Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN SAVONIUS MENGGUNAKAN VARIASI SILINDER PENGGANGGU Syahyuniar, Rusuminto; Putra, Muhammad Rezky Fitri; Musthofa, Imron; Artika, Kurnia Dwi; Iranto, Roma
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v11i1.280

Abstract

Turbin angin Savonius sebagai alternatif sumber energi terbarukan. Turbin angin Savonius dirancang dengan prinsip kerja yang sederhana, efektif dalam menghasilkan energi listrik pada kecepatan angin rendah, dan mudah dalam perawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat turbin angin Savonius dengan memiliki efisiensi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah metode ekperimental, pengumpulan data, perancangan turbin, pembuatan prototipe, dan pengujian. Pengujian dilakukan dengan mengukur putaran turbin dan menghitung rpm yang dihasilkan pada berbagai kecepatan angin dengan silinder pengganggu dan tanpa silinder pengganggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain turbin angin Savonius menggunakan material alumunium 6061 dengan jumlah 2 blade, tinggi blade 500 mm, diameter 722 mm. Pada kecepatan angin rendah 3 – 5 m/s blade dapat berputar untuk menggerakkan generator dan menghasilkan energi listrik, menggunakan power inverter dapat menghasilkan listrik 220 volt. Pengujian tanpa hambatan menghasilkan posisi ideal adalah jarak 0,5 meter dengan kecepatan angin sebesar 4,5 m/s menghasilkan 91 putaran permenit dan 93,7 rpm. Pengujian pengaruh variasi silinder pengganggu menghasilkan jarak ideal posisi silinder pengganggu adalah 20 cm, pengaruh silinder 4 dengan ukuran diameter 85 mm menghasilkan 73 putaran permenit, 91,2 rpm dan pengujian dengan beban generator menghasilkan kecepatan angin ideal dengan kecepatan angin 4,5 m/s dan jarak 0,5 meter menghasilkan 64 putaran permenit, 86,5 rpm dan 9,1 volt .Simulasi blade displance atau perubahan bentuk pada saat terkena angin menghasilkan nilai maksimal 0,07548 mm dan simulasi blade mises stress atau beban titik tumpu dengan nilai maksimal 3,561 MPa. Dari simulasi fluid dengan kecepatan angin 4 m/s dengan streamline 3,8 s/d 5,8 m/s.
PERAN KOMPOSISI MINERAL PADA AIR GAMBUT DALAM MEMPERCEPAT REAKSI PEMBENTUKAN GAS HIDROGEN PADA PROSES ELEKTROLISIS Musthofa, Imron; Artika, Kurnia Dwi; Hairiyah, Nina; Nugraheni, Ika Kusuma
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v16i1.1635

Abstract

The existence of peatlands in Indonesia is quite extensive, but many peatlands in Indonesia are not utilized properly. So, peatlands are left as is. The low pH value of peatlands makes it very difficult to use peatlands as agricultural land and can only be planted with grass and other wild plants. Apart from that, the air from peatlands is also very abundant and of course cannot be used for consumption because the pH level is low, ranging from 3.2–4.7. Due to its low pH value, peat water also contains various metallic minerals such as Na, Mg, Al, Fe, Ca, K, and others. The mineral compounds contained in peat water indirectly produce electrolyte properties and can be used as a catalyst to speed up the reaction to produce hydrogen gas using the electrolysis method. The use of peatlands in South Kalimantan as a source of renewable energy, especially in its use as a source of hydrogen gas, is an innovative concept in providing alternative energy potential to support sustainable development. In the electrolysis process, peat water can produce an electrical voltage of 12 V which flows through the cathode and anode. From the results of research that has been carried out, the highest hydrogen gas productivity value in the M4 variable is 29 mL. This is influenced by the number of minerals in the composition of peat water. The highest electric current flowing was 0.17 A, and the highest power produced was 2.1 watts for an electrolysis time of 20 minutes.
Peningkatan Produksi Pengrajin Batu Bata Dengan Inovasi Abu Kayu Akasia Dan Teknologi Tepat Guna Adriana, marlia; Artika, Kurnia Dwi; Dewi, Norminawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v10i2.384

Abstract

Pengrajin batu bata di Desa Telaga selama ini menghadapi rendahnya produktivitas akibat proses produksi konvensional yang memakan waktu 7–15 hari dan ketergantungan pada pembakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi melalui inovasi campuran abu kayu akasia dan penerapan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) pengolah adonan. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan manajerial, penerapan inovasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kuat tekan batu bata dari ±50 MPa menjadi 100 MPa, efisiensi produksi meningkat dari 10.000 menjadi 30.000 bata dalam 5 hari, sehingga omzet mitra naik hingga Rp 30.000.000 dengan profit meningkat 93%. Selain dampak teknis, kegiatan juga memperkuat aspek manajerial melalui pembukuan biaya produksi, perhitungan profit, serta pembagian dana usaha. Dampak sosial terlihat dari terciptanya lapangan kerja baru dan pengurangan polusi pembakaran. Kegiatan ini menyajikan kebaruan berupa formulasi aditif limbah kayu akasia yang mampu menghilangkan proses pembakaran serta mempersingkat waktu produksi secara signifikan.