Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Filial Play dalam Meningkatkan Kemampuan Orang Tua Meregulasi Emosi dan Empati selama Mendampingi Anak Belajar dari Rumah di Sekolah Maitreyawira, Deli Serdang Halim, Shiesta Melisa; Milfayetty, Sri; Masganti, Masganti
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 5, No 2 (2022): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.938 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v5i2.1358

Abstract

The purpose of this study was to describe the effectiveness of Filial Play in increasing the ability of parents to regulate emotions and empathize while accompanying children to learn from home at Maitreyawira school, Deli Serdang. Qualitative research method with a narrative research approach using NVIVO-12. The results showed that by being given Filial Play treatment, namely structuring skills, setting boundaries, attentive listening, and child-centered games for 3 months so that the informants could carry out Filial Play in a flexible and integrated manner. By applying the four Filial Play skills, parents become better able to regulate emotions by means of cognitive reappraisal and expression suppression. In addition, parents are better able to empathize, namely by understanding the child's point of view (perspective taking), placing oneself in the position of others (online stimulation), emotional contagion (emotional contagion), drifting/getting carried away with feelings (peripheral responsiveness), and sympathy/feel what is felt by the child (proximal responsiveness). There is an effectiveness of Filial Play in increasing the ability of parents to regulate emotions and empathize while accompanying children to learn from home.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT BAGI KELOMPOK GURU TK/RA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA EDUKATIF BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DI KOTA LHOKSEUMAWE Syarkani, Syarkani; Siraj, Siraj; Milfayetty, Sri
Jurnal Vokasi Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.459 KB) | DOI: 10.30811/vokasi.v3i2.1275

Abstract

Fasilitas sarana dan prasarana perlu tersedia secara lengkap di Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) agar penyelenggaraan pelayanan pendidikan dapat berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak dapat tercapai secara baik dan benar. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih minimnya sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, seperti sarana bermain dan alat peraga/permainan edukatif; pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang dan membuat alat peraga/permainan edukatif  masih rendah; kemampuan guru dalam memahami bakat dan potensi anak masih terbatas; kompetensi guru yang mengajar di TK/RA masih rendah, karena rata-rata guru tersebut bukan lulusan PGTK/PG-PAUD; serta minimnya alat peraga/permainan edukatif berbasis nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, solusi yang ditawarkan adalah: (1) membantu guru dalam mengenali dan memahami berbagai bakat dan potensi yang dimiliki anak melalui model bermain creative art play, sehingga anak berkembang secara holistik dari segi akademik, sosial, emosional, dan spiritual melalui pelatihan dalam bentuk workshop dan pendampingan; (2) membantu guru dalam merancang dan membuat alat peraga/permainan edukatif (APE) berbasis nilai-nilai Islam yang akan digunakan dalam pembelajaran di kelas, sehingga dapat meningkatkan kemampuan profesionalisme guru.Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah dengan memberikan pelatihan bagi guru TK/RA. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru TK/RA sehingga mampu membuat alat peraga edukatif berbasis nilai-nilai Islam, serta terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang menjunjung nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya dalam membentuk anak didik yang bertaqwa kepada Allah swt.
MEMBERI PENGUATAN PADA GURU MENERAPKAN MINDFUL BREATHING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DI SD INKLUSI JALAN SEI PETANI NO 19 MEDAN Milfayetty, Sri; Putri, Utami Nurhafsari
Jurnal Vokasi Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v4i2.2002

Abstract

Pemerintah Indonesia memberlakukan sistem pembelajaran daring selama pandemi covid-19.Hal ini menuntut guru beradaptasi dengan lebih cepat, kreatif, dan inovatif agar bisa mendidik siswanya melalui jarak jauh. Beberapa keluhan guruyakni adanya kesulitan beradaptasi dengan teknologi, keterbatasan fasilitas, kesulitan interaksi dengan anak didik, sulit mengontrol pembelajaran di rumah, banyaknya peserta didik yang apatis, kurang termotivasi dan belum mampu belajar secara mandiri, serta kurangnya kesadaran dan sulitnya bekerjasama dengan pihak lain termasuk orangtua anak didik. Para guru juga merasa kehabisan ide dan kreativitas dalam mengajar, kesulitan membagi waktu antara kepentingan akademik dan kepentingan pribadi, sehingga kehilangan waktu “memberi jeda” atau mengistirahatkan diri dari berbagai aktivitas mengajar. Kehadiran beban dan keterbatasan yang cukup besar ini menjadi sumber stres bagi para guru. Dengan demikian, diberikan penguatan kepada guru untuk menghadapi situasi denganteknik berbasis mindfulness yaitu teknik mindful breathing. Metode yang dipakai adalah metode workshop berupa psikoedukasi dan pelatihan teknik mindful breathing. Selanjutnya peserta mempraktekkannya di kehidupan sehari-hari selama empat minggu dan kemudian memberikan feedback terkait dampak mempraktekkan teknik tersebut. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa peserta mendapatkan energi positif, merasa lebih tenang, tidak gelisah dan mulai fokus untuk menghadapi situasi yang saat ini sedang dihadapi. Setiap mengalami pikiran negatif, peserta langsung menerapkan teknik mindful breathing, para peserta merasa lebih mudah untuk mengontrol diri dan lebih fokus dalam mennghadapi peserta didik selama pandemi covid-19. Berdasarkan hasil ini, dikemukakan pemberian penguatan pada guru menggunakan teknik miniful breathing efektif dalam membantu guru menghadapi situasi pembelajaran selama pandemi