Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SARGA

Strategi Desain Fasilitas Pendidikan Bagi Tunanetra Dan Tunagrahita: Design Strategies for Edicational Facilities for The Visually and Intellectual Disability Tria Laila Darmawati; R.A Retno Hastijanti; Farida Murti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 17 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v17i2.781

Abstract

Untuk mendukung proses perkembangan dan pembelajaran anak tunanetra dan tunagrahita diperlukan suatu pendidikan khusus bagi penyandang tunanetra dan tunagrahita.Kebutuhan penyandang tunanetra dan tunagrahita untuk memperoleh pembelajaran yang layak berbanding terbalik dengan ketersediaan fasilitas khusus bagi mereka. Pada kenyataannya saat ini masih banyak fasilitas pedidikan yang khususkan untuk anak tunanetra dan tunagrahita yang tidak memenuhi persyaratan dan kebutuhan peserta didik. Kebanyakan sekolah luar biasa menyamaratakan sarana prasarana yang dikhususkan untuk penyandang tunanetra dan tunagrahita dengan sekolah pada umumnya sehingga artikel ini ditulis untuk memaparkan desain khusus untuk penyadang tunanetra dan tunagrahita. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yang diawali dari mencari infomasi dari jurnal, buku, maupun tulisan ilmiah mengenai karakteristik, kesulitan dan kebutuhan pengguna. Dari hal itu maka munculnya pemahaman desain seperti aksesibilitas, pola tata ruang, penataan furniture, orientasi, material, dimensi ruangan dan pencahayaan yang sesuai ,dibutuhkan , dan memberikan kenyamanan dan keamanan. Dengan melalui artikel ini diharapkan pembaca dapat mengetahui bagaimana desain yang diperlukan untuk tunanetra dan tunagrahita
Strategi Desain Fasilitas Pendidikan Bagi Tunanetra Dan Tunagrahita: Design Strategies for Edicational Facilities for The Visually and Intellectual Disability Tria Laila Darmawati; R.A Retno Hastijanti; Farida Murti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 17 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v17i2.781

Abstract

Untuk mendukung proses perkembangan dan pembelajaran anak tunanetra dan tunagrahita diperlukan suatu pendidikan khusus bagi penyandang tunanetra dan tunagrahita.Kebutuhan penyandang tunanetra dan tunagrahita untuk memperoleh pembelajaran yang layak berbanding terbalik dengan ketersediaan fasilitas khusus bagi mereka. Pada kenyataannya saat ini masih banyak fasilitas pedidikan yang khususkan untuk anak tunanetra dan tunagrahita yang tidak memenuhi persyaratan dan kebutuhan peserta didik. Kebanyakan sekolah luar biasa menyamaratakan sarana prasarana yang dikhususkan untuk penyandang tunanetra dan tunagrahita dengan sekolah pada umumnya sehingga artikel ini ditulis untuk memaparkan desain khusus untuk penyadang tunanetra dan tunagrahita. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yang diawali dari mencari infomasi dari jurnal, buku, maupun tulisan ilmiah mengenai karakteristik, kesulitan dan kebutuhan pengguna. Dari hal itu maka munculnya pemahaman desain seperti aksesibilitas, pola tata ruang, penataan furniture, orientasi, material, dimensi ruangan dan pencahayaan yang sesuai ,dibutuhkan , dan memberikan kenyamanan dan keamanan. Dengan melalui artikel ini diharapkan pembaca dapat mengetahui bagaimana desain yang diperlukan untuk tunanetra dan tunagrahita
Penerapan Arsitektur Ecotech pada Redesain Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang: Application of EcotechArchitecture In Redesign Sport Center Building Ken Arok Malang City Aiko Rainaning Putri Ainur Rofiq; Farida Murti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.792

Abstract

Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang merupakan fasilitas olahraga dengan klasifikasi tipe A yang melayani tingkat daerah atau provinsi dengan kapasitas penonton mencapai 5000 jiwa. GOR ini sering digunakan pada berbagai acara baik acara olahraga maupun acara non olahraga. Namun beberapa sarana dan prasarana yang ada di GOR ini masih belum memadai seperti pada sirkulasi, pencahayaan, serta pendinginan pada bangunan. Selain itu lahan parkir pada tapak juga tidak bisa memenuhi kebutuhan ruang parkir dan memiliki sirkulasi yang kurang efektif. Sehingga redesain dengan pendekatan ecotech perlu dilakukan pada bangunan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Arsitektur ecotech merupakan prinsip arsitektur yang mengikuti perkembangan teknologi serta meperhatikan faktor lingkungan dan iklim. Prinsip arsitektur ecotech yang diterapkan meliputi penataan tapak, pemilihan struktur, konsep pencahayaan alami, konsep sirkulasi antar ruangan, serta bentuk bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian melakukan pembahasan serta menarik kesimpumpulan. Berdasarkan hasil penelitan didapatkan bahwa arsitektur ecotech dapat diterapkan pada redesain GOR Ken Arok dengan baik karena prinsip desain ini dapat diterapkan di segala aspek baik pada penataan tapak, bentuk bangunan, hingga sirkulasi bangunan. Selain itu karena arsitektur ecotech memehatikan lingkungan maka dapat menjadikan GOR Ken Arok menjadi fasilitas olahraga yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Kata kunci: Gedung Olahraga, Ecotech, GOR Ken Arok
Evaluasi Sirkulasi Ruang Dalam pada Pasar Tradisional Blimbing di Kota Malang Achmad Nizar Fernanda; Farida Murti; Ibrahim Tohar
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.872

Abstract

Pasar Tradisional Blimbing merupakan pasar berstandar kelas A yang terletak di Kota Malang dan termasuk dalam kategori pasar tradisional kota. Pasar ini mencakup area seluas 1,9 hektar dengan fungsi utama sebagai zona perdagangan dan jasa. Salah satu ciri khas dari pasar ini adalah adanya dua jenis sirkulasi ruang yang berbeda dalam satu bangunan, yang menjadikannya objek menarik untuk kajian mengenai kriteria sirkulasi ruang interior. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami kelebihan serta kekurangan faktor-faktor yang mempengaruhi sirkulasi interior di Pasar Tradisional Blimbing, dengan fokus pada konfigurasi jalur sirkulasi, hubungan antara jalur dan ruang, bentuk ruang sirkulasi, serta dimensi lebar ruang sirkulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait desain sirkulasi ruang untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pergerakan di dalam pasar. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perbaikan desain sirkulasi ruang pasar tradisional pada umumnya.
Strategi Desain Fasilitas Pendidikan Bagi Tunanetra Dan Tunagrahita: Design Strategies for Edicational Facilities for The Visually and Intellectual Disability Darmawati, Tria Laila; R.A Retno Hastijanti; Farida Murti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 17 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v17i2.781

Abstract

Untuk mendukung proses perkembangan dan pembelajaran anak tunanetra dan tunagrahita diperlukan suatu pendidikan khusus bagi penyandang tunanetra dan tunagrahita.Kebutuhan penyandang tunanetra dan tunagrahita untuk memperoleh pembelajaran yang layak berbanding terbalik dengan ketersediaan fasilitas khusus bagi mereka. Pada kenyataannya saat ini masih banyak fasilitas pedidikan yang khususkan untuk anak tunanetra dan tunagrahita yang tidak memenuhi persyaratan dan kebutuhan peserta didik. Kebanyakan sekolah luar biasa menyamaratakan sarana prasarana yang dikhususkan untuk penyandang tunanetra dan tunagrahita dengan sekolah pada umumnya sehingga artikel ini ditulis untuk memaparkan desain khusus untuk penyadang tunanetra dan tunagrahita. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yang diawali dari mencari infomasi dari jurnal, buku, maupun tulisan ilmiah mengenai karakteristik, kesulitan dan kebutuhan pengguna. Dari hal itu maka munculnya pemahaman desain seperti aksesibilitas, pola tata ruang, penataan furniture, orientasi, material, dimensi ruangan dan pencahayaan yang sesuai ,dibutuhkan , dan memberikan kenyamanan dan keamanan. Dengan melalui artikel ini diharapkan pembaca dapat mengetahui bagaimana desain yang diperlukan untuk tunanetra dan tunagrahita
Penerapan Arsitektur Ecotech pada Redesain Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang: Application of EcotechArchitecture In Redesign Sport Center Building Ken Arok Malang City Ainur Rofiq, Aiko Rainaning Putri; Farida Murti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.792

Abstract

Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang merupakan fasilitas olahraga dengan klasifikasi tipe A yang melayani tingkat daerah atau provinsi dengan kapasitas penonton mencapai 5000 jiwa. GOR ini sering digunakan pada berbagai acara baik acara olahraga maupun acara non olahraga. Namun beberapa sarana dan prasarana yang ada di GOR ini masih belum memadai seperti pada sirkulasi, pencahayaan, serta pendinginan pada bangunan. Selain itu lahan parkir pada tapak juga tidak bisa memenuhi kebutuhan ruang parkir dan memiliki sirkulasi yang kurang efektif. Sehingga redesain dengan pendekatan ecotech perlu dilakukan pada bangunan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Arsitektur ecotech merupakan prinsip arsitektur yang mengikuti perkembangan teknologi serta meperhatikan faktor lingkungan dan iklim. Prinsip arsitektur ecotech yang diterapkan meliputi penataan tapak, pemilihan struktur, konsep pencahayaan alami, konsep sirkulasi antar ruangan, serta bentuk bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian melakukan pembahasan serta menarik kesimpumpulan. Berdasarkan hasil penelitan didapatkan bahwa arsitektur ecotech dapat diterapkan pada redesain GOR Ken Arok dengan baik karena prinsip desain ini dapat diterapkan di segala aspek baik pada penataan tapak, bentuk bangunan, hingga sirkulasi bangunan. Selain itu karena arsitektur ecotech memehatikan lingkungan maka dapat menjadikan GOR Ken Arok menjadi fasilitas olahraga yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Kata kunci: Gedung Olahraga, Ecotech, GOR Ken Arok
Co-Authors Achmad Nizar Fernanda Achmad Wahana Karimullah Agista Renata Annisa Agriya, Bulan Surya Agustin, Camelia Putri Ahmad Resahidayat Aiko Rainaning Putri Ainur Rofiq Ainur Rofiq, Aiko Rainaning Putri Andarwati, Ratna Armelia Anggraini, Rheina Annisa, Agista Renata Arazi Idrus aziizul, Aziizul Hakim Prasetyo Benny Bintardjo Benny Bintarjo Benny Bintarjo Cahyaningrum, Eka Christiono Utomo Darmawati, Tria Laila Dea Natania Dea Dewanto, Khrisna Daffa Dharma, Wahyu Nursila Dumatubun, Maria Farrelino, Christian Fernanda, Achmad Nizar Gesang, Wisnu Gustinasari, Renyta Hanny Chandra Pratama Haryono, Jessyca Angelique Hayqel Sukma, Tiara Intan Kusumaningayu Isawwa, Syahfa Treesita Septi Istijanto, Suko Jannah, Siti Miftahul Juan Fajar Virya Dista Katrine Putri Eka Permatasari Khosyati, Khilda Elzim Koeswanto, Alfinto Deonova Laitupa, Abdul M. Maftukhosyi, Hadad Alfito Makmum, Sukron Masruchin, Febby Rahmatullah Mitha Maulidina Moh. Hazazi Kirom Mufidah Mufidah Mufidah, Mufidah Muhammad Faisal Panjaitan, Tigor Wilfritz Soaduon Prakasa, Darmansjah Tjahja Pratama, Hanny Chandra PRAYOGO, ADI R.A Retno Hastijanti RA Retno Hastijanti Ratna A. Andarwati Remetwa, Apolinaris Retno Hastijanti Rheyvinza Dwi Prima Syach Putra Riadi, Riadi Ridwan Rizki, Qusai Rifdah Afanin Riyanto, Anton Rofiq, Aiko Rainaning Putri Ainur salsabillah, Irda Setia Pramuja, Azi Setiawan, Muhamad Shafa, Anindya Shalsabila, Nisa Najla Soaduon Panjaitan, Tigor Wilfritz Suko Istijanto Suko Istijanto Thohari, Muhammad Tigor W. S. P Tohar , Ibrahim Tohar, Ibrahim Tri Putranto, Yunantyo Tria Laila Darmawati Wilfritz Soaduon Panjaitan, Tigor WSP, Tigor Yasqi Ilyadiana Putri Yuda Wirana Yunantyo Tri Putranto