p-Index From 2021 - 2026
6.098
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) EL-MUHASABA MUQTASID Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Jurnal Ilmu Komunikasi J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Komunikator At-Taqaddum Sawwa: Jurnal Studi Gender Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Isamic Communication Journal ETTISAL Journal of Communication Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam ARISTO Nyimak: Journal of Communication Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Greget Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik) International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Educatif: Journal of Education Research Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Journal of Digital Marketing and Halal Industry AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Edulead : Journal of Education Management Jurnal Ilmiah Teknik (JUIT) Magna: Journal of Aconomics, Management, and Business Jurnal Pendidikan Islam Educatif: Journal of Education Research Jurnal Audiens Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Edulead Al-Balad : Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Educatus Tadibiya; Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi EDUKASI Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi SMAW Untuk Kebutuhan Proses Fabrikasi Produk Bidang Pengelasan Pada Masyarakat Pedesaan di Sektor Pertanian Noorsakti Wahyudi; Alfi Tranggono Agus Salim; Yosi Afandi; Imam Mudofir; Wida Yuliar Rezika; Nurudin; Tania Setya Ningsih; Rafael Slamet Firdaus; Mega Rahayu Nur Kusuma Wardhani
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v6i2.435

Abstract

Abstrak Pertanian adalah sektor utama di Desa Bader, Dusun Kayang Makmur, Kabupaten Dolopo, khususnya pada RT 16, RW 06. Alat bantu pertanian mayoritas berbahan logam yang dapat aus, korosi, dan patah. Kerusakan/patah pada alat pertanian berbahan logam, seperti cangkul, bajak, dan sabit lebih efektif dilakukan perbaikan dengan pengelasan SMAW Aplikatif. Kerusakan alat pertanian umumnya bisa diposisikan secara horizontal karena bisa dilepas dari komponen lainnya, sehingga posisi pengelasan yang mudah dan sesuai adalah 1F dan 2F. Penerapan teknologi bidang pengelasan dilakukan secara teori dan praktek dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Metode pelatihan mengadopsi dari IPTEK yang diterapkan pada perkuliahan di Politeknik Negeri Madiun. Pengabdian untuk menghasilkan luaran peserta yang mampu memperbaiki alat pertanian berbahan logam, dan membuat produk berbahan dasar logam dengan proses pengelasan SMAW. Kata kunci— Dusun Kayang Makmur, Pertanian, Pengelasan Aplikatif, SMAW, Program Kemitraan Masyarakat
Strategi Komunikasi Konten Digital Akun Instagram @proud.project sebagai Media Storytelling bagi Millenial Izra, Nadya Syafira Nurul; Nurudin, Nurudin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.247 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i7.703

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang di lakukan oleh Proud Project dalam menarik minat millenial melihat konten digital dalam akun Instagram @proud.project. Fokus dari penelitian ini berasal dari elemen komunikasi visual, media sosial, computer mediated communication, dan Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Pemilihan para narasumber, didasarkan pada metode non–probability sampling dengan teknik qouta sampling. Dapat diketahui bahwa konsep utama penelitian ini adalah konsep Strategi Komunikasi di dukung oleh Konsep Media Sosial yang baik agar netizen dapat mengerti makna, pesan, dan unsur edukatif dalam konten digital yang dibuat oleh Proud Project serta membuat millenial menikmati tampilan video storytelling dan gambar  hasil karya Proud Project melalui riset, pemahaman konsep, pemahaman teknis, serta proses editing yang dimuat dalam konten digital menjadi Stategi Komunikasi menarik dalam akun instagram @proud.project dan terakhir melalui Konsep Computer Mediated Communication dan aplikasi lewat konsep Instagram barulah komunikasi yang di mediasi oleh kekuatan internet serta fitur-fitur yang mendukung dalam Instagram dapat membantu Proud Project untuk menaikan branding dan awareness proyek sosial Proud Project yang serius dan tidak  asal dalam hal memilih narasumber dan/atau cara mengemas konten sehingga Millennials tertarik untuk melihat isi konten digital dalam akun instagram @proud.project.
LAZISMU KENDAL: Problem Analysis and Fundraising Strategy Baharudin Baharudin; Nurudin Nurudin; Faisal Amarsah
AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 18, No 1 (2023): AKSES: JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/akses.v18i1.8756

Abstract

The results of the pre-research show that the collection of zakat, infaq and shodaqoh Lazismu Kendal funds has experienced several problems. Among them, minimal regional employees and not knowing the location of Lazismu Kendal. Researchers used a qualitative method with descriptive analysis. The results of the study explained that Lazismu Kendal has two fundraising strategies, namely direct fundraising and indirect fundraising. The results of the strategy that has been implemented can be effective. This is according to data on zakat funds for 2016-2019 which has experienced a significant increase
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Dengan Model Problem Based Learning Triana Sekti; Rahayu Condro Murti; Nurudin
Educatif Journal of Education Research Vol 5 No 1 (2023): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.315 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v5i1.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa kelas V SDN Sendangsoko dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian siswa kelas V SDN Sendangsoko yang berjumlah 15 siswa. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar angket motivasi belajar siswa dan lembar observasi guru. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dengan sintaks: 1) pendahuluan; 2) penyajian masalah; 3) tindak lanjut masalah; 4) persentasi; 5) kesimpulan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal tersebut terlihat dari hasil observasi pra tindakan yang menunjukan motivasi belajar siswa masih sangat rendah, selanjutnya diterapkan model pembelajaran problem based learning pada siklus I rata-rata skor mencapai 74,29% (kategori cukup). Setelah dilakukan perbaikan oleh guru yang meliputi membagi tugas untuk setiap anggota kelompok saat kegiatan berdiskusi agar semua anggota kelompok aktif menyampaikan pendapat, melengkapi LKPD dengan tabel pengamatan, dan menyampaikan pesan moral di tengah-tengah pembelajaran terkait dengan materi yang sedang dipelajari. Sehingga setelah dilakukan perbaikan, motivasi belajar siswa pada siklus II meningkat sebesar 11,49 menjadi 85,78% (kategori sangat baik)
MEMBANGUN PRESTASI SEKOLAH MELALUI BENCHMARKING TEKNOLOGI TEPAT GUNA: STUDY KASUS SMK PGRI SUBANG Abdullah Abdullah; Nurudin Nurudin; Syaefuddin Syaefuddin
Edulead : Journal of Education Management Vol 3 No 2 (2021): Edulead : Journal of Education Management
Publisher : LPPM Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edulead.v3i2.514

Abstract

This best practice is motivated by complex issues, among others, SMK PGRI Subang is the only SMK PGRI Subang in Subang Regency that has an ISO certificate. In addition, the education unit level curriculum document as a reference in the implementation of learning and education is fully structured. This can be seen from the learning evaluation documents and assessments that are completely administered. Likewise with the conditions and characteristics of students, most of whom have UN scores according to school quality standards. To form a school that excels, the school is improving in every way. One of the efforts made is to apply the "Appropriate Technology" strategy (Problem Response, Motivation, Communication and Spirituality) which aims to improve school achievement. This research was carried out in four steps, namely problem response, motivation, communication and spirituality. The impact of the Appropriate Technology strategy is (1) students are enthusiastic in learning, (2) are able to move teachers to implement innovative learning, (3) for schools are public interest, are trusted by stakeholders, refer to other schools and receive assistance from stakeholders. Abstrak Best Practice ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang kompleks, antara lain SMK PGRI Subang merupakan satu-satunya SMK PGRI Subang di Kabupaten Subang yang memiliki sertifikat ISO. Selain itu, dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan tersusun secara lengkap. Hal itu terlihat dari dokumen evaluasi belajar dan penilaian yang diadministrasikan dengan lengkap. Begitu pula dengan kondisi dan karakteristik siswa yang sebagian besar memiliki nilai UN sesuai standar mutu sekolah. Untuk membentuk sekolah yang berprestasi, sekolah berbenah dalam segala hal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi “Teknologi Tepat Guna” (Tanggap Masalah, Motivasi, Komunikasi dan Spiritual) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat langkah, yaitu tanggap masalah, motivasi, komunikasi dan spiritualitas. Adapun dampak dari strategi Teknologi Tepat Guna adalah (1) siswa antusias dalam belajar, (2) mampu menggerakkan guru untuk menerapkan pembelajaran inovatif, (3) bagi sekolah adalah diminati masyarakat, dipercaya stakeholder, rujukan sekolah lain dan mendapat bantuan dari pemangku kepentingan.
Strategi Pengelolaan Konten Tiktok Lembaga Sensor Film RI dalam Meraih Engagement Rate Amalia Rizky Indah Permadani; Nurudin Nurudin
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.421

Abstract

The Indonesian Film Censorship Institute (LSF) is a government agency that operates in the field of film censorship. This institution has the authority to censor films, film advertisements, examine themes, scenes, text, sound and images before they are released, shown or shown to the public. LSF also has the task of conducting outreach to the public through social media, one of which is Tiktok LSF RI which aims to convey information, education and the Independent Censorship Culture campaign. Tiktok LSF RI is operated by the Chair of the LSF New Media Sub-Commission. The aim of this research is to determine content management strategies to achieve engagement levels and so that messages can be conveyed to the audience. This study used descriptive qualitative method. Data collection was carried out through observation, documentation and interviews. The research was conducted for 2 months at LSF RI Jakarta. As a result of this research, the Publication Team succeeded in increasing the engagement rate by 3.13% in a period of three months, the content was more thematic, conceptual, relatable, entertaining, the selection of talent had good visuals and matched the content idea, and had video quality with the best resolution. Their strategy in managing LSF social media content is through planning, activation and monitoring and optimization. Abstrak Lembaga Sensor Film (LSF) RI merupakan instansi pemerintah yang bergerak di bidang penyensoran film. Lembaga ini berwenang untuk melakukan sensor film, iklan film, memeriksa tema, adegan, teks, suara dan gambar sebelum diedarkan, dipertunjukkan maupun ditayangkan kepada khalayak. LSF juga punya tugas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui media sosial, salah satunya adalah Tiktok LSF RI yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, edukasi dan kampanye Budaya Sensor Mandiri. Tiktok LSF RI dioperasikan oleh Ketua Sub Komisi Media Baru LSF. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengelolaan konten untuk meraih engagement rate serta agar pesan dapat tersampaikan ke audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Penelitian dilakukan selama 2 bulan di LSF RI Jakarta. Hasil dari penelitian ini, Tim Publikasi berhasil meningkatkan engagement rate sebesar 3,13% dalam kurun waktu tiga bulan, konten lebih tematik, terkonsep, relatable, menghibur, pemilihan talent bervisual bagus dan cocok dengan ide konten, serta memiliki kualitas video dengan resolusi terbaik. Strategi mereka dalam mengelola konten media sosial LSF yaitu melalui perencanaan, aktivasi dan pengawasan dan optimalisasi.
Strategi Pengelolaan Konten Tiktok Lembaga Sensor Film RI dalam Meraih Engagement Rate Amalia Rizky Indah Permadani; Nurudin Nurudin
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.421

Abstract

The Indonesian Film Censorship Institute (LSF) is a government agency that operates in the field of film censorship. This institution has the authority to censor films, film advertisements, examine themes, scenes, text, sound and images before they are released, shown or shown to the public. LSF also has the task of conducting outreach to the public through social media, one of which is Tiktok LSF RI which aims to convey information, education and the Independent Censorship Culture campaign. Tiktok LSF RI is operated by the Chair of the LSF New Media Sub-Commission. The aim of this research is to determine content management strategies to achieve engagement levels and so that messages can be conveyed to the audience. This study used descriptive qualitative method. Data collection was carried out through observation, documentation and interviews. The research was conducted for 2 months at LSF RI Jakarta. As a result of this research, the Publication Team succeeded in increasing the engagement rate by 3.13% in a period of three months, the content was more thematic, conceptual, relatable, entertaining, the selection of talent had good visuals and matched the content idea, and had video quality with the best resolution. Their strategy in managing LSF social media content is through planning, activation and monitoring and optimization. Abstrak Lembaga Sensor Film (LSF) RI merupakan instansi pemerintah yang bergerak di bidang penyensoran film. Lembaga ini berwenang untuk melakukan sensor film, iklan film, memeriksa tema, adegan, teks, suara dan gambar sebelum diedarkan, dipertunjukkan maupun ditayangkan kepada khalayak. LSF juga punya tugas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui media sosial, salah satunya adalah Tiktok LSF RI yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, edukasi dan kampanye Budaya Sensor Mandiri. Tiktok LSF RI dioperasikan oleh Ketua Sub Komisi Media Baru LSF. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengelolaan konten untuk meraih engagement rate serta agar pesan dapat tersampaikan ke audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Penelitian dilakukan selama 2 bulan di LSF RI Jakarta. Hasil dari penelitian ini, Tim Publikasi berhasil meningkatkan engagement rate sebesar 3,13% dalam kurun waktu tiga bulan, konten lebih tematik, terkonsep, relatable, menghibur, pemilihan talent bervisual bagus dan cocok dengan ide konten, serta memiliki kualitas video dengan resolusi terbaik. Strategi mereka dalam mengelola konten media sosial LSF yaitu melalui perencanaan, aktivasi dan pengawasan dan optimalisasi.
Increasing Marketing Performance Through Customer Orientation, Competitor Orientation and Product Innovation Fitri, Maltuf; Nuha, Soya Angga Arifin; Nurudin, Nurudin
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2022.4.2.13384

Abstract

The existence of MSMEs plays a very important role in the process of equity and increasing people's income, as well as encouraging economic growth. the existence of fairly tight competition, namely in the economic field, MSMEs are faced with various opportunities and various threats both internally and externally. Most of MSMEs in Semarang City or 73.61 percent admit that they experience difficulties in running their business. In order for MSMEs to survive and get superior marketing performance, MSMEs must understand and understand, and be observant in seeing the market, what consumers want, and what changes must be made in order to be able to compete and survive. This means that companies must innovate in developing their business which is the main strategy in business competition. The purpose of this research is to determine the effect of customer orientation, competitor orientation and product innovation on marketing performance. The number of respondents in this study were 100 respondents who were owners or leaders of MSMEs in Semarang. The research data is in the form of quantitative data with data analysis techniques using Structural Partial Least Squares (PLS-SEM). The results showed that the variable coefficients of customer orientation and competitor orientation had a positive and significant effect on product innovation. The variables of customer orientation, competitor orientation and product innovation have a positive and significant impact on marketing performance. Product innovation variable can mediate positively and significantly between customer orientation and competitor orientation with marketing performance.
Alternative Universe (AU) sebagai Saluran Koneksi Emosional dalam Budaya K-pop Khairunnisa, Deviardi Panca; Nurudin, Nurudin
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i1.17640

Abstract

ABSTRAKFenomena Global Budaya K-pop telah meramabat hingga masuk kedalam Indonesia, Budaya Korea tersebut masuk pertamakali melalui K-Drama, setelah itu mulailah Industri musik korea mulai meluncur di Indonesia. Masuknya budaya Korea memberikan dampak yang tidak hanya sekedar musik dan penampilan idolanya, tetapi juga menawarkan ruang emosional yang unik bagi penggemarnya. Salah satu yang menjadi tempat untuk menyalurkan emosional adalah Alternative Universe (AU), penelitian ini menggunakan metode kalitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk mengumpulkan data. Dalam penelitian ini tidak hanya akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika cerita fiksi AU, tetapi juga akan menunjukkan betapa pentingnya ikatan emosional, dampak global, dan tanggung jawab penulis untuk membuat karya yang bermakna bagi pembaca.Kata kunci: Alternative Universe,  Hubungan Emosional, K-pop
POLITIK HUKUM PERUBAHAN MASA JABATAN KEPALA DESA DI INDONESIA Nurudin, Nurudin; Hamdi, Muh. Rizal
AL-BALAD : Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Balad : Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam
Publisher : PRODI HUKUM TATANEGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/ab.v4i1.164

Abstract

The aim of this research is to explain the political and legal aspects of changes in the terms of office of village heads in Indonesia and to analyze the maslahah perspective. This research is a descriptive-analytic literature study using a normative approach. The results of this research are that the current term of office and period of the village head is considered insufficient to develop the village due to the tension and polarization of society after the Village Head Election, the village head's term of office being too short will result in failure to achieve the vision and mission. However, this cannot be used as an absolute reason for extending the term of office of the village head, considering that it will be the entry point for changes to be made in aspects of the terms of the executive institutions of the president, governor, regent, mayor and legislative institutions, both the DPR and DPD at the center and also in the area. The extension of the term of office at the village government level has the potential to make the democratic climate of village government unhealthy and can even foster oligarchy in the village. Giving a village head a long term of office is not a guarantee that a development climate will be developed, the village head is actually required or given a challenge to work effectively and efficiently within the specified period in developing the design of his village. In the perspective of maslahah murlah, namely establishing laws in matters that are not mentioned at all in the Qur'an or al-Sunnah, with consideration for the benefit or interests of human life which is based on the principle of attracting benefits and avoiding damage. The extension of the village head's term of office is actually contrary to the concept of maslahah murlah.
Co-Authors A. Anzilna Munzalan. M Abdullah Abdullah Adelia Septiani Restanti Tania Afandi, Yosi Ahmad Munji Alfarisy, Muhammad Salman Alfi Tranggono Agus Salim Alhakim, Mahfudh Ghafur Amalia Rizky Indah Permadani Arsy, Azzukhrufina Nadia Asyifa, Laily Nur Azizah Azzukhrufina Nadia Arsy Baharudin Baharudin Baharudin Ihsan Barory, Chulil Belinda Ayuningtyas David Yusuf. A Devi Anggraini Oktavika Faisal Amarsah fataron, zuhdan ady Fatkhiyah, Fibaroina Nida Firda Dwi Aprilyawati Frida Kusumastuti Halawa, Richardo Riswan Hartono, Setyo Budi Hidayaturrosyida, Hidayaturrosyida Izra, Nadya Syafira Nurul Jaya, Rubi Surya Johari, Harry Irawan Khairunnisa, Deviardi Panca Khoirul Anwar Laksa Rizal Putra. W Lisnawati, Erni M. Helmi Maltuf Fitri, Maltuf Mega Rahayu Nur Kusuma Wardhani Mudofir, Imam Muh. Rizal Hamdi Muhammad Rais Muyassarah, Muyassarah Muyassarah, Muyassarah Muyassarah, Muyassarah Nadhor, Khaerun Nanda Laily Maulidin Fajrur Noorsakti Wahyudi Nugroho, Ferry Cahyo Nuha, Soya Angga Arifin Nur Fatoni, Nur Nur Fauzi, M. Asif Nurlaksana Eko Rusminto Prasetyo Widiyono, Ibnu Puri Bahesa, Samantha Bella Rafael Slamet Firdaus Rahayu Condro Murti Rahman El Junusi Rahman, Fatuh Riesa Syariful Akbar Robbiulsani, Nur Yasni Rustandi Rustandi, Rustandi Saadah, Naili Sekarrisma, Zeva Ega Sholihin Sholihin Siti Kalimah Sokhikhatul Mawadah Sukuryadi Syaefuddin Syaefuddin Syaeful Ilman Tania Setya Ningsih Triana Sekti Wakhid Kozin Wida Yuliar Rezika Widiya Yutanti Widodo, Wicha Rizky Sakti Mashito Wijoyo, Agung Wini Tarmini Zakiy, Faris Shalahuddin