Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-36 Bulan Nisya, Devia Ainun; Meliyana, Ernauli; Indrawati, Lina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2795

Abstract

Stunting merupakan gambaran terhambatnya pertumbuhan yang disebabkan akumulasi malnutrisi yang berlangsung lama sejak kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperburuk oleh tidak terimbangi nya pengejaran pertumbuhan bagi anak-anak yang sebelumnya stunting (catch up growth) yang memadai. Dijadikan perhatian khusus dan memerlukan pengetahuan yang cukup untuk orang tua. Menganalisis hubungan karakteristik ibu dengan kejadian stunting pada anak umur 6-36 bulan Di Wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.penelitian ini bersifat observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu jenis variabel bebas (independen) maupun variabel terikat (dependen) dan teknik sampling purposive sampling yaitu memilih sampel berdasarkan distribusi frekuensi karakteristik responden pasien. Sampel yang digunakan Ibu yang memiliki balita stunting usia 6-36 bulan diwilayah kerja puskesmas pengasinan Didapatkan hasil P value antara Usia Ibu (0,000), Tingkat Pendidikan ibu (0,002), Status Pekerjaan (0,051), Tinggi Badan Ibu (0,002) dan Tingkat pendapatan keluarga (0,001) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.Ada hubungan Usia ibu, Tingkat Pendidikan ibu, Tinggi Badan ibu dan tingkat pendapatan keluarga, Sedangkan Status Pekerjaan Ibu Tidak memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting Agustiani, Rahma; Meliyana, Ernauli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2847

Abstract

Pola hidup bersih dengan ketersediaan fasilitas sanitasi dan penatalaksanaan lingkungan baik merupakan faktor penting dalam stunting untuk mencegah stunting pada anak. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak. Sanitasi lingkungan yang buruk dapat mempengaruhi faktor risiko penyakit stunting pada anak yang dapat mempengaruhi kesehatannya. Pencegahan stunting dapat dipengaruhi tiga point penting dan mendasar yaitu pola asuh yang baik, perbaikan pola makan serta perbaikan sanitasi lingkungan. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih (PHBS). Tujuan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah membangun masyarakat yang sadar kesehatan dan dibekali pengetahuan untuk menjalani pola hidup sehat, menjaga kebersihan dan menjaga taraf kesehatan. Tujuan Penelitian ini Untuk mengidentifikasi hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting di Wilayah Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi Tahun 2023. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif analitik yaitu untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting, diuraikan dalam penelitian dengan desain cross sectional dan teknik purposive sampling serta menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji Chi Square dengan sig. (2-tailed) dan nilai α 0.050 diperoleh p value = 0.0090 sehingga dapat disimpulkan H0 diterima artinya tidak ada hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting di Wilayah Puskemas Pengasinan Kota Bekasi Tahun 2023.
Hubungan Edukasi Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru Ananda, Dea Fitri; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Meliyana, Ernauli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2875

Abstract

Tuberkulosis telah menjadi masalah kesehatan global yang sebagian besar terjadi di Negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu penentu keberhasilan terapi TB paru adalah kepatuhan pengobatan atau minum obat, ketidakpatuhan dapat mengakibatkan kekambuhan atau kegagalan pengobatan. Edukasi sangat mempengaruhi aturan pasien dalam minum obat. Oleh karena itu salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat yaitu edukasi keluarga terhadap penderita TB paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan edukasi keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Mustika Jaya, Kota Bekasi, menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Mustika Jaya, sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling (Proportione Stratifed Sampling) dan Purposive Sampling. Hasil analisa statistic menggunakan Uji Fisher’s diperoleh nilai P Value sebesar 0,003≤0,05. Hal ini menunjukan bahwah H0 ditolak. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan antara edukasi keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Mustika Jaya.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Cahyaningrum, Arliyanti; Indrawati, Lina; Meliyana, Ernauli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2898

Abstract

Penyakit ginjal merupakan kelainan pada organ ginjal yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti, infeksi, tumor, kelainan kongenital, penyakit metabolik atau degeneratif dan lain-lain. Ginjal merupakan salah satu organ tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi terutama untuk menjaga homeostasis tubuh. (Dewi dan Hendrati 2022). Penyakit ginjal merupakan, penyakit yang perlu mendapatkan perhatian, salah satunya adalah Penyakit Ginjal kronis (Gagal Ginjal Kronik). menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan suatu fenomena berdasarkan data-data yang didapatkan. Penelitian ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut Tujuan umum: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Tujuan khusus: Mengetahui karakteristik responden (Usia dan Jenis Kelamin) pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Mengetahui distribusi frekuensi Tingkat Kecemasan pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Mengetahui distribusi Frekuensi Kualitas Hidup pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Menganalisa Hubungan Tingkat Kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi.Peneliti ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 121 responden dan menggunakan teknik sampling Non Probability dengan metode teknik purposive sampling. Berdasarkan penelitian yang sudah peneliti lakukan didapatkan hasil P-value sebesar P-value sebesar 0.038 (P-value <0.05), maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi.