Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA MELALUI POSKESJA Febriawati, Henni; Padila, Padila; Anita, Betri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa yang khusus dan penting, karena merupakan periode pematangan organ reproduksi manusia. Masa remaja disebut juga masa pubertas, merupakan masa transisi yang di tandai dengan perubahan fisik, emosi dan psikis. Remaja berada dalam situasi sangat peka terhadap pengaruh nilai baru, nilai yang datang dari luar maupun dari dalam dirinya. Masalah yang paling banyak dibicarakan remaja saat ini, seperti masalah seksualitas dan perilaku menyimpang dikalangan remaja, maraknya korban kekerasan seksual yang terselubung, seks bebas, kehamilan diluar nikah, pernikahan dini, tindakan perkosaan, abortus, dan sampai menghilangkan nyawa seseorang demi menunaikan hasyratnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pos kesehatan remaja (POSKESJA) di SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Adapun tahap kegiatan yang dilaksanakan pembentukan POSKESJA tersebut adalah 1) Penyuluhan Tentang Bahaya Melakukan Seks Bebas, 2) Penyuluhan Tentang Macam-macam Penyakit Menular Seksual, 3) Penyuluhan tentang perilaku meyimpang pada remaja dan dampak-dampaknya, 4) Setiap awal dan akhir penyuluhan diberikan instrument untuk melihat pengetahuan siswa sebelum dan setelah penyuluhan, 5) Praktek P3K kepada Remaja, dan 6) Pelatihan kader, Pengukuhan struktural Poskesja dan perpustakaan mini dilengkapi referensi tentang konsep kesehatan reproduksi. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya POSKESJA di SMAM 4 Kota Bengkulu, 2) Tersusunyan pojok baca yaitu perpustakaan mini. Kehadiran POSKESJA ini di SMAM 4 ini dapat membantu remaja mengenal kesehatan reproduksi lebih dini sebagai upaya promotif dan preventif, sehingga dapat mencegah remaja terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyimpangan perilaku kesehatan. Keberadaan POSKESJA ini telah memfasilitasi sedikitnya 30 remaja menjadi peserta. Kata Kunci : Kaderisasi, POSKESJA, Remaja
INTERVENSI BRAIN GYM MAMPU MENSTIMULASI PENINGKATAN SHORT MEMORY ANAK RETARDASI MENTAL Padila, Padila; Andri, Juli; Andari, Fatsiwi Nunik; Panzilion, Panzilion; Ningrum, Dhea Septeah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan retardasi mental (RM) mengalami kesulitan dalam hal mengingat terkhusus memori jangka pendek (Short Memory). Hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus bagi guru dan tim kesehatan dalam memberikan pengetahuan dan intervensi masalah tersebut. Upaya yang dapat dilakukan dengan pelaksanaan intervensi Brain Gym atau senam otak yang dikhususkan untuk anak RM. Gerakan senam otak bertujuan untuk merangsang otak kanan dan otak kiri, dapat memberikan rasa ringan atau relaksasi pada bagian depan otak dan belakang otak. Dari hasil wawancara yang dilakukan tim PKMS didapatkan data : Saat ini sekolah belum pernah mendapatkan informasi terkait senam otak khusus anak RM, beberapa anak RM baru diajarkan belajar mandiri secara bertahap, akan tetapi setelah diulang dan ditanyakan hanya dalam beberapa hari saja sudah tidak mampu mengingat apa saja yang telah mereka kerjakan. Kegiatan  ini bertujuan  untuk menstimulasi peningkatan Short Memory anak RM dengan intervensi Brain Gym di SDLB NO.05 Kota Bengkulu. Adapun tahap kegiatan yang dilaksanakan 1) Anak RM, guru pendamping dan orangtua dijelaskan apa itu intervensi Brain Gym, 2) Demonstrasi gerakan Brain Gym yang diikuti Anak RM, guru pendamping dan orangtua. Hasil dari kegiatan PKMS ini adalah didapatkan 1) anak RM dapat mengikuti gerakan Brain gym, 2) terstimulasi short memory anak secara bertahap, 3) Sekolah melaksanakan kegiatan brain gym secara terjadwal dihari kamis. 4) Adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Dengan telah terjadwalnya pelaksanaan Brain gym ini disekolah, maka diharapkan anak RM memiliki peningkatan informasi dalam menerima, mengingat dan belajar. Simpulan terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Keyword: Brain Gym, Retardasi Mental, Short Memory
Kebersihan Cuci Tangan Sartika, Andry; Oktarianita, Oktarianita; Padila, Padila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan perilaku kesehatan pada anak usia sekolah biasanya berkaitan dengan kebersihan perorangan salah satunya kebiasaan mencuci tangan. Anak sekolah sangat rentan terhadap penyakit. Perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada remaja terutama tentang perilaku kebiasaan menjaga kebersihan diri. Pendidikan kesehatan menjadi langkah dalam mewujudkan penerapan perilaku bersih dan sehat. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 42 Kota Bengkulu. Kegiatan pengabdian dilakukan pertama dengan melakukan koordinasi kepada pihak sekolah, observasi mengenai kebiasaan perilaku PHBS siswa diketahui dari orbservasi bahwa siswa jarang mencuci tangan setelah beraktivitas, dan hanya menggunakan air saja, pengabdian dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi, praktik langsung dan senam bersama. Hasil setelah memberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya mencuci tangan, langkah-langkah cuci tangan serta senam cuci tangan kegiatan berjalan dengan lancar, siswa mendengarkan apa yang disampaikan dan antusias dalam mengikuti setiap kegiatan. Adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan motivasi siswa untuk mempraktikkan langkah cuci tangan dengan baik dan benar, siswa mampu memberikan jawaban yang tepat mengenai pentingnya mencuci tangan saat sesi tanya jawab. Kata Kunci: Cuci Tangan, Anak Usia Sekolah
UPAYA EDUKASI UNTUK BERADAPTASI PADA KEBIJAKAN NEW NORMAL SELAMA PANDEMI COVID-19 MELALUI KEGIATAN 3M DI SLBN 1 KOTA BENGKULU Juli Andri; Padila, Padila; Sugiharno, Ramadhan Trybahari; Antika, Silvia Meri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berkebutuhan khusus perlu mendapat pendampingan saat mengenal beragam protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Bagaimana cara mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, memakai masker, dan beragam alat lainnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan tim PEMAS didapatkan data : Saat ini sekolah mengatur kegiatan anak SLBN dengan 2 hari (Rabu dan Sabtu) dalam satu minggu untuk bersekolah, sekolah belum pernah mendapatkan informasi dari fasilitas kesehatan setempat   pada tiga bulan terakhir, Begitu juga Puskesmas terdekat. Lalu ada beberapa anak - anak yang berkebutuhan khusus baru diajarkan belajar mandiri secara bertahap, seperti makan sendiri, mencuci  sendiri,  menyapu  sendiri,  dan  lainnya.  Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan 3M dalam upaya beradaptasi pada kebijakan new normal selama pandemi COVID-19. Adapun tahap kegiatan yang dilaksanakan 1) Murid, guru pendamping dan orangtua dijelaskan apa itu langkah 3M, 2) Demonstrasi langkah-langkah 3M yang diikuti Anak ABK, guru pendamping dan orangtua. Hasil dari kegiatan PKMS ini adalah siswa dapat memahami tentang 3M, cuci tangan yang baik dan benar dan cara mendapatkan sumber informasi  yang  benar  tentang  kesehatan. Karena pentingnya dalam menjaga kesehatan di masa pandemi ini diharapkan adanya   peran   aktif   sekolah   untuk   memaksimalkan   anak agar mengadaptasi kebiasaan baru dengan melaksanakan kegiatan 3 M serta menekankan pada siswa untuk tetap patuhi protocol kesehatan ketika berada di sekolah. Kata Kunci: Covid- 19, pemeriksaan kesehatan, anak panti asuhan
Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Media Presentasi Visual Digital Untuk Remaja Sehat dan Aktif Di SMP Negeri 20 Bengkulu Riska Yanuarti; Wulan Angraini; Selvia Novitasari; Betrianita; Padila, Padila
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v5i2.613

Abstract

Masa remaja merupakan periode krusial dengan kebutuhan gizi tinggi, namun seringkali diikuti oleh perubahan pola makan yang tidak sehat. Observasi awal di SMP Negeri 20 Bengkulu, mengindikasikan rendahnya pemahaman remaja terhadap gizi seimbang, yang berpotensi memicu masalah gizi ganda seperti anemia dan obesitas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran siswa siswi kelas VII mengenai pentingnya gizi seimbang sesuai panduan "Isi Piringku", sebagai upaya promotif untuk mewujudkan remaja yang sehat dan aktif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif melalui media presentasi digital dan sesi tanya jawab terbuka dengan melibatkan 35 siswa. Hasil implementasi menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang sangat tinggi, diiringi pertanyaan kritis yang mendalam, membuktikan bahwa metode edukasi ini efektif memicu minat remaja terhadap kesehatan gizi. Disimpulkan bahwa penyuluhan gizi seimbang merupakan intervensi yang relevan dan penting untuk membentuk perilaku makan sehat di kalangan remaja SMP Negeri 20 Bengkulu.