Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Penghidupan Petani Karet Pada Musim Hujan di Nagari Tanjung Nonai Aur Selatan Kecamatan Simpur Kudus Kabupaten Sijunjung Yelfi Novita Sari; Nuraini Budi Astuti; Devi Analia
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.442

Abstract

Strategi penghidupan merupakan susunan yang berisi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu yang dilakukan dengan bijaksana dan tepat untuk mencapai tujuan. untuk dapat melangsungkan kehidupannya, petani karet tidak dapat hanya mengandalkan perkebunan karet, mereka harus mencari alternatif lain di luar bertani karet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karekteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur selatan dan menganalisis strategi penghidupan petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan pada musim hujan. Penelitian ini menggunakan metode survey dimana responden dalam penelitian ini adalah petani karet yang berada di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan yaitu sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan untuk adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan berada dalam kategori sedang dengan nilai 53,55%. Aset penghidupan tertinggi adalah sumber daya fisik yaitu dengan persentase 59,4% dengan kriteria sedang dan terendah adalah Sumber daya alam dengan nilai 43,05% dengan kriteria tidak baik. Sumber daya keuangan 54,83% dengan kriteria sedang, nilai sumber daya sosial 57,75 dengan kriteria sedang dan nilai sumber daya manusia 55,5% dengan kriteria sedang. Strategi penghidupan di musim hujan paling banyak dilakukanpetani karet adalah peningkatan hasil dengan intensifikasi lahan pertanian dengan cara pembersihan lahan usahatani karet yaitu sebanyak 77,5%. Strategi ekstensifikiasi dilakukan dengan menjadi buruh sebanyak 32,5% dan strategi diversifikasi dengan menjadi pengumpul pasir dan menangkap ikan sebanyak 20%. Sedangkan pilihan strategi migrasi tidak menjadi pilihan petani karet Di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan Pada musim hujan.
Strategi Penghidupan Petani Karet Pada Musim Hujan di Nagari Tanjung Nonai Aur Selatan Kecamatan Simpur Kudus Kabupaten Sijunjung Yelfi Novita Sari; Nuraini Budi Astuti; Devi Analia
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.442

Abstract

Strategi penghidupan merupakan susunan yang berisi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu yang dilakukan dengan bijaksana dan tepat untuk mencapai tujuan. untuk dapat melangsungkan kehidupannya, petani karet tidak dapat hanya mengandalkan perkebunan karet, mereka harus mencari alternatif lain di luar bertani karet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karekteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur selatan dan menganalisis strategi penghidupan petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan pada musim hujan. Penelitian ini menggunakan metode survey dimana responden dalam penelitian ini adalah petani karet yang berada di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan yaitu sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan untuk adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan berada dalam kategori sedang dengan nilai 53,55%. Aset penghidupan tertinggi adalah sumber daya fisik yaitu dengan persentase 59,4% dengan kriteria sedang dan terendah adalah Sumber daya alam dengan nilai 43,05% dengan kriteria tidak baik. Sumber daya keuangan 54,83% dengan kriteria sedang, nilai sumber daya sosial 57,75 dengan kriteria sedang dan nilai sumber daya manusia 55,5% dengan kriteria sedang. Strategi penghidupan di musim hujan paling banyak dilakukanpetani karet adalah peningkatan hasil dengan intensifikasi lahan pertanian dengan cara pembersihan lahan usahatani karet yaitu sebanyak 77,5%. Strategi ekstensifikiasi dilakukan dengan menjadi buruh sebanyak 32,5% dan strategi diversifikasi dengan menjadi pengumpul pasir dan menangkap ikan sebanyak 20%. Sedangkan pilihan strategi migrasi tidak menjadi pilihan petani karet Di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan Pada musim hujan.
PERAN PENYULUH TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PETANI DALAM PENERAPAN GAP SAYUR SEHAT DI KABUPATEN AGAM Selsabilla, Rezka; Astuti, Nuraini Budi; Analia, Devi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i2.524

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Agam yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menilai peran penyuluh pertanian dalam perubahan perilaku petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) sayuran sehat. Metode penelitian adalah survey, dimana 30 orang petani dipilih secara proporsional mewakili tiga kecamatan yaitu Banuhampu, Canduang dan Sungai Pua. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mendapatkan bahwa petani menilai penyuluh pertanian telah berperan dalam merubah perilaku petani dalam penerapan GAP sayuran sehat. Dari tiga peran yang dimainkan oleh penyuluh yaitu sebagai pendidik, peneliti dan pelatih pengambil keputusan, maka hanya peran pelatih pengambil keputusan yang dinilai masih kurang.