Aspergillus niger was better on PDA media. Durian seed flour shows potential as an alternative fungal growth medium.
Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengetahuan Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.
PEMBELAJARAN SENI TARI TRADISIONAL MINANG KABAU PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI PENERUS BANGSA Rahmi, Azimatur; Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.340

Abstract

Pembelajaran sebagai proses pembentukan pribadi, pemebelajaran diartikan sebagai suatu kegiatan yang membentuknya kepribadian peserta didik. pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,dalam masyarakat, bangsa dan negara. Seni tari tradisional sangat identik dengan kearifan budaya lokal. Seni taritradisimerepresentasikan kehidupan masyarakat lokal yang ditopang oleh keluhuran budi yang arif, bijaksana, keteladanan, dan cendekia serta sangat identik dengan kearifan budaya lokal. Melalui eksistensi pertunjukannya, seni tradisi merepresentasikan kehidupan masyarakat lokal yang ditopang oleh keluhuran budi yang arif, bijaksana, keteladanan, dan cendekia. Maka pentingnya pembelajaran seni tari tradisional untuk memperkenalkan budaya pada anak usia dini sebagai penerus bangsa.
Implementasi Nilai Agama dan Moral melalui Metode Esensi Pembinaan Perilaku pada Anak Usia Dini Juhriati, Ika; Rahmi, Azimatur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i2.1147

Abstract

Berdasarkan fakta yang peneliti temukan di lapangan, pada saat peneliti melakukan observasi pada Taman Kanak-kanak umumnya ternyata masih kurang optimal dalam pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini. Dengan kenyataan kurangnya pelaksanaan metode-metode yang dilakukan. Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif menggunakan format deskriptif yaitu dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tentang implementasi nilai agama dan moral melalui metode esensi pembinaan prilaku di Taman Kanak-Kanak Lab. School Universitas negeri Padang telah dilaksanakan dengan baik terlihat dari cara anak mengenal tuhan, mengenal ibadah kepada Allah SWT, serta berakhlak yang baik
In Silico Study: Molecular Docking and Toxicity Prediction of Pyrazoline Derivatives with Potential as Anti-Inflammatory Wiratama, Minandre; Rahmi, Azimatur; Huda, Muhammad Badrul; Hasibuan, Anggi Khairina Hanum
Indonesian Journal of Chemical Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Indones. J. Chem. Stud. December 2025
Publisher : Indonesian Scholar Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55749/ijcs.v4i2.73

Abstract

Research on heterocyclic compounds suggested that pharmacologically active agents featuring pyrazoline played a crucial role in medicinal chemistry. When fused with other heterocycles, pyrazoline, as a quiescent heterocyclic moiety, resulted in the enhancement of biological properties. Therefore, synthesizing these compounds had attracted the attention of researchers focused on designing novel drugs. The addition of substituents to the N-pyrazoline atom and modifications to the benzene ring of pyrazoline compounds were essential for the identification of pyrazoline derivatives exhibiting enhanced biological activity. Extensive research had shown that pyrazoline compounds had significant biological effects, including anti-inflammatory effects. Inflammation was the body's reaction to infection or injury and marked by symptoms such as redness, heat, swelling, and pain. This research involved a computational analysis of pyrazoline compounds utilizing molecular docking with AutoDock Tools and AutoDock Vina software on four pyrazoline derivative compounds (pyrazolines 1-4). Simultaneously, their toxicity was assessed through online pkCSM to evaluate their potential as anti-inflammatory drug candidates. The interaction between the active site of cyclooxygenase-2 (COX-2) receptor (PDB: 4PH9) and pyrazoline derivatives showed that pyrazoline 2 (1-benzoyl-(3-(4-chlorophenyl)-5-(3,4-dimethoxy)-4,5-dihydro-2-pyrazoline) exhibited the highest binding affinity of -8.0 kcal/mol compared to pyrazoline derivatives 1, 3, 4 and ibuprofen as native ligands also in the molecular docking test with values ​​of -7.1; -7.7; -7.6; and -7.1 kcal/mol, respectively. Toxicity evaluation for pyrazoline 2 also suggested that this compound was non-toxic, non-hepatotoxic, and did not induce skin sensitization, with an Oral Rat Acute Toxicity (LOAEL) score of 1.417 log (mg/kg_bw/day).