Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH MENGENAI PEMBELAJARAN DARING DI KALANGAN MAHASISWA Putu Eka Purnamaningsih; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 5, No 1 (2022): Cakrawarti Vol. 5 No. 1
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v5i1.393

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan pengaruh yang sangat besar diberbagai sektor kehidupan masyarakat terutama pada dunia pendidikan. Salah satu kebijakan yang dibuat pemerintah dalam mengatasi permasalah pendidikan ditengah pandemic, pemerintah mengambil kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau secara daring sebagai upaya untuk mengatasi pendidikan ditengah pandemic. Pembelajaran jarak jauh adalah suatu proses kegaitan pembelajaran yang tidak dilakukan disuatu tempat yang bersamaan melainkan dilaksanakan ditempat yang berbeda melalui daring.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana efektivitas pembelajaran daring dikalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif dimana metode ini menggambarkan tentang masalah yang diteliti secara jelas dengan menelaah dan menguraikan data yang ada secara rinci dan sistematis. Teknik pengumpulan data pun dilaksanakan dengan wawancara tidak langsung dan langsung. Sumber data yangdigunakan yaitu data sekunder dan primer. Penelitian ini menggunakan wawancara tidak langsung yaitu berupa kuesioner dengan 100 responden dengan memberikan 5 pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 56% mahasiswa memberikan tanggapan cukup puas dengan pembelajaran daring. Media yang digunakan dalam pembelajaran daring 90% mengatakan menggunakan webex. Materi yang disampaikan pun dalam proses pembelajaran cukup baik diterima oleh mahasiswa. Kendala yang dihadapi oleh mahasiwa dalam pembelajaran daring menunjukan 48% kurang memahami materi yang disampaikan. Dan hasil penelitian terakhir menunjukan 64% responden mengatakan proses pembelajaran online cukupefektif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM PENGAWASAN BANK INDONESIA PADA AKTIVITAS USAHA MONEY CHANGER DI KABUPATEN BADUNG Putu Eka Purnamaningsih; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v4i2.287

Abstract

Badung regency is in the first place with the most Money Changer business in Bali, which is 446 units or with a percentage of about 70% of the total money changer business in Bali. Of the many business units of Money Changer, in the implementation of its activities are still encountered problems such as unlicensed Money Changer still found, the existence of fraud related to money changer business, and the lack of public understanding related to Money Changer certified and not. The purpose of this research is to determine the implementation of  regulations of Bank Indonesia as an independent institution that has authority in carrying out payment system supervision on rupiah, one of which is non-bank foreign exchange business activities. Data is collected by observation method, semistructure interview and documentation. Based on the research using Implemetation Theory according to Charles o Jones, the results showed that there are several indicators that have been well met as well as indicators of Productivity, Accountability, Service Quality, and Responsibiltas. While the Responsiveness indicator shows good results but is not optimal, the shortcomings are largely due to lack of socialization, onsite or direct supervision, and human resources as well as lack of cooperation activities with basic-level organizations to carry out direct supervision.
PENERAPAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E- GOVERNMENT DALAM PROGRAM LAYANAN PERIZINAN ONLINE (LAPERON) DI DPMPTSP KABUPATEN BADUNG Kadek Wiwin Dwi Wismayanti; Putu Eka Purnamaningsih
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 5, No 1 (2022): Cakrawarti Vol. 5 No. 1
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v5i1.389

Abstract

Perkembangan teknologi ini mengubah banyak kebiasaaan dari masyarakat. Bukan saja mengubah kebiasaan masyarakat kemajuan teknologi ini juga memberikan dampak pada sektor pelayanan publik. kemajuan teknologi ini meregenerasi pemerintahan yang bersifat konversional ke arah E-government  atau Electronic Government. E-government adalah penggunaan teknologi guna meningkatkan akses serta pengiriman layanan dari pemerintah kepada warga negara, mitra bisnis dan karyawan yang dapat memberikan manfaat. Di Indonesia sendiri, beberapa daerah telah menerapakan E-government dalam penyelenggaran pemerintahannya salah satunya adalah Kabupaten Badung Provinsi Bali. Pada Pemerintahan Kabupaten Badung telah menerapkan dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam penyelenggaran pelayanan publik. Terlihat dari adanya berbagai inovasi sistem yang disediakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung ini salah satunya yaitu inovasi berupa program “LAPERON” (Layanan Perizinan Online) yang bekerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik. Bali Dwipa, SRIKOM Bali, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung, dan Zona Integritas dalam masalah perizinan dan non perizinan. Terdapat 122 jenis perizinan dan non perizinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dimana metode ini mempunyai tujuan yaitu menentukan, mengolah, mengumpulkan, dan menganalisis data dari hasil penelitian. Penerapan E-government pada program LAPERON berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat menunjukan sangat baik yang mencapai 90.99 dengan jumlah 1677 responden. Survei kepuasaan tersebut terdiir dari 11 pertanyaan yang meliputi seputar persyaratan, prosedur, kecepatan, biaya/tarif, produk layanan, kompetensi pelaksana, prilaku pelaksana, penangaanan pengaduang dan sarana dan prasarana
TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI E-GOVERNMENT DI MASA ERA NEW NORMAL PADA PEMERINTAH DAERAH BADUNG Kadek Wiwin Dwi Wismayanti; Putu Eka Purnamaningsih
Media Bina Ilmiah Vol. 16 No. 10: Mei 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.919 KB)

Abstract

In a pandemic situation in the new normal era with limited community mobility in carrying out daily activities, which aims to break the chain of transmission and spread of the Covid-19 virus, the application of e-government is a solution for the government to be able to provide services to the public. E-government is a government program in an effort to develop electronic-based government administration and carry out transformations to facilitate community and business activities. use of information and communication technology. Utilization and development of telecommunications technology began to be developed in the governance process of the Bali Province, namely in Badung Regency. The location of this research is in the Badung Regency Government Center. This research uses qualitative research with descriptive method. Data collection techniques by means of observation, interviews, questionnaires, literature study and documentation. The informants in this study were the Head of the Badung Regency Communication and Information Office (Diskominfo), the Head of the Badung Regency Investment and One Stop Service (PTSP), the Head of the Regional Revenue Agency, and the Head of the Badung Regency Population and Civil Registration Office. With the implementation of e-government in the government process, the process of providing government services to the community becomes more effective, efficient, and safe, so that it can provide excellent service. The results of this study indicate that E-Government-based public services in Badung Regency have been running well in accordance with the successful elements of E-Government development, namely Support, Capacity, and Value
MEKANISME PEMUNGUTAN PAJAK PENGAMBILAN DAN PEMANFAATAN AIR TANAH DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BADUNG Putu Eka Purnamaningsih; Kadek Wiwin Dwi Wismayanti
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 1 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i1.802

Abstract

Pajak air tanah dikenakan kepada para wajib pajak pemilik usaha yang menggunakan air tanah sebagai kegiatan usaha. Namun, banyak masyarakat khususnya para pelaku usaha tidak mengetahui alur pemungutan pajak air tanah. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kebijakan mekanisme pemungutan pajak pengambilan dan pemanfaatan air tanah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung. Menggunakan metode penelitian kualitatif. Tempat penelitian di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung. Hasil yang diperoleh menggunakan 4 element implementasi kebijakan model George C.Edwards III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi telah berjalan secara maksimalDari segi komunikasi, telah berjalan dengan baik dilihat dari dibentuk staff khusus untuk mengecek wajib pajak yang memiliki sumur bor untuk dihitung jumlah pemakaian air tanah. Dari segi sumber daya, masih kekurangan sumber daya manusia, karena wajib pajak air tanah berjumlah 2700 WP sementara jumlah staff khusus 24 orang sehingga satu petugas harus mengecek kurang lebih 200 wajib pajak. Pada element disposisi sudah baik dalam menempatkan pegawai-pegawai yang memiliki kompetensi dan skill di bidang yang dibutuhkan. Sementara pada struktur birokrasi, sudah memiliki SOPs yang jelas dalam pemungutan pajak pengambilan dan pemanfaatan ait tanah dengan dibuatkan SOP dalam Prosedur Pembacaa Water Meter Pajak Air Tanah dengan Nomor SOP 069.2/Sub Bid. Pendaftaran dan Pendataan/Bidang Data dan TI/Bapenda/2020.
TRANSFORMASI BIROKRASI DIGITAL DI MASA PANDEMI COVID-19 GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Kasus: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung) Kadek Wiwin Dwi Wismayanti; Putu Eka Purnamaningsih
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 1 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i1.812

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat khususnya dalam memperoleh layanan publik. Salah satu layanan publik yang terdampak dari pandemi Covid-19 ialah layanan administrasi kependudukan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagiamana pelayanan administrasi kependudukan selama pandemi Covid-19 melalui sistem birokrasi digital. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, kuisioner, studi kepustakaan dan dokumentasi. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung dan Masyarakat Kabupaten Badung menjadi informan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 3 elemen sukses pengembangan E-Government pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung, yakni: 1). Elemen Support, yaitu adanya kemauan dan aturan yang mendasari. 3). Elemen Capacity, didukungnya penerapan digitalisasi melalui Dsumber daya finansial yang bersumber dari APBD, didukung pula dengan infrastruktur yang memadai seperti komputer dan internet, serta tersedianya sumber daya manusia yang berkompeten. 3). Elemen Value, yaitu berkaitan dengan manfaat yang dirasakan oleh Disdukcapil Kabupaten Badung sendiri dimana melalui penerapan E-Government ini pelayanan dapat diberikan dengan lebih efektif, efisien, dan ekonomis kepada masyarakat. Sedangkan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, masyarakat menjadi lebih mudah dalam mengakses pelayanan kependudukan ditengah situasi pandemi.
Program Pendampingan Adaptasi Teknologi Sebagai Upaya Peningkatan Pembelajaran di SDN 3 Pikat Sutarini, Ni Kadek Dhea; Purnamaningsih, Putu Eka
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 4 (Oktober 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i4.2722

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun dalam realitasnya pendidikan di Indonesia belum merata terutama pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Pemerintah utamanya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencetuskan sebuah program “Merdeka Belajar” untuk mengakomodasi pemerataan pendidikan di Indonesia dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sebagai agen perubahan. Program Merdeka Belajar memiliki banyak jenis kegiatan salah satunya adalah Kampus Mengajar yang melibatkan kontribusi mahasiswa untuk membantu sekolah yang berada di daerah 3T. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dengan menggunakan sentuhan teknologi di SDN 3 Pikat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di SD tersebut masih awam dengan cara menggunakan teknologi yang tersedia di sekolah yaitu chromebook. Sehingga kami mahasiswa kampus mengajar melaksanakan program pendampingan adaptasi teknologi terhadap siswa sebagai bekal siswa kedepannya. Upaya yang dilakukan terkait adaptasi teknologi di SDN 3 Pikat adalah dengan mengenalkan para siswa mengenai teknologi yang difasilitasi sekolah yaitu chromebook, mengajarkan para siswa menggunakan chromebook, serta memanfaatkan chromebook sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran agar lebih menarik dan membangkitkan motivasi siswa dalam belajar.
KINERJA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, DAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP KASUS KEKERASAN ANAK MELALUI PROGRAM BKB (BINA KELUARGA BALITA) DI KABUPATEN BADUNG Agrevina, Elsa; Wirantari, I Dewa Ayu Putri; Purnamaningsih, Putu Eka
CITIZEN CHARTER Vol 3 No 2 (2023): Administrasi Publik 2023
Publisher : CITIZEN CHARTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Violence is something that we often encounter in social life and what we most often encounter is violence that occurs in the family environment, especially acts of violence against children, both in the form of verbal violence and physical violence. In this case, Badung Regency has a work program that is planned to prevent and suppress the increasing number of cases of violence, namely the BKB (Toddler Family Development) Program carried out by the Office of Population Control, Family Planning, Women's Empowerment, and Child Protection. The type of research that the writer uses is descriptive qualitative writing. In this study the authors used research indicators proposed by Agus Dwiyanto (2006:50-51), namely Productivity, Service Quality, Responsiveness, Responsibility, and Accountability.
PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA WISATA KAMASAN, KABUPATEN KLUNGKUNG Purnama Sari, Made Ayu; Wijaya, Komang Adi Sastra; Purnamaningsih, Putu Eka
CITIZEN CHARTER Vol 4 No 1 (2024): Vol.4 No.1
Publisher : CITIZEN CHARTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamasan Tourism Village is one of 19 tourist villages in Klungkung Regency which is still facing obstacles in its development. This study aims to analyze the role of stakeholders in the development of tourism villages in Kamasan Tourism Village. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection was carried out by observation, interview, documentation methods. Analysis of the findings uses Governance theory according to Sedarmayanthi (2012) through the three pillars of Stakeholders namely: government, private sector, and society. The findings show that the government's role is not optimal, the role of the private sector is also not maximized. The role of the community is quite good. The recommendation that the author can give is that the government must record existing craftsmen, and the private sector must implement existing craft product innovations. Keywords: Stakeholder Role, Development, Tourism Village
TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI E-KATALOG LOKAL SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI BIRO PENGADAAN BARANG ATAU JASA DAN PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI BALI Rahayu, Ni Wika Putri; Prabawati, Ni Putu Anik; Purnamaningsih, Putu Eka
CITIZEN CHARTER Vol 3 No 2 (2023): Administrasi Publik 2023
Publisher : CITIZEN CHARTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation is a change in activities from conventional to digital by utilizing the development of information technology. Local e-catalogs are a form of digital transformation carried out by the government in helping MSME players market their products digitally. The existence of this local Ecatalog is a form of empowerment carried out by the government in utilizing digital technology to help increase the growth and development of MSMEs. Bali Province is a province that has great MSME potential. The magnitude of the potential that it has has made the Provincial Government of Bali form a regional E-Catalog where the implementers are the Bureau of Procurement of Goods/Services and the Regional Secretariat of the Province of Bali. This research was conducted with the aim of finding out to what extent Digital Transformation Through Local E-Catalogs Is a Form of Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises in the Bureau of Procurement of Goods or Services and the Economy of the Provincial Secretariat of Bali. This study uses a qualitative descriptive research method using the Lucija, Vuksic', and Spremic' Digital Transformation Dimensions of 2019. The results obtained in this study are Digital Transformation Through Local E-Catalogs as a Form of Empowering Micro, Small and Medium Enterprises at the Bureau of Procurement of Goods or Services and the Economy of the Regional Secretariat of the Province of Bali is quite good on several indicators such as strategy, human resources, and innovation in the implementation of the Local E-Catalog. However, there are still several indicators that have not been optimal in the implementation of the Local E-Catalog, such as organization and technology.
Co-Authors Adelia, Sisilia Ni Wayan Dina Natasya Adi Saskara, Komang Wira Agrevina, Elsa Alvi Yasin, Mohammad Fauzi Anak Agung Intan Drupadi, Anak Agung Intan Andika A, I. B. Restu Surya Ardani, Ni Luh Widya Arneta Putri, Ni Luh Indah Arvianti, Ade Evita Budianti, Ni Putu Rika Christian, I Nyoman Andry Debby Margareth Hutasoit Devi Widianingsih, Ni Putu Cyntia Devia Devi, Luh Mutiara Deviani, Ni Luh Putu Dewi Puspa, Putu Intan Susanti Dwi Naramaya, Ni Gusti Ayu Riris Edi Kurniawan, I Putu Agus Gunawan, Celsea Yasmin Febryna Hartajaya Devi GN, Komang Ayu I Dewa Ayu Putri Wirantari I kadek Alit Manuartha, I kadek Alit I Ketut Winaya I Made Adi Artana I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudharta, I Putu Dharmanu Iswari Ardi, Ida Ayu Gde Widya Juniasih, Ni Made Kadek Wiwin Dwi Wismayanthi Kadek Wiwin Dwi Wismayanti kadek wiwin wismayanthi Kadek Wiwin Wismayanti Karlina, Ni Made Devi Kartika Dewi, Ni Luh Putu Kemala Sari, Ni Luh Putu Diah Komang Adi Sastra Wijaya Komang Adi Sastra Wijaya Kresna Gerih, I Gst.Ag.Gd.Ag. Krismawan, I Wayan Wahyu Krisna Dewi, Gusti Ayu Made Manggala Diapramana, Made Manggala Navaratri Wibawa, Putu Okky Ni Luh Gede Ambarawati, Ni Luh Gede Ni Luh Putu Vina Austriani, Ni Luh Putu Vina Ni Made Angeliana Suwantara Putri Ni Nyoman Dewi Pascarani Ni Putu Anik Prabawati Ni Putu Evilia Octaviani, Ni Putu Evilia Ni Wayan Ari Sudiartini Ni Wayan Supriliyani Paramitha, Ida Ayu Candra Piers Andreas Noak Pradhana Yasa, I Gusti Ngurah Putu Ary Praditya, Ghifari Yorga Pramana Putra, I Gst Ngurah Agung Dedy Prameswari, Miralda Regina Purnama Sari, Made Ayu Putu Astawa, I Gusti Lanang Putu Nomy Yasintha Rahayu, Kadek Intan Siti Rahayu Rahayu, Ni Wika Putri Reksa Armajaya, I DG. Taksusepta Sartini, Putu Setia, Ari Indra Sintia Dewi, A.A. Riska Sri Yogawati, Ni Luh Eka Suandana, I Gede Sandi Sudiartini, Ni Wayan Ari Susanti, Made Widya Sutarini, Ni Kadek Dhea Tedi Erviantono Tjung, Putu Shaunney Tri Mardani, Ni Komang Triana Widayani, Dewa Ayu Urbaningrum, Zura Anis Utami Dewi, Ni Nyoman Sri Wahyuningtyas, Ni Putu Tirta Widhianti, Kadek Wiga Wijaya, Komang Adi Sastra Wijayanti, A.A. Ayu Sita Dewi Wulandari, I Dewa Ayu Yastami, Ni Kadek Ayu Yulian, M. Rizky