Articles
IMPLEMENTASI PERATURAN DIRJEN PAJAK NOMOR PER-16/PJ/2014 TENTANG TATA CARA PEMBUATAN DAN PELAPORAN FAKTUR PAJAK BERBENTUK ELEKTRONIK DI PT. BALING BALING BAMBU
Abdurrasitudin;
Sujadi
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Aplikasi Perpajakan, November 2021
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jap.v2i2.17
Penelitian dengan judul “Implementasi Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-16/PJ/2014 Tentang Tata Cara Pembuatan dan Pelaporan Faktur Pajak Berbentuk Elektronik di PT. Baling Baling Bambu”. Tujuan penulis melaksanakan Penelitian adalah untuk pengetahuan praktek pembuatan faktur pajak berbentuk elektronik serta pelaporan di PT. Baling Baling Bambu. Dalam pengamatan yang penulis lakukan hasil pengamatan menunjukan bahwa proses atau prosedur perusahaan dalam membuat, pembetulan bahkan pelaporan SPT Masa PPN sudah sesuai dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-16/PJ/2014 Tentang Tata Cara Pembuatan dan Pelaporan Faktur Pajak Berbentuk Elektronik. Degan beberapa bantuan dari konsultan pajak dan inovasi yang dikembangkan secara personal perusahaan seperti menggunakan aplikasi atau program khusus untuk proses penginputan transaksi sampai dengan proses penomeran sehingga sangat membantu staf devisi pajak dalam pemenuhan kewajiban perpajakan perusahan sebagai Pengusaha Kena Pajak sesuai dengan peraturan atau UU Perpajakan di Indonesia.
PELATIHAN PENINGKATAN JUMLAH PRODUKSI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PADA USAHA JAJANAN KERING
Siti Sriningsih;
Himawan Sutanto;
Sujadi Sujadi
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/independen.v2i1.45
Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dalam meningkatkan jumlah produksi dan melakukan pemberian merek dan pengemasan produk agar dapat bersaing di pasar dan dapat menembus pasar-pasar modern (minimarker,supermarket). Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah jumlah produksi akan meningkat dan menghasilkan produk dengan kemasan yang baik dan menarik. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan dalam mengolah adonan dengan menggunakan alat pengolah adonan, (2) pelatihan pengemasan dan pemberian merek produk yang dilakukan oleh Tim PPM Kemitraan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar dengan diikuti oleh 17 orang pengusaha jajanan kering, para peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dalam meningkatkan jumlah produksi jajanan kering, dimana jumlah produksinya yang sebelumnya menggunakan peralatan manual kemudian dengan pelatihan penggunaan alat pengolah adonan jumlah produksi usaha jajanan kering dapat bertambah karna menggunakan mixer yang lebih besar, setelah produksinya bertambah maka tahap selanjutnya adalah mengemas produk jajanan kering dengan baik dan memberikan merek pada produk tersebut agar memiliki nilai tambah bagi usaha jajanan kering tersebut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengusaha jajanan kering memahami pentingnya menambah jumlah produksi dan mengemas produk dengan baik serta memberi merek agar produk usaha jajanan kering semakin bernilai jual dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan pengusaha jajanan kering.
GENGGELANG THE PEARL FROM NORTH LOMBOK
Ardana Putra, I Nyoman Nugraha;
Sujadi, Sujadi;
Susanto, Hery
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jces.v7i2.21563
Abstrak: Desa Genggelang saat ini telah ditetapkan menjadi desa wisata dan memang sudah semenjak lama menjadi destinasi wisata unggulan bagi Kabupaten Lombok Utara. Kawasan ini merupakan daerah yang termasuk dataran tinggi dan berbukit yang memiliki udara yang masih bersih dan beberapa air terjun yang dalam Bahasa lokal disebut tiu. Kekayaan alam yang dimiliki oleh Desa Genggelang tersebut juga lebih menarik lagi dengan kekayaan budaya yang masih lestari. Tentu hal tersebut menjadi masalah bagi pelaku jasa wisata di Genggelang.Solusi yang ditawarkan berdasar permasalahan tersebut adalah melakukan studi tentang konsep agrowisata dan menentukan strategi pengembangan desa wisata. Upaya melakukan tersebut maka dilakukan kegiatan survey untuk mempertajam strategi yang akan dipilih. Selain itu dilakukan sosialisasi hasil studi dalam bentuk penyerahan berkas hasil studi kepada aparat desa. Target yang direncanakan adanya rumusan kebijakan pada pengembangan desa wisata. Rumusan strategi dari analisis tersebut harapannya dapat diterapkan kedepannya.Abstract: Genggelang Village has now been designated as a tourist village and has long been a leading tourist destination for North Lombok Regency. This area is a highland and hilly area that has clean air and several waterfalls which in local language are called tiu. The natural wealth of Genggelang Village is also even more interesting with its cultural wealth that is still preserved. Of course, this is a problem for tourism service providers in Genggelang. The solution offered based on this problem is to conduct a study on the concept of agrotourism and determine a strategy for developing tourist villages. In an effort to do this, survey activities are carried out to sharpen the strategy that will be chosen. In addition, the study results were disseminated in the form of submission of study results files to village officials. The planned target is to formulate policies for developing tourist villages. It is hoped that the strategy formulation from this analysis can be applied in the future.
OPTIMIZATION OF WORKSHOP FACILITIES IN VOCATIONAL SCHOOL TO SERVE THE PRACTICUM OF LIGHT VEHICLE ENGINE MAINTENANCE
SUJADI, SUJADI;
Faza, Ibnu Nur;
Sriyono, Sriyono;
Noor, Ridwan Adam M
Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin) Vol 9, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v9i2.54310
This research is motivated by the lack of optimal practical infrastructure in vocational schools on the subject of light vehicle engine maintenance. This study aims to optimize the practice facilities at SMK PU Negeri Bandung. The method used in this research is a quantitative descriptive method with instruments of observation, interviews and documentation, then the collected data is processed statistically. The results showed that the light vehicle technique had the smallest ratio between the area of the room and the number of students among other skill competencies. The level of availability of infrastructure for an engine work area of 96 m², an electrical work area of 48 m², a chassis work area of 64 m², an instructor's room work area of 48 m² and an overall workshop area of 256 m² so that if categorized as standard workshop infrastructure at SMK PU Negeri Bandung 25% less than the standard BSNP and Permendiknas RI No. 40 of 2008. Therefore, optimization is done by making a practice schedule to increase the arrangement and use of practical infrastructure to 80%.
Pancasila, Islam, and Harmonising Socio-Cultural Conflict in Indonesia
Badrun, Badrun;
Sujadi, Sujadi;
Warsah, Idi;
Muttaqin, Imron;
Morganna, Ruly
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Vol 61, No 1 (2023)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/ajis.2023.611.137-156
The compatibility of Islam and Pancasila, the Indonesia’s national philosophy, is still interesting to elaborate even though there have been numerous discussions on the theme. Notably, this paper addresses the harmony of Pancasila and Islam as the umbrella for nationhood and statehood in Indonesia. The writers argue that Pancasila and Islam coexist harmoniously in Indonesia, and this kind of harmony is a valuable esteem to reinforce unity, diversity, and cultural heritage within the society. The acculturation of Pancasila is an effort to integrate its values into daily life through traditions and practices involving various stakeholders. This acculturation will encourage acceptance of diversity and prevent religious extremism. On the other hand, conflicts between political Islam and nationalist groups in Indonesia affect cultural-religious expressions and disrupt harmony. Pancasila is vital in addressing these conflicts and promoting diversity and ongoing dialogues.[Kesesuaian Islam dan Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia masih menarik untuk dijabarkan meski sudah banyak pembahasan mengenai tema tersebut. Secara khusus, tulisan ini membahas tentang kerukunan Pancasila dan Islam sebagai payung kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Penulis berpendapat bahwa Pancasila dan Islam dapat hidup berdampingan secara harmonis di Indonesia dan keharmonisan tersebut merupakan sebuah penghargaan yang tinggi untuk mempertegas persatuan, keberagaman, dan warisan budaya dalam masyarakat. Pembudayaan Pancasila menjadi upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilainya ke dalam kehidupan sehari-hari melalui tradisi dan praktik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Akulturasi ini akan mendorong penerimaan keberagaman dan mencegah ekstremisme agama. Di sisi lain, konflik antara politik Islam dan kelompok nasionalis di Indonesia berdampak pada ekspresi budaya-agama yang mengganggu kerukunan. Pancasila menjadi penting dalam mengatasi konflik-konflik ini serta mendorong keberagaman dan dialog yang berkelanjutan.]
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT
Harianti, Dewi;
Harsono, Iwan;
Sujadi, Sujadi
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2023): Oportunitas, March 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (742.102 KB)
|
DOI: 10.29303/oportunitas.v2i1.481
Desa Pakuan dikenal sebagai desa wisata yang kaya akan keindahan alamnya. Pengembangan sektor pariwisata Desa Pakuan tidak terlepas peran Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam pengembangan sektor pariwisata di Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif deskriptif dan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kelompok Sa dar Wisata Desa Pakuan yaitu memperkenalkan dan melestarikan potensi pariwisata yang dimiliki Desa Pakuan, mengelola pariwisata Desa Pakuan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota dan masyarakat Desa Pakuan. Berdasarkan hasil Analisis SWOT Pengembangan Sektor Pariwisata Desa Pakuan perhitungan Matriks Grand Strategy menunjukan bahwa titik koordinat perhitungan internal dan ekternal berada pada kuadran I, yang berarti memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor Pariwisata.
MEMENANGKAN LAKON WAYANG SASAK DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA
Putra, I Nyoman Nugraha Ardana;
Sujadi, Sujadi;
Sakti, Dwi Putra Buana;
Rispawati, Dewi;
Biyanti, Achrelia Luluk
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5845
Pantai Induk merupakan salah satu tempat wisata favorit bagi maayarakat dan memang sudah semenjak lama menjadi destinasi wisata local yang berada di wilayah kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.Berbagai Permasalahan yang dihadapi oleh obyek wisata ini adalah factor alam berupa abrasi laut dan factor manusia dengan adanya penambangan berupa galian c yang berada diseputaran lokasi wisata tersebut. Solusi yang ditawarkan berdasar permasalahan dihadapi dengan melakukan studi tentang di wilayah destinasi wisata Pantai Induk dan menentukan strategi pengembangan obyek wisata yang yang berkelanjutan melalui sustainable development goals (SDG) dan sustainable tourism theory . Upaya melakukan tersebut maka dilakukan kegiatan survey untuk mempertajam strategi yang akan dipilih. Selain itu dilakukan sosialisasi hasil studi dalam bentuk penyerahan berkas hasil studi kepada aparat desa. Target yang direncanakan adanya rumusan kebijakan yaitu Strategi Mengembangkan Kembali Pantai Induk sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Tertua Di Pulau Lombok. Mewujudkan Pantai Induk Sebagai Destinasi Budaya Dalam Upaya meningkatkan kesejahhteraan masyarakat desa Taman Ayu.
Analysis of Factors that Form the Surplus of Last Year's Budget Calculation (SiLPA) In the Mataram City Regional Budget for the 2012 - 2022 Period
Janna, Ilza Lail Fatul;
Yasin, Muaidy;
Sujadi, Sujadi
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 3 No. 02 (2024): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/esee.v3i02.355
This study is entitled "Analysis of Factors Forming the Surplus of Last Year's Budget Calculation (SiLPA) in the Mataram City Regional Budget for the 2012-2022 Period". The purpose of this study is to analyze whether the excess of PAD, excess of balancing funds, excess of financing, and remaining savings in spending affect SiLPA partially or simultaneously. This type of research is a quantitative descriptive study, namely describing the remaining budget calculations carried out to determine the value of the independent variables that significantly affect the dependent variable. The data used are secondary data analyzed by statistical analysis. The analysis tool used in this study uses multiple linear regression statistical tests. The results of the study concluded that the excess of PAD, excess of balancing funds, excess of financing, and remaining savings in spending significantly affect SiLPA in the Mataram City Regional Budget for the 2012-2022 period in partial tests (alone) and simultaneous tests (together).
ANALISIS ALOKASI PENGGUNAAN REMITAN UNTUK PENDIDIKAN ANAK PARA PEKERJA MIGRAN INDONESIA ASAL KECAMATAN SELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Salvia, Disa;
Fuadi, Helmy;
Sujadi, Sujadi
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 7 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v15i7.11462
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Alokasi Remitan Untuk Pendidikan Anak Para Pekerja Migran Indonesia Asal Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis data yang digunakan ialah data Sekunder dan data Primer. Data Sekunder ialah data yang diperoleh dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, sedangkan data Primer ialah data yang diperoleh melalui wawancara terhadap 73 responden yang tersebar di 12 Desa atau Kelurahan. Objek pada penelitian ini yaitu pekerja migran yang mempunyai tanggungan anak sekolah di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Analisis yang digunakan adalah Distribusi Frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. (1) Remitan yang dikirim ke daerah asal dapat membantu perekonomian keluarga, serta dapat mengalokasikan remitan untuk pendidikan anak. (2) Alokasi remitan untuk pendidikan anak membuktikan bahwa Tenaga Kerja Indonesia bukan hanya mengirim ke daerah asal untuk perbaikan ekonomi, namun juga untuk meningkatkan taraf pendidikan anak.