Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pemanfaatan Maple pada Materi Fungsi Untuk Siswa SMA Trija Fayeldi; Vivi Suwanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3324

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yang selalu dialami oleh sekolah, termasuk pula di Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Puntir dan Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Ngembal adalah tidak adanya media pembelajaran berbantuan komputer bagi peserta didik. Padahal, media pembelajaran berbantuan komputer ini sangat menunjang penjelasan materi, seperti materi fungsi. Akibat dari ketiadaan media pembelajaran ini, tingkat pemahaman peserta didik menjadi tidak optimal. Untuk itu, perlu kiranya dilakukan suatu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami perangkat lunak matematika, dalam hal ini adalah Maple. Target khusus dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan perangkat lunak Maple agar dapat menghasilkan media pembelajaran berbantuan komputer. Metode yang digunakan untuk alih teknologi antara lain melalui diskusi awal yang dilanjutkan dengan pelatihan perangkat lunak Maple. Kemudian, kegiatan ini diakhiri dengan pembuatan produk media pembelajaran dengan menggunakan Maple. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa dalam menggunakan perangkat lunak Maple untuk diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar mereka.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN Ganik Wahyuningtias Sunardiningsih; Sri Hariyani; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3447

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan analisis Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 5 subjek mengalami kesalahan membaca, yaitu siswa tidak mampu memaknai arti setiap kata, istilah atau simbol dalam soal; 12 subjek mengalami kesalahan memahami, yaitu siswa tidak mampu memahami informasi yang diketahui dengan lengkap dan tidak mampu memahami apa yang ditanyakan; 8 subjek mengalami kesalahan transformasi, yaitu siswa tidak mengetahui rumus yang akan digunakan dan tidak mengetahui operasi hitung yang akan digunakan; 11 subjek mengalami kesalahan keterampilan proses, yaitu siswa tidak mengetahui prosedur atau langkah-langkah yang akan digunakan; dan 13 subjek mengalami kesalahan penulisan jawaban akhir, yaitu siswa tidak menemukan hasil akhir yang sesuai dengan langkah-langkah yang digunakan dan tidak menuliskan jawaban akhir sesuai dengan kesimpulan yang dimaksud dalam soal.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN MEDIA MANIPULATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yulia Leha.Mc; Retno Marsitin; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i3.3557

Abstract

Salah satu bahan ajar yang digunakan sebagai panduan dalam melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media manipulatif pada materi bangun datar dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 5 Mukok Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan angket. LKPD divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil 9 peserta didik kelas VIIB dan kelompok besar 20 peserta didik kelas VIIA. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran dinyatakan valid. Hasil angket respon uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing diperoleh skor 3,64 dan 3,68 dengan kriteria sangat layak. Keefektifan LKPD masing-masing diperoleh persentase ketuntasan sebesar 78% dengan kriteria baik dan 90% dengan kriteria sangat baik. Hasil tes diperoleh total persentase ketuntasan sebesar 84% dengan kategori sangat baik. Sehingga, disimpulkan LKPD ini valid, layak dan efektif diterapkan pada materi bangun datar. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengimplementasikan LKPD dengan bantuan berbagai media pembelajaran matematika.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Siprianus Lawe Hewen; Trija Fayeldi; Nur Farida
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 3 (2020): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i3.3581

Abstract

Rendahnya aktivitas siswa yang menyebabkan prestasi belajar siswa menurun pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Gondanglegi. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Sebagai upaya untuk menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) yang dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gondanglegi, yang terdiri dari 31 siswa. Tindakan pada penelitian ini terdiri dari dua tindakan yaitu: tindakan I dan tindakan II, sedangkan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara (1) lembar observasi aktivitas guru dan siswa, (2) angket siswa dan (3) kuis. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil aktivitas belajar siswa menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siklus I sebesar 76% dan pada siklus II sebesar 94 %, sedangkan untuk prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 74,4 dan pada siklus sebesar II 81. Dari hasil siklus diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) mampu meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.
MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN PERMAINAN NURIKABE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR. Oda Sulasry Adun; Trija Fayeldi; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 4 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i4.3602

Abstract

Pembelajaran matematika di kelas X IPA masih menggunakan metode konvensional. Metode konvensional yaitu pelajaran berpusat pada guru tanpa memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuan secara maksimal, masih kurangnya penggunaan permainan yang lebih menarik untuk mendukung metode mengajar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif numbered heads together dengan permainan nurikabe yang meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Taman Madya Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA yang berjumlah 16. Instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran, lembar kerja peserta didik, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, catatan lapangan dan soal tes. Hasil belajar diperoleh dari tes akhir setiap siklus. Hasil pembelajaran dengan model Numbered Heads Together dengan permainan Nurikabe menunjukkan peningkatan dari setiap siklus. Pada siklus I, persentase ketuntasan peserta didik sebesar 80%. Pada siklus II, persentase ketuntasan peserta didik sebesar 86,67%. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar sebesar 6,67%. Hasil observasi aktifitas guru pada siklus I sebesar 89,72 % dan siklus II sebesar 97,08%. Sedangkan aktifitas peserta didik siklus sebesar 88,8% dan pada siklus II sebesar 96,38%. Disimpulkan bahwa langkah model pembelajaran Numbered Heads Together dengan permainan Nurikabe dapat meningkat hasil belajar.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV KELAS X Maria Gratiana Manul; Djoko Adi Susilo; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3655

Abstract

Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian dari penelitian ini, dari 25 siswa kelas X yang telah mengikuti tes, sebanyak 14 orang mendapatkan nilai dalam kategori tinggi, sebanyak 8 orang memperoleh nilai dalam kategori sedang, dan sebanyak 3 orang yang mendapatkan nilai dalam kategori rendah. Dari data tes maupun wawancara, dari data tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis sebagian besar siswa kelas X SMA Kristen Petra Malang dikatakan sudah baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR KELAS XI Ferlinus Bau; Trija Fayeldi; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i1.4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dimana model pembelajaran ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi aritmatika dan mendeskripsikan berapa besar peningkatan belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenisnya adalah penelitian tindakan kelas. Sumber data adalah siswa kelas XI berjumlah 23 siswa. Prosedur pengumpulan data antara lain tes prestasi belajar, observasi keterlaksanaan pembelajaran, wawancara serta dokumentasi. Tahap analisis data pada penelitian ini adalah pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah model pembelajaran Student Facilitator and Explaining yaitu, (1) guru memberi salam kepada siswa, (2) guru menyampaikan kompetensi apa yang akan di capai siswa, (3) mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, (4) menyajikan materi, (5) membagi siswa kedalam beberapa kelompok, (6) memberi kesempatan siswa menjelaskan kepada siswa lain melalui bagan atau peta konsep, (7) menyimpulkan ide atau pendapat dari siswa, (8) memberi tugas pada siswa, (9) mengucap salam penutup. Hasil dari dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam penelitian ini yaitu untuk menunjukan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Prestasi ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 65,21% sedangkan pada siklus II yaitu 78,26%.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII PADA SUB MATERI PENYELESAIAN SPLDV DAN PENERAPAN SPLDV MENGGUNAKAN THREE TIER-TEST Edwaldus Dedeng; Trija Fayeldi; Rosita Dwi Ferdiani
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4639

Abstract

Abstrak. Pemahaman konsep merupakan hal yang sangat diperlukan dalam pembelajaran matematika, sehingga bisa memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika sesuai dengan konsep yang dipahami. Sebaliknya, apabila tidak memahami konsep yang selanjutnya disebut miskonsepsi tidak bisa memecahkan masalah dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah tes tertulis dan wawancara. Soal tes yang digunakan adalah soal tes berbentuk three tier test. Siswa kelas VIII SMP yang berjumlah 28 orang siswa dijadikan sebagai populasi, dan sebanyak 6 siswa dari 28 siswa dijadikan sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini, rata-rata siswa mengalami miskonsepsi pada soal nomor 3 dan 4 yang menanyakan tentang himpunan penyelesaian dan soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa yang mengalami miskonsepsi dikarenakan belum mampu menentukan sebarang bilangan untuk mengeliminasi salah satu variabel serta belum mampu menerjemahkan soal cerita ke dalam bentuk matematika. Selain mengalami miskonsepsi siswa juga lucky guess (menjawab benar dengan menebak). Adapun subyek yang mengalami miskonsepsi pada soal nomor 3 berjumlah 4 siswa dan soal nomor 4 berjumlah 4 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan three tier test maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mengalami miskonsepsi pada salah satu soal bahkan lebih. Selain mengalami miskonsepsi siswa juga mengalami lucky guess serta mengalami konsepsi ilmiah.
ANALISIS KESALAHAN SISWA PADA PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN NEWMAN’S ERROR ANALYSIS Gaudensia Ratu Tumung Ampur; Djoko Adi Susilo; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i1.4930

Abstract

Jenis penelitan ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kesalahan peserta didik pada pemecahan masalah matematika berdasarkan Newman’s Error Analysis.. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa terpilih pada kelas VIII C SMP Negeri 19 Kabupaten Malang. Proses pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis berdasarkan tahapan Newman meliputi reading, comprehension, transformation, process skill dan encoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat 6 subjek yang melakukan kesalahan pada tahap membaca, yang disebabkan siswa belum bisa menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal; 2) dua subjek yang melakukan kesalahan pada tahap memahami, karena ketidakmampuan siswa dalam menerjemahkan soal dalam bentuk model matematika; 3) lima subjek yang melakukan kesalahan pada tahap transformasi, dan penyebabnya siswa tidak mampu membuat persamaan matematika dari masalah; 4) pada tahap keterampilan proses terdapat 6 subjek yang melakukan kesalahan karena tidak mengetahui prosedur yang digunakan secara tepat, dan 5) enam subjek lainnya melakukan kesalahan pada tahap penulisan jawaban akhir, penyebabnya adalah siswa kurang menuliskan kesimpulan sesuai jawaban akhir yang diperoleh. Temuan penelitian menunjukan bahwa, siswa cendrung melakukan kesalahan pada tahap reading, process skill dan encoding.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU DESA SRIMULYO MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN TING-TING JAHE ASRI GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA Rahaju Rahaju; Ida Fitriyah; Yeni Puspitaningpuri; Ernawati Ernawati; Muslimatun Hasanah; Nur Azizah; Tatik Retno Murniasih; Trija Fayeldi; Timbul Yuwono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6280

Abstract

ABSTRAKCovid-19 menyebabkan banyak buruh pabrik desa Srimulyo di-PHK. Kondisi ini mengakibatkan perekonomian keluarga mengalami penurunan. Hasil pengamatan awal menunjukkan hampir semua halaman rumah warga ditanami jahe. Kurangnya pengetahuan warga menyebabkan jahe hanya digunakan sebagai minuman dan bumbu dapur. Jahe belum diolah dengan berbagai macam olahan lain. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga Desa Srimulyo melalui pendampingan pembuatan ting-ting jahe ASRI. Metode yang ditawarkan dalam pengabdian antara lain pendampingan pembuatan ting-ting jahe berupa pelatihan serta pengemasan dan pelabelan.  Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan ibu-ibu Desa Srimulyo bertambah dalam pembuatan ting-ting jahe dan hasil penjualan ting-ting jahe dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Diharapkan kegiatan pengabdian dapat dilanjutkan dengan pemasaran ting-ting jahe ASRI secara online. Kata kunci: pemberdayaan; ting-ting jahe; perekonomian. ABSTRACTCovid-19 has caused many factory workers in Srimulyo village to be laid off. This condition causes the family economy to decline. Initial observations show that almost all of the residents' yards are planted with ginger. Lack of knowledge of residents causes ginger is only used as a drink and a kitchen spice. Ginger has not been processed with various other preparations. This service aims to improve the economy of the Srimulyo Village family through assistance in making ASRI ginger ting-ting. The methods offered in the service include assistance in making ginger ting-ting in the form of training as well as packaging and labeling. The results of the service show that the knowledge of the Srimulyo Village women increases in making ginger ting-ting and the sales of ginger ting-ting can improve the family economy. It is hoped that service activities can be continued with online marketing of ASRI ginger. Keywords: empowerment; ting-ting ginger; economy.