Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Evaluasi Budaya Literasi Pembelajaran PJOK Kurikulum 2013 SMP Di Indonesia Setyawan, Hendra; Gani, Ismail
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan evaluasi budaya literasi dan faktor-faktor penghambatnya pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) Kurikulum 2013 jenjang SMP di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi model concurrent embedded, dengan metode kuantitatif sebagai metode primer dan metode kualitatif sebagai metode sekunder. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan sistem purpose sampling. Sampel penelitian kuantitatif yakni 105 responden guru PJOK SMP di delapan propinsi yang mewakili deskripsi penguatan budaya literasi pembelajaran PJOK di sekolah masing-masing. Adapun untuk sampel kualitatif adalah 6 partisipan yang terdiri dari 2 kepsek, 3 wakil kurikulum, dan 1 guru PJOK senior SMP. Data kuantitatif diambil dengan kuesioner skala likert 1-4, sedangkan data kualitatif diambil dengan wawancara semiterstruktur. Analisis data kuantitaif menggunakan statistik deskriptif, sedangkan analisis data kualitatif dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa penguatan evaluasi budaya literasi pada pembelajaran PJOK SMP kurikulum 2013 dalam kategori baik dengan nilai 84.76 %. Hal ini di dukung dengan data kualitatif yang menyatakan bahwa evaluasi budaya literasi pada pembelajaran PJOK kurikulum 2013 sudah berjalan dengan baik. Adapun faktor-faktor penghambat penguatan penguatan budaya literasi pada pembelajaran PJOK kurikulum 2013, yakni: sebagian siswa kurang suka membaca informasi terkait materi olahraga/pjok, kurangnya kesadaran siswa dalam pembiasaan budaya literasi, kurang motivasi dari orang tua, kurangnya pemahaman guru PJOK pada penerapan literasi pembelajaran, keterbatasan ketrampilan tenaga pendidik, serta minimnya literasi sejak pembelajaran daring masa pandemi covid 19 khususnya pada PJOK. Selain itu guru juga cukup kesulitan dalam mengevaluasi penilaian budaya literasi karena proses pembelajaran berlangsung secara daring, hasil sering tidak relevan dengan perencanaan, serta keadaan siswa yang tidak serius dalam mengikuti pembelajaran
Optimization of plunger geometry and stroke settings on hydraulic performance of diaphragm metering pumps Sonjaya, Muhammad Luthfi; Setyawan, Hendra; Ritonga, Jhordan; Sarifudin, Alfan; Nury, Dennis Farina
Jurnal Polimesin Vol 23, No 4 (2025): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i4.7308

Abstract

This study examines the influence of plunger diameter and stroke length on the performance of a hydraulic diaphragm metering pump, focusing on two key indicators: discharge pressure and flow rate. Experiments were conducted with five plunger diameters (7.90–9.00 mm) and three-stroke settings (100%, 75%, and 50%), validated in accordance with API 675 standards. Results show that each 1 mm increase in plunger diameter produced a consistent rise in flow rate across all stroke settings. Linear regression analysis revealed strong correlations, with flow rate increments of 67.54 mL/min per mm at 100% stroke, 60.78 mL/min per mm at 75% stroke, and 25.34 mL/min per mm at 50% stroke. High coefficients of determination (R²) confirm the robustness and predictive accuracy of these models. In addition to regression analysis, a two-way ANOVA was performed to statistically evaluate the effects of plunger diameter and stroke length, as well as their interaction, on pump performance. The ANOVA results confirmed that both parameters significantly affected flow rate (p 0.05), while discharge pressure was largely unaffected by stroke variation. The optimal configuration was achieved at a plunger diameter of 8.00 mm and 100% stroke, delivering performance that meets API 675 requirements. Importantly, this study proposes a novel validation framework for hydraulic diaphragm metering pumps based on API 675—a gap not fully addressed in prior research. These findings provide practical guidance for improving the efficiency and reliability of pump systems through optimized geometric and operational parameters.