Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di Media Sosial pada Generasi Z (Studi Terhadap Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang) Febrianti, Putri; Ropik, Ainur; Hati, Putri Citra
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena sosial yang semakin menonjol di era digital, terutama di kalangan mahasiswa yang termasuk generasi Z. FoMO muncul sebagai dorongan untuk selalu terhubung, memperoleh informasi terbaru, dan mempertahankan eksistensi di lingkungan daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena FoMO pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang serta mengidentifikasi dampak positif dan negatifnya terhadap perilaku komunikasi, interaksi sosial, dan representasi diri di media sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan sembilan informan yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat FoMO tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman untuk menemukan pola pengalaman subjektif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan FoMO memiliki intensitas dan durasi penggunaan media sosial yang tinggi, dengan frekuensi 27–55 kali per hari dan durasi 6–10 jam. FoMO memengaruhi pola komunikasi digital, termasuk kebiasaan mengunggah konten, mengikuti tren viral, serta membangun citra diri daring. Dampak positif FoMO terlihat pada meningkatnya keterhubungan sosial, motivasi berpartisipasi, dan perluasan jaringan informasi, sedangkan dampak negatif mencakup kecemasan, tekanan sosial, penurunan konsentrasi belajar, dan perilaku konsumtif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FoMO mencerminkan interaksi antara kebutuhan dan efek media sebagaimana dijelaskan teori Uses and Effects, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan literasi digital agar mahasiswa dapat lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.
Representasi Feminine Energy sebagai Ekspresi Diri pada Akun Instagram @shasazhania (Studi Penelitian Karyawan Perempuan Mind Corpora Indonesia) Rahmadini, Fitria Siti; Ropik, Ainur; Farid, M.Mifta
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi feminine energy sebagai bentuk ekspresi diri pada akun Instagram @Shasa Zhania serta memahami pemaknaan karyawan perempuan Mind Corpora Indonesia terhadap strategi presentasi diri yang ditampilkan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi virtual, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminine energy direpresentasikan melalui konsistensi estetika visual, seperti pemilihan warna pastel, busana feminin, pose elegan, serta ekspresi non-verbal berupa senyum tulus, tatapan lembut, dan gestur sederhana. Audiens memaknai citra ini tidak hanya sebagai aspek estetis, melainkan juga sebagai strategi komunikasi emosional yang memperkuat kedekatan dan kepercayaan. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara citra publik yang terkurasi dengan realitas personal yang lebih santai, namun keduanya tetap konsisten dalam menampilkan karakter feminin yang autentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa representasi feminine energy berfungsi sebagai modal simbolik dalam membangun personal branding, kredibilitas profesional, serta hubungan emosional dengan audiens di ruang digital.
IMPLEMENTASI PEMBERIAN BONUS DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI LEMBAGA KEUANGAN SMK NURUL ABROR AL-ROBBANIYIN BANYUWANGI Ropik, Ainur; Kholisin, Muhammad Nur
KEADABAN: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/adab.v5i1.6186

Abstract

Perusahaan memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya dan perkembangan ekonomi. Pengelolaan sumber daya oleh perusahaan melibatkan karyawan yang memiliki peran strategis dalam pemikiran, perencanaan, dan pengendalian aktivitas perusahaan. Kinerja karyawan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, dengan karyawan yang baik dapat mencapai tujuan perusahaan lebih cepat. Peningkatan kinerja karyawan diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan, yang dapat dicapai melalui penggunaan optimal potensi sumber daya manusia. Kinerja karyawan adalah hasil dari pelaksanaan pekerjaan yang mencerminkan tingkat pencapaian kegiatan dalam mewujudkan misi dan visi perusahaan. Bonus adalah salah satu bentuk penghargaan yang dapat diberikan kepada karyawan dengan kinerja baik. Namun, pemberian bonus bersifat tidak wajib dan dapat ditentukan oleh perusahaan. Pada studi kasus di Lembaga Keuangan SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin, karyawan tidak menerima bonus karena mereka bekerja dengan sistem pengabdian sebagai santri pondok pesantren.
Pengaruh Kualitas Layanan Informasi Produk Iconnet Pln Terhadap Kepuasan Pelanggan Anisah Fitriyani; Ainur Ropik; Muslimin Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8059

Abstract

Perkembangan teknologi dan modernitas mendorong persaingan yang semakin ketat di industri layanan internet. Iconnet PLN memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi produk kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan informasi produk Iconnet PLN terhadap kepuasan pelanggan menggunakan pendekatan teori Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden yang merupakan pelanggan sekaligus pengikut akun Instagram @iconnet_sumbagsel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan informasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai t hitung sebesar 14,150 lebih besar dari t tabel 1,984 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Besarnya pengaruh kualitas layanan informasi produk terhadap kepuasan pelanggan sebesar 67,1%, yang menunjukkan bahwa semakin baik kualitas informasi produk yang disampaikan melalui Instagram, semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan Iconnet PLN.
POLITICAL WILL DALAM PENGELOLAAN MASALAH KERUSAKAN ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS DI KOTA PALEMBANG Aprillah, M.; Ropik, Ainur; Miftafariz Mirza, Ibrahim
PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Vol 14 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/prj.v14i1.2634

Abstract

Palembang City, as one of the metropolitan cities in Indonesia, experiences high levels of mobility and traffic congestion, making the effectiveness of traffic signal devices (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas / APILL) crucial for ensuring traffic flow and safety. However, recurring damage to APILL at various locations in Palembang has disrupted traffic movement and increased the risk of traffic accidents. This study aims to analyze the implementation of the local government’s political will through the Palembang City Transportation Agency in managing APILL damage, as well as to identify factors affecting the effectiveness of its management. The study employs a descriptive qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation review. Data analysis refers to the five dimensions of political will proposed by Brinkerhoff, namely initiative, prioritization, law enforcement, mobilization of support, and sustainability. The findings indicate that the government’s political will has been reflected in the implementation of the SIRUM/ATCS monitoring system, the establishment of repair priority scales, and inter-agency coordination. Nevertheless, the implementation has not been fully optimal due to limited monitoring coverage, inconsistencies in determining repair priorities, and the weak enforcement of standard operating procedures. In addition, the government’s political will tends to be situational and has not yet been fully internalized as a sustainable priority agenda. The main constraints include environmental factors, aging equipment, non-technical damage, limited energy sources, and bureaucratic and coordination challenges. Therefore, strengthening political will on a sustainable basis is necessary to achieve more effective APILL management in supporting traffic safety and flow in Palembang City.
Strategi Gerakan Sosial Politik Masyarakat terhadap Tambang Pasir di Desa Sejagung Kabupaten Banyuasin Putri Puspita Sari; Reni Apriani; Ainur Ropik
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.3038

Abstract

Sand mining in Sejagung Village, Rantau Bayur District, Banyuasin Regency, has caused significant social and environmental impacts, ranging from riverbank erosion, water pollution, and machine noise to the loss of community comfort. This study aims to analyze the strategies of community socio-political movements in responding to sand mining activities. Using a qualitative case study method, data were collected through interviews, observations, and documentation involving community leaders, village officials, and affected residents. The findings reveal that the community movement emerged from disappointment toward the company and the village government, both perceived as neglecting residents’ interests. Through the forum Masyarakat Sejagung Bersatu (United Sejagung Community), residents employed demonstrations, deliberations, and media as their main strategies to fight for the right to a healthy environment. An analysis using Alain Touraine’s theory shows that the movement was shaped through the dimensions of identity, opposition, and totality, signifying both ecological and political resistance against corporate dominance and the village government’s lack of transparency. This study concludes that the socio-political movement strategies of Sejagung villagers represent a collective struggle that not only addresses local issues but also connects with broader concerns of environmental sustainability, social justice, and natural resource governance.
Gerakan Masyarakat Terhadap Perbaikan Infrastruktur Jalan (Studi Kasus Jl. Lettu Karim Kadir Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus) Mutiara Harianja; Ainur Ropik; Hatta Azzuhri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3929

Abstract

Kerusakan jalan yang berlarut di area urban memperburuk mobilitas dan menimbulkan protes publik, sebagaimana terjadi di Jalan Lettu Karim Kadir, Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika gerakan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur jalan menggunakan teori Identitas-Oposisi-Totalitas (I-O-T) Touraine. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan desain studi kasus mendalam pada periode 2020–2025. Populasi penelitian mencakup lebih dari 150 peserta gerakan, dengan 12 informan kunci yang dipilih secara purposif dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi media sosial, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman melalui bantuan perangkat lunak NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan berkembang dari keluhan individu di media sosial menjadi aksi kolektif terorganisir oleh Forum Masyarakat Gandus Bersatu dan Asosiasi Driver Online yang mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah melalui tindakan demonstratif dan audiensi resmi. Kesimpulannya, partisipasi masyarakat terbukti efektif membentuk perubahan kebijakan infrastruktur berbasis partisipatif dan memperkuat solidaritas sosial.