Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENYULUHAN OBAT KUMUR DAUN BIDARA ARAB (ZIZIPHUS SPINA-CRISTI L) SEBAGAI ANTIBAKTERI Novia, Devi; Yanuarto, Tri; Sari, Deta Puspita; Lestari, Etik; Abrori, Khadam; Rosalina, Mia; Bila, Salsa; Amarda, Vina Putri; Putri, Winda Samiya; Esti, Zalika Ridha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25598

Abstract

Infeksi yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu atau bakteri. Daun bidara arab memiliki berbagai macam khasiat salah satunya sebagai antibakteri. Antibakteri adalah suatu zat yang dapat menghambat atau membunuh pertumbuhan bakteri. Daun bidara arab merupakan salah satu tanaman obat yang kaya akan manfaat. Daun bidara arab mengandung berbagai senyawa aktif seperti flvonoid, saponin, dan tanin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit. Selain itu daun bidara juga memiliki sifat antioksidan, antibakteri dan antiinflamasi yang membuat efektif dalam menangkal radikal bebas, menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan mengurangi peradangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada warga di Masjid sabililhaq jalan kuala alam Rt 13, Rw 04, Kel. Nusa Indah, Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu dalam sosialisasi ”Penyuluhan Obat Kumur Daun Bidara Arab (Ziziphus spina-cristi L) sebagai Antibakteri”. Hasil pengabdian masyarakat ini berupa foto dokumentasi kegiatan dan data hasil kuisioner kepada responden warga sebagai laporan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi STIKES Al-Fatah Bengkulu.
UJI SENSITIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA EKSTRAK ETANOL 96% BUNGA KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR JACK) DENGAN KONSENTRASI 1000 µG/ ML, 500 µG/ ML, 100 µG/ ML, 10 µG/ML Wiyati, Eka Putri; Yanuarto, Tri; Alfitroh, Ijazati; Hardini, Tika; Harleoni, Agustina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31086

Abstract

Bunga kecombrang (Etlingera Elatior Jack) bagian dari tanaman kecombrang yang mengangandung senyawa alkaloid, tanin, fenolik, triterpenoid, steroid dan glikosida  yang berperan sebagai anti mikroba baik gram positif maupun gram negatif. Staphylococcus aureus merupakan bakteri  patogen gram positif  spektrum  luas penyebab penyakit.  Ekstraksi etanol 96% dari  sampel Etlingera Elatior Jack dilakukan secara maserasi dan uji antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus secara disc diffusion dengan menggunakan tiga kontrol positif antibiotik dari golongan berbeda yaitu Amoksilin, Eritromisin dan Gentamisin. Hasil  penelitian  menunjukan bahwa eksrak etanol Etlingera Elatior Jack memiliki sensitivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang relevan dengan tingkat konsentrasi. Semakin tinggi konsentrasi ektrak Etlingera Elatior Jack, semakin besar daya hambatnya.
PENENTUAN KADAR TOTAL ANTOSIANIN SERBUK EKSTRAK AIR BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DENGAN METODE pH DIFERENSIAL Yanuarto, Tri; Herlina, Herlina; Novia, Devi
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.18671

Abstract

Senyawa antosianin dalam tumbuhan telang (Clitoria ternatea L.) lebih stabil pada kedaan asam.  Tujuan riset ini untuk mengetahui serbuk ekstrak air bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan penambahan asam tartrat 0,75 % mengandung senyawa antosianin dan mengetahui total antosianin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai total antosianin serbuk ekstrak air bunga telang dengan penambahan asam tartrat 0,75%.Penelitian ini dilakukan identifikasi kandungan antosianin pada sampel serbuk ekstrak air bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan menggunakan pereaksi HCl 2 M dan NaOH 2 M, selanjutnya dilanjutkan uji kuantitatif yaitu total antosianin dengan metode pH differensial secara spektrofotometri uv-vis pada spektrum maksimum 510 nm dan 700 nm.Hasil identifikasi senyawa dari sampel serbuk ekstrak air bunga telang menunjukkan positif mengandug antosianin dan hasil uji total antosianin serbuk ekstrak air bunga telang penambahan asam tartrat 0,75% sebanyak 3 kali pengulangan menunjukkan rata-rata nilai kadar total antosianin sebesar 1,70 mg/L. Kadar asam yang besar maka total antosianin yang didapat semakin tinggi.Senyawa antosianin dalam tumbuhan telang (Clitoria ternatea L.) lebih stabil pada kedaan asam.  Tujuan riset ini untuk mengetahui serbuk ekstrak air bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan penambahan asam tartrat 0,75 % mengandung senyawa antosianin dan mengetahui total antosianin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai total antosianin serbuk ekstrak air bunga telang dengan penambahan asam tartrat 0,75%.Penelitian ini dilakukan identifikasi kandungan antosianin pada sampel serbuk ekstrak air bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan menggunakan pereaksi HCl 2 M dan NaOH 2 M, selanjutnya dilanjutkan uji kuantitatif yaitu total antosianin dengan metode pH differensial secara spektrofotometri uv-vis pada spektrum maksimum 510 nm dan 700 nm.Hasil identifikasi senyawa dari sampel serbuk ekstrak air bunga telang menunjukkan positif mengandug antosianin dan hasil uji total antosianin serbuk ekstrak air bunga telang penambahan asam tartrat 0,75% sebanyak 3 kali pengulangan menunjukkan rata-rata nilai kadar total antosianin sebesar 1,70 mg/L. Kadar asam yang besar maka total antosianin yang didapat semakin tinggi.
UJI EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II A SEDIAAN NANO GEL EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) Safitri, Anjela; Lestari, gina; Yanuarto, Tri
Jurnal Komunitas Farmasi Nasional Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Komunitas Farmasi Nasional
Publisher : Akademi Farmasi Yarsi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar derajat II A merupakan kondisi luka memberikan dampak pada rusaknya bagian epidermis dan sebagian dermis sehingga membutuhkan penanganan yang tepat sehingga semakin cepat tahapan penyembuhan. Riset yang dilakukan tujuannya mengevaluasi keefektifan sediaan nano gel diformulasikan dari kandungan bunga kecombrang (Etlingera elatior) untuk menyembukan akibat luka bakar mencit jantan (Mus musculus). Bunga kecombrang bisa memberikan pengetahuan kandungan senyawa aktif flavonoid, saponin, dan tanin mempunyai bersifat antiinflamasi dan antibakteri. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga variasi konsentrasi nano gel (3%, 5%, dan 7%). Pengujian sediaan mencakup pemeriksaan organoleptik, homogenitas, pH, kemampuan sebar, daya lekat, dan viskositas. Uji efektivitas dilakukan dengan mengoleskan sediaan pada luka bakar buatan di punggung mencit dan dilakukan pengamatan 14 hari. Penelitian yang dilakukan semua formulasi mempunyai ciri pada bagian fisik yang baik. Pada uji efektivitas, formulasi dengan konsentrasi 7% mampu menyembukan luka lebih singkat melalui persentase penyembuhan sebesar 48%. Hal ini membuktikan bahwa nano gel ekstrak bunga kecombrang berpotensi berpotensi menjadi terapi topikal berbasis alami untuk luka bakar derajat II A.
REVIEW ARTIKEL : POTENSI BUNGA TELANG TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP DISLIPIDEMIA Yanuarto, Tri
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v13i1.935

Abstract

Dislipidemia didefinisikan sebagai kelainan metabolisme lipid. Dan Bunga telang (Clitoria ternatea L.) menjadi salah satu terapi alternatif terhadap dyslipidemia. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri potensi efektivitas bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap dyslipidemia sebagai terapi pendamping berbahan alam. Metode: menggunakan pendekatan komparatif dengan menghimpun berbagai sumber dari literature yang diakses melalui platform seperti Google Scholar, pudmed, ResearchGate, yang dipublikasikan dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2020-2025) dan membahas efektifitas bunga telang terhadap dyslipidemia. Hasil: delapan literatur menunjukan hasil uji dalam berbagai bentuk dari bunga telang berpengaruh terhadap dislipidemia melalui menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan atau trigliserid (TG), serta menaikan kadar kolesterol HDL. Diskusi: Bunga telang dapat digunakan sebagai terapi alternatif dyslipidemia yang memiliki potensi menghambat enzim lipase untuk mengurangi penyerapan lemak, menekan lipogenesis, serta menginhibisi jalur HMG-CoA reductase dalam sintesis kolesterol, sehingga menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan Menaikan HDL. Kesimpulan: berpotensi mengatasi dislipidemia dengan menurunkan kadar kolesterol total, LDL, serta trigliserida, sekaligus meningkatkan kadar HDL. Direkomendasikan pengembangan produk guna untuk mempermudah pengaplikasi klinis sehari-hari.