Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Meta Analisis : Peranan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Lusia Agustina Uya; Suryo Widodo; Yuni Katminingsih
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i1.1695

Abstract

Banyak penelitian yang meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui  model problem based learning, akan tetapi belum ada yang menganalisis hasil penelitian yang sudah dilakukan atau yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis dengan jumlah sampel 10 artikel jurnal. Hasil penelitian peranan model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki nilai ES dengan kriteria efek sedang. Jika kita mencari rata-ratanya, maka nilai rata-rata  (efek sedang) 
IHT Penyusunan E-LKPD Inovatif pada Guru Sekolah Dasar Dawuhan Lor Purwoasri Ika Santia; Aprillia Dwi Handayani; Suryo Widodo; Yuni Katminingsih; Bambang Agus Sulistyono; Lina Rihatul Hima; Dian Devita Yohanie; Jatmiko Jatmiko; Aan Nurfahrudianto; Samijo Samijo; Darsono Darsono
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v4i2.124

Abstract

Kurikulum merdeka memuat pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten dioptimalkan agar siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat siswa. Pengembangan perangkat ajar tersebut juga bertolak pada prestasi siswa Indonesia di kancah Internasional dimana kemampuan literasi matematika dan sains yang berada 71% dan 60% dibawah kompetensi minimum. Permasalahan tersebut juga dialami oleh guru Sekolah Dasar (SD) Dawuhan Lor Purwoasri. Tujuh dari sembilan guru belum menerapkan TPACK dan literasi numerasi pada perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Berdasarkan uraian permasalahan di atas maka solusi yang ditawarkan adalah pemberian pelatihan, mediasi serta bantuan berupa penyediaan forum In House Training (IHT) bagi guru sekolah dasar untuk dapat mengembangkan media ajar e-LKPD inovatif berbasis literasi numerasi dan TPACK. Dalam IHT yang telah dilakukan tiga kali dalam bulan September-Oktober 2022 tersebut, guru berlatih mengembangkan materi serta soal-soal berbasis literasi numerasi yang dikemas dalam bentuk e-LKPD yang diharapkan akan lebih mudah dipelajari siswa. Produk e-LKPD yang dikembangkan tersebut telah divalidasi dengan nilai validasi produk sebesar 86,084%. Hasil IHT berupa e-LKPD inovatif tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk guru SD Dawuhan Lor Purwoasri khususnya dan guru SD umumnya.
ANALISIS SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) BUKU PAKET MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KELAS X Neneng Nikmatul Zahro; Suryo Widodo; Yuni Katminingsih; Lilia Sinta Wahyuniar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6680

Abstract

Education in Indonesia currently still uses textbooks as teaching materials. On the other hand, students are required to have the ability to think critically, collaborate, communicate, and be creative. However, the textbooks used in schools today still have weaknesses, mainly mathematics textbooks. One of the weaknesses found is that there are only a small number of practice questions in the mathematics textbook, which can be grouped into HOTS questions. Based on this, this research was conducted to describe the distribution of HOTS-type questions in the 2017 revised edition of the Vocational High School (SMK) mathematics textbook for class X semester one published by the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in the material Three-Variable Linear Equation System. The research was reviewed based on the definition of HOTS questions according to Brookhart (2014), namely analyzing, evaluating, creating, reasoning and logic, making decisions, solving problems, and thinking creatively. The approach used is a descriptive quantitative approach with the researcher's agreement technique using a formula. There are 20 questions used in this study. The results of this study are that 20 questions are said to include HOTS questions with the fulfillment of HOTS question indicators, according to Brookhart, and the results of the agreement of the two analysts.
Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Penelitian Tindakan Kelas Pada MGMP Matematika SMP Kota Kediri Suryo Widodo; Ika Santia; Jatmiko Jatmiko; Samijo Samijo; Yuni Katminingsih
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i1.306

Abstract

Kegiatan pelatihan penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru SMP yang tergabung dalam forum MGMP Matematika SMP Kota Kediri dalam hal penulisan artikel ilmiah hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Tahapan pelaksanan kegiatan ini dimulai dari tahapan persiapan, tahap Pelaksanaan dan tahap pendampingan dan monitoring. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah 62,5% guru mampu menyelesaikan artikel ilmiah tepat waktu dan siap untuk disubmit ke jurnal nasional, 28,1% masih proses mengerjakan dan 9,4% mengundurkan diri. Dengan demikian hasil kegiatan ini dapat dikatakan baik.
Disposisi Matematis dan Dampak Learning Cycle 7E terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Matematika Yustikarinda, Ananda Nadhifah; Widodo, Suryo; Katminingsih, Yuni
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 1 (2024): IJHESS AUGUST 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i1.1088

Abstract

The ability of Indonesian students to solve mathematical problems remains moderately low, according to PISA 2022 results. Even the desire and interest to learn mathematics are still relatively low. Hence, this study will determine the impact of the Learning Cycle 7E acquiring model on problem-solving abilities in relation to understudies' mathematical disposition. The procedure used in this assessment is quantitative. A quasi-experimental design was used for this study. The order picked in this experiment is the One Group Pretest-Posttest. The testing design in this review was a cluster random sampling method and got 31 students of 10th class SMAN 3 Kota Kediri. The data assortment process utilized a mathematical disposition survey and a trial of problem-solving abilities. In testing the hypothesis, the Wilcoxon Test result is 0.000 < 0.05 which shows that the Learning Cycle 7E learning model has an effect on students' mathematical problem-solving ability, and the Kruskal-Wallis Test result is 0.972 > 0.05 which shows that there is no difference in mathematical problem-solving ability between students with high, medium, and low mathematical disposition. So, the result of this study is that the 7E Learning Cycle learning model altogether influences problem-solving abilities and is powerful for all understudies' mathematical disposition levels.
Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Nasrudin, Jafar; Yohanie, Dian Devita; Katminingsih, Yuni; Handyani, Aprilia Dwi
Efektor Vol 9 No 2 (2022): Efektor Vol.9 No.2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v9i2.18244

Abstract

The government made a policy in education sector that is limited face-to-face learning (TMT) in line with declreasing in cases of COVID-19, which previously carried out online learning. The purpose of this study is to know whether limited face-to-face learning can improve students achievement in mathematics and is more effective than online learning in tenth grade students of OTKP department at vocational high school 2 PGRI Kediri. The study used quantitative research with pre-experimental design in the form of one-group pretest-posttest design. The techniques that researchers use for sampling techniques is simple random sampling. The determination of samples regardless of population strata is 35 students. Data collection techniques through pretest and posttest implemented before and after face-to-face learning in the form of learning outcomes ability test on inverse mathematics and function composition. Data analysis used SPSS 20 for windows. Hypothesis test through paired-samples T-test, which compares the average of two variables in a single sample group. The result of this study showed that average students’ achievement got improved amount of 14,857 and the significant value was 0,000 or (p<0,05). Thus, it can be concluded that average of students achievement in mathematics subject after joining the limited face-to-face learning is increase.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Auliya, Ahmad Nur; Katminingsih, Yuni; Widodo, Suryo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan memanfaatkan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses) dalam proses penentuan data yang sesuai. Hasil penelitian diperoleh kajian literatur 20 artikel yang diakses melalui Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Dari hasil penelitian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media pembelajaran Augmented Reality (AR) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika. Selain PBL dan AR, terdapat beberapa upaya lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar, antara lain dengan menerapkan metode Discovery Learning, Make A Match, Realistic Mathematic Education, PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), Teams Games Tournament, Matematika Realistik, Project Based Learning, Gamifikasi, dan E-Learning dalam pembelajaran matematika.
Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Berbasis Lesson Study pada Pembelajaran Matematika Kelas VIII Semester Ganjil di UPTD SMP Negeri 1 Prambon Tahun Ajaran 2013/2014 Ulya, Izzatul; Abdul Qohar, Abdul; Katminingsih, Yuni
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan keaktifan siswa setelah menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing berbasis Lesson Study pada materi teorema pythagoras. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen berbentuk Pre Experimental Design dengan subyek siswa kelas VIII UPTD SMPN 1. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus,menggunakan instrumen berupa RPP, post-test pemahaman konsep, lembar observasi keaktifan siswa dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Berdasarkan analisa data penelitian, diperoleh nilai rata- rata siswa pada saat post- test I adalah 63,60 sedangkan nilai rata- rata pada saat post- test IIadalah 78,53. Nilai siswa ada peningkatan sebesar 14,93 dari post- test I ke post-test II.Sedangkan pada keaktifan siswa, rata-rata nilai keaktifan pertemuan pertama (I) siswa adalah 26,03 sedangkan rata-rata nilai keaktifanpertemuan kedua (II) siswa adalah 28,23. Dapat disimpulkan bahwa nilai keaktifan siswa ada peningkatan sebesar 2,20 dari keaktifan I ke keaktifan II. Kesimpulan yang dapat diambil adalah adanya peningkatan secara signifikan terhadap pemahaman konsep siswa setelah menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing berbasis Lesson Study pada materi teorema pythagorasdan ada peningkatan secara signifikan terhadap keaktifan siswa yang menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing berbasis Lesson Study pada materi teorema pythagoras.
Implementasi Model Pembelajaran Problem-Based Learning dengan Bantuan Percobaan Rangkaian Listrik terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Putri, Rossa Puspa Maharani; Mukholifah, Umi; Katminingsih, Yuni; Mubarokah, Nurul
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 4 (2024): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i4.946

Abstract

This study aims to improve students' learning outcomes in the subject of Social and Natural Sciences on the topic of electrical energy and its applications through the implementation of a problem-based learning model supported by circuit experiments. The research was conducted in the fifth grade of SD Negeri Sukorame 2, Kota Kediri, involving 26 students, consisting of 16 boys and 10 girls. The research method used is classroom action research carried out in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observations and evaluation tests comprising five essay questions administered at the end of each cycle. The results of the study showed an improvement in students' learning outcomes from the first cycle to the second cycle. In the first cycle, the average learning score was 70, with a classical completeness rate of 42.31%. Following the implementation of the problem-based learning model with experimental support, the average learning score in the second cycle increased to 88.5%, with a classical completeness rate of 88.5%, exceeding the predetermined standard. This study demonstrates that problem-based learning accompanied by experiments is effective in enhancing students' understanding of the material, critical thinking skills, and independent learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DITINJAU MENURUT GENDER SISWA SD NEGERI TAROKAN KEDIRI Katminingsih, Yuni; widodo, suryo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.499 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v1i1.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui: (1) bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model PBM lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau menurut gender; (3) Apakah ada interaksi antara model pembelajaran berdasarkan masalah dengan gender terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Berdasarkan eksperimen diperoleh hasil bahwa (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran PBM lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa laki-laki lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematis siswa perempuan; (3) ada interaksi antara model PBM v.s. pembelajaran konvensional dengan gender terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Kata Kunci: Pembelajaran berdasarkan masalah, berpikir kreatif matematis, gender.