AbstractThis community service activity aims to utilize plastic waste from school canteens as the primary material for creating handcrafted keychains by elementary school students in Silat Hilir District. Plastic waste is one of the most commonly produced and non-biodegradable types of waste; therefore, creative efforts are needed to reduce its negative impact on the environment. This activity was designed as both an environmental education program and a skills-training initiative for students through a simple recycling process. The method used involved practical (hands-on) activities and demonstrations, in which students directly participated in collecting plastic waste, cleaning, cutting, designing, and assembling the keychains. This community service program was carried out at SD Negeri 1 Silat Hilir and SD Negeri 2 Silat Hilir with a total of 48 fifth-grade students. The results showed that students were able to produce various attractive and usable keychain designs. Additionally, the activity had positive impacts, including increased creativity, environmental awareness, and the ability to work collaboratively in groups. Thus, the utilization of school canteen plastic waste into handcrafted keychains not only contributes to waste reduction but also plays a role in developing the character and skills of elementary school students.Keywords : plastic waste, handicrafts, keychain, recycling, elementary school students Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik yang berasal dari kantin sekolah sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan tangan berupa keychain (gantungan kunci) oleh siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Silat Hilir. Sampah plastik merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dan sulit terurai, sehingga diperlukan upaya kreatif untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi lingkungan sekaligus pelatihan keterampilan bagi siswa melalui proses daur ulang sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktikum (praktik langsung) dan demonstrasi, di mana siswa dilibatkan langsung dalam pengumpulan sampah plastik, proses pembersihan, pemotongan, pembentukan desain, hingga perakitan keychain. Kegiatan PK ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Silat Hilir dan SD Negeri 2 Silat Hilir pada siswa kelas V dengan jumlah siswa 48 orang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan berbagai bentuk keychain yang menarik dan layak digunakan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, pemanfaatan sampah plastik kantin sekolah menjadi kerajinan tangan keychain tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah, tetapi juga berperan dalam pengembangan karakter dan keterampilan siswa sekolah dasar.Kata Kunci : sampah plastik, kerajinan tangan, keychain, daur ulang, siswa sekolah dasar