Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BIG BOOK ANAK KELOMPOK B TK PUTRA PERTIWI XXI SUMBERARUM Surti Surti; Octavian Dwitanto; wening sekar kusuma
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v4i02.3596

Abstract

This study aims to increase children's independence and to determine children's independence in Group B TK Putra Pertiwi XXI Sumberarum after applying the big book media. The subjects of this study were the children of group B TK Putra Pertiwi XXI Sumberarum. This study uses Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles in each activity, with each activity per cycle consisting of planning, implementing, observing, and reflecting. The use of big book media adapted to existing themes as a source of learning is proven to be able to increase the independence of group B children in Putra Pertiwi XXI Sumberarum Kindergarten. The results in cycle I obtained a percentage of 70% and the increase in child independence in cycle II obtained results of 90%, with these results indicating that this research was successful or increased because it exceeded the research indicator targets that had been set, which was 80%. Big book media as a learning medium can be said to be successful in increasing children's independence if in this learning children are able to be independent in doing things on their own without the help of others.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Taktuk Payung Pada Anak Kelompok B TK Dharma Wanita Pacing Padas Ngawi Hidayah, Nurul; Wijayanti, Arwendis; Tanto, Octavian Dwi
Journal of Early Childhood and Character Education Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v3i2.16900

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah permainan tradisional taktuk payung dapat meningkatkan motorik kasar anak dan untuk mengetahui bagaimana kegiatan permainan tradisional taktuk payung dapat meningkatkan motorik kasar anak di TK Dharma Wanita Pacing Tahun 2022-2023. Subjek penelitian ini yaitu 20 orang anak. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan yang mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap : perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Tehnik analisis data  yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara selama penelitian untuk langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari prasiklus, siklus I  dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan tradisional taktuk payung, dibuktikan dengan rata-rata pemahaman skor kemampuan motorik kasar prasiklus sebesar 92, kemudian meningkat pada siklus I sebesar 116, dan siklus II sebesar 154.  Kata Kunci: kemampuan, motorik kasar, permainan tradisional taktuk payung 
Model Pembelajaran Sains di Lingkungan Keluarga: Model Pembelajaran Sains di Lingkungan Keluarga Kusumastuti, Narendradewi; Tanto, Octavian Dwi; Rachman, Budi
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2023): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v7i1.17567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui model pembelajaran sains di lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu orang tua dan anak di Kabupaten Ngawi. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu keluarga di kabupaten ngawi mengenalkan pembelajaran sains dengan kategori life science seperti memelihara hewan, mengamati bagian bagian tubuh kucing, pola hidup kucing, pola makan kucing, dan mengamati tanaman buah kesayangan, ecology seperti memandikan hewan peliharaan dan merawat agar hewan peliharaan tetap sehat, menanam padi, menjaga tanaman kesayangan berupa tanaman buah, physical science misalnya membuat es batu, air yang direbus dalam jumlah banyak bisa berkurang volumenya,bermain gelembung sabun, bermain warna, kategori earth and space science misalnya mengenalkan benda langit, mengajak anak pergi ke sawah dan diberikan edukasi atas apa yang anak lihat, seperti air dalam kali, pegunungan yang terpandang dari kejauhan tekstur tanah lumpur, tanah daratan bebatan.
Peningkatan Kecerdasan Naturalis Anak melalui Kegiatan Outing Class Kaswati, Tri; Tanto, Octavian Dwi; Kusumastuti, Narendradewi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.19738

Abstract

Kegiatan pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan dan keterampilan anak. Kecerdasan ini berhubungan dengan kepekaan anak terhadap alam sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan melihat adanya peningkatan kecerdasan naturalis melalui kegiatan outing class. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia 4-5 tahun kelompok A KB Dahlia Karangmalang, Kasreman, Ngawi, dengan jumlah anak 20 anak diantaranya 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penlitian ini diakukan 2 kali siklus, dimana setiap siklus terdapat 3 kali pertemuan. Tehnik analisis data menggunakan nilai rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kecerdasan naturalis pada anak dengan nilai rata-rata anak pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata 8 dengan ketuntasan klasikal pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) kemudian pada siklus II nilai rata-rata anak mencapai 11 atau 80 % dengan ketuntasan klasikal berada pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan outing class dapat meningkatkan Kecerdasan Naturalis pada anak kelompok A KB Dahlia Karangmalang.
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah melalui Media Portable Sensory Path pada Anak Septiani, Dwi; Tanto, Octavian Dwi; Kusuma, Wening Sekar
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19732

Abstract

Pentingnya kemampuan anak dalam memecahkan masalah dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan kognitif yang dimiliki oleh anak. Kemampuan memecahkan masalah berkaitan dengan proses berpikir anak, bagaimana anak paham dengan dunianya, memahami, kemampuan anak dalam mengingat, memecahkan masalah, dan membuat sebuah keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah melalui media portable sensory path. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A TK Dharma Wanita Ngale 1 sebanyak 20 anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa skala, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 80%. Tindakan dalam penelitian ini ada 2 siklus yang setiap siklusnya dilakukan 3 tindakan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak memecahkan masalah mengalami peningkatan yaitu dari 30% pada observasi awal menjadi 35% pada siklus I dan meningkat hingga mencapai 85% pada siklus II. Indikator yang muncul adalah saling menghargai, menaati aturan yang berlaku dalam permainan, dan menunjukkan antusiasme dalam melakukan permainan kompetetif secara positif. Perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di dalam kelas.
Peningkatkan Perilaku Prososial melalui Media Magic Tree pada Anak Usia 4-5 Tahun Lusiana, Rina lusi; Kusumastuti, Narendradewi; Tanto, Octavian Dwi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.19735

Abstract

Perilaku prososial anak pada KB Kasih Ibu Kebon belum berkembang secara optimal karena kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dan model pembelajaran yang masih klasikal serta guru masih menggunakan media lembar kerja anak sebagai bahan ajarnya. Perilaku sosial termasuk salah satu kompetensi afektif yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial melalui media magic tree pada KB Kasih Ibu Kebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa KB Kasih Ibu Kebon, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah skala, pedoman observasi dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 78%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media magic tree dapat meningkatkan perilaku prososial anak pada KB kasih Ibu Kebon. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas 3 tindakan. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan prososial anak meninggkat dari 11,87% pada observasi awal menjadi 25% pada siklus 1 dan meningkat hingga mencapai 81,25% pada siklus 2. Hasil tersebut juga didukung dengan hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih dapat saling menghargai, menaati aturan yang berlaku dalam permainan, dan menunjukkan antusiasme dalam melakukan permainan kompetetif secara positif seperti memasangkan gambar dan   angka serta mengkreasikan kartu yang dipilih
Jaranan Culture as A Means of Role-Playing for Children Aged 4-5 Years Oktaviana, Revi; Kusumastuti, Narendradewi; Tanto, Octavian Dwi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v7i2.11771

Abstract

This study aims to describe a finding made by researchers regarding jaranan arts and culture as a means of playing the role of children aged 4-5 years in the Sambong hamlet area, Karangjati sub-district, Ngawi district. This research is qualitative research using an ethnographic approach. The results of this study indicate that role-playing can be carried out through jaranan cultural arts activities in the form of playing the role of being a handler, caplokan or dragon snake, lumping horse, wild boar or wild boar, becoming a person possessed, and playing the role of being a pin. The purpose of this study was to determine the form, process, and supporting and inhibiting factors of jaranan cultural art as a means of playing the role of children aged 4-5 years.
Peningkatan Kemampuan Klasifikasi melalui Media Animal Board pada Anak Usia 3-4 Tahun Handayani, Rahma; Tanto, Octavian Dwi; Koesmadi, Dita Primashanti
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i2.19751

Abstract

Kemampuan klasifikasi pada anak Kelompok Bermain Sri Asih kurang berkembang dengan maksimal karena kurangnya variasi dalam proses pembelajaran serta media yang digunakan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi melalui media animal board pada anak Kelompok Bermain rentang usia 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok Bermain Sri Asih sebanyak 16 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa skala, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 80%. Tindakan dalam penelitian ini ada 2 siklus yang mana setiap siklusnya dilakukan 3 tindakan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan klasifikasi anak mengalami peningkatan yaitu dari 13% pada observasi awal menjadi 25% pada siklus I dan meningkat hingga mencapai 81% pada siklus II. Indikator yang muncul adalah anak mampu mengklasifikasi berdasarkan ukuran dan jenis, mengklasifikasi berdasarkan warna dan bentuk serta mengklasifikasi berdasarkan pola. Perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di dalam kelas.
Peningkatan Minat Konsumsi Makanan Sehat Melalui Jajanan Tradisional pada Anak Kelompok B di RA An-Nur Gebang Lestari, Ninik Sripuji; Koesmadi, Dita Primashanti; Tanto, Octavian Dwi
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan minat konsumsi makanan sehat melalui jajanan tradisional pada anak kelompok B di RA An-Nur Gebang. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subyek dalam penelitian ini adalah kelompok B di RA An-Nur Gebang sebanyak 21 anak yang terdiri dari 14 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Objek dari penelitian ini berupa minat konsumsi makanan sehat melalui jajanan tradisional pada anak yang meliputi mengenal, membedakan dan mencicipi jajanan tradisional sesuai dengan idenya sendiri yang terkait dengan minat konsumsi makanan sehat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang diterapkan 75%. Tindakan dalam penelitian ini ada II siklus dan setiap siklus nya terdapat 3 tindakan. Minat konsumsi makanan sehat anak mengalami peningkatan 23,8% pada observasi awal menjadi 61,9% pada siklus I dan meningkat hingga 85,7% pada siklus II. Hasil tersebut juga didukung dengan hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih merasa senang.
Peran Kepercayaan Guru-Siswa dalam Optimalisasi Strategi Pendampingan Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme di PAUD Inklusi Tittandi, Nindya Alifia; Hapsari, Sinta Maulida; Tanto, Octavian Dwi
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2025.v5i3-20

Abstract

Purpose – Although inclusive education is increasingly implemented, practical insights into effective teaching strategies for supporting children with autism spectrum disorder (ASD) remain limited. This study explores the lived experience of a shadow teacher in applying concrete strategies to support a child with ASD in an inclusive early childhood education setting.Method – A qualitative research design with a phenomenological approach was employed. Data were collected through a semi-structured, in-depth interview with a teacher who had over one year of experience assisting a child with ASD. The data were analyzed using descriptive phenomenological methods to capture essential themes of the teacher’s experience. Findings – The study identified key strategies such as individualized instruction, modified learning objectives, use of reward systems, and ongoing communication with parents, therapists, and school personnel. Consistency across home and school environments, supported by collaborative systems, was found to be essential. Importantly, the development of interpersonal trust between the teacher and the child emerged as a critical factor in the success of individualized strategies—a dimension often underrepresented in current literature. Research Implications – This study provides practical implications for inclusive early childhood education by highlighting the importance of relational, trust-based teaching strategies. While the focus on a single participant limits generalizability, the findings contribute valuable perspectives to teacher training and educational policy development, particularly in relation to supporting children with ASD in inclusive settings.