Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN SISTEM E-FILING (STUDI KASUS WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI WILAYAH KOTA MATARAM) Romadhon, Muhammad Usama Fikri; Hailuddin, Hailuddin; Sujadi, Sujadi
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2025): Oportunitas, March 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v4i1.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebelum dan setelah penerapan sistem E-Filing di Kota Mataram. Dengan menggunakan metode Uji Z Dua Proporsi, penelitian ini melibatkan 100 responden yang terdaftar di KPP Pratama Mataram Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat kepatuhan wajib pajak setelah penerapan E-Filing, dengan puncak kepatuhan sebesar 69,15% pada tahun 2015 dibandingkan dengan tingkat kepatuhan awal sebesar 52,99% pada tahun 2012. Namun, tingkat kepatuhan mengalami fluktuasi pada tahun-tahun berikutnya. Nilai Z sebesar 12,16 mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara tingkat kepatuhan wajib pajak sebelum dan sesudah implementasi E-Filing. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dan strategi yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sistem digital untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, E-Filing terbukti sebagai langkah efektif dalam mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak di Indonesia.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN MINYAK VCO (VIRGIN COCONUT OIL) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Dewi, Denda Summitha Fatmi; Satarudin, Satarudin; Sujadi, Sujadi
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2025): Oportunitas, March 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v4i1.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel pengalaman kerja, umur, jam kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendidikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di Kabupaten Lombok Utara. Dalam penelitian ini menggunakan data primer melalui kuesioner dan wawancara secara langsung pada 15 responden (ketua kelompok) tenaga kerja industri pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di Kabupaten Lombok Utara, dengan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan. Untuk mencapai tujuan, dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi dengan program SPSS statistic 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengalaman kerja dan umur berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di Kabupaten Lombok Utara. Kemudian variabel jam kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di Kabupaten Lombok Utara. Sedangkan variabel jumlah tanggungan keluarga dan tingkat Pendidikan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja industri pengolahan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di Kabupaten Lombok Utara.
Migration, Balik-Islam, and Identity Formation of Muslims in Palawan of The Philippines Mufahamah, Raisatul; Sujadi, Sujadi; Conceição Savio, Edegar da
Al-Albab Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/alalbab.v14i1.2597

Abstract

Since the 1970s, Muslims in Mindanao, Philippines have had a conflict with the government. The religious-based conflict not only caused deaths but also forced people to migrate from Mindanao. One of the targeted places was Palawan Island. It is situated in the southwest of the Philippines – rather far from any other islands in the Philippines. It is then called “The Last Frontier”. This research focuses on studying the reasons for their migration to Palawan, Philippines and keeping their Islamic identities from 1970 to 2001. This research uses a socio-historical and socio-anthropological approaches. Survey methods and structured interviews are utilized to complete the literature study as primary or secondary sources. The theory of migration conflict from Nancie L. Gonzalez is used to analyse the migration in Palawan whereas for the analysis of the identity establishment, the theory of collective identity is utilized. As a result, the migration of the Muslims of Palawan, Philippines in 1970-2001 was a complex and recurrent event. The motive of the migration was the conflict in Mindanao resulting in economic opportunities in Palawan. As for the identity establishment, building the mosque became a symbol and a starting point for the Muslim migrant in Palawan. They had shared meaning in the phenomenon of Balik-Islam and their sense of belonging to Palawan as an Autonomous Region Muslim Mindanao (ARMM) via plebiscite–referendum for integration into Muslim Mindanao or not.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA UMKM KERAJINAN ANYAMAN BAMBU DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Lestari, Eke Febi; Satarudin, Satarudin; Sujadi, Sujadi
Jurnal Konstanta Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Konstanta
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v4i1.1513

Abstract

This research aims to determine the impact of capital, wages, and sales turnover on labor absorption in Micro, Small, and Medium Enterprises engaged in bamboo weaving crafts in North Lombok Regency. This research was conducted in North Lombok Regency because it is an area with potential for developing bamboo weaving crafts, with several micro, small, and medium enterprises serving as platforms for bamboo weaving artisans. The analysis used in this research is multiple linear regression analysis. The results and discussion show that partially, the capital variable has a positive and significant effect on labor absorption. Meanwhile, the wage and sales turnover variables have a positive but not significant effect on labor absorption in small and medium enterprises of bamboo weaving crafts in North Lombok Regency.
Motivasi Konsumen dalam Partisipasi Boikot Produk Afiliasi Israel: Analisis Sentimen terhadap Komentar di Akun Instagram Kampanye Boikot Siraj, Sayyaf; Sujadi, Sujadi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i06.2362

Abstract

Studi ini mengkaji motivasi konsumen untuk berpartisipasi dalam boikot terhadap produk-produk yang berafiliasi dengan Israel, yang didorong oleh ketegangan politik dan kemanusiaan di Palestina. Dengan menggunakan analisis sentimen, penelitian ini menganalisis 9.174 komentar media sosial yang diposting antara 30 Oktober 2023 hingga April 2025. Hasilnya menunjukkan 59% komentar mendukung boikot, 27% menyatakan minat, 5% tidak memboikot, dan 9% netral. Temuan ini mengidentifikasi empat faktor utama yang mempengaruhi partisipasi boikot: keinginan untuk membuat perbedaan, peningkatan citra diri, argumen tandingan terhadap boikot, dan biaya konsumsi yang terbatas. Faktor intrinsik, seperti citra diri dan penghindaran rasa bersalah, mendorong partisipasi, sementara keraguan mengenai efektivitas boikot dan ketidaknyamanan konsumsi menjadi hambatan. Selain itu, media sosial memainkan peran penting dalam memperkuat kampanye boikot dan memperkuat dukungan publik. Studi ini berkontribusi pada literatur perilaku konsumen dan gerakan sosial, menawarkan wawasan bagi pemasar, pembuat kebijakan, dan LSM dalam merancang strategi komunikasi yang efektif untuk mengelola krisis dan mendorong perubahan sosial.
Analyze The Influence of Family Labor and Looms on Production Results at The Woven Fabric Craft Center in Pringgasela Village: Analisis Pengaruh Tenaga Kerja Keluarga dan Alat Tenun Terhadap Hasil Produksi Pada Sentra Kerajinan Kain Tenun Desa Pringgasela Nia Rahma Juniar; Helmy Fuadi; Sujadi, Sujadi
Economy and Finance Enthusiastic Vol. 1 No. 1 (2023): January-June
Publisher : Tinta Emas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/efe.v1i1.71

Abstract

This study aims to analyze the influence of family labor and looms on production results in woven fabric craft centers in Pringgasela village. The research method used was a questionnaire as a data collection instrument. The sample for this study were 51 respondents who were owners or workers in the woven fabric craft industry in Pringgasela Village. The data used is primary data. The data analysis method used is multiple linear regression using the SPSS analysis tool. The results of the data analysis show that family labor has a positive and significant influence on production results in woven fabric craft centers. In addition, looms also have a positive and significant impact on production. Based on the results of testing the coefficient of determination, the R-Square value is 0.586, meaning that the variables of family labor and looms together affect the variable production result by 58.6%. While the remaining 41.4% is influenced by other variables outside this study. Follow-up recommendations from this research are to increase the training of family workers in more advanced weaving techniques and to promote the use of modern looms in these woven fabric craft centers.
MEMENANGKAN LAKON WAYANG SASAK DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA Putra, I Nyoman Nugraha Ardana; Sujadi, Sujadi; Sakti, Dwi Putra Buana; Rispawati, Dewi; Biyanti, Achrelia Luluk
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5845

Abstract

Pantai Induk merupakan salah satu tempat wisata favorit bagi maayarakat dan memang sudah semenjak lama menjadi destinasi wisata local yang berada di wilayah kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.Berbagai Permasalahan yang dihadapi oleh obyek wisata ini adalah factor alam berupa abrasi laut dan factor manusia dengan adanya penambangan berupa galian c yang berada diseputaran lokasi wisata tersebut. Solusi yang ditawarkan berdasar permasalahan dihadapi dengan melakukan studi tentang di wilayah destinasi wisata Pantai Induk dan menentukan strategi pengembangan obyek wisata yang yang berkelanjutan melalui sustainable development goals (SDG) dan sustainable tourism theory . Upaya melakukan tersebut maka dilakukan kegiatan survey untuk mempertajam strategi yang akan dipilih. Selain itu dilakukan sosialisasi hasil studi dalam bentuk penyerahan berkas hasil studi kepada aparat desa. Target yang direncanakan adanya rumusan kebijakan yaitu Strategi Mengembangkan Kembali Pantai Induk sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Tertua Di Pulau Lombok. Mewujudkan Pantai Induk Sebagai Destinasi Budaya Dalam Upaya  meningkatkan kesejahhteraan masyarakat desa Taman Ayu.
Pengaruh Upah Minimum Regional, Investasi, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran Terbuka Di Kota Mataram Tahun 2008-2022 Saputra, Rizal; Salmah, Emi; Sujadi, Sujadi
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v10i2.535

Abstract

This research aims to analyze the influence of regional minimum wages, investment, and economic growth partially and simultaneously on the level of open unemployment in Mataram City. The type of research used in this research is an associative quantitative method. This research uses secondary data in the form of a time series published by the Central Statistics Agency and related agencies in Mataram City for the period 2008-2022. The data that was obtained was then carried out with a multiple regression test using SPSS version 25 software. The results of the analysis show that the independent variables in this research can explain the open unemployment variable in Mataram City of 87 percent, while 13 percent is influenced by other variables outside this research. Partially, the regional minimum wage and economic growth variables have a significant negative effect on the open unemployment rate, while the investment variable has a significant positive effect on the Mataram City unemployment rate. Meanwhile, regional minimum wage variables, investment, and economic growth simultaneously influence the open unemployment rate in Mataram City.
Analisis Efisiensi Usaha dan Nilai Tambah Agroindustri Olahan di Kota Mataram Suprianto, Suprianto; Hakim, Lukman; Sujadi, Sujadi
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2020): Elastisitas, Maret 2020
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis biaya produksi dan tingkat pendapatan, efisiensi usaha dan besarnya Nilai tambah atau Rasio Nilai Tambah (RNT). Penelitian ini dilakukan dengan mengambil tiga unit usaha yaitu usaha industri pengolahan kerupuk kulit,usaha  industri pengolahan tempe dan usaha  industri pengolahan tahu yang ditentukan secara purposive.Secara keseluruhan dari ketiga unit usaha agroindustri pengolahan dimana tingkat rasio usahanya (R/C Rasionya ) rata-rata diatas 1 atau R/C Rasio nya > 1 artinya bahwa baik usaha industri kerupuk kulit (R/C Rasio = 1,78 ) dan usaha industri tempe ( R/C Rasio = 1,43) , dan usaha industri tahu (R/C Rasio = 1,47 ) ketiganya menguntungkan untuk diusahakan , dengan pendapatan masing-masing diperoleh industri kerupuk kulit sebesar Rp 3.254.750,- dan industri tempe  Rp 351.625,33 , dan industri tahu  Rp  340.000,- dalam sekali proses produksi.Nilai Tambah usaha industri pengolahan kerupuk kulit sebesar  Rp 54.641,79 dengan Rasio Nilai Tambah (RNT)  sebesar 50,53 %  hal ini berarti bahwa nilai tambahnya tergolong tinggi karena RNT > 50 %. Selanjutnya Nilai Tambah usaha industri pengolahan tempe sebesar Rp 346.625,- dengan tingka Rasio Nilai Tambah sebesar 30,15 % berarti bahwa usaha agroindustri pengolahan tempe nilai tambahnya tergolong rendah karena RNT < 50 %. Dan Nilai Tambah usaha industri pengolahan tahu sebesar Rp 440.083,31  dengan tingkat Rasio Nilai Tambah sebesar 41,49 % , berarti usaha agroindustri pengolahan tahu nilai tambahnya masih rendah  ( RNT < 50 % ).Untuk lebih meningkatkan nilai tambah dari ketiga jenis usaha agroindustri pengolahan (usaha kerupuk kulit sapi, usaha tempe dan usaha tahu ) hendaknya lebih menekan biaya operasional seperti penggunaan bahan bakar, pemakaian listrik, pembelian bahan penolong. Selain itu perlu inovasi baru dalam menciptakan produk-produk baru yang lebih menarik daya beli konsumen.
The Quantitative Analysis of Weather and Soil Moisture Role on Daily Transpiration Dynamics of Oil Palm Varieties (Elaeis guineensis Jacq.) Pradiko, Iput; Thirafi, Dhaffa Agung; Putra, Eka Tarwaca Susila; Sumaryanto, Sumaryanto; Syarovy, Muhdan; Darlan, Nuzul Hijri; Sujadi, Sujadi; Hutagalung, St Novella Angelica; Farrasati, Rana; Syarif, Afiya Nadhifah
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v48i1.4713

Abstract

The purpose of the study is to estimate and determine the in-situ transpiration dynamics of three oil palm varieties, which include DxP Langkat, DyP Dumpy, and DxP PPKS 540, using the Ratio Method (HRM) to measure real-time sap flow (SF). Field observations in Adolina, North Sumatra, were conducted in September, October, and December 2023 to collect data on macro- and microweather and soil moisture at varying distances from sample trees. Vapor pressure deficit (VPD) and solar radiation (QS) were among the key environmental factors that had strong associations with SF. Up to 82.24% of SF variability was explained by VPD and QS. DxP PPKS 540 recorded the highest transpiration rate of 1.70 mm/day because it had a higher leaf area (9.00 m2), and a bigger petiole cross-section (52.50 cm2). DxP Langkat, on the other hand, had the lowest transpiration rate at 1.49 mm/day. The results indicated the significance of VPD and QS in controlling sap flow and suggested that transpiration varied among varieties. This study provides an understanding of the physiological variation among oil palm varieties and a basis for future use in determining genotypes with increased drought resistance and adaptability to enhance resilience in new climatic conditions.