Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Pengaruh Fenomena Madden Julian Oscillation terhadap Curah Hujan di Indonesia Faras, Angelia Millenis; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i2.69075

Abstract

Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) merupakan fenomena yang dapat memengaruhi curah hujan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh fenomena MJO fase 3,4,5 terhadap variabilitas curah hujan di wilayah Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis komposit terhadap parameter cuaca meliputi angin zonal dan curah hujan selama periode Desember, Januari, dan Februari pada tahun 2016 hingga tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari MJO fase 3 dan 4 dapat meningkatkan intensitas curah hujan di wilayah Indonesia, dengan nilai rata-rata spasial masing-masing sebesar 35,81% dan 18,98%. Peningkatan intensitas curah hujan tertinggi selama MJO fase 3 dan 4 berada di Laut Halmahera masing-masing sebesar 350% dan 450%. Pada MJO fase 5 terjadi penurunan intensitas curah hujan di wilayah Indonesia sebesar 0,05% dan di pulau Sumatra bagian barat mengalami penurunan intensitas curah hujan sebesar 100% dari kondisi klimatologinya.
Pemetaan Intensitas Curah Hujan di Kabupaten Sambas Menggunakan Sistem Informasi Geografis Pradipta, Aditya Tri; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.65491

Abstract

Kabupaten Sambas merupakan daerah yang sangat rawan terhadap banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Sambas menggunakan sistem informasi geografis. Metode yang digunakan adalah metode interpolasi IDW yang kemudian dihitung luas setiap kelas dan kecamatannya. Hasil penelitian ini berupa 5 peta kelas curah hujan di Kabupaten Sambas dari tahun 2017 - 2021. Sebaran intensitas curah hujan di Kabupaten Sambas pada tahun 2018 dan 2019 terdapat 3 kelas curah hujan yaitu sangat basah (3000 mm/tahun), basah (2500-3000 mm/tahun), dan sedang (2000-2500 mm/tahun) sedangkan pada tahun 2017, 2020, dan 2021 hanya terdapat 2 kelas curah hujan yaitu sangat basah dan basah. Kecamatan yang memiliki sebaran kelas curah hujan dengan kategori sangat basah terluas di Kabupaten Sambas selama 5 tahun yaitu Kecamatan Sajingan Besar.
Studi Pengaruh Curah Hujan dan Suhu Udara Terhadap Aridity Index di Kalimantan Barat Menggunakan Metode Thornthwaite Adiningsih, Nadia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza; muhardi, muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.66231

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa dan memiliki tingkat kelembapan tinggi akibat curah hujan sepanjang tahun. Namun, suhu yang tinggi dan periode penurunan intensitas hujan dalam waktu yang lama pada wilayah ini dapat menyebabkan terjadinya kekeringan. Salah satu indeks yang digunakan untuk menilai tingkat kekeringan suatu wilayah adalah Aridity Index (AI) yang dihitung menggunakan metode Thornthwaite dengan mempertimbangkan rata-rata curah hujan dan suhu udara untuk menghitung evapotranspirasi potensialnya. Perhitungan AI menggunakan metode Thornthwaite telah berhasil dilakukan untuk periode 10 tahun (2012-2021) dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kekeringan di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan AI sangat dipengaruhi oleh besar curah hujan yang ditunjukkan oleh besar korelasi bernilai positif pada tahun 2014 sebagai tahun terkering dan 2016 sebagai tahun terbasah yaitu +0,99 dan +0,75. Suhu udara memiliki korelasi bernilai negatif yakni -0,94 dan -0,88 sebagai faktor yang juga berpengaruh secara langsung terhadap perubahan nilai indeks kekeringan berdasarkan AI.
Analisis Indeks Stabilitas Atmosfer Pada Saat Kejadian Thunderstorm disertai Hujan di Stasiun Meteorogi Supadio Oktapiana, Teresia; Ihwan, Andi; Adriat, Riza; Fitrianto, Taufik Nur
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.75086

Abstract

Analisis indeks stabilitas atmosfer pada saat kejadian thunderstorm disertai hujan telah dilakukan di stasiun meteorologi Supadio di tahun 2022. Indeks yang dikaji adalah Severe Weather Threat Index (SWEAT), Showalter Index (SI), dan K-Index (KI) yang diperoleh dari keluaran perangkat lunak Rawinsonde Observation Program (RAOB).  Hasil analisis menunjukan bahwa puncak kejadian thunderstorm disertai hujan di stasiun meteorologi Supadio pada musim kering yaitu bulan Juni, Juli, Agustus (JJA). Ketiga indeks stabilitas yaitu SWEAT (89,29%), SI (100%), dan KI (67,86%) menunjukan dominan berkategori moderat.
Analisis Urban Heat Island (UHI) Di Kota Singkawang, Kalimantan Barat Nathasya, Risma; Ihwan, Andi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 13, No 3 (2025): PRISMA FISIKA, Vol. 13, No. 03 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.75507

Abstract

Kota Singkawang merupakan salah satu kota di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki luas wilayah sebesar 504,00 km2 atau sekitar 0,34 % dari luas wilayah Kalimantan Barat dan jumlah penduduknya 241.467 jiwa dengan kepadatan penduduk 479 jiwa/km2. Dengan jumlah penduduk yang banyak dan terus meningkat, dapat memberikan pengaruh besar terhadap perubahan luas permukiman dan juga akan mempengaruhi suhu udara yang dapat memicu terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI). Penelitian ini menggunakan citra penginderaan jauh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) untuk menganalisis fenomena UHI yang terjadi di wilayah Kota Singkawang. Hasil penelitian ini menunjukkan Kota Singkawang pada tahun 2001 didominasi LST (28-30 ℃) dalam suhu udara hangat dan tahun 2022 didominasi LST (30-32℃). Kota Singkawang telah terdampak fenomena UHI dimana pada tahun 2001 Kota Singkawang yang terindikasi UHI dengan luas sebesar 94,83 km2 dan nilai maksimum UHI 2℃, tahun 2022 luas wilayah sebaran UHI sebesar 253,12 km2 dengan nilai maksimum mencapai 3℃. Kota Singkawang pada tahun 2001 didominasi suhu permukaan kelas 3 sedangkan tahun 2022 Kota Singkawang didominasi suhu permukaan kelas 4. Perubahan UHI yang terjadi dari tahun 2001-2022 di Kota Singkawang yaitu adanya peningkatan luas sebaran wilayah yang terindikasi UHI sebesar 158,28 %, dan nilai intensitas UHI yang pada tahun 2001 hanya terdapat 3 kelas sedangkan pada tahun 2022 ada 4 kelas.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdul Muid Adiningsih, Nadia Agus Prasetiono Aliftha, Tita Anastasia Anastasia Andi Ihwan andriani, riski Angga Irfandi Yudistira Anggreni, Reni Annisa, Citra Agita Anugerah, Anugerah Aprilina Aprilina Aprilina, Aprilina Ardianto, Randy Ariyani, Riri Nur Arsyad, Ya' Muhammad Asih Astarini Azrul Azwar Bintoro Siswo Nugroho Delfi Warsita Masdat Dewanti, Yanuarti Pasta Dwiria Wahyuni Elfrida Ratnawati Erna Wati Eva, Theresia Faras, Angelia Millenis Febriana Diah Permata Fernanda, Anastasia Gracia Fitriani Fitriani Fitrianto, Taufik Nur Fransiska, Butet Galuh Utamia Dillayati Hajrul, Siti Hasanuddin Hasanuddin Heni Susiati Hidayat, Fitri Dayanti Irfana Diah Faryuni Jannati Jannati Jesiani, Eka Mey Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Laras Toersilowati Mahavira Zen Massuro, Lusyndatul Mega Sari Juane Sofiana Merlyn Elsyani Monica Monica Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sholeh Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Nanda Darmawan Natasha, Ingga Nathasya, Risma Niyati, Nurasniyati Noang, Aurel Vivaldi Novi, Maria Brigita Nugraha, Alfa Nur Fitri Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Oktapiana, Teresia Okto Ivansyah Perawiska, Erni Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Prabowo, Ridho Pradipta, Aditya Tri Puteri, Martsa Farindi Dwi Putri, Evi Pania Putri, Tiara Nusa Rahwanda Rahwanda Ramat, Muhammad Farhan Riri Nur Ariyani Risko, Risko Rista, Lorensiana Safitri, Andriani Salawati Salawati Salawati, Salawati Sariana Sariana, Sariana Satria Putra, Yoga Siti Helmyati Suhardi Irawan Tantri, Oktaviana Toersilowati, RR. Laras Tri, Mario Andika Tyas Khansa Tsabita Wahyu Tri Hidayat Wahyuni, Ade Tri Wilnaldo, Andre Ya' Muhammad Arsyad Yani, Elyda Yoga Satria Putra Yoga Satria Putra Yudha Arman Yulia Agustin Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Zibar, Zan Zulfian Zulfian