Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Inventory And Characterization natural Orchid in Riam Nyalo, Ongkol Padang village, Landak District Serendifity, Julius; Siregar, Chairani; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3992

Abstract

Inventory and Characterization of natural Orchid is an activity in order to assess whether or not the existence of orchids and identify important traits of high economic value or which is the identifier of orchids. Characterization activity on orchids do with character, stem, leaves, flowers, and roots that include shape, texture, color and size. Quantitative characters observed were the size of stems, leaves, flowers. Qualitative characters include color, texture and shape of the stem, leaves and flowers. Orchid is a very potential biological plant. Flower, nicknamed the wilderness germ is the most diverse flowering plants, good color and shape. The diversity of orchids that are in West Kalimantan gradually become extinct and scarcity of some species. Rescue effrts to is necessary. The aim of this study was determine the species and characterization of Natural orchid contained in the Riam Nyalo Ongkol Padang village, Landak District the method be used are be by exploring the whole region of 30 hectares, and puposive sampling technique. The Result found 18 species natural orchid. Keywords: Inventory; Characterization; Natural Orchid; Landak District
PENGARUH PEMBERIAN BOKASI KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN DI TANAH GAMBUT Miss, Hanike; Mustamir, Elly; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan di tanah gambut. Penelitian dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilaksanakan mulai dari tanggal 14 Desember 2013 sampai dengan tanggal 26 Januari 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman jadi terdapat 100 polibag tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah b1 = 225 g bokasi kulit pisang/ polibag, b2 = 300 g bokasi kulit pisang/ polibag, b3 = 375 g bokasi kulit pisang/ polibag, b4 = 450 g bokasi kulit pisang/ polibag, b5 = 525 g bokasi kulit pisang/ polibag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah berat segar bagian atas tanaman (gram), kehijauan daun ( Spad unit), volume akar ( cm3), luas daun( cm2), berat kering tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi kulit pisang memberikan pengaruh nyata terhadap berat segar tanaman, dan berpengaruh tidak nyata terhadap kehijauan daun, volume akar, luas daun, dan berat kering tanaman.
RESPON TANAMAN KAILAN TERHADAP APLIKASI ABU KULIT KOPI DI TANAH GAMBUT Siregar, Ahmad Nurdin; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman kailan terhadap aplikasi abu kulit kopi di tanah gambut dan mengetahui dosis abu kulit kopi terbaik untuk meningkatkan produksi kailan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dilaksanakan selama 10 minggu. Penelitian dimulai pada tanggal 8 Mei 2014 sampai 15 Juli 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan abu kulit kopi yang diulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga tanaman seluruhnya berjumlah 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A0 = tanpa pemberian abu kulit kopi, A1 = pemberian dengan dosis 120 g/polybag, A2 = pemberian dengan dosis 180 g/polybag, A3 = pemberian dengan dosis 240 g/polybag, A4 = pemberian dengan dosis 300 g/polybag, dan A5 = pemberian dengan dosis 360 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH tanah setelah inkubasi, volume akar (cm3), jumlah daun (helai), jumlah klorofil (Spad Unit), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi abu kulit kopi memberikan peningkatan terhadap pH tanah tetapi tidak memberikan peningkatan terhadap volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman. Dosis 120 g/polybag merupakan dosis efektif penggunaan abu kulit kopi di tanah gambut. Kata kunci : Abu kulit kopi, Kailan, Tanah gambut.
PENGARUH KOSENTRASI BIO-URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN PADA TANAH GAMBUT Sutrisno, Sutrisno; Mulyadi, Ahmad; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bio-urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut: u0= tanpa bio-urin, u1= konsentrasi 2,5% , u2= konsentrasi 5,0%, u3= konsentarsi 7,5% dan u4= konsentrasi 10%. Variabel pengamatan meliputi: kehijauan daun, luas daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, panjang buah dan diameter buah. Pemberian bio-urin berpengaruh pada hasil tanaman mentimun baby yaitu pada jumlah buah per tanaman dan dengan pemberian bio-urin sapi konsentrasi 2,5% per tanaman merupakan dosis yang terbaik terhadap hasil mentimun baby pada tanah gambut. Kata kunci : Gambut, Konsentrasi Bio-Urin Sapi, Mentimun Baby
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIK RUSLI, MUHAMMAD; ANGGOROWATI, DINI; MULYADI, AHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22408

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAHPADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIKMuhammad Rusli 1), Dini Anggorowati 2), Ahmad Mulyadi 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan mengetahui komposisi media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 13 april sampai 11 juni 2017, penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan"™s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf α = 5%. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (A= 100% media arang sekam, B= 80% arang sekam : 20% cocopeat, C= 60% arang sekam : 40% cocopeat, D= 40% arang sekam : 60% cocopeat, E= 20% arang sekam : 80% cocopeat dan F= 100% media cocopeat) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik, komposisi media 40% arang sekam : 60% cocopeat merupakan komposisi media yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Kata Kunci: Komposisi Media, Bawang Merah, Hidroponik
PENGARUH AMPAS TEH TERFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU PADA TANAH ALLUVIAL Estiani, Dwi; ANGGOROWATI, DINI; MULYADI, AHMAD
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas teh terfermentasi terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah alluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan dan masing "“ masing ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Total dari seluruh sampel penelitian adalah 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah t0 (tanpa ampas teh terfermentasi), t1 (200 g/polybag ampas teh terfermentasi), t2 (400 g/polybag ampas teh terfermentasi), t3 (600 g/polybag ampas teh terfermentasi), t4 (800 g/polybag ampas teh terfermentasi), dan t5 (1.000 g/polybag ampas teh terfermentasi). Variabel pengamatan yaitu volume akar, luas daun, berat kering, jumlah daun dan berat segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas teh terfermentasi berpengaruh nyata terhadap volume akar, luas daun, berat kering, jumlah daun dan berat segar tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ampas teh terfermentasi berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Pemberian ampas teh terfermentasi t5 (1.000 g/polybag ampas teh terfermentasi) adalah dosis yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah alluvial. Kata Kunci : Alluvial, Ampas Teh Terfermentasi, Sawi Hijau
Pengaruh Mikoriza Dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Terong Hijau (Solanum melongena L)Pada Tanah Aluvial GULTOM, KRISTOTRI SUDARTO; MULYADI, AHMAD; RAHAYU, SRI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi mikoriza dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil terong hijau serta mendapatkan dosis pemupukan KCl yang terbaik pada tanaman terong pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016-Maret 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari faktor pertama yaitu 2 level mikoriza dan faktor kedua yaitu 4 level pupuk KCl, sehingga diperoleh 8 kombinasi dengan 3 ulangan. Faktor pertama yang diberikan yaitu tanpa mikoriza (m0) dan dengan mikoriza (m1). Faktor kedua yang diberikan yaitu tanpa KCl (k0), 1,5 g KCl/polibag (k1), 3 g KCl/polibag (k2), 4,5 g KCl/polibag (k3). Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi tinggi tanaman, volume akar, persentase akar terinfeksi mikoriza, berat kering, panjang buah, diameter buah, jumlah buah, berat buah pertanaman, berat perbuah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman terong hijau yang diinokulasi mikoriza lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang tidak diinokulasi mikoriza. Inokulasi mikoriza mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar dan panjang buah. Sedangkan pupuk KCl mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar panjang buah, diameter buah, jumlah buah, berat perbuah, berat buah pertanaman terong hijau pada tanah aluvial. Inokulasi mikoriza dan pemberian KCl dapat meningkatkan pertumbuhan terong hijau pada tanah aluvial. Dosis pemupukan KCl pada tanaman terong hijau yang efektif adalah 3 g/polibag. Kata kunci: mikoriza , pupuk KCl, tanah aluvial, terong hijau
THE EFFECT OF SLUDGE ON GROWTH AND YIELD OF PLANT EGGPLANT ON ALLUVIAL SOIL PAULUS, SITO; Sulistyowati, Henny; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25356

Abstract

This research aims to obtain the best dose of sludge on the growth and yield of plant eggplant in alluvial soil. The research was conducted at Parit Haji Husin 1 street, Sejahtera narrow street, Bangka Belitung Laut Village, Pontianak Southeastern District, Pontianak City for about 4 months starting from March 18th until July 7th, 2017. The design used in this research was Completely Randomized Design consisting of five treatment dose of sludge, four replicates, and four sample plant. The treatment in mean here is 180 g sludge/polybag, 540 g sludge/polybag, 900 g sludge/polybag, 1.260 g sludge/polybag, and 1.650 g sludge/polybag. The variables observed in this research is height plant, volume roots, weight dry plant, amount of fruit plant, weight fruit per plant, weight per fruit, length fruit, and diameter of fruit. The research results show that sludge influential real to height plant, weight dry plant, and length fruit, and influential not real to volume roots, amount of fruit plant, weight fruit per plant, weight per fruit, and diameter of fruit. Based on the result of the research it can be concluded that the giving of sludge with dose of 900 g/polybag or equal to 25 ton/ha is an dose effective for the growth and yield of plant eggplant in alluvial soil.
PENGARUH BOKASI KIAPU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY PADA TANAH ALUVIAL SELUS, *; Zulfita, Dwi; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi kiapu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, kurang lebih 1 bulan mulai dari tanggal 30 April sampai 25 Mei Tahun 2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari lima perlakuan dosis bokasi kiapu, lima kali ulangan, dan tiga tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah 300 g bokasi kiapu /polybag, 540 g bokasi kiapu/polybag, 600 g bokasi kiapu/polybag, 750 g bokasi kiapu/polybag, dan 900 g bokasi kiapu/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun total, berat segar tanaman, dan berat kering atas tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian bokasi kiapu berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun total, berat segar tanaman, dan berat kering atas tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi kiapu dengan dosis 10% dari berat tanah atau setara dengan 600 g/polybag merupakan dosis yang efektif bagi pertumbuhan sawi pakcoy. Kata kunci : Aluvial, Bokasi Kiapu, Sawi Pakcoy
SEX RATIO, GROWTH PATTERN, AND REPRODUCTIVE POTENTIAL OF THE BEARDLESS BARD (ANEMATICHTHYS APOGON) FROM THE TELABANG RIVER IN THE SUBAH VILLAGE TAYAN HILIR SANGGAU RECENCY yunita, sofia; soetignya, widadi padmarsari; mulyadi, ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31972

Abstract

ABSTRACT The beardless barb (Anematichthys apogon) is one of the dominant fish species in the Telabang River, Subah Village, Tayan Hilir, Sanggau Regency. However, there is little biological information, one of the important aspects of reproduction to help plan fisheries management. The main objective of this study was to determine some aspects of the reproductive biology, namely sex ratio, growth pattern, and fecundity. Biweekly sampling was conducted by using purposive sampling method from Juli to September 2018. The result showed that significant sex ratio was 2,2 : 1 (male : female). The significant different of sex ratio from the total length structure are fish measuring 60-69, 70-79, 80-89, 100-109, 110-119, and 120-129 mm. The relationship of total length and total weight was showing positive allometric of growth pattern for males (b = 3,44) and the combination of males and females (b = 3,41), meanwhile found the isometric pattern of growth for females (b = 3, 07). The total fecundity was about 430-1.703 eggs and relative fecundity is about 42 to 199,65 eggs/gram total weight of fish. The relationship between total fecundity with length and total weight showed that total fecundity had no relationship to the length and total weight of the beardless bard. iiKeyword : Reproductive Biology, Fecundity, Allometric, Isometric.